0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Segudang Faedah Anak Belajar Di Rumah Yang Perlu Diketahui

Mewabahnya virus Covid-19 membuat pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan Study from Home bagi seluruh pelajar. Tidak hanya berguna untuk melindungi para pelajar dari infeksi virus Covid-19 saja, tetapi kebijakan tersebut nyatanya juga memperlihatkan segudang manfaat. Lantas, apa saja faedah anak belajar di rumah?

manfaat anak belajar dari rumah

Manfaat Anak Belajar di Rumah

Sebagai bagian dari physical distancing, study from home atau yang dikenal dengan mencar ilmu dari rumah nyatanya memperlihatkan segudang faedah.

Pasalnya, melalui kebijakan ini, orang tua akan membimbing proses mencar ilmu anak secara eksklusif dan mengetahui perkembangannya.

Namun tidak hanya itu, sebab masih banyak lagi faedah anak belajar di rumah yang mampu kamu rasakan.

Untuk itu, di bawah ini adalah tujuh faedah anak mencar ilmu di rumah yang sudah CekAja.com rangkum khusus untuk kamu. Simak tolong-menolong, yuk!

1. Anak Lebih Mudah Menangkap Materi

Manfaat anak berguru di rumah yang pertama adalah bahan pelajaran mampu lebih mudah ditangkap oleh anak. Pasalnya, anak-anak mampu menyimpan dan mempelajari kembali materi pelajaran yang diberikan oleh guru.

Hal tersebut tentu sangat membantu bawah umur yang tingkat pemahamannya rendah. Sebab, mereka dapat memutarnya sebanyak apapun yang diharapkan, hingga mereka paham dengan bahan tersebut.

Hal-hal semacam itu tidak akan ditemukan apabila anak-anak belajar di kelas mirip biasa. Karena dikala di kelas, guru hanya menawarkan satu kali penjelasan terkait sebuah bahan.

Sehingga, untuk pelajar yang tingkat pemahamannya rendah tentu akan tertinggal dengan pelajar yang tingkat pemahamannya tinggi.

(Baca Juga: 8 Strategi Belajar Efektif yang Menyenangkan)

2. Anak Dapat Bersikap Fleksibel

Manfaat anak mencar ilmu di rumah yang kedua ialah belum dewasa dapat bersikap fleksibel. Seperti misalnya bawah umur dapat menyesuaikan diri dari yang sebelumnya terbiasa belajar didampingi guru, kini bawah umur mesti sudah biasa berguru sendiri.

Mungkin di permulaan bawah umur akan merasa susah mengikuti keadaan, namun seiring berjalannya waktu bawah umur mampu mengikuti proses berguru tersebut.

Atau bahkan, bawah umur justru akan keluar dari zona nyamannya dan mendapatkan zona nyamannya yang gres dalam belajar.

Di mana, belum dewasa ternyata mampu lebih berfokus dan tenteram kalau belajar di tempat yang sepi dan damai. Dengan begitu, anak-anak dapat lebih gampang mendapatkan dan memahami sebuah pelajaran.

3. Efisiensi Proses Belajar

Manfaat anak belajar di rumah yang ketiga adalah proses belajar anak akan lebih efisien. Hal tersebut ditunjukkan dari anak yang tidak perlu repot-repot memakai seragam, tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk angkutandan lain sebagainya.

Selain itu, bawah umur juga tidak perlu sibuk-sibuk berbelanja buku pelajaran dan sebagainya. Sebab, proses berguru mengajar dikerjakan secara online dan memakai gadget. Dengan begitu, kamu juga mampu meminimalkan ongkos untuk berbelanja buku pelajaran.

Anak-anak cukup menghimpun niat mencar ilmu dan membuka gadget kesayangannya. Setelah itu, anak-anak hanya perlu mendengarkan dan mengerti materi yang diterangkan oleh guru. Terlebih, kini bawah umur juga mampu belajar melalui siaran televisi TVRI.

Pasalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga sudah bekerja sama dengan stasiun TV tersebut, untuk mampu menyuguhkan acara pendidikan di jam-jam tertentu. Hal tersebut tentu bertujuan untuk mendorong proses mencar ilmu mengajar selama di rumah.

4. Bebas Menentukan Sistem Belajar

Bebas memilih metode berguru menjadi salah satu manfaat anak belajar di rumah. Pasalnya, belum dewasa dapat berguru sesuai dengan sistemnya masing-masing.

Apabila anak mu mempunyai tipe mencar ilmu sambil mendengarkan musik, maka mereka bisa melakukan hal tersebut di rumah.

Sebab, hal semacam itu tidak mampu anak peroleh di sekolah, alasannya adalah sebagian besar siswa lebih tenteram berguru dalam keadaan yang tenang.

