0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

tips Menciptakan Pestisida Secara Alami Penting Dijamin Mudah Dan Murah

Buat kamu yang mempunyai hobi bercocok tanam, mengenali cara membuat pestisida secara alami rasanya sangat penting. Sebab, kau tidak harus mengeluarkan ongkos besar untuk bisa memilki suatu pestisida. Selain itu, menciptakan pestisida secara alami juga sangat gampang, kau mampu memakai beberapa jenis sayur dan buah sebagai materi utama pengerjaan pestisida. Sehingga, pestisida alami yang dihasilkan ramah lingkungan.

Cara Membuat Pestisida secara Alami ini Dijamin Mudah dan Murah

Sekilas wacana Pestisida

Jika berbicara wacana pestisida, sebagian besar orang mungkin sudah pernah mendengar atau bahkan sering menggunakannya.

Seperti yang dikenali, pestisida merupakan suatu materi atau zat kimia yang digunakan untuk membasmi hama.

Meski berguna untuk melindungi tumbuhan, tetapi pestisida tidak bisa dipakai sembarangan.

Kamu perlu mengenali terlebih dahulu aturan pakai dari sebuah pestisida. Sebab, tidak semua pestisida bisa digunakan dengan cara yang serupa.

Apabila kau menyamaratakan semua jenis aturan pakai pestisida, hal itu hanya akan memberikan pengaruh buruk, tidak hanya bagi kesehatan insan, namun juga lingkungan. Bahkan, penggunaan pestisida yang asal-asalan juga mampu menghancurkan ekosistem.

Maka dari itu, mengetahui aturan pakai sebuah pestisida sungguh penting. Pasalnya, hukum pakai tersebut diubahsuaikan dengan materi pembuatannya.

Yang mana, bahan pengerjaan pestisida bemacam-macam, mampu dari hewan, tumbuhan dan bahan-bahan lainya yang mampu kau temui di lingkungan sekitar.

Dengan mengentahui cara menciptakan pestisida alami, itu akan meminimalisir imbas negatif dari penggunaan yang berlebihan. Akan namun harus seimbang juga penggunaan nya.

(Baca Juga: Tips Menanam Buah Organik di Rumah)

Bahan yang dipakai untuk Membuat Pestisida Alami

bahan Membuat Pestisida Alami

Untuk cara menciptakan secara pestisida alami, bergotong-royong aneka macam materi baku yang mampu kau gunakan.

Di pembahasan sebelumnya juga telah disinggung, bahwa pestisida alami lazimnya memakai materi baku yang berasal dari sayur dan buah.

Tetapi, disamping itu masih banyak lagi jenis tumbuhan lainnya yang mampu kau gunakan seabagai cara menciptakan pestisida alami, yakni:

  • Biji tumbuhan adas, untuk membasmi kutu beras, sereal, palawija
  • Umbi bawang, untuk membasmi batang yang busuk pada vanili
  • Rimpang alang-alang, untuk membasmi antraknosa pada buncis
  • Biji bengkoang, untuk membasmi ulat pada kubis
  • Bunga cengkeh, untuk membasmi phytopthora pada lada
  • Batang brotowali, untuk membasmi lalat buah dan kutu aphids pada cabai
  • Cabai, untuk memasmi hama tikus pada flora hias
  • Biji mahoni, untuk membasmi kutu pada krisan, walangsangit, ulat tanah dan wreng coklat
  • Daun pandan, untuk membasmi walangsangit
  • Biji srikaya, untuk membasmi thrips pada sedap malam dan kutu pada kacang panjang, tembakau, tumbuhan kapas, kedelai dan jagung
  • Daun selasih, untuk membasmi lalat buah
  • Daun dan batang tembakau, untuk membasmi ulat pada walangsangit dan family terung-terungan, seperti tomat, terung, paprika dan cabai
  • Daun pacar cina, untuk membasmi spodoptera litura pada kedelai dan kubis
  • Rimpang kunyit, untuk membasmi phytoptora pada lada
  • Daun kemangi, untuk membasmi busuk hitam pada tumbuhan anggrek
  • Biji tembelekan, untuk membasmi ulat spodoptera litura pada kedeleai dan polong
  • Dan lain sebagainya.

Kelebihan dan Kekurangan Pestisida Alami

Kelebihan dan Kekurangan Pestisida Alami

Sejatinya, semua jenis pestisida mempunyai kelebihan dan kelemahan. Tidak terkecuali pestisida alami, yang juga sudah niscaya memiliki keunggulan dan kekurangannya sendiri.

Maka dari itu, untuk mengenali secara lengkap apa saja keunggulan dan kekurangan pestisida alami, di bawah ini CekAja.com akan mengulasnya khusus untuk kamu. Yuk, simak bantu-membantu.

Kelebihan Pestisida Alami

  • Ramah lingkungan
  • Residu atau ampas dari pestisida alami gampang terurai dan tidak bertahan usang
  • Lebih kondusif untuk tumbuhan
  • Bahan diharapkan untuk menciptakan pestisida alami murah dan gampang ditemukan
  • Menjadi penyelesaian dikala pestisida atau obat-obatan flora lainnya, mempunyai harga yang mahal dan ketersediaannya sedikit
  • Tidak membuat hama tumbuhan menjadi kebal
  • Dan lain sebagainya.

