0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Tips Jitu Optimalkan Bisnis Masakan Di Bulan Ramadan

Bisnis masakan masih jadi andalan para pelaku perjuangan tak terkecuali di bulan ramadan. Apalagi di Indonesia yang masyarakatnya lebih banyak didominasi Islam. Peluang ini masih sangat besar bila tidak kau manfaatkan. Tapi untuk meningkatkan pemasaran di bulan ramadhan juga bukan hal yang gampang. Perlu seni manajemen khusus biar bisnis kuliner ini bisa tetap cuan.

Beberapa pelaku perjuangan mungkin masih ada yang menyangka bahwa di bulan ramadan bisnis masakan ini bisa meredup. Ya benar, hal itu mungkin saja bisa terjadi kalau menggunakan seni manajemen penjualan seperti di hari-hari biasa.

Namun kalau kamu bisa mengganti seni manajemen pemasarannya justru bisnis masakan kau bisa berkembanglo.

Ada cara-cara yang perlu kau ketahui semoga bisnis masakan kamu ini bisa menghadirkan cuan yang besar. Penasaran gimana caranya? Simak yuk berikut 5 cara dan penjelasannya di bawah ini.

(Baca  juga: Beberapa Pilihan Kue Lebaran Untuk Dicicipi)

1. Gunakan tema ramadhan

Hal pertama yang perlu kau kerjakan ialah dengan memanfaatkan momen ramadan ini. Mulailah untuk membuat tema ramadan yang mampu diaplikasikan ke dalam bisnis kuliner kau.

Tema itu mampu kamu aplikasikan di segala hal, mulai dekorasi daerah bertemaramadan, kemasan masakan, atau bahkan dengan memasang banner dengan goresan pena ucapan ramadan.

Tema ramadan yang kamu usung ini salah satu seni manajemen penjualan untuk pertanda apresiasi kau kepada calon pelanggan kamu serta untuk menawarkan pelayanan kepada orang-orang muslim yang sedang melakukan puasa.

Hal ini juga untuk menarik perhatian para konsumen untuk tiba dan berbelanja sajian masakan kamu.

2. Luncurkan promo ramadan

Promo bulan ramadan ini penting untuk mempesona banyak pelanggan. Kamu bisa memberikan promo khusus di beberapa sajian makanan.

Atau di ahad pertama puasa kau mampu menunjukkan takjil secara gratis. Dan kau juga bisa menjajal menawarkan promo dengan varian sajian menarik dengan harga yang relatif murah.

Promo ini juga mampu dari masakan pembuka atau minuman. Seperti menunjukkan harga murah untuk minuman seperti jus, boba, es kopi, dan bisa juga kamu memperlihatkan pembelian buy 2 get 1 free atau memasang promo “All You Can Eat.’’ Eits, tapi ingat kalkulasi dan sesuaikan dulu marginnya ya. Jangan sampai rugi.

3. Luncurkan menu spesial ramadan

Momen ramadan ini mampu kau manfaatkan untuk membuat menu spesial di restoran kau.

Menu kuliner spesial ini bisa kau membuatdengan memperlihatkan sentuhan nuansa ramadan mirip menggunakan nama khusus yang identik dengan istilah-ungkapan Islami atau yang kearab-araban. Kamu mampu mulai dari kuliner yang paling sederhana dan yang paling banyak disukai pelanggan.

Misalkan kau bisa mengolah kuliner nasi goreng Istimewa ramadhan dengan memakai nama unik, seperti nasi goreng Gurun, atau ayam goreng Aisyah dan ungkapan-ungkapan lain yang tengah viral.

Penamaan unik itu bertujuan untuk menawarkan rasa ingin tau terhadap calon pelanggan dan jangan lupa sajian masakan Istimewa itu pun harus mengamati cita rasa yang beda dan pastinya harus lezat.

4. Paket buka puasa

Kamu juga bisa menawarkan paket buka puasa, contohnya dengan menambahkan menu makan dengan tajil mirip kolak, atau kudapan manis-kudapan manis anggun dengan harga yang relatif murah.

Dengan menciptakan paket buka puasa ini akan menawan orang yang berpuasa untuk membeli menu kuliner kau. Paket buka puasa ini juga sekaligus untuk melayani orang yang ingin berbuka secara mudah.

Biasanya orang yang hendak berbuka puasa ini perlu masakan pembuka yang manis sebelum mereka menyantap masakan berat mirip nasi dan lauk.

Maka dari itu, bila kamu menyediakan paket buka puasa mirip itu, bisa membuat lebih mudah orang saat terdesak untuk berbuka puasa serta bisa mempercepat transaksi.

(Baca juga: bisnis-kue-khas-lebaran-yang-tak-lekang-waktu/” target=”_blank” rel=”noopener noreferrer”>Bisnis Kue Idulfitri, Bisnis Yang Tak Lekang Waktu?)

5. Tetap buka ketika sahur

Mulailah untuk mulai mengendalikan waktu jam buka dengan mencoba buka dikala jam sahur. Meskipun intensitasnya tak mirip buka puasa, hal ini mampu membantu melayani orang yang kesusahan mencari masakan untuk sahur dan orang yang malas masak di rumah.

Hal ini juga jadi potensi baik bagi kamu, sebab akan jarang sekali warung makan atau kedai makanan yang buka pada jam-jam mirip itu. Jika kamu lebih dulu memberlakukan jam sahur ini, restoran atau warung makan kamu mampu jadi buruan banyak orang lo.

Inilah 5 cara untuk mengembangkan bisnis kuliner kamu di bulan puasa ini. Dalam sebuah bisnis, memang perlu kesungguhan serta penemuan supaya bisa bertahan di segala keadaan.

Selain itu, kau juga jangan lupakan faktor modal. Untuk menyebarkan bisnis, kau bisa memperoleh dana eksternal secara  mudah. Ajukan saja akomodasi Kredit Tanpa Agunan Bank Permata di CekAja.com Selamat menjajal ya gaes!