0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

tips Menciptakan Disinfektan Sendiri Di Rumah Yang Aman Dan Murah

Di saat wabah virus corona makin tersebar seperti kini, kita harus selalu menjaga kebersihan. Salah satunya dengan memanfaatkan disinfektan. Namun sayang, banyak oknum yang menjualnya dengan harga mahal. Berikut cara membuat disinfektan sendiri di rumah yang kondusif dan murah.

cara membuat disinfektan sendiri di rumah

Yang Perlu Diketahui dari Penggunaan Disinfektan

Dilansir dari artikel akun Instagram @nahlashihab dan beberapa sumber terpercaya lainnya, ada beberapa fakta terkait penggunaan cairan disinfektan.

Info ini wajib banget kamu pahami sebelum menerapkan cara membuat disinfektan sendiri di rumah. Agar penggunaan disinfektan sendiri menjadi lebih kondusif.

  • Khusus untuk benda yang sering disentuh

Disinfektan yakni cairan pembunuh kuman, virus, dan bakteri yang dikhususkan bagi benda yang sering disentuh saja. Misalnya gagang pintu, remote TV, dan lain sebagainya. Kaprikornus, jangan sekali-kali menyemprotkan disinfektan ke seluruh ruangan.

Cairan disinfektan juga bukan untuk disemprotkan ke bab badan manapun. Tidak boleh juga disemprotkan ke baju, ya.

  • Buatlah disinfektan seperlunya

Hal ini dikarenakan cairan disinfektan cuma bertahan atau bisa dipakai dalam 24 jam saja. Jadi, buatlah hanya untuk kebutuhan satu hari.

  • Hati-hati dikala menciptakan disinfektan

Bagaimanapun juga, cairan disinfektan dibuat dari materi-bahan kimia yang memiliki efek khusus jikalau terkena kulit secara eksklusif. Oleh alasannya itu, senantiasa berhati-hati ketika menciptakan disinfektan di rumah. Gunakan sarung tangan dan masker saat membuat dan menyemprotkannya.

  • Bisa disemprot 10 menit sampai 60 menit sekali

Seperti yang dibilang Peneliti Kimia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dr. Joddy Arya Laksmono, cairan disinfektan dapat mendisinfeksi dalam waktu kontak 10 menit sampai 60 menit. Kaprikornus, kau mampu menyemprotkannya setiap waktu tersebut.

(Baca Juga: Rapid Test Coronavirus Yang Dilakukan Pemerintah, Perlu Dipahami!)

Penjual Nakal Naikkan Harga Disinfektan

Pasca persebaran virus corona seperti dikala ini, aneka macam pedagang badung yang menimbun dan menjual dengan harga mahal.

Tak tanggung-tanggung, bahkan ada pedagang yang menaikkan harga lebih dari 10 kali lipat. Beberapa pihak e-commerce pun mengambil langkah-langkah tegas dengan memblokir penjual yang memaksimalkan harga untuk kebutuhan kebersihan.

Cairan disinfektan juga mungkin akan susah didapat karena banyak pelanggan yang ketakutan berlebihan, sehingga membelinya dalam jumlah banyak.

Padahal, hal ini tidak dibenarkan alasannya keegoisan tersebut membuat sebagian konsumen yang lebih membutuhkan malah kehabisan stok.

Nah, kini kau tak perlu khawatir soal naiknya harga cairan disinfektan di pasaran. Kamu bisa menerapkan cara membuat disinfektan sendiri di rumah.

Cara Membuat Disinfektan Sendiri di Rumah

Cara membuat disinfektan sendiri di rumah ternyata cukup gampang, dengan bahan-materi yang bisa didapatkan di toko terdekat. Sehingga kau tak harus bergantung pada cairan disinfektan yang dijual di pasaran. Berikut gosip lengkapnya.

1. Cara Membuat Disinfektan Sendiri Di Rumah Dengan Pemutih Pakaian

Campurkan 95 mililiter cairan pemutih pakaian dengan 905 mililiter air ke dalam wadah semprotan. Pastikan kedua materi tercampur rata.

Semprotkan cairan disinfektan ini setidaknya 2 kali sehari pada benda-benda yang sering disentuh. Biarkan mengering dengan sendirinya atau lap dengan kain kering sesudah dibiarkan selama 5 menit.

Perbandingan adonan cairan pemutih pakaian dengan air harus akurat. Karena kandungan natrium hipoklorit pada pemutih sebesar 5,25 persen. Sedangkan kadar yang diperlukan untuk menjadi disinfektan hanya 0,5 persen. maka dari itu, perlu pengenceran yang pas.

2. Cara Membuat Disinfektan Sendiri Di Rumah Dengan Pembersih Lantai

Campurkan 10 tutup botol cairan pembersih lantai atau karbol dengan 1 liter air ke dalam wadah semprotan. Jika kedua cairan telah menyatu rata, kamu bisa menyemprotkannya 2 kali sehari pada benda-benda yang sering disentuh.

Biarkan mengering dengan sendirinya atau lap dengan kain kering setelah dibiarkan selama 5 menit. Dengan perbandingan itu, kadar natrium hipoklorit dan monoterpen sesuai untuk disebut disinfektan, ialah 0,5 persen.

Cara Menggunakan Disinfektan yang Benar

Menurut dr. Nahla Shihab, ada beberapa hal yang perlu diterapkan dalam penggunaan cairan disinfektan.

  • Disarankan untuk mengelap area permukaan objek yang kotor dengan air dan sabun apalagi dulu. Setelah itu, baru semprotkan disinfektan dan dibiarkan mengering atau lap dengan lap kering setelah dibiarkan 5 menit.
  • Gunakan sarung tangan dan masker saat menyemprotkan cairan disinfektan.
  • Saat penyemprotan, usahakan pintu dan ventilasi ruangan dibuka semoga ada sirkulasi udara yang baik.
  • Berhati-hati dalam memakai cairan disinfektan. Jika terkena kulit atau mata, secepatnya basuh dengan air mengalir selama beberapa menit.
  • Jika tidak bisa membuat cairan disinfektan alasannya adalah kekurangan bahan, rutin lah membersihkan benda dengan air sabun. Juga, selalu cuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik.

Bagaimanapun, mencegah lebih baik dibandingkan dengan mengobati. Jangan lupa selalu jaga jarak dengan orang lain dan tidak bepergian kalau bukan untuk keperluan mendesak.

Lindungi dirimu dengan produk asuransi. Kamu mampu mencari produk asuransi yang sesuai untukmu dan mengajukannya di CekAja.com.