0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Update Kebakaran Hutan Kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai Per 25 September 2018

KNGInfo.com – Memasuki musim kemarau panjang ini, beberapa wilayah di kabupaten kuningan sangat rentan mengalami kebakaran lahan. Seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu lahan di area kawasan taman nasional gunung ciremai yang mengalami kebakaran. Dimana kebakaran lahan tersebut dapat disebabkan akibat faktor cuaca ataupun faktor dari kelalaian manusia yang membakar lahan pribadinya akan tetapi lupa untuk memadamkan api tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh redaksi KNGInfo dari Pusdalops PB BPBD Kuningan. Dimana per tanggal 25 September 2018 kemarin, total area lahan hutan yang terbakar di kawasan taman nasional gunung ciremai mencapai kurang lebih 105,25 ha. Berikut adalah informasi lengkapnya mengenai sebaran lokasi yang mengalami kebakaran hutan tersebut :

  • 1 Ha lahan terbakar dikawasan Blok Pajaten Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan.
  • 0,89 Ha lahan terbakar dikawasan Blok Curug Gongseng Desa Cibuntu Kecamatan Pasawahan.
  • 9 Ha lahan terbakar dikawasan Blok Sayangkaak dan Citamiang Desa Trijaya Kecamatan Mandirancan.
  • 94, 2 Ha lahan terbakar dikawasan blok leweung kiara, Ciula dan Lemah Nendeut.
  • 0,16 Ha lahan terbakar dikawasan Blok Leweung Datar Jalur Pendakian Linggarjati Desa Setianegara Kecamatan Cilimus.

Itulah data terupdate tertanggal 25 September 2018 yang diperoleh langsung dari Pusdalops PB BPBD Kabupaten Kuningan. Mengenai lokasi dan luas area hutan yang terbakar diwilayah taman nasional gunung ciremai. Sekedar mengingatkan dimusim kemarau ini, dimohon untuk tidak membakar lahan sembarangan. Meskipun lahan yang dibakar tersebut milik pribadi, akan tetapi jika tidak dipantau sampai api tersebut benar-benar padam. Ditakutkan api tersebut akan menjalar ke area lahan lain yang banyak daun-daun atau pepohonan yang mudah terbakar.