Kekurangan Pestisida Alami

  • Tidak bertahan lama
  • Hasil penyemprotan pestisida alami pada flora cenderung usang, tidak secepat penyemprotan pestisida kimia
  • Untuk mendapatkan hasil yang optimal, penyemprotan pestisida alami perlu dilakukan berkali-kali
  • Relatif tidak tahan dengan paparan sinar matahari eksklusif dan hujan
  • Dan lain sebagainya.

Cara Membuat Pestisida secara Alami

Setelah di pembahasan sebelumnya kau telah mengenali sekilas berita ihwal pestisida, materi-materi yang bisa dipakai untuk menciptakan pestisida, serta keunggulan dan kekurangannya, maka di pembahasan kali ini kamu akan mengetahui cara membuat pestisida secara alami.

Cara-cara pengerjaan pestisida yang hendak diulas di bawah ini berlawanan-beda, alasannya adalah menyesuaikan dengan delapan jenis bahan yang digunakan.

Di mana, delapan materi tersebut di antaranya yakni, daun talas, tomat, daun pepaya, jahe, bawang putih, kapur sirih, daun tembakau dan air garam.

Pestisida Daun Talas

Pestisida Daun Talas

Cara menciptakan pestisida alami yang pertama adalah pestisida daun talas. Untuk bisa membuat pestisida ini, kamu membutuhkan beberapa alat dan bahan, yang di antaranya selaku berikut.

Alat dan bahan:

  • 10 helai daun talas
  • Air sebanyak 3 liter
  • Ember atau wadah lainnya yang bisa dipakai

Cara pengerjaan pestisida alami daun talas:

  • Tumbuk 10 helai daun talas sampai halus
  • Pindahkan daun talas yang telah ditumbuk ke dalam bejana atau wadah lainnya
  • Kemudian campurkan daun talas dengan 3 liter air, kemudian aduk hingga tercampur rata
  • Diamkan cairan daun talas selama 12 jam, sampai cairan siap dipakai selaku pestisida alami
  • Jika sudah 12 jam, cairan daun talas siap dipakai. Kamu mampu memercikkan cairan tersebut memakai sapu lidi secara merata ke seluruh bagian flora.

Target hama:

Berbagai jenis serangga.

Pestisida Tomat

Pestisida Tomat

Cara menciptakan pestisida secara alami yang berikutnya yaitu pestisida tomat. Pestisida ini berguna untuk membasmi belalang, ulat bulu, jamur, bakteri pembusuk dan lain sebagainya. Adapun alat dan bahan yang digunakan untuk menciptakan pestisida tomat, di antaranya:

Alat dan bahan:

  • Tomat merah dan hijau
  • Air
  • Wadah yang memiliki tutup

Cara membuat pestisida alami dengan daun tomat:

  • Iris beberapa buah tomat merah dan hijau
  • Pindahkan irisan tomat tersebut ke dalam wadah besar yang mempunyai tutup, kemudian campurkan dengan air sebanyak dua gelas
  • Tutup rapat wadah dan diamkan selama satu hari
  • Jika telah, saring cairan tomat yang ada di dalam wadah
  • Setelah itu, tambahkan sari tomat dengan dua gelas air higienis
  • Kemudian masukkan campurkan sari tomat dan air tersebut ke dalam botol semprotan
  • Pestisida tomat siap digunakan.

Target hama:

Ulat bulu, cacing, semut, ngengat, belalang, lalat putih, jamur, dan kuman pembusuk.

Pestisida Daun Pepaya

Pestisida Daun Pepaya

Di urutan ketiga ada pestisida daun pepaya. Cara menciptakan pestisida alami yang satu ini sangat gampang. Kamu hanya perlu merencanakan beberapa alat dan bahan yang diharapkan, seperti berikut ini.

Alat dan bahan:

  • 1 kg daun pepaya
  • Air seperlunya
  • Blender
  • Wadah apa saja yang bisa dipakai

Cara membuat pestisida alami dengan daun pepaya:

  • Siapkan 1 kg daun pepaya
  • Campurkan semua daun pepaya tersebut dengan air, kemudian bender hingga mendapatkan tekstur mirip bubur
  • Setelah itu, tuangkan ke dalam wadah dan tambahkan 1 liter air
  • Aduk hingga merata dan diamkan selama dua malam
  • Jika sudah, larutan tersebut mampu eksklusif kau gunakan sebagai pestisida untuk menghalau hama.

Target hama:

Ulat, rayap, ulat bulu dan aphids.

Pestisida Jahe

Pestisida Jahe

selain tiga materi di atas, nyatanya jahe juga mampu digunakan sebagaia bahan untuk menciptakan pestisida. Adapun cara membuat pestisida secara alami dari jahe, di antaranya yaitu selaku berikut.