Dengan diterapkannya belajar di rumah, maka siswa dapat menciptakan metode belajarnya sendiri-sendiri.

Mulai dari mencar ilmu dalam keadaan yang hening, ramai hingga berguru sambil menyimak musik sekalipun.

Melalui sistem-tata cara tersebut, kemungkinan besar bawah umur mampu lebih gampang dalam menangkap dan memahami materi pelajaran.

5. Melatih Rasa Percaya Diri

Manfaat anak belajar di rumah yang kelima ialah anak mampu melatih kepercayaan diri. Mungkin saat di kelas, bawah umur merasa aib dan takut untuk memberikan ide atau pun bertanya.

Namun dengan belajar di rumah, anak-anak dapat melatih rasa percaya dirinya bertahap. Kamu bisa mengarahkan belum dewasa untuk memulainya dari diskusi online. Sebab, lewat diskusi online, kamu tidak butuhbertatap muka dengan anggota diskusi lainnya.

Pasalnya, salah satu faktor yang mengakibatkan bawah umur aib untuk memberikan usulan atau bertanya ialah karena merasa diperhatikan oleh siswa lainnya.

6. Bebas Menentukan Jadwal Belajar

Manfaat anak berguru di rumah selanjutnya ialah anak mampu bebas menentukan acara mencar ilmu yang mereka kehendaki. Anak-anak tidak perlu lagi bangkit pagi untuk berkemas-kemas berguru, mirip yang umumnya dikerjakan di sekolah.

Apabila anak terbiasa berguru malam hari, maka mereka mampu melakukannya di malam hari. Begitu pula dengan anak yang terbiasa mencar ilmu di siang atau pagi hari, mereka bisa melakukannya sesuai dengan mood dan keinginannya.

Namun perlu ditekankan, bahwa keleluasaan menentukan agenda berguru jangan sampai menciptakan mereka menjadi eksklusif yang teledor dan malas berguru.

Hal semacam itu lazimnya terjadi pada belum dewasa yang kurang pengawasan dari orang bau tanah, sehingga mereka bisa bebas melaksanakan apa yang mereka kehendaki.

7. Meningkatkan Kehangatan Keluarga

Manfaat anak berguru di rumah yang terakhir yakni mampu mengembangkan kehangatan keluarga. Hal tersebut dikarenakan kamu tidak butuhberangkat pagi pulang sore untuk berangkat sekolah.

Tidak hanya itu, kamu mungkin saja pulang malam karena mesti mengikuti bimbel terlebih dahulu sepulang sekolah.

Bayangkan, sudah banyak sekali bukan waktu yang kau habiskan tanpa keluarga? Kamu hanya berjumpa keluarga sepulang sekolah dan setiap weekend dan hari libur saja.

Dengan berguru di rumah, kamu bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga dan kehangatan keluarga mu makin bertambah. Hubungan antara kamu dan anggota keluarga lainnya akan lebih erat dan serasi.

Cara Orang Tua Agar Anak Disiplin Belajar

Nah, sebelumnya kau sudah mengenali faedah anak berguru di rumah. Namun, semua faedah tersebut juga perlu diimbangi dengan tugas orang bau tanah untuk membuat anak biar tetap disiplin mencar ilmu meski di rumah.

Oleh alasannya itu, di bawah ini ada beberapa cara yang mampu dilakukan orang tua untuk menjaga kedisiplinan anak saat mencar ilmu. Beberapa cara tersebut di antaranya, yaitu:

Menjelaskan Situasi yang Sedang Terjadi

Cara pertama yang mampu orang renta lakukan, biar anak tetap disiplin mencar ilmu yakni dengan menerangkan suasana yang sedang terjadi.

Kamu mampu menerangkan bila dikala ini sedang ada wabah virus Corona, maka dari itu siapa saja diharuskan beraktivitas di rumah, tergolong pelajar yang juga mesti berguru di rumah.

Dengan penjelasan tersebut, belum dewasa dibutuhkan dapat memahami maksud dan tujuan dari mencar ilmu di rumah untuk ketika ini.

Sehingga, belum dewasa tetap bisa disiplin berguru dan tidak teledor dengan tanggung jawabnya selaku pelajar.

(Baca Juga: Tips Efektif Belajar Untuk SBMPTN)

Membuat Jadwal Belajar yang Teratur

Cara kedua yang bisa kamu kerjakan selaku orang tua ialah membuat jadwal berguru untuk bawah umur. Sebab dengan begitu, belum dewasa mampu mencar ilmu dengan teratur sesuai dengan acara yang telah dibuat sebelumnya.

Kamu bisa membuat agenda mengikuti agenda sekolah mirip biasa, atau pun memodifikasinya sesuai dengan mood dan kebiasaan berdiri tidur belum dewasa.

