0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

tips Membuat Motif Tie Dye Beserta Potensi Usahanya Yang Menjanjikan

Belakangan ini, tepatnya selama abad karantina pandemi Covid-19, banyak orang mulai mengisi aktivitas dengan mengulik cara menciptakan motif tie dye. Pasalnya, motif tie dye sendiri mudah dibuat dan sangat unik, karena mampu dibentuk sesuai dengan harapan dan daya kreativitas para pembuatnya.

Motif tie dye pun kini menjadi salah satu tren desain outfit kontemporer. Kamu mampu mendapatkan banyak motif tie dye di beberapa jenis busana, mulai dari kaos, kemeja, celana jeans hingga tas motif tie dye.

Oleh alasannya itu, banyak orang ingin mengetahui bagaimana cara menciptakan motif tie dye, untuk mencoba mengaplikasikannya sendiri di rumah. Selain itu, berkembangnya tren motif tie dye pun menciptakan ini menjadi salah satu kesempatan usaha yang prospektif.

Dengan begitu, buat kau yang kesengsem memulai usaha tie dye, kau perlu mengetahui terlebih dahulu cara menciptakan motif tie dye yang mudah dan mudah dilaksanakan.

Adapun beberapa cara menciptakan motif tie dye tersebut, akan CekAaja.com ulas secara lengkap pada kesempatan kali ini khusus untuk kau. Simak bersama-sama, yuk!

Apa itu Tie Dye?

Sebagai salah satu tren fashion di 2020, banyak orang kini mulai menciptakan motif tie dye-nya sendiri untuk setiap pakaian yang mereka miliki. Namun sebetulnya, apakah mereka tahu apa itu tie dye? Atau hanya mengikuti tren yang sedang “menjamur” saja?

Jika menyaksikan dari definisinya, tie dye ialah salah satu teknik pewarnaan pakaian, yang seringkali disebut dengan teknik ikat celup. Teknik ini pada mulanya ditemukan di Amerika, tepatnya pada pertengahan tahun 1960-an.

(Baca Juga: bisnis-baju-muslim-laris-saat-lebaran/” target=”_blank” rel=”noreferrer noopener”>Pinjaman untuk Bisnis Baju Muslim)

Sesuai dengan namanya, teknik ikat celup atau yang disebut dengan tie dye ini dilakukan memakai pewarna khusus, yang disebut dye.

Dye ialah salah satu zat pewarna masakan yang dapat larut di dalam air. Bentuk dari pewarna dye ini bermacam-macam, ada yang berbentuk serbuk, pasta, butiran atau cairan.

Tie dye pun nyatanya tidak hanya diketahui selaku teknik ikat celup. Di beberapa kawasan di Indonesia, teknik pewarnaan ini diketahui dengan aneka macam nama lain.

Seperti contohnya di Palembang, tie dye diketahui dengan istilah cinde atau pelangi, di Jawa dikenal dengan istilah tritik jumputan, dan di Banjarmasin dikenal dengan istilah sasirangan.

Cara Membuat Motif Tie Dye

Cara menciptakan motif tie dye, rasanya telah diketahui sangat gampang. Hal itu terlihat dari banyaknya orang-orang, yang kini membuat motif tie dye-nya sendiri di rumah.

Alat dan bahan yang dipakai untuk membuat tie dye pun gampang didapat, kau bisa menemukannya di toko-toko terdekat.

Hanya saja, teknik atau cara menciptakan motif tie dye yang bisa kamu coba ada banyak, mulai dari spiral, bullseye, striped look, firecracker, ombre dan masih banyak lagi. Semua motif tersebut mampu kamu coba buat satu-persatu.

Namun, sebelum kau mengenali semua cara menciptakan motif tie dye di atas, hal pertama yang mesti kamu kerjakan ialah merencanakan alat dan bahannya apalagi dahulu.

