0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Yuk, Pahami Jenis Penyakit Kanker Yang Sering Menyerang Manusia

Menurut laporan World Health Organization (WHO), dalam World Cancer Report 2020 satu dari enam orang meninggal balasan kanker tiap tahun nya. Selama kala waktu 2018 saja sekitar 9,6 juta orang dimengerti meninggal akibat penyakit kanker. Mirisnya kenaikan ajal balasan penyakit kanker lebih besar di negara-negara miskin.

Yuk, Ketahui Jenis Penyakit Kanker yang Sering Menyerang Manusia

Penelitian sejenis dilakukan oleh International Agency for Research on Cancer menyebutkan bahwa secara umum dikuasai negara dengan penduduk rata-rata berpenghasilan rendah cenderung mempunyai tingkat kanker lebih tinggi terkait jerawat, seperti kanker serviks dari HIV, dibanding negara-negara berpenghasilan tinggi.

Selain soal penghasilan, penyebab lain mengapa negara miskin dan juga beberapa negara berkembang punya tingkat bengkak kanker lebih besar adalah alasannya adalah minimnya akses ke kemudahan medis yang memadai. Diketahui alat-alat pendeteksi maupun penyembuh kanker cukup mahal, sehingga cuma negara maju yang punya peralatan lengkapnya.

(Baca juga: Faktor yang Mengharuskan Kita Memiliki Asuransi Kesehatan)

Kebanyakan negara miskin hanya berkonsentrasi pada pengadaan alat medis untuk banyak sekali penyakit menular, sehingga tidak memiliki fasilitas kesehatan yang memadai untuk aneka macam penyakit kanker.

Diketahui juga kanker paru-paru, penyakit yang terkait penggunaan tembakau, tetap menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker secara global.

Kanker di Indonesia, Serang Usia Produktif

Sebagai salah satu penyakit kritis yang menjadi pembunuh nomor 1 bagi insan, kanker mesti diwaspadai ketika gejala kecilnya muncul. Sebab saat gejala memasuki fase akut penderita kanker sukar untuk disembuhkan meski telah mendapatkan pelayanan medis lengkap.

Bagi Indonesia sendiri kanker masih jadi momok seram. Bahkan menurut hasil riset Indonesia menempati ke-8 negara dengan jumlah penderita kanker terbanyak di Asia Tenggara, dan berada di ranking 23 pada tingkat Asia. Setiap 100.000 penduduk Indonesia, sebanyak 136,2 orang ialah penderita kanker.

Menurut Kepala Divisi Hematologi-Onkologi Medik, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Johan Kurnianda jumlah lebih banyak didominasi penderita kanker di Indonesia didominasi oleh usia produktif. Ini artinya Anda yang berusia 20-50 tahun beresiko besar terjangkit kanker.

Tingginya jumlah penderita kanker di Indonesia disebabkan sebab minimnya pemahaman warga tentang aspek risiko pemicu kanker, yang berisikan:

  • Indeks Massa Tubuh yang tinggi
  • Kurangnya konsumsi buah dan sayur
  • Kebiasaan merokok
  • Kurangnya acara fisik
  • Konsumsi alkohol berlebih

WHO melaporkan kebiasaan merokok merupakan penyebab kanker terbanyak di Indonesia, disusul dengan tekanan darah tinggi, dan kurangnya kegiatan fisik.

Karena itu penting untuk menjaga pola hidup sehat semenjak dini untuk menghalangi timbulnya kanker. Bahkan Kepala Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Aru Sudoyo mengatakan, jumlah penderita penyakit kanker di Indonesia terus meningkat.

Selain pola hidup yang semakin jelek sebab kurangnya aktivitas fisik dan kebiasaan merokok, penyebab lain maraknya pasien kanker di Indonesia ialah akibat keadaan lingkungan yang terus menciptakan bahan karsinogen.

Selain itu memperdalam wawasan perihal kanker juga dapat membuat kita lebih awas dengan berbagai gejala terkait kanker. Oleh karena itu penting buat kita mengenal aneka macam jenis penyakit kanker, utamanya yang sering mendera penduduk Indonesia.

Jenis-Jenis Penyakit Kanker

Menurut Yayasan Kanker Indonesia ada 12 jenis penyakit kanker yang mampu menggerogoti badan insan, berikut diantaranya:

1. Kanker Darah

Kanker darah atau yang disebut dengan kanker hematologi yaitu penyakit kanker yang menyerang sel-sel yang membentuk sel darah dalam sumsum tulang. Sel kanker menghalangi kerja sel darah dalam melakukan fungsinya.

