0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Tanda-Tanda Demam Awal, Perlukah Ke Tempat Tinggal Sakit?

Gejala paling permulaan dari virus corona ditandai dengan demam. Setelah itu gejala yang lain disusul batuk, pilek, sakit kepala sampai sesak nafas. Namun, perlu kamu ketahui demam juga bisa menjadi tanda bahwa kamu terinfeksi penyakit yang lain, seperti tipes dan demam berdarah. Oleh alasannya itu, kalau kamu mengalami demam, maka hal pertama yang kamu kerjakan yakni istirahat terlebih dulu di rumah di hari pertama terkena demam.

Gejala Demam Awal, Perlukah ke Rumah Sakit?

Saat mengalami demam, kamu mungkin akan cemas, terlebih dikala ini pandemi virus corona sedang berlangsung. Sementara tanda-tanda khas yang paling kerap muncul yakni demam, batuk kering dan sesak nafas. Sehingga beberapa orang mungkin akan memikirkan untuk pergi ke rumah sakit supaya menerima tunjangan segera. Namun, apakah kedatangan tanda-tanda demam awal ini mengharuskan kita untuk eksklusif menuju rumah sakit?

Perlu kau ketahui, demam sejatinya bukanlah penyakit yang membahayakan. Demam ialah alarm bagi tubuh, kalau ada sesuatu yang ‘salah’ pada badan. Demam terjadi alasannya adalah kondisi meningkatnya suhu badan hingga lebih dari 38 C. Umumnya, demam ini terjadi alasannya adalah reaksi dari metode imun untuk melawan infeksi virus, bakteri, jamur, atau benalu penyebab penyakit. Beberapa penyakit yang sering menyebabkan reaksi demam ialah flu, radang tenggorokan, dan infeksi terusan kemih, tergolong bisul virus corona yang sedang menjadi pandemi global dikala ini. Saat suhu tubuh meningkat, virus dan basil tidak gampang berkembang. Hal inilah yang menciptakan tubuh jadi demam.

Namun, kamu juga perlu mengetahui, tak cuma penyakit saja yang mampu mengakibatkan demam, karena ada beberapa hal lainnya yang mampu mengakibatkan terjadinya demam,mirip paparan cuaca dan suhu panas yang berlebihan, siklus menstruasi, reaksi setelah santunan imunisasi pada anak, serta imbas samping obat-obat tertentu.

Pada demam yang diakibatkan oleh bengkak virus, akan sembuh dengan sendirinya sebab imun badan akan membentuk kekebalan terhadap virus tersebut. Termasuk virus corona, itulah sebabnya kita diminta untuk berada di dalam rumah selama 14 hari, alasannya dalam waktu 14 hari tersebut badan bisa membuat kekebalan badan dari virus itu.

Mengatasi Demam di Rumah

Tanda dari demam adalah suhu badan yang meningkat sampai 38 derajat celcius dari suhu badan pada umumnya. Suhu badan normal lazimnya antara 36,10C hingga 37,20C. Biasanya demam juga akan diikuti beberapa tanda-tanda yang lain seperti pusing, berkeringat lebih banyak, menggigil, lemas dan nyeri otot, hingga kehilangan nafsu makan. Namun jangan khawatir kalau kamu tidak mengalami demam tinggi.

Apabila kau mengalami demam ringan atau demam sedang, jangan cemas. Kamu tidak mesti segera ke rumah sakit. Kamu mampu melaksanakan perawatan berdikari di rumah selama dua hingga tiga hari. Jika demam tidak membaik juga, kamu bisa mengunjungi rumah sakit atau akomodasi pelayanan kesehatan terdekat dari daerah tinggalmu. Berikut beberapa hal yang mampu kau coba untuk menanggulangi demam di rumah:

1. Banyak Minum

Minum lebih banyak cairan, makan makanan berkuah dan buah-buahan agar demam lekas membaik. Kamu juga bisa makan sup kaldu sapi atau kaldu ayam untuk memperbesar stamina dan melegakan tenggorokan. Dengan banyak minum, tubuhmu akan terhidrasi dengan baik, sebab saat keadaan badan demam, badan akan memerlukan cairan yang lebih banyak dari biasanya.

