0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Senang Naik Transportasi Umum? Penting 3 Jenis Asuransi Yang Wajib Dimiliki

Bagi penduduk yang tinggal di perkotaan transportasi umum yakni keperluan. Moda angkutanpublik memperlihatkan kelebihan yang sulit ditemui jika menggunakan kendaraan langsung, yakni kecepatan dan bebas macet. Ya, angkutan biasa mirip kereta listrik, Transjakarta dan MRT menunjukkan keunggulan perjalanan yang lebih singkat dan bebas macet sebab ada lajur khusus yang disiapkan.

Senang Naik Transportasi Umum?Ini 3 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki

Namun meski punya kelebihan dari segi kecepatan, transportasi umum bukan tanpa cela. Sebab banyak kejahatan muncul di dalam kendaraan umum mulai dari pencurian, pencopetan hingga pelecehan. Terlebih kalau kondisi kendaraan penuh sesak, resiko kejahatan bisa semakin besar dan bukan tidak mungkin juga membahayakan nyawa kita.

(Baca juga: Jangan Khawatir, Ini Asuransi PHK dan Asuransi Kredit PHK)

Sebab tidak sedikit ternyata transportasi umum yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas, Transjakarta mungkin yang paling banyak alasannya adalah kerap terjebak dalam kecelakaan. Meski memakai transportasi publik nyatanya resiko celaka tetap ada, sebab itu kita membutuhkan derma suplemen berbentukasuransi.

3 Jenis Asuransi yang Wajib Dimiliki Pelanggan Transportasi Publik

Karena bahaya kecelakaan dan tindakan kejahatan membayangi setiap pengguna transportasi lazim, maka sumbangan dari asuransi akan sangat menolong. Berikut yaitu 3 jenis asuransi yang wajib dimiliki bila sering bepergian dengan transportasi biasa :

1. Asuransi Jiwa

Salah satu dari 3 jenis asuransi yang wajib dimiliki yaitu Asuransi Jiwa. Sebenarnya asuransi jiwa bukan cuma mesti dimiliki oleh pengguna transportasi lazim namun juga lebih banyak didominasi penduduk kebanyakan.

Sebab manfaat yang diberikan begitu lengkap mulai dari manfaat perlindungan dari resiko akhir kecelakaan, penyakit kritis bahkan meninggal dunia. Manfaat lain yang menyertai umumnya berbentukperawatan rawat inap, rawat jalan dan juga pembedahan.

Kaprikornus, dikala kebetulan Anda sedang berada di dalam transportasi biasa dan mengalami kecelakaan, seluruh ongkos perawatan sampai sembuh akan ditanggung oleh asuransi.

Selain itu ada bentuk uang pertanggungan atau duit tunjangan yang diberikan perusahaan asuransi dikala pemegang polis dinyatakan meninggal dunia.

Besar duit pertanggungan ini beragam mulai dari Rp 100 Juta-1 Miliar. Jumlahnya akan berlainan setiap pemegang polis tergantung jumlah premi yang disepakati dan lamanya pembayaran premi. Semakin lama pembayaran premi maka semakin besar duit pertanggungan yang mampu didapat.

Uang pertanggungan ini hanya dapat diajukan oleh hebat waris, sementara untuk tujuan penggunaanya pemegang polis bisa melakukan akad dengan pihak asuransi. Namun rata-rata pemilik asuransi bakal meminta duit pertanggungan penuh diberikan sebagai warisan untuk hebat waris mereka yaitu keluarga.

Premi asuransi jiwa biasanya dibayar bulanan, dengan beberapa macam pilihan yaitu:

  • Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi jiwa berjangka ini memberi pemberian terhadap tertanggung dalam rentang waktu tertentu saja. Biasanya jangka waktu yang disediakan mulai dari 5, 10, atau 20 tahun.

Premi asuransi ini cenderung ringan, dan cocok bagi Anda yang membutuhkan pemberian jangka panjang. Anda mampu mendapatkan premi besar bila perjanjian asuransi terus diperpanjang, bahkan angka duit pertanggungannya bisa mencapai miliaran rupiah.

Namun disisi lain asuransi jiwa berjangka juga menyisihkan sejumlah masalah yaitu tertanggung rawan kehilangan premi jika tidak melanjutkan persetujuan asuransi. Sebab bila dalam jangka waktu pertanggungan tidak ada klaim yang diajukan maka seluruh cicilan premi yang telah dibayar akan menjadi milik perusahaan asuransi.

  • Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Asuransi jiwa jenis seumur hidup ini memperlihatkan perlindungan seumur hidup untuk tertanggung. Namun rata-rata perusahaan asuransi memutuskan batas-batas usia pertanggungan cuma 100 tahun.

