0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Syarat Yang Harus Dipenuhi Untuk Klaim Asuransi Kaca Mobil Pecah

Tak mampu dipungkiri bagi warga yang tinggal di kota besar, mobil menjadi tunggangan andalan untuk menemani kegiatan harian. Transportasi massal yang masih belum optimal dan pembangunan yang belum merata menjadi alasan mengapa jumlah pengendara mobil masih saja naik setiap tahunnya.

Syarat Yang Harus Dipenuhi Untuk Klaim Asuransi Kaca Mobil Pecah

Bagi beberapa golongan mobil memang menjadi pilihan terbaik. Fleksibilitas yang tidak mewajibkan mereka untuk berangkat dalam suatu waktu adalah salah satu yang membuat mobil jadi pilihan utama.

Sayangnya, meski jumlah pemilik kendaraan beroda empat di Indonesia makin meningkat setiap tahun namun hal ini belum diimbangi dengan kesadaran akan pentingnya asuransi kendaraan.

(Baca juga: Asuransi untuk Pensiunan, Lindungi Hari Tua Kamu)

Meski aneka macam perusahaan asuransi mengklaim bahwa mereka mengalami jumlah kenaikan nasabah. Namun sebagian besar bukan berasal dari pembelian individu, melainkan datang dari konsumen dealer kendaraan beroda empat yang membeli kendaraan secara kredit. Ya, setiap pelanggan yang berbelanja mobil kredit secara otomatis bakal mendapatkan asuransi kendaraan hingga kurun pembayaran akhir.

Alasan paling utama mengapa para pemilik mobil enggan berbelanja proteksi untuk kendaraannya adalah sebab harga premi yang dianggap mahal. Padahal rata-rata jumlah premi yang disediakan hanya berkisar antara 2-3% dari harga mobil dengan premi yang dibayar pertahun. Sementara itu penerapan dana hangus juga menjadi alasan lain mengapa pemilik kendaraan menolak asuransi.

Memang umumnya perusahaan asuransi tidak akan mengembalikan premi, kalau dalam kurun kurun pertanggungan tidak ada klaim yang diajukan. Rata-rata pertanggungan asuransi kendaraan yakni 1 tahun.

Dua jenis asuransi kendaraan yang biasa disediakan yakni:

1.All risk

Adalah jenis asuransi yang melindungi kendaraan beroda empat dari risiko tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir atau terperosok, pencurian, perbuatan jahat, kebakaran, serta tanggung jawab hukum pihak ketiga (Third Party Legal Liability).

Namun tidak menanggung hal yang tergolong dalam klausul pengecualian. Pihak asuransi menanggung semua beban kerusakan yang dialami pemegang polis baik untuk kerusakan ringan maupun berat.

2. TLO

Adalah jenis asuransi yang melindungi kendaraan beroda empat dari resiko kerusakan total saja, dengan tingkat kerusakan mencapai 75%. Asuransi TLO memberikan tunjangan dari risiko tabrakan, benturan, terbalik, tergelincir atau terperosok, pencurian, perbuatan jahat, atau kebakaran. TLO tidak melindungi resiko-resiko ringan seperti lecet dan baret.

Karena faedah yang ditawarkan berlawanan, maka premi yang dibebankan juga berlainan. Umumnya jenis all risk memberlakukan tarif premi lebih mahal dibanding TLO. Harga premi all risk biasanya 2% – 3% dari harga kendaraan beroda empat sementara TLO cuma berkisar 0.8% – 1% dari harga mobil.

Asuransi Kaca Mobil Pecah

Kaca kendaraan beroda empat pecah merupakan jenis kerusakan minor yang hanya mampu ditanggung dengan jenis asuransi all risk. Kaca kendaraan beroda empat pecah masuk merupakan salah satu partial loss atau kerusakan sebagian yang bakal ditanggung asuransi.

Syaratnya adalah penyebab kerusakan sesuai dengan kesepakatan yang dibentuk antara pemegang polis dan perusahaan asuransi. Biasanya asuransi beling mobil pecah bisa diklaim asal memenuhi syarat sebagai berikut:

Syarat Klaim Asuransi Kaca Mobil Pecah

  • Bukan Karena Kesengajaan

Kerusakan yang bisa masuk dalam klaim asuransi kaca kendaraan beroda empat pecah ini mesti murni terjadi alasannya kecelakaan, bukan aspek disengaja atau dibuat-buat.

Sebab tidak sedikit pemilik mobil yang menginginkan kaca mobil baru tetapi tidak mempunyai dana cukup, alhasil memanfaatkan klaim asuransi beling kendaraan beroda empat pecah demi menerima beling mobil jenis gres.