Agar stamina kembali, kau harus makan protein lebih banyak dan vitamin C. Sup kaldu mengandung protein yang akan menunjukkan nutrisi yang baik untuk tubuh. Sementara vitamin C tidak cuma bisa kamu mampu dari suplemen vitamin C saja, tapi juga buah buahan seperti jeruk, jambu biji merah, dan buah-buahan lainnya yang mengandung banyak air juga sangat baik dikonsumsi saat demam. Selain itu, pastikan kau makan secara terencana dan hindari beberapa makanan berminyak biar tenggorokan tidak mengalami peradangan.

2. Istirahat yang Cukup

Mengatasi demam dengan perawatan sederhana mampu mengembalikan keadaan tubuhmu. Namun, ada beberapa hal yang perlu kau perhatikan, semoga stamina tubuhmu bisa kembali bugar. Satu diantaranya dengan istirahat yang cukup. Dengan demikian, tubuhmu pun jadi lebih singkat pulih. Sebab kelelahan juga mampu menyebabkan demam ringan. Kurangi aktivitas yang berat dan perbanyak istirahat.

Jika kamu menggigil kedinginan, kau bisa menggunakan selimut yang tidak terlampau tebal. Sebab, selimut yang tebal bisa menciptakan demam jadi kian tinggi. Untuk meredakan beberapa gejala yang menyertai demam mirip pusing dan nyeri otot kau bisa minum paracetamol. Obat ini bisa menurunkan demam dan meredakan nyeri serta sakit kepala. Jangan lupa imbangi juga dengan banyak minum air putih semoga demam lekas turun dan stamina pun membaik.

3. Kompres Air Hangat

Mengompres kepala dengan air hangat juga akan lebih cepat menurunkan demam dibandingkan dengan mengompresnya dengan air masbodoh. Selain itu, kamu juga mampu mandi air hangat untuk menciptakan badan jadi lebih rileks dan memperlebar pembuluh darah sehingga pedoman darah lebih tanpa hambatan. Secara bertahap, mandi air hangat ini ialah terapi rumahan yang cukup baik untuk mengatasi demam.

Demam tidak bisa diobati begitu saja, tetapi bisa diselesaikan dengan beberapa treatment. Obat penurun demam juga saat ini mudah di dapatkan di apotik terdekat. Biasanya dokter akan meresepkan parasetamol untuk menurunkan demam. Pada demam ringan, kau tidak perlu pribadi minum obat, alasannya demam juga mampu hilang dan sembuh dengan sendirinya dengan istirahat dan minum atau makan makanan bergizi.

Demikian ialah perawatan demam di rumah yang bisa kamu kerjakan jika mengalami demam sampai 38 derajat Celcius. Namun bila kau mengalami beberapa kondisi tertentu pada demam, segera tiba ke kemudahan pelayanan kesehatan untuk menerima penanganan. Sebab, beberapa anak yang tidak berpengaruh dengan demam bisa mengalami kejang demam dan dehidrasi.Terutama, pada anak usia 6 bulan sampai lima tahun sungguh rentan terkena kejang demam. Nah, semoga tidak terlambat, secepatnya ke rumah sakit kalau mengalami kondisi seperti ini:

1. Demam Tinggi

Datangi fasilitas kesehatan atau rumah sakit apabila mengalami demam tinggi, lebih dari 38,5 derajat Celcius. Sebab demam tinggi umumnya ialah ciri dari seseorang terkena serangan virus maupun kuman. Oleh alasannya itu, senantiasa waspada kalau terkena demam tinggi. Selanjutnya jika sudah mendapatkan penanganan, dokter lalu yang akan memutuskan apakah pasien akan tinggal di rumah sakit atau masih bisa melakukan rawat jalan.

2. Demam Lebih dari Tiga Hari

Jika demam tidak membaik dari tiga hari, segera saja ke tempat tinggal sakit. Sebab nyawa seseorang tidak tahu kapan perginya, seseorang bisa saja sakit menahun yang sudah usang, tetapi tidak ada yang mengenali hal itu.

