0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Waspada Pergadaian Ilegal, Penting 7 Ciri-Cirinya Berdasarkan Ojk!

Di tengah maraknya pemutusan kekerabatan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19 mirip sekarang ini, pasti keperluan penduduk akan uang tunai meningkat. Salah satu cara untuk memenuhinya yakni dengan menggadaikan barang terhadap perjuangan gadai yang ada di sekeliling kawasan tinggal mereka.

cara gadai bpkb mobil dengan cepat

Sejak dahulu, usaha gadai sudah dikenal sebagai salah satu alternatif forum keuangan yang memperlihatkan pertolongan finansial terhadap masyarakat dengan tolok ukur sederhana.

Tidak hanya itu, perjuangan gadai dalam waktu yang singkat bisa meminjamkan duit senilai jaminan barang yang digadaikan nasabahnya.

Usaha gadai pun karenanya menjamur dalam beberapa waktu terakhir, merespons tingginya usul gadai barang dari masyarakat terdampak Covid-19.

Namun perlu diingat, bahwa tidak semua perjuangan gadai yang kamu temui sudah terdaftar dan mempunyai izin usaha gadai dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Alih-alih menerima harga yang masuk akal atas barang yang kau gadaikan, mampu-bisa kamu malah dirugikan alasannya adalah mesti membayar bunga yang nilainya tidak sebanding dengan pemberian yang diberikan.

Nah, sebelum menetapkan untuk menggadaikan barang berguna milik kau ke perusahaan-perusahaan gadai swasta terdekat, pelajari dahulu yuk 7 ciri-ciri usaha pergadaian ilegal mirip dikutip dari laman OJK berikut ini:

1. Tempat usaha tidak memiliki tempat penyimpanan barang gadai

Tempat usaha tidak memiliki tempat penyimpanan barang gadai - Waspada Pergadaian Ilegal Ini Ciri-cirinya Menurut OJK

OJK mensyaratkan semua usaha gadai untuk menawarkan kawasan penyimpanan barang gadai dari penduduk di dalam kawasan usaha.

(Baca juga: Cara Gadai BPKB Mobil dengan Cepat, Gak Ribet Buat Miliki Dana Segar!)

Tujuannya jelas untuk menjamin barang yang kau gadaikan tetap tersimpan rapi di tempatnya, jika sebuah ketika kamu hendak mengambilnya lagi dengan melunasi pinjaman atas barang tersebut.

2. Penaksiran barang jaminan gadai tidak tersertifikasi

Penaksiran barang jaminan gadai tidak tersertifikasi - Waspada Pergadaian Ilegal Ini Ciri-cirinya Menurut OJK

Perusahaan pergadaian abal-abal melaksanakan penaksiran harga barang jaminan gadai dengan sesuka hatinya. Jangan harap kau menerima harga gadai yang masuk akal.

3. Suku bunga yang dikenakan tinggi

Suku bunga yang dikenakan tinggi - Waspada Pergadaian Ilegal Ini Ciri-cirinya Menurut OJK

Demi mengeruk keuntungan yang besar, perjuangan gadai ilegal mengenakan bunga pertolongan yang tinggi terhadap nasabah yang menggadaikan barangnya.

Jadi pastikan kau telah melaksanakan survei biaya bunga ke beberapa usaha gadai sebelum menetapkan untuk menggadaikan barang di sebuah daerah ya.

Oleh karena itu, wajib diperhatikan ya isi klausul perjanjian gadai yang diberikan oleh pelaku usaha pergadaian jangan sampai merugikan kau sebagai konsumen.

4. Uang kelebihan dari lelang atau pemasaran barang gadai tidak transparan dan tidak dikembalikan terhadap konsumen

Uang kelebihan dari lelang atau penjualan barang gadai tidak transparan dan tidak dikembalikan kepada konsumen - Waspada Pergadaian Ilegal Ini Ciri-cirinya Menurut OJK

Idealnya, jika suatu barang gadai tidak dapat dilunasi oleh nasabah maka barang tersebut akan dilelang oleh perusahaan pergadaian secara terbuka terhadap publik.

Hasil lelang barang tersebut, jika melampaui sasaran yang ditetapkan akan dikembalikan kepada nasabah yang sebelumnya memiliki barang tersebut.

5. Barang jaminan gadai tidak asuransikan

Barang jaminan gadai tidak asuransikan - Waspada Pergadaian Ilegal Ini Ciri-cirinya Menurut OJK

Untuk menekan ongkos operasional, perusahaan pergadaian ilegal menentukan untuk tidak mengasuransikan barang jaminan gadai milik kalian.

6. Surat Bukti Gadai tidak terstandar dan cenderung menguntungkan pelaku perjuangan pergadaian

Surat Bukti Gadai tidak terstandar dan cenderung menguntungkan pelaku usaha pergadaian - Waspada Pergadaian Ilegal Ini Ciri-cirinya Menurut OJK

Berbeda dengan yang diterbitkan perusahaan pergadaian resmi, surat bukti gadai dari perusahaan pergadaian ilegal mempunyai mutu yang rendah dan gampang rusak.

Tujuannya terang supaya surat tersebut tidak sah lagi dipakai ketika kamu hendak menebus barang yang kau gadaikan sesudah jatuh tempo.

7. Tidak mempunyai tanda terdaftar atau izin usaha pergadaian dari OJK

Tidak memiliki tanda terdaftar atau izin usaha pergadaian dari OJK - Waspada Pergadaian Ilegal Ini Ciri-cirinya Menurut OJK

Tidak ada salahnya pribadi menanyakan izin usaha pergadaian yang diterbitkan oleh OJK, dikala hendak menggunakan layanan dari suatu perjuangan gadai.

Kalau petugas gadai menyampaikan banyak alasan dan tidak bisa menunjukkannya, seharusnya jangan menggadaikan barang disana. Kamu juga wajib menilik berita perusahaan yang menawarkan  produk gadai tersebut.

(Baca juga: Sebelum Menggadaikan Sertifikat Rumah, Perhatikan 4 Hal Ini)

Hingga Januari 2020 terdapat 34 pelaku perjuangan pergadaian yang mendapatkan izin usaha dari OJK dan 46 pelaku usaha pergadaian yang menerima tanda bukti terdaftar.

Selain itu, sampai Desember 2019 terdapat 3 pelaku usaha pergadaian syariah yang mendapatkan izin usaha dan 2 pelaku usaha pergadaian yang menerima tanda bukti terdaftar. 

Daftar lengkap pelaku usaha pergadaian yang sudah berizin dan/atau terdaftar di OJK dapat dilihat pada tautan berikut: https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/20568.

Itu tadi 7 ciri-ciri perusahaan pergadaian ilegal yang harus kau hindari. Ingat, untuk selalu waspada dalam memilih forum keuangan yang kamu gunakan ya.

Jangan hingga karena kadung tergiur dengan kemudahan dan kecepatan pelayanan yang ditawarkan, kamu malah merugi.