0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

tips Berilmu Mengatasi Sampah Dengan Menyeleksi Dan Mengolah

Siapa bilang sampah ialah sebuah hal yang tidak memiliki kegunaan. Pasalnya, bila kita arif dalam menangani sampah dengan memilah dan mengolah, sampah mampu berubah menjadi sesuatu yang sangat berguna loh.

Cara Cerdik Menanggulangi Sampah dengan Memilah dan Mengolah

Sampah Plastik Mengancam Dunia

Terlebih, sekarang sampah terutama jenis sampah plastik, masih menjadi permasalahan dunia, yang kalau dibahas, tidak akan ada habisnya. Bahkan, segala macam cara untuk menghemat buatan sampah pun, telah dilaksanakan.

Namun, hal tersebut nyatanya belum mampu menghemat jumlah sampah yang telah tersebar di seluruh dunia. Mengapa? Alasannya yakni, karena masyarakat dunia masih memproduksi sampah.

Sehingga, penyelesaian terbaik untuk menghemat bikinan sampah sebetulnya, ada pada diri kita sendiri. Nah, salah satu solusi sederhana, semoga sampah mampu kembali berguna yakni dengan menangani sampah, dengan menyeleksi dan mengolah.

Beberapa Masyarakat Belum Sadar Terkait Ancaman Besar dari Sampah

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bahwa bila kalian ingin bumi dan lingkungan ini bebas dari sampah, maka hal tersebut harus dimulai dari kesadaran diri sendiri.

Pasalnya, percuma bukan, kalau kita sudah berusaha menanggulangi sampah dengan menyeleksi dan mengolahnya, namun sebagian penduduk lainnya masih membuang sampah asal-asalan, memakai bahan plastik di kehidupan sehari, dan lain-lain.

Hal itu, dikarenakan sebagian masyarakat tersebut belum sadar, akan bahaya besar yang akan melanda bumi kita akibat sampah. Maka dari itu, penting bagi kau untuk mengetahui bagaimana cara menangani sampah dengan memilah dan mengolah berikut ini.

Sebelum menerapkan penanggulangan sampah dengan cara menyeleksi dan mengolah, ada baiknya kalau kamu mengetahui jenis-jenis sampah apalagi dahulu. Terlebih, info terkait jenis sampah ini, mungkin sudah pernah kamu pelajari di bangku sekolah.

(Baca Juga: Biang Kerok Banjir, Ini 5 Negara Penghasil Sampah Plastik Terbanyak di Dunia)

Ada 3 Jenis Sampah yang Wajib Diketahui

  • Sampah Organik

Jenis sampah yang pertama yaitu jenis sampah organik. Sampah jenis ini berisikan materi-materi yang bisa terurai secara alami atau biologis.

Contoh sampah organik: Sisa makanan, daun, buah yang membusuk, dan lain-lain.

  • Sampah Anorganik

Jenis sampah yang berikutnya yaitu sampah anorganik. Di mana sampah jenis ini sukar terurai secara alami, sehingga untuk proses penghancurannya, memerlukan penanganan di kawasan khusus.

Contoh sampah anorganik: Plastik, kaleng, styrofoam, bekas popok bayi, dan lain-lain.

  • Sampah B3

Tidak hanya dua, jenis sampah berikutnya yakni sampah materi berbahaya dan beracun, atau disingkat B3. Sampah jenis ini merupakan limbah yang dihasilkan dari bahan-materi berbahaya dan beracun.

Contoh sampah B3: Limbah rumah sakit, limbah pabrik, dan lain-lain.

Bisa Mulai Memilah Sampah dan Memisahkannya

Nah, sehabis kau tahu jenis-jenis sampah, maka kau sudah mampu mulai menyeleksi sampah. Agar lebih mudah, kamu mampu menawarkan dua tempah sampah, di mana wadah yang satu untuk menampung sampah organik, dan wadah satunya untuk sampah anorganik.

Kamu juga mampu menggunakan wadah yang terpisah, untuk jenis sampah B3. Tidak perlu mencari limbah ke pabrik-pabrik, kamu mampu ambil sampah B3 dari limbah rumah tangga, mirip minyak jelantah, atau bekas sisa sabun mandi.

Semua hal tersebut dilakukan supaya, kau tidak butuhlagi memisahkan di antara keduanya. Selain lebih mudah, memisahkan sampah organik dan anorganik, dikerjakan biar sampah anorganik tidak kotor dan wangi, saat ingin di daur ulang atau dimasak.

Mengolah Sampah Sesuai Jenisnya

Setelah menanggulangi sampah dengan memilah, berikutnya sampah langsung mampu dimasak. Jenis sampah pertama yang akan diolah yaitu jenis sampah organik, di mana sampah jenis ini biasa dimasak sebagai pupuk.

1. Mengolah Sampah Organik

Mengolah Sampah Organik - Cara Cerdik Menanggulangi Sampah dengan Memilah dan Mengolah

Untuk mengolahnya hingga mampu menjadi pupuk, sampah organik bisa dibedakan menjadi dua, ialah sampah organik hijau dan sampah organik hewani.