Dokter akan melakukan serangkaian investigasi untuk mencari penyebab demam supaya mampu mengobati penyakitnya. Dengan demikian , kamu bisa datang ke rumah sakit secepatnya supaya bisa mengetahui apa penyebab dari demam yang terjadi. Setelah itu, kau bsa bernafas dengan lega kalau demam mu hanya disebabkan karena penyakit lainnya, selain corona. Sebab seperti yang sudah kita diskusikan sebelumnya, Demam ini bisa mengakibatkan penyakit jerawat, seperti infeksi virus, bakteri, jamur, benalu.

3. Mengalami Sesak Nafas

Sebaiknya segera tiba ke tempat tinggal sakit kalau kau demam dan diikuti sesak nafas. Pasalnya, ini yaitu gejala yang sungguh khas dari jerawat virus Corona. Pada beberapa masalah yang cukup parah, mampu menjadikan pneumonia dan maut. Sehingga, jangan anggap remeh tanda-tanda demam dan sesak nafas yang mungkin mampu menyerang siapapun.

Apabila kondisimu kian memburuk, maka jangan tunggu lebih lama. Datang segera ke tempat tinggal sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah menerima penanganan dari dokter, berikutnya dokter akan mencari penyebab demam, apakah bisul virus maupun bengkak kuman. Jika terkena bengkak bakteri, kamu akan menerima beberapa obat yang akan menangani jerawat bakteri seperti antibiotik.

(Baca Juga: Tidak Hanya Corona, Waspadai Juga Demam Berdarah)

Demikian ialah beberapa hal terkait penanganan tanda-tanda demam awal yang bisa kau lakukan di rumah. Jangan ragu unk segera datang ke fasilitas kesehatan mirip rumah sakit, jika kau terkena demam tinggi. Untuk mengukur suhu badan, kamu tidak mampu melakukan pengukuran suhu tubuh dengan kira-kira saja. Setidaknya, kau harus mempunyai thermometer supaya tahu berapa suhu badan ketika demam terjadi. Dengan demikian, kamu mampu mengetahui kalau kamu terkena demam tinggi atau demam sedang yang mampu dilakukan perawatan di rumah.

Jika demam terus memburuk dan disertai gejala lainnya mirip sakit di beberapa bab badan tertentu, maka segera saja tiba ke tempat tinggal sakit untuk mendapatkan perawatan. Pada anak-anak, kejang lazimnya juga terjadi saat demam. Apabila anak terkena kejang ketika demam, jangan panik. Tetap hening dan bawa anak pribadi ke tempat tinggal sakit. Hindari memasukkan sendok atau beberapa benda yang lain ke mulut anak. Segera ke rumah sakit jika kejang berjalan lebih dari lima menit dan suhu tubuh lebih dari 40 derajat Celcius.

Gejala demam awal memang belum tentu menjadi sebuah tanda dari penyakit yang sangat serius. Namun, akan lebih baik jikalau kita sudah mulai berjaga-jaga semenjak dini biar tidak mudah panik saat mengalami demam, atau keluarga tersayang terkena demam. Sebab, demam yang naik turun dan berkepanjangan kerap kali merupakan salah satu indikator bahwa badan terkena bisul. Agar lebih akurat, hindari melakukan diagnosis terhadap diri sendiri. Pasalnya, hasil yang lebih akurat terlihat cuma dengan pemeriksaan laboratorium.

Bagi kamu yang beberapa kali tengah mengalami demam, jangan panik dan terburu-buru ke tempat tinggal sakit. Ukur segera berapa suhu tubuh biar mengenali naiknya suhu sebelum datang ke rumah sakit. Lakukan beberapa perawatan di rumah. Namun jikalau demam makin tinggi dan tak kunjung membaik, kau bisa segera datang ke tempat tinggal sakit.

Mengajukan Asuransi

Agar hidup lebih damai tenteram, kau juga mampu mengajukan asuransi kesehatan. Sehingga, dikala jatuh sakit kamu kerugian finansial yang mungkin terjadi bisa mendapatkan ganti rugi dari asuransi kesehatan. Selain itu, kamu juga mampu mengajukan asuransi dengan faedah rawat inap sesuai dengan kebutuhan dan kesanggupan.

Untuk mendapatkan asuransi kesehatan sesuai dengan kebutuhan kamu bisa membandingkan tiap produk asuransi tersebut sebelum membelinya. Pengajuan asuransi kesehatan saat ini juga sungguh mudah, ialah melalui Cekaja.com.