Ada 3 jenis penyakit kanker darah yang umum terjadi ialah Leukemia, Limfoma dan Myeloma. Sementara gejala orang yang mengidap kanker darah lazimnya ditandai dengan anemia, sering mimisan, demam, gampang lelah, nyeri tulang dan penurunan berat badan secara ekstrim.

2. Kanker Hati

Kanker hati yaitu tipe kanker paling biasa kelima di antara pria dan ketujuh di antara perempuan. Sekitar 85% masalah kanker hati di dunia terjadi di negara-negara yang masih meningkat . Kanker hati disebabkan karena tumor yang berkembang di dalam hati. Kanker hati terbagi menjadi dua jenis, adalah:

  • Kanker hati primer. Muncul dan tumbuh pertama kali di organ hati. Umumnya kanker hati jenis ini terjadi balasan komplikasi dari penyakit hati seperti hepatitis ataupun sirosis.
  • Kanker hati sekunder. Kanker yang timbul dari organ lain dalam tubuh mirip usus, paru-paru, atau payudara dan kemudian menyebar ke hati disebut kanker hati sekunder atau kanker yang menyebar.

Gejala orang yang mengalami kanker hati biasanya kehilangan nafsu makan, perut membesar tanpa sebab dan mencicipi nyeri pada bagian perut kanan atas.

3. Kanker Payudara

Kanker Payudara ialah kanker yang menyerang organ payudara. Gejala yang timbul akhir kanker payudara antara lain benjolan pada payudara, pergantian kulit payudara, keluaran cairan berwarna dari puting, kelenjar getah bening membengkak, payudara besar sebelah dan puting susu masuk ke dalam atau kesengsem.

4. Kanker Kulit Melanoma

Kanker kulit melanoma merupakan jenis penyakit kanker yang dimulai dari kulit insan dan bisa menyebar ke organ lain dalam tubuh. Kemunculan tahi lalat baru atau perubahan pada tahi lalat yang telah ada lazimnya menjadi menerangkan umum atau tanda-tanda melanoma. Hal ini mampu terjadi di seluruh badan, tapi beberapa bagian tubuh yang sering terkena kemunculannya yakni, paras , tangan, punggung dan kaki.

5. Kanker Lambung

Kanker lambung ialah jenis penyakit kanker yang menggerogoti lambung, adalah organ di dalam rongga perut manusia yang menjadi salah satu bagian dari tata cara pencernaan.

Kanker lambung sering menyerang orang-orang berusia 55 tahun ke atas. Gejala kanker lambung ini seperti dengan sakit maag yakni kembung sesudah makan, gangguan pencernaan, muntah dan mual terus menerus.

6. Kanker Lidah

Kanker pengecap ialah jenis penyakit kanker yang tumbuh pada sel-sel pengecap. Kanker pengecap paling sering tumbuh dan meningkat pada sel-sel skuamosa yang ada di permukaan pengecap.

Gejala yang biasa muncul berupa sakit atau sukar ketika menelan, nyeri pada lisan dan tidak sembuh-sembuh, berat badan menurun drastis, pendarahan di ekspresi, bercak merah atau putih di lidah dan adanya gumpalan di leher

7. Kanker Mulut

Kanker ekspresi merupakan jenis penyakit kanker yang berkembang dan berkembang di dalam mulut. Misalnya pada pengecap, gusi, bibir, dinding ekspresi, serta langit-langit ekspresi.

Kanker ini dapat menyebar secara eksklusif ke jaringan-jaringan di sekitar ekspresi atau lewat kelenjar getah bening. Orang sering tidak bisa membedakan antara sariawan dengan kanker mulut, yang membedakan cuma satu yakni nyeri ekspresi yang disebabkan karena kanker tidak dapat sembuh.

Gejala lazim yang menimpa para penderita kanker lisan meliputi sariawan pada bibir yang usang tidak sembuh, bercak di dalam lisan atau bibir berwarna putih, merah, atau adonan merah dan putih, nyeri pada bibir atau lisan, adanya pendarahan di lisan, gigi rontok dan susah menelan dikala makan.

8. Kanker Mata

Kanker mata merupakan jenis penyakit kanker yang jarang terjadi dan mampu menyerang bagian luar mata (misalnya, kelopak mata) atau bab dalam mata (kanker intraokular). Selain itu, kanker ini juga mampu terjadi akhir penyebaran dari kanker pada organ lain.