Beberapa alat dan bahan yang diperlukan tersebut, di antaranya yakni:

  • Kaos warna putih berbahan katun

Untuk kaos sendiri, semestinya kau menggunakan kaos warna putih berbahan katun 100 persen. Sebab, pewarna dye akan lebih singkat menyerap dan tahan lama pada kaos berbahan katun.

Namun, apabila kau tidak bisa menemukan atau memiliki kaos bahan katun 100 persen, kau bisa memakai kaos dari materi adonan 50 persen kain katun dan 50 persen kain polyester.

  • Larutan pengawet

Larutan pengawet merupakan salah satu materi yang dibutuhkan untuk membuat tie dye tahan lama. Larutan pengawet ini umumnya dipakai, sebelum kamu mewarnai kaos dengan pewarna dye.

Kamu bisa merendam kaos yang akan diberi pewarna dye apalagi dahulu, selama kurang lebih 3 menit.

Kamu mampu membuat larutan pengawet sederhana sendiri. Caranya, yakni dengan mencampurkan 250 ml soda debu dengan 4 liter air hangat ke dalam wadah. Setelah itu, kamu bisa langsung merendam kaos yang hendak dibuat motif tie dye.

  • Campurkan pewarna tie dye

Untuk pewarna tie dye, kamu mampu menerimanya dengan mudah di pedagang materi-materi kerajinan, maupun toko-toko tekstil.

Pewarna kuliner dye ini lazimnya dijual dalam bentuk abu, namun kamu mampu melarutkannya dengan air hangat.

Ketika ingin membeli pewarna dye, seharusnya kamu membeli tiga warna dasar, adalah merah, biru dan kuning, untuk lalu warna-warna tersebut dicampur dan menerima warna lain, seperti ungu, hijau dan oranye.

  • Tali atau karet gelang

Tali atau karet gelang menjadi salah satu materi penting yang diharapkan, untuk mengikat kaos yang hendak diberi pewarna dye.

Karet gelang ini berfungsi untuk mempermudah proses pewarnaan, biar sesuai dengan motif yang telah dibentuk melalui karet gelang, serta mencegah bercampurnya warna.

  • Kantong plastik zip lock

Kantong plastik zip lock sendiri, memiliki kegunaan untuk membungkus kaos yang sudah diberi pewarna dye. Dengan membungkusnya memakai kantong plastik zip lock, pewarna dye akan menyerap lebih cepat dan optimal. Selain itu, ini juga selaku salah satu upaya untuk mempertahankan baju biar tidak kotor.

  • Sarung tangan

Saat melakukan proses pewarnaan dan pencelupan, kau wajib memakai sarung tangan. Hal ini pastinya ditujukan untuk melindungi tangan dari iritasi.

  • Kain atau handuk yang telah tidak terpakai

Alat terakhir yang harus disediakan ialah kain atau handuk yang telah tidak terpakai. Kain ini nantinya digunakan sebagai ganjal dari kaos yang akan diberi pewarna.

Karena dengan menggunakan ganjal, nantinya baju tidak akan cepat kotor dan pewarna dye pun tidak akan mengotori lantai.

Cara Membuat Motif Tie Dye Spiral

Setelah kau mengetahui apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat motif tie dye, sekarang saatnya untuk kamu mengenali bagaimana cara membuat motif tie dye. Pertama, kamu akan mengetahui cara menciptakan motif tie dye spiral. Adapun tindakan yang perlu kau kerjakan, di antaranya:

  • Siapkan semua alat dan materi yang dibutuhkan
  • Rendam kaos putih ke dalam larutan pengawet sekitar 3 menit
  • Jika telah, bentangkan kaos putih ke atas ganjal di permukaan yang rata
  • Cubit bagian tengah kaos, kemudian gulung dengan rapi hingga membentuk spiral
  • Ikat gulungan kaos yang sudah membentuk spiral, menggunakan 4-5 karet gelang dengan arah bertentangan menjadi 8-10 bagian
  • Warnai setiap bagian kaos dengan warna yang berlawanan
  • Setelah itu, masukkan kaos yang sudah diwarnai ke dalam kantong plastik zip lock
  • Diamkan kaos tersebut selama 8-24 jam, agar warna terserap optimal
  • Jika sudah, keluarkan kaos dari kantong plastik zip lock, kemudian bilas dengan air mengalir hingga bersih
  • Jemur kaos tie dye hingga kering
  • Kaos tie dye motif spiral siap dipakai.

