0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Rip, Penting 6 Tokoh Sepak Bola Yang Dikalahkan Corona

Pandemi Corona atau Covid-19 telah menyerang lebih dari 100 negara. Virus yang pertama kali timbul di benua Asia tepatnya di kota Wuhan, China tersebut sudah menginfeksi jutaan orang hampir di seluruh penjuru bumi. Selain di Asia, virus Corona juga menjangkiti banyak orang di Eropa, Amerika, bahkan hingga Afrika.

6 Tokoh Sepakbola yang Dikalahkan Corona

Data per 6 April 2020 dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa ada sekitar 1.210.956 masalah konkret Corona yang terjadi secara global.

Dari jumlah tersebut, sekitar 67.594 orang sudah menjadi korban meninggal akibat serangan virus Corona.

Jumlah orang yang terinfeksi Corona pun terus meningkat setiap harinya. Pun halnya dengan jumlah yang meninggal.

Penyebaran virus Corona yang begitu cepat ditambah belum adanya vaksin atau obat untuk mengobatinya menjadi penyebab banyaknya korban yang terinfeksi dan meninggal.

Virus Corona atau Covid-19 tidak memilih korban untuk diinfeksi.

Siapa saja mampu menjadi korban dari virus ini, tidak acuh sakit atau sehat, renta atau muda, dan kaya atau miskin.

Semuanya punya kemungkinan yang sama untuk terinfeksi virus Corona ini.

Virus Corona bahkan menginfeksi banyak atlet baik dari cabang olahraga sepak bola, basket, dan yang lain.

Beberapa tokoh sepak bola dunia pun ada yang tutup usia sehabis nyata terinfeksi virus Corona.

Berikut ini beberapa tokoh sepak bola dunia yang menjadi korban virus Corona atau Covid-19.

1. Pape Diouf

Pape Diouf merupakan mantan presiden klub papan atas Liga Perancis Olympique Marseille.

Pape Diouf meninggal pada 31 Maret 2020 pada usia 68 tahun sesudah berjuang melawan virus Corona yang menyerang tubuhnya.

Diouf meninggal sesudah menerima perawatan di sebuah rumah sakit di tanah kelahirannya, Senegal.

Dalam akun Twitternya pada 31 Maret 2020, pihak Olympique Marseille mengucapkan belasungkawa mendalam atas meninggalnya sang mantan presiden balasan virus Covid-19.

Pihak klub juga memberikan terima kasih atas jasanya selama menjadi presiden tim yang bermarkas di Stade de Velodrome tersebut.

Sebelum menjadi presiden Olympique Marseille, Diouf merupakan mantan jurnalis dan juga distributor beberapa pemain top Eropa mirip Marcel Desailly, William Gallas, Samir Nasri, sampai Didier Drogba.

Diouf menjadi presiden klub sepak bola asal Afrika pertama di 5 liga besar Eropa. Diouf menjabat presiden Olympique Marseille selama 5 tahun sejak 2005 hingga 2009.

2. Lorenzo Sanz

Tokoh sepak bola selanjutnya yang meninggal akhir terinfeksi virus Corona yaitu Lorenzo Sanz. Sanz merupakan mantan presiden tim papan atas Spanyol Real Madrid.

Sanz mengemban jabatan tersebut pada 1995 hingga 2000.

Sanz mengembuskan napas terakhirnya pada 21 Maret silam setelah dirawat berhari-hari di rumah sakit.

Sanz didiagnosis terinfeksi virus Corona karena menderita demam tinggi. Semasa hidupnya, Sanz dianggap sebagai orang yang mampu mengganti sejarah Real Madrid di Eropa.

Semasa memimpin Real Madrid, Sanz tercatat pernah mengembalikan kejayaan Real Madrid di persaingan Eropa.

Pada 1998, Sanz menjinjing Real Madrid menjuarai Liga Champions setelah berpuasa gelar tersebut selama 32 tahun.