Salah satu keunggulan dari asuransi jiwa seumur hidup ini yaitu tidak ada bagan duit hangus, ketika perjanjian rampung duit pertanggungan akan diberikan utuh. Karena itulah biasanya premi untuk jenis asuransi ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan asuransi jiwa berjangka.

  • Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)

Jenis asuransi yang satu ini menawarkan dua faedah, adalah selaku asuransi jiwa berjangka sekaligus simpanan. Pemegang polis dapat memperoleh nilai tunai dari premi asuransi ialah berupa uang pertanggungan.

Namun tetap mampu menarik polis asuransi dalam waktu tertentu sebelum masa perjanjian berakhir. Asuransi jenis ini lebih cocok bagi Anda yang sulit menabung dana darurat, karena fungsinya mampu diubah menjadi dana darurat. Namun manfaat ini mesti Anda ganti dengan premi mahal.

  • Asuransi Jiwa Unit Link

Ini ialah jenis asuransi yang menunjukkan produk pemberian diri sekaligus investasi yang prospektif keuntungan di era depan. Makara sebagai pemegang polis Anda tidak hanya mendapatkan uang pertanggungan saja.

Namun juga imbal hasil dari sejumlah investasi yang dikontrol oleh unit link. Namun seringnya alasannya setengah dana dikontrol untuk investasi maka uang pertanggungan yang diterima kecil, tidak sesuai dengan ekspektasi.

Setiap perusahaan asuransi memiliki lebih dari satu produk asuransi jiwa yang mampu Anda sesuaikan dengan keperluan.

2. Asuransi Kecelakaan Diri

Menurut halaman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asuransi Kecelakaan Diri yakni asuransi yang menjamin tertanggung akhir dari sebuah kecelakaan (akibat dari luar) yang menimpa dirinya selama 24 jam dalam masa pertanggungan tertentu, contohnya selama satu tahun atau selama satu perjalanan.

Dianggap sebagai kecelakaan yakni:

  • Keracunan karena terhirup gas atau uap yang beracun Perbuatan jahat orang lain
  • Penjangkitan dengan zat-zat yang mengandung hama penyakit
  • Mati lemas atau terbenam
  • Pengasingan di tempat sunyi sebab bencana dari luar
  • Terjadinya sengal pinggang (lumbago) atau radang kandung urat (tendovaginitis crepitans) Â

Sementara untuk resiko yang dijamin oleh asuransi kecelakaan diri tidak terbatas pada kecelakaan lalu lintas saja, tetapi meliputi juga:

  • Risiko maut ataupun cacat tetap yang disebabkan kecelakaan, termasuk keracunan alasannya menghirup gas atau uap beracun, terkena virus atau bakteri penyakit, dan mati lemas atau tenggelam.
  • Risiko maut maupun cacat tetap yang disebabkan masuknya virus atau bakteri penyakit ke dalam luka tertanggung dan komplikasi atau bertambah parahnya penyakit yang diakibatkan kecelakaan yang dijamin polis.

Risiko yang tidak dijamin

  • Bertindak sebagai pengemudi sepeda motor
  • Turut serta dalam lalu lintas udara, kecuali jikalau dia menjadi penumpang yang syah
  • Bertinju, bergulat, turut serta dalam jiu-jitsu, judo, rugby, main hoki di atas es, bersky, rafting, mendaki gunung diatas 2.500 m, mengejar-ngejar hewan besar, atau kalau Tertanggung pergi berlayar seorang diri atau jikalau beliau berlatih untuk atau turut serta dalam balapan kecepatan / ketangkasan perlombaan
  • Dengan sengaja melaksanakan kejahatan atau turut serta dalam kejahatan
  • Menjalankan tugasnya dalam ketentaraan / militer
  • Kecelakaan yang disebabkan atau menjadi mungkin alasannya tertanggung mengalami penyakit
  • Penyakit gula, peredaran darah yang kurang baik, pembuluh mekar, mata satu buta jikalau mata lainnya tertimpa kecelakaan
  • Ketentuan lain
  • Usia Tertanggung maksimum 55 tahun dan minimum 16 tahun
  • Apabila Tertanggung memiliki hobby pada kelas tertinggi maka harus dimasukkan dalam kelas tertinggi

Beberapa perusahaan asuransi juga memberikan asuransi kecelakaan diri yang melindungi seluruh anggota keluarga. Sehingga dikala terlibat kecelakaan yang mengikutsertakan keluarga mereka tidak akan terlantar, alasannya telah ada asuransi kecelakaan diri yang siap mengawasi kesehatan mereka hingga kembali sehat.

Meski derma yang diberikan sangat komplit, namuan rata-rata asuransi kecelakaan diri ini dibanderol dengan premi amat terjangkau. Asuransi kecelakaan diri dari AXA berdikari misalnya, jumlah premi minimum yang mampu dibeli adalah Rp 12 Ribu/tahun.