Cara Membuat Motif Tie Dye Bullseye

Motif tie dye yang berikutnya yaitu motif bullseye. Cara membuat motif tie dye yang satu ini sesungguhnya tidak jauh berlainan dengan motif spiral. Kamu cuma perlu mengikuti beberapa langkah seperti berikut ini.

  • Siapkan semua alat dan materi yang dibutuhkan
  • Rendam kaos putih ke dalam larutan pengawet sekitar 3 menit
  • Jika sudah, bentangkan kaos putih ke atas alas di permukaan yang rata
  • Cubit dan tarik bagian tengah pakaian hingga melalui tangan, untuk membuat kaos berupa panjang layaknya pipa
  • Setelah itu, ikat seluruh bab kaos menggunakan karet gelang, dengan jarak yang sama antar karet gelang
  • Kemudian, warnai setiap bagian kaos dengan warna yang berlainan, untuk membuat efek bullseye
  • Setelah itu, masukkan kaos yang sudah diwarnai ke dalam kantong plastik zip lock
  • Diamkan kaos tersebut selama 8-24 jam, semoga warna terserap optimal
  • Jika sudah, keluarkan kaos dari kantong plastik zip lock, lalu bilas dengan air mengalir sampai bersih
  • Jemur kaos tie dye hingga kering
  • Kaos tie dye motif bullseye siap dipakai.

Cara Membuat Motif Tie Dye Striped Look

Striped look menjadi salah satu motif tie dye yang juga difavoritkan banyak orang. Cara menciptakan motif tie dye ini pun sungguh mudah, kau hanya perlu mempersiapkan alat dan bahan yang diperlukan, lalu mengikuti beberapa langkah pembuatannya, mirip:

  • Siapkan semua alat dan bahan yang diperlukan
  • Rendam kaos putih ke dalam larutan pengawet sekitar 3 menit
  • Lalu, bentangkan kaos putih ke atas alas di permukaan yang rata
  • Lipat bab segi kaos atau bagian lengan ke arah dalam, secara horizontal
  • Jika sudah, sepanjang kaos kau ikat menggunakan karet gelang, dengan jarak yang sama antar karet gelang
  • Kemudian, warnai setiap bagian kaos dengan warna yang serupa maupun berlainan
  • Setelah itu, masukkan kaos yang sudah diwarnai ke dalam kantong plastik zip lock
  • Diamkan kaos tersebut selama 8-24 jam, agar warna terserap maksimal
  • Jika sudah, keluarkan kaos dari kantong plastik zip lock, kemudian bilas dengan air mengalir sampai higienis
  • Jemur kaos tie dye sampai kering
  • Kaos tie dye motif striped look siap digunakan.

Cara Membuat Motif Tie Dye Firecracker

Selain tiga motif di atas, kau juga bisa menciptakan tie dye dengan motif firecracker. Motif ini sejatinya mempunyai warna yang ibarat es krim. Dengan begitu, cara menciptakan motif tie dye firecracker sungguh mudah dibentuk.

  • Siapkan semua alat dan materi yang dibutuhkan
  • Rendam kaos putih ke dalam larutan pengawet sekitar 3 menit
  • Jika sudah, bentangkan kaos putih ke atas ganjal di permukaan yang rata
  • Gulung kaos secara horizontal dari bagian samping atas segi kaos
  • Ikat kaos yang telah digulung rapi, memakai dua buah karet gelang menjadi tiga bab
  • Setelah itu, warnai bagian atas dan bawah kaos dengan dua warna yang berlainan, adalah merah dan biru
  • Jika sudah, masukkan kaos yang telah diwarnai ke dalam kantong plastik zip lock
  • Diamkan kaos tersebut selama 8-24 jam, semoga warna terserap maksimal
  • Jika sudah, keluarkan kaos dari kantong plastik zip lock, kemudian bilas dengan air mengalir hingga higienis
  • Jemur kaos tie dye sampai kering
  • Kaos tie dye motif firecracker siap digunakan.