Selain itu aspek kesengajaan ini juga mencakup, berkendara di bawah imbas alkohol dan psikotropika. Sengaja memarkir mobil di daerah rawan kejahatan juga bisa menjadi bukti berpengaruh perusahaan asuransi menolak klaim Anda, alasannya adalah pemilik mobil dianggap dengan sengaja menempatkan kendaraan di daerah yang riskan.

Nah dikala pengajuan klaim, nantinya akan ada tim verifikasi yang akan menilai penyebab pasti kerusakan kacak. Kaprikornus, penerima polis tidak bisa berbohong atau merekayasa peristiwa.

  • Bukan Diakibatkan Karena Orang Terdekat

Kerusakan beling kendaraan beroda empat yang diakibatkan alasannya tindakan gegabah dari orang terdekat pemegang polis juga tidak bisa mendapatkan klaim. Ini terdaftar dalam klausul pengecualian di semua perusahaan asuransi.

Jika kebetulan saudara Anda tidak sengaja memecahkan kaca belakang mobil, atau sedang terlibat perkelahian yang berujung pada rusaknya kendaraan beroda empat ini juga tidak mampu ditanggung sebab pelaku masih merupakan saudara bersahabat pemegang polis.

Lain soal jika pelaku adalah orang yang tidak diketahui , maka klaim mampu diajukan sebab termasuk dalam kerusakan balasan perbuatan jahat dan kesengajaan.

  • Bukan Karena Kesalahan Produsen Mobil

Tidak sedikit juga terjadi masalah kaca kendaraan beroda empat pecah padahal tidak dalam keadaan terjebak bencana, huru hara atau kecelakaan. Kaca mobil tiba-tiba rusak bahkan ketika mobil sedang terparkir di depan rumah. Kerusakan seperti ini biasanya masuk dalam klasifikasi kesalahan produksi. Alias kendaraan beroda empat tersebut ialah barang cacat.

Nah kerusakan mirip ini juga bakal ditolak oleh perusahaan asuransi. Karena mereka menilai bahwa pihak dealer atau produsen mobil lah yang harusnya lebih bertanggung jawab dan menawarkan ganti rugi. Biasanya kerusakan pada bagian beling memerlukan survey yang lebih lama dibanding kerusakan pada bab mobil lainnya.

  • Tidak Pernah Mengalami Modifikasi

Kaca mungkin menjadi bab mobil yang jarang dimodifikasi, namun tercatat tak sedikit orang yang mengganti kaca mobil ini contohnya dengan kaca anti peluru atau beling jenis lain.

Namun tidak melaporkan proses modifikasi ini kepada pihak asuransi. Perusahaan asuransi juga tidak akan menanggung kendaraan beroda empat yang telah di adaptasi tanpa pemberitahuan.

Jika Anda ingin tetap menerima sumbangan, bahkan saat kaca kendaraan beroda empat dibuat sedemikian rupa demi selera Anda mampu membeli asuransi suplemen untuk pertolongan kendaraan beroda empat yang sudah dimodifikasi. Tentunya hal ini bakal menyebabkan harga premi melonjak cukup tinggi.

Seringkali juga beling belakang kendaraan beroda empat datang-datang pecah, sebab pemiliknya memasukkan terlalu banyak muatan ke dalam mobil atau menampung sejumlah barang, atau benda berat yang sesungguhnya tidak diperkenankan dimuat ke dalam kendaraan beroda empat langsung.

Kerusakan seperti ini juga tidak bisa diajukan ke proses klaim, sebab dianggap pemilik dengan sengaja menempatkan kendaraan beroda empat dalam resiko kerusakan parah.

  • Harus Asuransi All Risk

Sebelum mengajukan klaim seharusnya Anda pahami dahulu apakah kerusakan yang terjadi pada mobil punya kesempatan untuk bisa dicover atau tidak.

Kerusakan kaca mobil terang tidak masuk dalam cakupan asuransi TLO, karena asuransi ini cuma akan menanggung bila tingkat kerusakan mobil meraih 75%. Hanya asuransi all risk yang hendak memperlihatkan ganti rugi. Jadi cek kembali polis Anda apakah TLO atau all risk.

Pastikan ya polis Anda dalam kondisi aktif atau tidak sedang dalam masa tunggu. Karena polis yang berada dalam kurun tunggu dianggap tidak aktif sehingga tidak bisa mengajukan klaim.

Itulah beberapa syarat yang mesti dipenuhi bila Anda ingin klaim asuransi beling kendaraan beroda empat pecah dapat dicairkan. Intinya, kerjakan segala langkah pengajuan klaim sesuai anjuran perusahaan dan laporkan setiap detail insiden maupun kondisi kendaraan beroda empat yang terjadi. Pihak asuransi akan membantu menyelesaikan permasalahan mobil, selama Anda jujur dan tidak melakukan rekayasa hanya demi menerima ganti rugi.

