0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Tips Mempertahankan Data Pribadi Di Situs Perdagangan Agar Tidak Gampang Dihack

Kabar kurang mengenakan datang dari salah satu e-commerce terkemuka Indonesia, yakni Tokopedia. Dilansir dari Kompas.com, sekitar 15 juta data pengguna Tokopedia, diduga bocor di dunia maya, dan dijual di situs gelap. Hal ini mengakibatkan kamu selaku salah satu pengguna platform belanja online, harus ekstra waspada, dan jikalau perlu pahami tips menjaga data eksklusif di situs perdagangan, semoga akun kau tetap kondusif.

Tips Menjaga Data Pribadi di Situs Jual Beli Kamu Tidak Bocor

Pasalnya, data-data tersebut dikenali dijual dengan harga 5.000 dolar AS, atau sekitar Rp74 juta. Hal tersebut pastinya akan merugikan para pemilik data yaitu pengguna platform jual beli online tersebut, dan akan memiliki efek eksklusif.

Dampak yang mungkin akan dinikmati korban, antara lain ialah email korban, berpeluang disalahgunakan untuk banyak sekali tindak kejahatan, mirip penipuan atau pemerasan. Hingga saat ini, pihak Tokopedia pun membenarkan adanya upaya pencurian, terhadap data pengguna di platform jual beli miliknya.

Nah, buat kamu yang merupakan salah satu pengguna platform jual beli Tokopedia, tidak ada salahnya untuk mengecek, apakah email kamu ikut terdampak dalam perkara bocornya data langsung pengguna. Kamu bisa melakukan pengecekan kebocoran data, lewat situs Have I Been Pwned.

Selain itu, supaya kau terhindar dari kasus kebocoran di platform perdagangan yang lain, setidaknya kamu harus mengenali kiat mempertahankan data langsung di situs perdagangan. Terlebih, penduduk Indonesia, ketika ini telah beralih ke e-commerce untuk melaksanakan transaksi perdagangan, alasannya lebih mudah.

(Baca Juga: Langkah Mengatasi Whatsapp Di-hack Beserta Cara Melindungi dari Hacker)

Tips Menjaga Data Pribadi di Situs Jual Beli

Tidak cuma memiliki satu akun, satu orang biasanya bisa mempunyai banyak akun di dalam satu atau beberapa platform perdagangan sekaligus. Makara, jangan lupa terapkan tips menjaga data eksklusif di situs jual beli berikut ini, bila tidak ingin data langsung kau bocor.

1. Berikan Data Hanya Kepada Pihak yang Tepat

Tips menjaga data eksklusif di situs perdagangan yang pertama adalah, tentukan kau menawarkan data yang benar, cuma kepada pihak yang tepat, seperti e-commerce atau situs jual beli yang aman, bahkan sampai ke aplikasi online lainnya mirip fintech dan media umum.

Kamu juga harus mengenali, apakah data pengguna yang diberikan dan dicantumkan ke situs jual beli tersebut, membahayakan atau tidak. Maka, penting bagi kau juga untuk mengenali data apa saja yang boleh disebarkan dan yang dihentikan disebarkan, karena akan membahayakan dirimu.

Misalnya mirip, dikala kamu ingin melakukan transaksi pembayaran lewat kartu kredit. atau debet. Pastikan yang kau berikan adalah berita ihwal kartu kredit atau kartu debet kecuali pin. Data yang sering bocor, masih terjadi dikarenakan masih ada pengguna yang teledor membagikan data pribadi yang tepat dengan konteks yang dibutuhkan.

Terlebih juga, dikala ini banyak pihak yang mengatasnamakan platform perdagangan ternama, yang bermaksud jahat, misalnya kamu ditipu menerima kado dan harus mencantumkan nomor identitas penting. Sehingga, jika kau memperlihatkan data pribadimu padanya, maka hal-hal yang berbahaya mungkin saja akan terjadi.

2. Melakukan Double Checking, dikala Bertransaksi

Tips menjaga data langsung di situs perdagangan selanjutnya, yang gampang untuk dijalankan ialah dengan melaksanakan double checking di setiap transaksi. Dengan melakukan pengecekan lebih dari satu kali, dalam memakai aplikasi digital, setidaknya bisa meminimalisir kesalahan penginputan.

Selain itu, melaksanakan double checking di ketika bertransaksi di setiap transaksinya, bisa mengamankan dirimu juga dari kejahatan siber.

3. Memeriksa Perizinan Akses Aplikasi

Hal selanjutnya yang bisa kau kerjakan, terkait kiat menjaga data pribadi di situs perdagangan yaitu, dengan memeriksa perizinan jalan masuk aplikasi. Biasanya, dikala ingin memakai aplikasi, ponsel akan menunjukkan notifikasi terkait perizinan dari aplikasi ketika pertama kali diinstal.

Nah, di sini kau mampu melaksanakan pengaturan akses lewat ponsel, sehingga kau bisa mengendalikannya, apakah kau mengizinkan aplikasi tersebut mengakses foto, alamat email, kamera dan lain-lain.

Sehingga, jangan sampai aplikasi mampu mengakses otomatis semua data, tanpa perizinan dari sang pengguna.

(Baca Juga: Cara Bayar Cicilan Kartu Kredit CIMB Niaga di Tokopedia)

4. Membaca Persyaratan dan Ketentuan Aplikasi Sebelum Memberikan Data Pribadi

Tips yang tak kalah penting dalam menjaga data kau dari peretas adalah para pengguna untuk tidak malas membaca dan menyepakati secara cepat syarat dan ketentuan aplikasi yang digunakan.

Pasalnya, di dalam term and condition sebuah aplikasi, biasanya terdapat banyak informasi perizinan kesepakatan dari aplikasi, yang acap kali ceroboh dibaca pengguna, sehingga mereka asal ceklist dan oke.

Padahal, di dalam term dan condition tersebut ternyata bisa saja terdapat celah yang bisa membocorkan data pribadimu. Ayo, mungkin kamu sendiri pernah asal ceklis, dan ingin cepat-cepat memakai aplikasinya bukan?

Itu ia beberapa kiat menjaga data langsung di situs perdagangan, biar tidak bocor dan dijual oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Namun, bagaimana jikalau datamu telah terlanjur bocor?

Cara Mengembalikan Akun yang Sudah Terlanjur Dihack

Dilansir dari cnnindonesia.com, seorang pengamat siber dari Vaksin.com, yakni Alfons Tanujaya, langkah dikala data pengguna sudah terlanjur bocor adalah dengan cara mengganti password. Pasalnya, saat kamu mengganti password, umumnya pengajuan akan dikonfirmasi ke email asli, yang dipegang oleh pengguna.

Sehingga pergeseran password kemungkinan akan berhasil, dan peretas tidak akan mampu mengorganisir akun kamu lagi. Namun, sebisa mungkin kamu mesti menggunakan password dengan tingkat keselamatan yang tinggi, alias lebih sukar dibandingkan dengan sebelumnya.

Kaprikornus, sudah tahu bukan cara melindungi data pribadimu dari kejahatan peretas? Jika di atas yaitu kiat melindungi data dari peretas, maka untuk melindungi diri dari ancaman kesehatan dan penyakit, solusinya ya mengajukan asuransi kesehatan terpercaya.

Ada banyak cara melindungi diri dari ancaman kesehatan, namun dengan asuransi kesehatan, kau mampu sekaligus terlindungi secara kesehatan badan dan juga finansial.

Makanya, tunggu apa lagi? Segera olok-olokan asuransi kesehatan pilihanmu, hanya di CekAja.com!