Cara Membuat Motif Tie Dye Ombre

Motif tie dye yang terakhir yaitu motif ombre. Motif ini menjadi salah satu motif yang sangat gampang dibentuk. Hal tersebut dikarenakan, kau hanya satu warna tanpa menggunakan karet gelang, untuk mampu membuat motif tie dye ombre ini.

Adapun cara menciptakan motif tie dye ombre yang perlu kau kerjakan, yaitu:

  • Siapkan semua alat dan materi yang dibutuhkan
  • Rendam kaos putih ke dalam larutan pengawet sekitar 3 menit
  • Jika telah, bentangkan kaos putih ke atas alas di permukaan yang rata
  • Tuangkan satu jenis warna dye yang kamu kehendaki ke bagian ujung kaos secara merata
  • Lalu ratakan warna tersebut dari bawah ke atas memakai kuas besar
  • Pada dikala meratakan warna, kau bisa mengontrol tingkat gradasinya sesuai dengan cita-cita
  • Kemudian, masukkan kaos yang sudah diwarnai dan di ombre ke dalam kantong plastik zip lock
  • Diamkan kaos tersebut selama 8-24 jam, supaya warna terserap maksimal
  • Jika telah, keluarkan kaos dari kantong plastik zip lock, lalu bilas dengan air mengalir hingga bersih
  • Jemur kaos tie dye sampai kering
  • Kaos tie dye motif ombre siap digunakan.

Peluang Usaha Tie Dye

Jika berbicara wacana kesempatan perjuangan tie dye, sepertinya mampu dikatakan cukup menjanjikan. Sebab, laba yang kamu peroleh mungkin akan lebih besar dari modal yang dikeluarkan.

Untuk membuat motif tie dye, kau hanya memerlukan alat dan bahan sederhana, yang mampu kau dapatkan di rumah.

Paling kamu hanya perlu mengeluarkan ongkos, untuk memberi tiga buah warna dasar pewarna dye, ialah warna merah, biru dan kuning untuk nantinya dicampurkan biar menciptakan warna-warna gres.

Harga dari pewarna dye pun cukup murah, yaitu sekitar Rp100 ribu. Sehingga, untuk mampu mengawali usaha tie dye pun kamu tidak perlu menyiapkan anggaran yang besar. Tetapi, berlawanan dongeng kalau kamu ingin memulai perjuangan tie dye dalam skala besar.

(Baca Juga: bisnis-baju-bekas-punya-potensi-bagus-untuk-digeluti/” target=”_blank” rel=”noreferrer noopener”>Bisnis Baju Bekas)

Tentu, modal yang mesti kau rencanakan dan keluarkan pun terhitung besar. Hal tersebut dikarenakan, kamu perlu berbelanja pewarna dye, kaos baru, karet gelang dan beberapa alat dan materi yang lain yang diharapkan dalam jumlah besar.

Maka dari itu, jika kau berniat untuk membuka perjuangan tie dye skala besar, kau perlu menyiapkan dana semenjak dini. Namun, jika dana yang kau miliki ketika ini belum mencukupi, jangan cemas.

Kamu bisa mengajukan perlindungan dana tunai, secara online lewat CekAja.com. Di sana, kamu bisa mengajukan derma dana dengan jumlah yang cocok dengan kebutuhanmu.

Selain itu, mengajukan pinjaman dana tunai di CekAja.com pun gampang, cepat dan aman, alasannya adalah CekAja.com telah terdatar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Makara, buat kau yang masih ragu untuk mengawali perjuangan alasannya terhalang modal, tunggu apalagi? Yuk, ajukan pertolongan dana tunai sekarang dan raih puncak bisnis yang cemerlang!