Cara Klaim Asuransi Kaca Mobil Pecah

1. Segera Hubungi Pihak Asuransi

Ketika Anda mengalami kasus kaca kendaraan beroda empat pecah, hal pertama yang mesti dilaksanakan ialah menghubungi perusahaan asuransi baik lewat sambungan telepon, sms, email maupun datang langsung ke kantor asuransi.

Rata-rata perusahaan asuransi menunjukkan batas waktu pelaporan atau pengajuan klaim hingga 72 jam. Lewat dari batas waktu maka klaim akan ditolak.

2. Foto Bukti Kerusakan

Meski ada tim surveyor yang nantinya akan mengecek penyebab dan tingkat kerusakan beling mobil Anda. Namun menyimpan bukti kerusakan berupa foto tetap harus dijalankan.

Biasanya foto bukti kerusakan juga menjadi salah satu patokan dokumen yang mesti dilampirkan pada ketika pengajuan klaim. Sertakan keterangan pelengkap jikalau Anda memiliki kamera 36 derajat.

Sehingga tim surveyor nantinya bisa mendapat pemanis bukti yang lebih kuat bahwa kerusakan kaca kendaraan beroda empat Anda murni alasannya adalah kecelakaan bukan kesengajaan.

3. Isi Form Pengajuan

Saat mengunjungi kantor asuransi untuk mengajukan klaim Anda juga akan diminta untuk mengisi formulir klaim asuransi, dan menghimpun sejumlah dokumen terkait tolok ukur klaim.

Form berisi tentang kejadian kecelakaan, tulis secara rincian tentang peristiwa yang sebenarnya dan jangan merekayasa apapun alasannya adalah justru bisa berefek klaim Anda ditolak.

Setelah mengisi form asuransi klaim, tim surveyor akan menjinjing mobil Anda ke bengkel rekanan, Anda cuma perlu menanti kabar dari bengkel. Jika kerusakan skala minor lazimnya proses perbaikan cuma memerlukan 2-3 hari kerja. Sementara untuk kerusakan parah balasan kecelakaan misalnya mampu sampai berbulan-bulan. Hal ini juga bergantung pada jenis kendaraan beroda empat Anda.

Kelengkapan Dokumen Klaim Asuransi Mobil

Beberapa dokumen yang harus dibawa saat melaksanakan mekanisme klaim asuransi beling kendaraan beroda empat pecah yakni selaku berikut:

Dokumen kecelakaan

  • Formulir klaim yang telah diisi. Proses klaim baru nantinya akan dilaksanakan oleh perusahaan asuransi
  • Salinan atau fotokopi polis asuransi kendaraan beroda empat selaku bukti bahwa pemegang polis adalah nasabah pada suatu perusahaan asuransi. Dokumen ini juga menjadi bukti bahwa pemegang polis senantiasa membayar preminya.
  • Salinan atau fotokopi SIM.
  • Salinan atau fotokopi STNK.
  • Surat keterangan dari kepolisian lokal. Dokumen ini akan menjadi materi pendapatperusahaan asuransi untuk memberikan ganti rugi atau tidak.

Kini, beberapa perusahaan asuransi juga sudah menawarkan pelayanan pengajuan klaim secara online. Makara, Anda tak perlu mengunjungi kantor asuransi untuk melalui semua proses klaim.

Hanya perlu mengunduh beberapa dokumen penting di website resmi perusahaan asuransi dan tunggulah hingga surveyor tiba. Namun tetap, langkah pertama yang harus dilakukan yaitu menghubungi call center, maksudnya agar mobil Anda lekas diderek ke bengkel terdekat.

Itulah beberapa langkah yang harus ditempuh jika Anda mengalami pecah kaca kendaraan beroda empat. Jangan cemas alasannya adalah kaca kendaraan beroda empat pecah, selama polis masih aktif dan pilihan proteksi yang dibeli tepat Anda akan menerima pengganti yang seimbang.

Pastikan cuma membeli asuransi pada perusahaan terpercaya dan terbukti sehat. Sebab tidak sedikit perusahaan asuransi dengan pengelolaan keuangan yang buruk, sampai kerap menolak klaim yang diajukan para akseptor.

Cek riwayat perusahaan pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lihat review para pengguna. Jangan ragu berbelanja asuransi terbaik pada perusahaan terbaik alasannya mereka akan menawarkan Anda tunjangan optimal untuk kendaraan kesayangan seperti di Cekaja.com, anda dapat menentukan asuransi sesuai keperluan anda.