Alat dan bahan:

  • Jahe
  • Ember atau wadah lainnya yang cocok
  • Air secukupnya

Cara menciptakan pestisida alami dengan jahe:

  • Siapkan satu ruas jahe dengan ukuran sebesar telapak tangan
  • Kemudian, parut jahe sampai halus
  • Masukkan parutan jahe ke dalam bejana atau wadah yang lain yang telah disiapkan
  • Tambahkan air secukupnya ke dalam ember tersebut, lalu aduk sampai merata
  • Setelah itu, diamkan cairan jahe selama satu hari
  • Jika telah, kamu bisa memindahkan cairan tersebut ke dalam botol semprotan
  • Pestisida jahe siap digunakan

Target hama:

Larva ulat dan ulat bulu

Pestisida Bawang Putih

Pestisida Bawang Putih

Selain dipakai selaku materi kuliner, bawang putih ternyata juga mampu digunakan sabagai cara membuat pestisida alami.

Cara pengerjaan pestisida alami dari bawang putih pun sungguh gampang, seperti yang akan diulas sebagai berikut.

Alat dan materi:

  • Satu buah bawang putih
  • Air seckupnya
  • Botol semprotan

Cara membuat pestisida alami dengan bawang putih:

  • Siapkan satu buah bawang putih
  • Setelah itu, kupas bawang putih hingga higienis dan haluskan
  • Masukkan bawang putih yang sudah dihaluskan tersebut ke dalam botol, kemudian tambakan dua gelas air bersih
  • Kocok botol hingga bawang putih dan air tercampur rata
  • Kemudian, diamkan cairan bawang putih selama satu malam
  • Jika telah, cairan bawang putih siap digunakan selaku pestisida.

Target hama:

Kumbang jepang, belatung akar, ngengat dan lalat wortel.

Pestisida Kapur Sirih

Pestisida Kapur Sirih

Bahan keenam yang mampu dipakai untuk membuat pestisida alami yakni kapur sirih. Kamu bisa membuat pestisida yang satu ini, dengan mengikuti cara membuat pestisida secara alami menggunakaan kapur sirih berikut ini.

Alat dan bahan:

  • 100 gram kapur sirih
  • Satu liter air
  • Botol semprotan

Cara menciptakan pestisida alami dengan kapur sirih:

  • Siapkan satu botol semprotan dan 100 gram kapur sirih
  • Kemudian tuangkan 100 gram kapur sirih ke dalam botol dan masukkan 1 liter air
  • Kocok botol sampai kapur sirih dan air tercampur rata
  • Jika telah, cairan kapur sirih mampu pribadi dipakai untuk membasmi hama yang menempel di tumbuhan

Target hama:

Tungau.

Pestisida Daun Tembakau

Pestisida Daun Tembakau

Terakhir ada daun tembakau selaku materi yang bisa digunakan untuk menciptakan pestisida. Cara menciptakan pestisida secara alami menggunakan daun tembakau pun sangat gampang. Kamu cuma perlu merencanakan alat dan bahan yang dibutuhkan, serta mengikuti beberapa langkah berikut ini.

Alat dan materi:

  • 4 lembar daun tembakau
  • 8 liter air
  • Sabun cair atau deterjen
  • Wadah yang tepat dan bisa dipakai

Cara menciptakan pestisida alami dengan daun tembakau:

  • Siapkan empat lembar daun tembakau dan wadah yang mampu dipakai
  • Iris halus empat lembar daun tembakau tersebut, kemudian masukkan ke dalam wadah
  • Tuangkan 8 liter air ke dalam wadah, aduk hinga rata dan diamkan selama satu malam
  • Setelah didiamka satu malam, buka wadah dan masukkan dua sendok sabun cair atau deterjen. Aduk hingga rata
  • Saring cairan tembakau hingga bersih
  • Pestisida dau tembakau siap digunakan.

Target hama:

Aphid, siput, keong, ulat bulu dan virus daun keriting.

(Baca Juga: Tips Budidaya Sayuran Organik)

Itulah beberapa cara menciptakan pestisida secara alami dari banyak sekali jenis materi yang sudah kau pahami. Cara-cara tersebut bisa kau jadikan acuan atau panduan dikala ingin menciptakan sendiri pestisida alami.

Kamu tidak memerlukan modal yang besar untuk mampu menciptakan pestisida alami. Cukup memakai buah atau sayur yang sekiranya mampu digunakan sebagai bahan pembuat pestisida.

Beberapa bahan tersebut mampu kamu dapatkan dengan gampang di swalayan atau e-commerce yang menjual buah dan sayur. Setelah itu, kamu bisa langsung membelinya memakai kartu kredit.

Sebab, kartu kredit menawarkan banyak akomodasi dan keuntungan bagi para penggunanya. Terlebih, kartu kredit juga sering kali memperlihatkan promo-promo mempesona yang mampu dirasakan.

Nah, buat kamu yang belum mempunyai kartu kredit, kamu bisa mengajukannya di CekAja.com. Di sana, tersedia banyak produk kartu kredit dari bank ternama yang mampu kamu pilih sesuai kebutuhan.

Tidak cuma itu, mengajukan kartu kredit di CekAja.com pun mudah, cepat dan aman, alasannya adalah telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi, tunggu apalagi? Segera tentukan kartu kredit impianmu dan usikan di CekAja.com!