Gejala yang umum mendera pada penderita kanker mata ialah penglihatan berkurang atau menjadi buram, menyaksikan floaters (bercak, garis, atau benda melayang), terdapat bintik hitam pada mata, menyaksikan kilatan cahaya atau bayangan, pergantian bentuk dan ukuran pupil, perubahan posisi mata, misalnya mata terlihat lebih mencolokdan gangguan pada gerak mata.

(Baca Juga: Minimalisir Kecelakaan Bersepeda dengan Asuransi Jiwa)

9. Kanker Otak

Kanker otak ganas yakni tumor yang cepat menyebar ke bagian lain otak dan tulang belakang. Kanker otak disebabkan karena tumbuhnya tumor ganas di otak. Kanker jenis ini lebih sering menyerang remaja hingga orang remaja ialah yang berusia diatas 15 tahun.

Sementara tanda-tanda dan gejala biasa yang sering terjadi berupa sakit kepala di pagi hari, susah berjalan, sukar berbicara, pandangan kabur, susah menyeimbangkan badan dan juga mengalami pergeseran mental.

10. Kanker Tiroid

Kanker tiroid adalah jenis penyakit kanker yang menyerang tata cara kelenjar tiroid, menimbulkan kemajuan sel-selnya tidak terkendali. Seringkali kanker tiroid timbul tanpa tanda-tanda dan timbul dengan benjolan besar atau pembengkakan pada bagian leher.

Kita dapat memahami kanker tiroid dikala sudah masuk stadium lanjut dengan tanda-tanda berbentukbatuk, nyeri leher, sakit tenggorokan, kelenjar getah bening di bagian leher abses, susah menelan dan sulit bernapas. Jika tak segera mendapatkan perawatan medis tanda-tanda yang lebih berat mirip tremor dan jantung berdebar dapat menimpa.

11. Kanker Serviks

Kanker Serviks ialah kanker leher rahim. Kanker ini menempati urutan ke 2 dari 10 kanker terbanyak pada perempuan. Salah satu penyebab utama kanker serviks yaitu bisul Human Papilloma Virus (HPV). Kanker serviks ialah keadaan yang terjadi ketika sel kanker berkembang di leher rahim (serviks).

Kanker ini timbul ketika sel-sel yang melapisi serviks mengalami pergeseran yang tidak wajar , terus membelah dan tidak bisa mati. Sehingga terdapat penumpukan berlebihan yang menjadikan tumor yang kemudian berubah menjadi kanker. Gejala kanker serviks lazimnya berupa pendarahan yang terus menerus, keputihan yang tidak wajar seperti berdarah, berbau busuk dan kental.

12. Kanker Paru

Kanker Paru yaitu tumor ganas yang menyerang organ paru. Rokok risiko utama Kanker Paru. Lebih dari 80% penderita kanker paru ialah perokok aktif atau perokok pasif.

Gejala yang umum menimpa penderita kanker paru diantaranya sakit pada bagian dada, nafas pendek, mudah letih, batuk terus menerus, punggung dan bahu sakit, serak dan gatal, sukar menelan dan penurunan berat tubuh.

Itulah jenis-jenis penyakit kanker yang sering mendera manusia. Penyakit ganas ini mampu menjangkit siapa saja, alasannya adalah itu biarpun sekarang Anda merasa sehat dan bugar bukan menjadi argumentasi untuk tidak menjaga keadaan tubuh contohnya dengan menerapkan gaya hidup sehat dan tekun melakukan check-up terkait kondisi kesehatan Anda.

Check-up idealnya dijalankan minimal 1 tahun sekali. Biaya check up untuk keadaan medis mampu beragam di setiap rumah sakit tetapi biasanya dibanderol mulai dari Rp 2 Jutaan.

Nah, bila Anda ingin mendapatkan faedah check-up dengan biaya lebih rumah gunakan asuransi kesehatan. Pasalnya rata-rata perusahaan asuransi yang memberikan produk pertolongan kesehatan juga menyertakan faedah ongkos cek lab yang nilainya lumayan, namun preminya ringan.

Selain itu beberapa asuransi kesehatan juga ada yang memperlihatkan faedah dukungan khusus penyakit kritis mirip jantung, paru-paru dan kanker. Pilih jenis perlindungan ini supaya Anda selalu terlindungi.