Agar situasi berguru berlangsung kondusif, kamu bisa menerangkan kepada anak bila kau selaku orang renta akan tetap mengawasi proses belajar.

Rutin Berkonsultasi dengan Guru

Rutin berkonsultasi dengan guru juga menjadi salah satu cara yang mampu kau kerjakan. Sebab, dengan melaksanakan konsultasi, kamu bisa mengenali mata pelajaran apa saja yang hendak dipelajari hari ini serta tugas-tugas yang harus anak lakukan.

Selain itu, alangkah lebih baik jika kau juga menunjukkan gosip kepada guru terkait pertumbuhan berguru anak selama di rumah.

Hal tersebut sungguh berguna bagi guru untuk materi koreksi tata cara belajar, serta mencari cara alternatif untuk metode pembelajarannya selanjutnya.

Membuat Suasana Belajar yang Nyaman dan Menyenangkan

Cara keempat yang mampu kamu kerjakan untuk mempertahankan disiplin belajar anak ialah dengan membuat situasi belajar yang tenteram dan mengasyikkan. Cara ini mampu kau lakukan semoga anak tidak cepat bosan dengan situasi belajar yang itu-itu saja.

Seperti misalnya, kamu mampu sekali-sekali mengajak anak untuk mencar ilmu di pekarangan rumah atau pun ruang keluarga. Kamu bisa mempersiapkan bantal beserta kuliner dan minuman ringan selaku kudapan anak ketika mencar ilmu.

Selain itu, kamu juga bisa mengajak anak untuk menonton film berbahasa Inggris. Hal tersebut tidak hanya menyenangkan, namun juga membantu anak dalam mencar ilmu bahasa inggris.

Sebab, lewat film bahasa Inggris, anak mampu memperbesar kosakata dan mengasah kesanggupan listening-nya.

Mengajak dan Membantu Anak Belajar

Cara kelima yang mampu kau kerjakan selaku orang renta yakni dengan mengajak dan membantu anak belajar. Cara yang perlu kau kerjakan sungguh mudah, ialah kamu cuma perlu mendampingi anak ketika berguru.

Dengan begitu, ketika anak merasa kesusahan dan memerlukan derma, kamu ada disampingnya. Kamu mampu semampu mu menerangkan bahan yang anak tidak memahami.

Apabila kamu sendiri merasa kesusahan dan tidak bisa menjelaskannya kepada anak, kamu bisa mencari acuan lain melalui internet.

Jika cara tersebut juga tidak mampu menyelesaikan permasalahan mu, maka jangan sungkan untuk mengajukan pertanyaan kepada gurunya terkait bahan pelajaran tersebut.

Setelah mendapatkan balasan dari problem tersebut, kamu bisa menjelaskannya kembali secara perlahan.

Kamu juga bisa menawarkan motivasi terhadap anak. Seperti contohnya, setiap masalah niscaya ada solusinya. Kamu mampu memberikan contoh mirip problem bahan yang tidak dimengerti sebelumnya.

Dengan begitu, anak tetap semangat berguru dan tidak mudah menyerah karena sesuatu hal yang tidak dia mengetahui.

Mengontrol Emosi agar Tetap Tenang

Cara terakhir yang bisa orang renta lakukan untuk mempertahankan disiplin mencar ilmu anak adalah semoga tetap damai dan tidak tidak terbawa emosi. Pasalnya, selama berguru di rumah anak mungkin saja ketika-waktu merasa jenuh berguru dan tak ingin melakukannya.

Hal tersebut pasti menguji kesabaran dan memicu amarah mu. Namun, kau harus bisa mengontrol emosi dan tidak menunjukkannya kepada anak.

Sebab, hal itu akan akan menghancurkan mood mencar ilmu dan semakin tidak ingin belajar untuk kedepannya.

Nah, tujuh manfaat anak belajar di rumah beserta cara yang perlu dilaksanakan orang bau tanah biar anak disiplin berguru sudah dikenali di atas. Beberapa cara tersebut bisa kamu jadikan tumpuan dan menerapkannya di rumah.

Selain itu, untuk mendukung proses berguru anak, kau juga bisa mengikuti acara mencar ilmu online yang disediakan oleh beberapa perusahaan edutech seperti Ruang Guru dan Zenius.

Namun, untuk bisa menerima jalan masuk dan fitur yang lengkap, kau perlu berlangganan terlebih dulu.

Tentu ada sejumlah ongkos yang perlu kamu bayarkan. Tetapi jangan cemas, sebab kau mampu membayarnya menggunakan kartu kredit. Apabila kau belum mempunyai kartu kredit tenang saja.

Kini kau mampu mengajukannya dengan gampang dan proses yang cepat hanya di CekAja.com. Makara, tunggu apalagi? Yuk, usikan kini!