0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Waduh, Imbauan #Dirumahaja Membuat7 Usaha Penting Boncos

Beberapa usaha atau bisnis tetap tanpa kendala bahkan lebih untung di tengah wabah Corona, sebut saja apotek daerah orang mencari masker, obat-obatan sampai vitamin untuk meningkatkan imun badan.

7 Bisnis yang Boncos kala Imbauan #DiRumahAja

Selain itu, ada pula jasa ekspedisi yang kian menggeliat karena banyak orang yang menetapkan untuk belanja online dan diantarlewat layanan antar barang.

Tukang sayur juga kebanjiran order di musim Corona dan physical distancing ini.

Sayur-sayuran sekarang juga kian diburu orang. Alasannya yakni, masyarakat kini banyak yang telah mulai peduli terhadap kesehatan.

Tidak ketinggalan ada rempah-rempah, yang tadinya dibeli hanya untuk materi kuliner sekarang diburu banyak orang, demi mengembangkan imun tubuh sehingga harganya melambung tinggi.

Ada pula supermarket, pastinya sungguh diuntungkan, terlebih saat beberapa waktu kemudian terjadi panic buying oleh segelintir orang.

Namun, banyak pula bisnis dan sektor usaha yang boncos dan merugi gara-gara sepi pembeli, seperti bisnis-bisnis berikut ini!

1. Perhotelan

Perhotelan - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Perhotelan menjadi sektor usaha pertama yang paling terpukul semenjak Corona merebak, bahkan sebelum ada korban di Indonesia.

Pasalnya, sejak Corona mewabah di Wuhan, pemerintah pribadi menghalangi wisatawan dari mancanegara, khususnya China.

Padahal selama ini wisatawan dari China menjadi yang paling banyak masuk ke Indonesia.

Daerah tujuan rekreasi, seperti Bali juga menjadi salah satu kawasan yang paling terpuruk bareng dengan bisnis hotel yang melemah.

Bahkan gres-baru ini, hotel di Bali memperlihatkan harga bulanan yang sungguh murah semoga orang mau menginap.

Selain hotel, Air BnB juga mempunyai dampak dan konon merugi sampai puluhan triliun sama dengan hotel.

2. Event Organizer

Event Organizer - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Permintaan jasa Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) jauh berkurang karena imbauan menjaga jarak sosial sampai bekerja dari rumah atau work from home. Banyak program yang ditangguhkan sampai dibatalkan.

Dari 112 perusahaan Event Organizer di Indonesia, kerugian tercatat sampai Rp2,6 triliun. Data itu cuma mewakili 10 persen dari total keseluruhan perusahaan.

Telah terjadi 96,43 persen masalah penundaan dan 84,86 persen masalah penghapusan event di 17 provinsi pasca-pengumuman resmi pemerintah tanggal 2 Maret 2020, berdasarkan data Industri Event Indonesia (Ivendo).

(Baca juga: Asuransi yang Tepat Untuk Pekerja Medis di Kala Corona Merajarela)

3. Wisata

Wisata - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Sektor rekreasi juga menjadi salah satu yang depresi dengan mewabahnya Corona.

Tak ada lagi pelancong gila yang membanjiri kawasan-kawasan rekreasi di Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai akan berdampak pada anjloknya pendapatan devisa dari sektor pariwisata.

Sementara itu, pelancong lokal juga tidak mampu bepergian karena imbauan isolasi diri.

4. Maskapai Penerbangan

Maskapai Penerbangan - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Maskapai penerbangan juga dinilai selaku salah satu industri yang paling merana balasan mewabahnya virus Corona, baik dari penerbangan domestik maupun internasional.

Di Indonesia juga banyak maskapai yang merugi karena penerbangan umrah juga tidak mampu dilaksanakan.

5. Properti

Properti - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Bisnis properti juga mengalami boncos karena dilema Corona. Pasalnya imbauan jaga jarak membuat calon pembeli tidak bisa berjumpa dengan kandidat penjual.

Ataupun jika sudah cocok, banyak calon pembeli menangguhkan transaksi alasannya dananya ingin disimpan selaku dana darurat yang awalnya untuk duit tampang atau down payment.

Selain itu, mal yang juga menjadi salah satu subsektor properti juga harus ikut kena imbasnya alasannya jam buka dikurangi ataupun ditutup sama sekali.

Padahal, pengembang mesti tetap mengeluarkan uang listrik dan pemeliharaan gedung.

Di Jakarta sendiri hampir semua mal besar menghemat jam operasi dan cuma tenant tertentu yang buka.

Di segi lain, banyak pula mal yang tutup, seperti yang dijalankan oleh pengusaha mal di Bandung yang memutuskan tutup selama dua pekan.

6. Transportasi

Transportasi - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Transportasi lazim, seperti kereta dan MRT juga mesti ikut merana akhir Corona.

Bahkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir sudah menerima laporan PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan merugi pada tahun ini.

Begitu pula usaha rintisan yang bergerak di bidang transportasi mirip Gojek dan Grab, yang perjuangan khususnya sebagai angkutantidak memuat orang sebanyak umumnya.

Untungnya, distabilkan dengan pengantaran barang dan masakan, yang tetap stabil sebab imbauan di rumah aja.

(Baca juga: Hindari Penularan Virus Corona di Dalam Mobil, Cek Tips Ini)

7. Kafe dan Jajanan Kaki Lima

Kafe dan Jajanan Kaki Lima - Waduh Imbauan Di Rumah Aja Bikin 7 Usaha Ini Boncos

Karena imbauan di rumah aja, kafe yang menjadi daerah nongkrong anak muda mesti terdampak.

Pasalnya banyak orang yang tidak mampu nongkrong untuk ngopi-ngopi dan bercengkrama alasannya takut tertular Corona.

Apalagi kalau kafetaria tersebut tidak mempunyai kerjasama layanan pesan antar, maka sungguh mungkin kafetaria tersebut melarat.

Hal yang serupa juga terjadi dengan kue kaki lima. Dengan berkurangnya orang yang ke kantor dan banyak orang yang memilih masak alasannya asumsi lebih bersih selama kurun wabah ini, banyak pedagang kaki lima yang memilih untuk mudik lebih cepat.

Padahal mudik juga diimbau pemerintah untuk tidak dikerjakan.

Dalam kondisi sulit mirip kini ini, kamu yang memiliki perjuangan sendiri pasti berpikir keras untuk tetap berjualan demi mampu membayar gaji para karyawan bukan?

Semoga saja keadaan yang ada kini bisa cepat membaik ya, supaya kamu tidak perlu meminimalisir jumlah karyawan yang tentu saja sangat membutuhkan uang untuk menafkahi keluarga mereka.

Jika kau dalam keadaan terdesak sebab harus secepatnya memenuhi keharusan membayar gaji karyawan, tetapi cashflow toko sedikit tersendat, tidak ada salahnya mencari perlindungan online yang kondusif dan terpercaya.

JULO adalah salah satu layanan tunjangan online yang dianjurkan oleh CekAja.com, sebab sudah terdaftar dan mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dapatkan sumbangan online JULO untuk menyelamatkan bisnis kamu melalui CekAja.com.