0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Uji Coba Antivirus Covid-19 Gagal, Pasar Kian Meredup

Belum usang ini, Cina melakukan uji klinis untuk obat jenis Remdesivir Gilead Sciences selaku vaksin anti virus Covid-19. Uji coba dilakukan secara acak ke ratusan penderita Covid-19 untuk melihat reaksinya. Namun ada laporan yang menyatakan bahwa proses uji coba tersebut mengalami kegagalan. Hal tersebut menambah tekanan sentimen negatif di pasar keuangan.

gagal dalam karier - CekAja.com

Kabar itu menghantam optimisme berakhirnya pandemi Covid 19. Financial Times melaporkan dari dokumen yang secara tidak sengaja diterbitkan oleh WHO, disebutkan bahwa uji klinis yang dilakukan di Cina kepada obat remdesivir Gilead Sciences, tidak memperbaiki kondisi pasien atau meminimalisir patogen virus korona dalam aliran darah pasien.

Namun pihak Gilead menyampaikan observasi tersebut dihentikan lebih awal akhir rendahnya pendaftar, sehingga kurang berpengaruh untuk membuat kesimpulan secara yang signifikan secara statistik.

Dengan demikian hasil observasi tersebut tidak dapat disimpulkan. Padahal sebelumnya muncul publikasi bahwa obat Remdesivir Gilead Sciences menyembuhkan infeksi covid-19.

Hal itu terjadi di rumah sakit Chicago yang merawat pasien Covid-19 yang parah. Alhasil banyak negara yang karenanya merencanakan kebijakan yang lain untuk mampu menghadang efek penyebaran covid-19.

Direktur Anugerah Mega Investama, Hans Kwee mengatakan pemimpin Uni Eropa dalam video conference bermaksud membentuk joint fund untuk menghalangi kehancuran ekonomi kawasan tersebut.

Kanselir Jerman Angela Merkel memberi kode untuk mendukung paket pemulihan senilai 2 triliun euro, namun ingin melihat planning penggunaannya.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Eropa perlu menyikapi gejolak ekonomi alasannya adalah krisis virus korona dengan melakukan transfer dana ke tempat yang paling parah terkena dampaknya dan bukan hanya tunjangan.

Namun ketidaksepakatan mengenai ukuran dan bentuk paket tersebut. Selain itu pelaku pasar juga kecewa dengan kurangnya detil dana darurat triliunan euro seiring kerusakan ekonomi yang ditimbulkan oleh virus corona.

Akhirnya pemimpin Uni Eropa menyetujui dana penyelamatan langsung senilai 500 miliar euro. Komisi Eropa ditugaskan menyuguhkan anjuran rinci pada 6 Mei.

(Baca juga: bisnis-perbankan-kartu-kredit-saat-corona” target=”_blank” rel=”noopener noreferrer”>Untung Rugi Bisnis Perbankan Kartu Kredit Saat Corona)

Pasar saham dalam negeri sempat menguat

Pasar saham dalam negeri sempat menguat seiring katalis kasatmata dari bidang perpajakan. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyatakan akan memberi tarif PPh 17% pajak tubuh bagi perusahaan yang go public.

Regulasi yang ada saat ini tarif PPh Badan sebesar 25%. Tarif PPh Badan kepada perusahaan secara keseluruhan akan diturunkan menjadi 22% pada tahun 2020 dan 2021. Selanjutnya pada tahun 2022 tarif PPh Badan akan turun menjadi 20%.

Insentif pajak tersebut mengacu ke Perppu No 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Hans menyertakan, mulai naiknya kembali harga minyak dan planning pembukaan ekonomi Amerika secara bertahap menjadi sentimen nyata pasar.

Tetapi ada hal yang mengecewakan, ialah joint fund Uni Eropa yang hanya 500 miliar Euro dan gagal dalam uji klinis obat covid 19 Gilead Sciences menciptakan sentiment negatif pasar.

“Pekan depan pasar masih akan mencerna harga minyak dan kemajuan pandemi Covid 19. IHSG berpeluang konsolidasi menguat dengan support di level 4441 sampai 4317 dan resistance di level 4669 sampai 4975, kerjakan pembelian dikala pasar mengalami koreksi,” tukasnya.

(Baca  juga: Lakukan 6 Hal Repot Ini Kalau Nekat Open House Saat Pandemi Corona)

Harga minyak negatif

Fokus pasar minggu ini ada pada harga minyak dunia. Harga minyak mentah West Texas Intermediate – WTI untuk kesepakatan pengantaran Mei mengalami harga negative di USD 37.63 per barel.

Hans menyertakan, hal tersebut pertama kali dalam sejarah. Hal ini terjadi karena alasannya adalah ruang penyimpanan di Cushing, Oklahoma, sudah terisi dengan segera dan turunnya deman akibat pendemi Covid 19.

“Minyak mentah Bren juga mengalami penurunan, tetapi tidak terlalu parah alasannya masih tersedia kawasan penyimpanan di seluruh dunia,” tambahnya.

Pedagang menyewa kapal cuma untuk berlabuh dan mengisinya dengan kelebihan minyak dan menyebabkan rekor 160 juta barel di tanker di seluruh dunia. Pada Rabu harga minyak WTI untuk perjanjian Juni masih mengalami penurunan 43,4% menjadi USD11,57 per barel, alasannya tangki nyaris penuh.

Permintaan materi bakar turun sekitar 30% di seluruh dunia pada April dan persediaan diperkirakan akan melampaui ajakan selama beberapa bulan mendatang akhir pandemi virus korona.

Arab Saudi dan Rusia menyampaikan siap untuk mengambil langkah komplemen guna menstabilkan pasar minyak. Rusia sedang mencari opsi untuk meminimalisir produksinya dan mungkin akan aben minyaknya sendiri.

Sementara itu, Kuwait menyampaikan sudah mulai memotong pasokan minyak untuk pasar internasional menjelang 1 Mei dikala komitmen pemotongan bikinan OPEC plus diberlakukan.

Tetapi produksinya tidak banyak berubah dari Maret sampai kini. Tetapi Texas Railroad Commission yang merupakan regulator minyak dan gas di Texas menolak memaksa produsen meminimalisir bikinan.

Pasar bergulat

Pasar minyak mentah mengalami penguatan di final pekan sehabis Presiden AS Donald Trump menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk menembak dan merusak semua kapal perang Iran yang melakukan gangguan di Teluk.

Komandan Pengawal Revolusi Iran menyampaikan Teheran akan merusak kapal perang AS jikalau keamanannya terancam di Teluk. Penurunan harga minyak yang dalam menjadi indikasi penurunan ekonomi dan bahaya resesi global. “Hal ini mendorong penurunan aset berisiko termasuk saham,” terang Hans.

Mesmi  begitu sentimen aktual di pasar datang dari planning Presiden Donald Trump membuka kembali perekonomian Amerika Serikat. Trump sudah menyusun anutan untuk membuka kembali negara bab AS dalam tiga tahap, namun planning rincian tergantung pada masing-masing negara bab.

Nah mumpung ada sentimen positif, coba deh gali lagi pandangan baru kamu untuk mampu mendulang laba dalam aneka macam keadaan. Aplikasikan wangsit bisnis kau secepatnya. Manfaatkan fasilita Kredit Tanpa Agunan dari Bank Permata untuk memenuhi ide bisnis kamu, Ajukan sekarang