Kurang dari Rp 100 Ribu Anda sudah bisa melindungi keluarga dari resiko kecelakaan yang mungkin saja menimpa saat sedang berada di kendaraan umum.

3. Asuransi Perjalanan

Asuransi yang lebih sering disebut travel insurance ini yakni asuransi yang memperlihatkan pinjaman kepada resiko finansial dan kehilangan yang mungkin menimpa pemegang polis selama melaksanakan perjalanan baik didalam negeri maupun di luar negeri.

Sejumlah manfaat yang disediakan suatu asuransi perjalanan biasanya meliputi:

  • Menanggung ongkos perawatan medis

Asuransi akan menanggung biaya perawatan medis para tertanggung selama mereka melaksanakan perjalanan di negara tujuan. Travel insurance akan menanggung ongkos perawatan medis akhir kecelakaan, terserang penyakit, atau mesti melaksanakan konsultasi dengan dokter.

  • Kompensasi keterlambatan atau abolisi perjalanan

Keterlambatan sampai penghapusan keberangkatan sering terjadi, utamanya dikala keadaan cuaca sedang buruk. Asuransi perjalanan dapat meminimalisir kerugian Anda atas batalnya penerbangan dengan menawarkan kompensasi atau ganti rugi berbentukpenginapan atau penjadwalan keberangkatan ulang.

  • Santunan atas maut

Manfaat ini ditujukan bagi keluarga tertanggung. Asuransi akan memperlihatkan bantuan jikalau pemegang polis meninggal dunia selama perjalanan.

(Baca juga: Asuransi Pensiun atau Asuransi Jiwa, Mana yang Terbaik untuk Hari Tua?)

Asuransi berupa Uang Pertanggungan akan diserahkan terhadap hebat waris yang berhak mendapatkan pemberian atau tunjangan kematian. Santunan ini diperlukan dapat meminimalkan beban finansial keluarga yang lewati. Besar pemberian berbeda-beda sesuai dengan pilihan premi jenis yang diambil.

  • Kerusakan bagasi dan kehilangan barang langsung

Perusahaan asuransi bakal menanggung kerusakan terkait kasus bagasi, sehingga Anda tak perlu cemas kehilangan isi didalamnya yang penting. Selain itu kehilangan dokumen penting mirip paspor dan identitas diri lain juga menjadi tanggung jawab pihak asuransi

  • Perlindungan rumah yang ditinggalkan

Bentuk santunan juga diberikan untuk harta benda atau properti yang Anda lewati selama perjalanan. Kebakaran, petaka dan perampokan menjadi salah satu tanggungan perusahaan asuransi.

  • Biaya pemulangan mayat

Kematian mampu tiba kapan saja, termasuk dikala sedang berlibur. Kehadiran asuransi akan membantu pemegang polis melaksanakan pemulangan mayat ketika tidak ada sobat maupun kerabat yang mendampingi dikala kala perjalanan.

  • Biaya kunjungan keluarga

Pihak asuransi akan menanggung ongkos perjalanan keluarga tertanggung jikalau terpaksa mesti mengawalpemagang polis menjalani perawatan di rumah sakit.

Asuransi perjalanan terdapat dua jenis ialah konvensional dan syariah. Perbedaan paling menonjol dari keduanya hanyalah tujuan perjalanan saja.

Asuransi syariah khusus ditujukan bagi pemegang polis yang sedang melaksanakan rekreasi religi seperti haji dan umrah dengan tujuan negara tertentu. Sementara bentuk pertolongan yang diberikan tetap sama cuma saja jumlah preminya yang berlawanan.

Premi lazimnya dibayar sekaligus untuk kala bantuan selama 90 hari. Namun ada pula perusahaan asuransi yang memberlakukan premi harian. Makara kalikan saja jumlah premi dengan jumlah hari selama perjalanan, itulah besar premi yang harus dibayar ke pihak asuransi.

Asuransi perjalanan ini wajib dimiliki untuk Anda yang mempunyai pekerjaan dengan mobilitas perjalanan ke luar negeri yang padat. Lindungi setiap langkah melalui asuransi supaya hati tenang dan tenteram.

Itulah 3 jenis asuransi yang wajib dimiliki oleh Anda yang sering bepergian dengan transportasi lazim. Memilih asuransi bisa dikatakan sukar-susah mudah, ketika ini ada banyak opsi asuransi dan kebutuhan finansial yang lain, yang mampu anda pilih dan eksklusif daftar dengan proses yang cepat dan aman ialah di Cekaja.com. Soal keamanannya tak perlu diragukan, karena Cekaja.com sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).