0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Sistem Skor Kredit Di Aneka Macam Negara

Skor kredit sangat penting bagi masyarakat untuk mengakses kredit dari perbankan. Pasalnya, sebelum mendapatkan pengajuan kredit Anda, lazimnya perbankan akan mengecek apalagi dulu skor kredit Anda.

Sistem Skor Kredit KTA tanpa kartu kredit - CekAja.com

Skor kredit didapat dari riwayat finansial Anda utamanya kredit. Jika Anda tanpa hambatan dan tidak terlambat mengeluarkan uang kredit Anda, maka skor kredit Anda akan tinggi. Sebaliknya, kalau pembayaran kredit Anda macet, maka Anda akan mendapat skor kredit yang rendah dan jadinya perbankan akan menolak pengajuan kredit Anda berikutnya.

Di Indonesia sendiri, riwayat kredit nasabah diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), sedangkan untuk skor kredit di Indonesia ditawarkan oleh Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan atau agen kredit swasta dan yang lainnya. Nah, bagaimana dengan di negara lain? Simak pemaparannya!

(Baca juga: [c88-article id=”128809″ title=”Ini Hal yang Bisa Buat Skor Kredit Anda Bagus Untuk Pinjam Dana” text=”Ini Hal yang Bisa Buat Skor Kredit Anda Bagus Untuk Pinjam Dana”])

1. India

Negara Bollywood India punya tata cara tersendiri untuk pengunaan skor kredit. Skor kredit di India digunakan untuk menolong UMKM biar bankable atau menyanggupi persyaratan bank. Bahkan pemerintah sendiri meminta terhadap lembaga skor kredit mengenakan biaya rendah kepada UMKM.

Dengan cara itu, UMKM di India yang tadinya belum tersentuh layanan kredit bank bisa mempergunakan forum credit scoring untuk mengembangkan iman bank.

2. China

Sistem skor kredit di China sungguh berlawanan dengan negara lain di manapun. China menerapkan skor bukan cuma terhadap riwayat kredit, tetapi juga kepada kehidupan sosial.

Sistem tersebut dinamakan Sistem Kredit Sosial Cina yang dinilai dari kelayakan menerima kredit, kelayakan menerima subsidi, jalan masuk pada pengadaan publik, serta kelayakan mendapatkan investasi.

(Baca juga: [c88-article id=”128735″ title=”Pinjaman Ditolak? Yuk Perbaiki Skor Kredit Anda” text=”Pinjaman Ditolak? Yuk Perbaiki Skor Kredit Anda”])

Artinya, semua riwayat mulai dari riwayat kriminal, pekerjaan, laporan keuangan pajak, simpanan, dan riwayat digital di internet direkam oleh pemerintah.

Jika salah satu riwayat tersebut jelek, maka akan menghipnotis skor kredit sosial seseorang sehingga nantinya akan sulit mengakses perbankan. Meski begitu, sistem ini gres akan dipraktekkan pada tahun 2020.

3. Amerika Serikat

Penggunaan skor kredit di Amerika Serikat nyaris sama dengan di Indonesia yakni untuk memilih patut atau tidaknya seseorang menerima kredit dari perbankan. Akan tetapi, pengelolaan skor kredit tidak dikoordinir oleh pemerintah, melainkan oleh perusahaan swasta. Perusahaan swasta yang paling banyak dipakai ialah FICO Score.

(Baca juga: [c88-article id=”128809″ title=”Ini Hal yang Bisa Buat Skor Kredit Anda Bagus Untuk Pinjam Dana” text=”Ini Hal yang Bisa Buat Skor Kredit Anda Bagus Untuk Pinjam Dana”])

Skor FICO dimulai dari 350–850, yang mana lazimnya skor di atas 700 dianggap memiliki kelayakan kredit yang baik, dan skor di bawah 650 dianggap tidak cukup pantas untuk mendapatkan kredit.

Besaran skor FICO didapat dari riwayat pembayaran kredit (bank, kartu kredit, dan lain-lain), jumlah kepemilikan rekening dan nilainya, catatan pribadi (pailit, permintaan aturan, pajak, dan lain-lain), dan beberapa aspek yang lain.

Tidak cuma dipakai untuk penilaian kredit, tetapi skor FICO juga dipakai untuk perekrutan dan peningkatan jabatan pegawai serta usulanpemilik apartemen dalam memilih penyewa huniannya.

(Baca juga: [c88-article id=”128645″ title=”Kelak Anda Bisa Memantau Skor Kredit Lewat Fintech, Cek di Sini!” text=”Kelak Anda Bisa Memantau Skor Kredit Lewat Fintech, Cek di Sini!”])

4. Kanada

Skor kredit di Kanada ditentukan oleh standar akun Amerika Utara. Negara bagian Amerika Serikat ini menyebut skor kredit dari R yang mana nilainya antara R0 hingga R9.

Namun, tata cara nilai skor kredit tersebut berbeda dengan skor kredit kebanyakan. Karena, nilai yang terendahlah yang menggambarkan seseorang melaksanakan pembayaran tepat waktu. Sementara, untuk nilai yang paling tinggi yaitu R9 menggambarkan keadaan seseorang yang mengalami utang macet.

Itulah beberapa penggunaan skor kredit di berbagai negara selain Indonesia. Nah, jikalau Anda merasa skor kredit Anda sudah tinggi dan baik, maka tak perlu ragu untuk mengajukan kredit lagi.

(Baca juga: [c88-article id=”128347″ title=”INTERVIEW: Mengenal Skor Kredit dan Manfaatnya Bagi Nasabah” text=”INTERVIEW: Mengenal Skor Kredit dan Manfaatnya Bagi Nasabah”])

Apalagi, kini mengajukan kredit sangat gampang, mampu mengajukan kredit secara online contohnya melalui CekAja.com. E-commerce finansial nomor satu di Indonesia ini menyediakan berbagai kredit. Nah tunggu apalagi, yuk ajukan kredit di CekAja.com!