  • Sampah organik hijau

Merupakan sampah yang berasal dari rumah tangga, contohnya mirip daun, tangkai dari sayuran, nasi, kulit sayuran, buah-buahan, ampas kelapa, sekam padi, dan lain-lain.

  • Sampah organik hewani

Sedangkan sampah organik hewani merupakan sampah yang juga dihasilkan dari rumah tangga, dan mampu dimasak menjadi pupuk. Misalnya seperti tulang ayam, duri ikan, kulit udang, isi perut ayam dan ikan, dan lain-lain.

Cara mengolah sampah organik hingga menjadi pupuk:

Bahan yang disiapkan:

  • Wadah plastik atau mampu memakai bejana, kemudian lubangi.
  • Sabut kelapa, kemudian bungkus dengan kasa nyamuk, ini akan berfungsi sebagai ganjal.
  • 5-6 kilogram kompos yang terbuat dari tanaman.
  • Batang kayu, selaku alat pengaduk

Cara membuatnya:

  • Ambil satu bantalan dan letakan di bab atas ember plastik. Bantalan sabut kelapa ini akan berfungsi sebagai pemanas ketika proses pembuatan kompos.
  • Lalu tuang kompos yang siap pakai.
  • Masukkan sampah organik hijau yang telah diiris kecil ke dalam kardus.
  • Setelah itu, aduk seluruhnya sampai rata.
  • Kamu bisa lakukan langkah secara terus menerus, hingga baskom terisi penuh.
  • Terakhir, tutup baskom menggunakan alas yang satu lagi.
  • Agar proses pembusukan anggun, letakan di daerah yang tidak terkena air dan terik matahari.
  • Buka kardus setiap 3 hari dan aduk isinya.

Lakukan langkah tersebut hingga sampah menjadi hitam dan hancur (prosesnya kurang lebih 1 bulan). Sampah pun akan siap digunakan.

2. Mengolah Sampah Anorganik

Mengolah Sampah Anorganik - Cara Cerdik Menanggulangi Sampah dengan Memilah dan Mengolah

Jika dalam mengolah sampah organik, kamu tidak perlu memiliki kemampuan khusus, tetapi dalam mengolah sampah anorganik, mungkin kau setidaknya mempunyai jiwa yang inovatif.

Ada banyak jenis sampah anorganik, yang bisa dimasak dan menjadi barang yang berfaedah. Mari kita ambil beberapa acuan sampah anorganik dari bekas bungkus pewangi busana, dan botol air mineral.

Mengolah sampah dari bekas bungkus pewangi busana

Sampah bekas kemasan pewangi busana ini yang dibuat dari plastik, yang tergolong berpengaruh. Sehingga cocok untuk didaur ulang menjadi beberapa barang, contohnya mirip hiasan bunga.

Bahan yang diperlukan:

  • Kemasan bekas pewangi pakaian
  • Gunting
  • Lem
  • Lidi kayu

Cara membuat dekorasi bunga dari bungkus bekas pewangi busana:

  • Gunting plastik bekas pewangi pakaian menjadi segiempat, dengan ukuran 15cmx15cm
  • Lipat memanjang sampai berupa zig-zag, atau mampu kau kreasikan sendiri.
  • Setelah itu, lipat menjadi dua bagian, dan lem bab tengahnya.
  • Lalu kau tempelkan, sisi kedua bab sampai membentuk bunga bulat
  • Selanjutnya bisa kau tambahkan lidi kayu selaku tangkainya.

(Baca Juga: 7 Tips Mengurangi Sampah Plastik di Kehidupan Sehari-hari)

Mengolah sampah dari botol bekas air mineral menjadi pot gantung

Bahan yang diharapkan:

  • Siapkan botol bekas air mineral ukuran 1,5 liter
  • Cutter
  • Pilox
  • Tali

Cara menciptakan:

  • Potong botol menjadi dua bab atas dan bawah
  • Ambil bab yang ada tutupnya, atau yang berbentuk corong.
  • Pilox botol dengan memakai warna sesuka kalian.
  • Berikan tali di sisi botol, supaya bisa digantung.
  • Selanjutnya, botol mampu eksklusif diisi tanah dan tumbuhan.
  • Jadilah pot gantung yang lucu.

Nah, itu beliau beberapa berita terkait bagaimana cara menanggulangi sampah dengan menyeleksi dan mengolah, supaya sampah mampu dimanfaatkan kembali. Dengan niat yang bagus, semua hal pasti bisa menjadi laba buat kita.

Seperti salah satunya, dengan berbekal sampah, kamu juga mampu menciptakan bisnis yang menguntungkan loh. Kamu cuma memerlukan materi utama sampah organik atau anorganik, perlengkapan lainnya, bisa kamu beli sebagai modal.

Kamu bisa membuat pupuk atau tas anyaman dari materi plastik, yang tentu saja sungguh berpeluang, untuk dijadikan bisnis rumahan. Untuk duduk perkara modal, nggak perlu cemas, karena sekarang kamu mampu dengan gampang mengajukan santunan dana cuma di CekAja.com!