Sanz juga menjadi sosok penting yang membawa Predrag Mijatovic, striker haus gol dari Yugoslavia yang menjadi pencetak gol penentu kemenangan Real Madrid atas Juventus di selesai Liga Champions 1998.

Atas jasa-jasanya tersebut banyak Madridista yang tentunya akan kehilangan dan merindukan sosok Lorenzo Sanz.

(Baca juga: 5 Liga Sepakbola Eropa Rugi Rp72,7 Triliun Akibat Corona!)

3. Benito Joanet

Benito Joanet ialah mantan kiper asal Spanyol yang pernah memperkuat beberapa tim La Liga mirip Espanyol, Real Zaragoza, dan Deportivo La Coruna pada medio 1950-an sampai 1970-an.

Setelah pensiun, Joanet banting setir menjadi pelatih untuk beberapa tim di Spanyol. Adapun klub-klub yang pernah dilatih Joanet di antaranya adalah Hercules, Cadiz, Mallorca, Tenerife, Espanyol, Salamanca, dan Las Palmas.

Joanet meninggal dalam usia 84 tahun pada 22 Maret 2020 sesudah terinfeksi virus Covid-19.

4. Elham Sheikhi

Elham Sheikhi ialah pemain timnas futsal wanita Iran yang meninggal sehabis terinfeksi virus Corona pada final Februari lalu.

Elham Sheikhi meninggal dalam usia muda yakni 22 tahun dan tengah berada dalam puncak kariernya selaku pemain futsal perempuan di Iran.

Menurut keterangan Iran News Wire, Elham Sheikhi merupakan salah satu penduduk di Provinsi Qom yang ialah pusat penyebaran virus Corona di Iran.

Meninggalnya Elham Sheikhi membuat Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC kemudian membatalkan semua pertarungan klub sepak bola yang melibatkan 4 tim dari Iran.

5. Andrea Micheli

Tokoh sepak bola dunia berikutnya yang tutup usia sesudah terinfeksi virus Corona yaitu Andrea Micheli.

Micheli merupakan mantan presiden klub Serie C Italia Pergolettese. Micheli meninggal pada usia relatif muda, ialah 37 tahun.

Semasa hidupnya, Micheli turut berjasa bagi kelancaran Pergolettese.

Micheli berhasil membawa Pergolettese kembali tampil di ajang sepak bola profesional Italia sehabis menjuarai Serie D pada 2013 silam.

(Baca juga: Efisiensi Klub Sepak Bola Eropa, Sunat Gaji Pemain Sampai PHK)

6. Francisco Garcia

Francisco Garcia merupakan pelatih tim muda Atletico Portada Alta di Malaga, Spanyol. Garcia tutup usia balasan virus Covid-19 pada 15 Maret 2020.

Dilansir dari New York Post, pelatih berusia 21 tahun tersebut sempat mengeluhkan sesak napas.

Dia lantas menerima perawatan di Rumah Sakit Regional Malaga dan sesudah diperiksa, dirinya divonis konkret mengidap virus Corona.

Namun, Garcia tidak hanya menderita pneumonia akhir virus Covid-19 melainkan juga mengidap kanker darah atau leukimia.

Garcia pun mengaku baru tahu kalau dirinya mengidap leukimia sesudah pergi ke rumah sakit untuk tes Covid-19.

Penyakit itu lah yang lalu menciptakan bisul virus Covid-19 yang menyerang Garcia makin parah dan menjadikannya meninggal.

Untuk memberi santunan tambahan dalam situasi pandemi Corona mirip kini ini, tidak ada salahnya membeli asuransi kesehatan yang meng-cover risiko penyakit tersebut.

Pilih, ejekan dan miliki asuransi kesehatan terbaik untuk kamu dan keluarga tersayang lewat CekAja.com.

Atau jikalau kau sudah dalam keadaan memerlukan pinjaman duit cepat untuk pengobatan anggota keluarga, ajukan santunan online yang resmi dan sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ya.

Salah satu perusahaan tunjangan online yang aman dipakai adalah UangTeman.

Dapatkan bantuan tunai dari UangTeman secara cepat lewat CekAja.com.