0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Remdesivir Obat Resmi Corona Yang Dipakai Amerika Serikat

Disetujui BPOM Amerika Serikat, Remdesivir ialah obat corona, yang resmi dipakai AS, untuk tangani Covid-19 yang masih melanda negaranya. Setidaknya, para peneliti dari seluruh dunia berlomba-lomba, mencari obat atau vaksin untuk Covid-19, dan kabar baik datang dari sebuah perusahaan biofarma Gilead di AS, untuk penemuan Remdesivir obat resmi corona.

Remdesivir Obat Resmi Corona yang Digunakan Amerika Serikat

Adapun total kasus terinfeksi virus corona di seluruh dunia, sudah mencapai 7,98 juta (update, 15/6/2020). Sungguh jumlah yang sungguh banyak, sehingga penelusuran obat masih terus dikerjakan, meski Remdesivir obat resmi corona sudah mulai didistribusikan ke sejumlah negara mirip ke AS, dan kabarnya Jepang juga mulai ikut gunakan.

Remdesivir Obat Resmi Corona, Awalnya untuk Mengobati Ebola

Tidak secara kebetulan diciptakan, dilansir dari Kompas.com, Remdesivir awalnya dikembangkan oleh Gilead Sciences, perusahaan besar farmasi di AS. Bukan untuk corona, Remdesivir ketika itu dikembangkan untuk mengobati pasien Ebola.

Hingga pada hasilnya, wabah Covid-19 timbul dan mengancam nyawa jutaan orang, sehingga Remdesivir pun diuji coba untuk mengobati pasien Covid-19. Bagaimana akhirnya? Pasien yang diobati dengan Remdesivir kabarnya membaik.

Dengan adanya uji coba tersebut, balasannya Gilead Sciences pun menyepakati dan mendukung Kementrian Kesehatan China, untuk melakukan uji klinis kepada obat resmi corona ini.

(Baca Juga: Pilihan Asuransi Terbaik dikala New Normal)

Remdesivir Dikombinasi dengan NHC

Kombinasi Remdesivir dan NHC juga dilaksanakan, alasannya adalah penambahan senyawa NHC disebut mampu melawan virus corona. Selain itu senyawa NHC juga dimengerti mampu menghalangi replikasi virus, dengan mengusik kemampuan mereka dalam melaksanakan mutasi genetik.

Namun, di segi lain, Remdesivir dan NCH, dianggap akan lebih efektif juga diterapkan eksklusif pada pasien virus corona. Pasalnya, obat ini mampu dinilai selaku tindakan terapi ganda untuk menghalangi sekaligus mengobati penyakit.

Remdesivir Ditujukan untuk Mengobati Pasien Corona Gejala Parah

Pasien corona dengan tanda-tanda yang parah di sini didefinisikan sebagai pasien yang memiliki kadar oksigen darah rendah, membutuhkan terapi oksigen, hingga memakai ventilator.

Menurut kepala yang menciptakan Remdesivir ini juga, menyampaikan bahwa obat resmi corona ini ditujukan untuk meminimalkan waktu pemulihan pada pasien Covid-19.

Dilansir dari Cnnindonesia.com, CEO Gilead Sciences, yaitu Daniel O’Day, mengatakan bahwa perusahaan sudah mendonasikan seluruh pasokan obat yang ada – 1,5 juta botol. Di mana pasokan Remdesivir obat resmi corona tersebut cukup untuk mengobati 100.000 hingga 200.000 pasien.

Mulai Didistribusikan Secara Luas di AS

Dilansir dari dunia.tempo.co Remdesivir obat resmi corona, sudah mulai didistribusikan secara luas di Amerika Serikat. Departemen Kesehatan dan Pelayanan Masyarakat Amerika (HHS), juga pertanda bahwa sekiranya ada 600.000 vial Remdesivir, yang sudah siap didistribusikan.

Namun, HHS menyertakan bahwa 600.000 vial tersebut, tidak didistribusikan secara serempak, namun secara bertahap, yaitu sekitar 100.000 vial per pekan.

Gilead Sciences, Siapkan Stok Khusus untuk Pasien Corona di Luar AS

Kurang lebih ada 900.000 vial Remdesivir, sudah disiapkan, dan didistribusikan ke aneka macam negara dalam waktu akrab.

Untuk pembagian lokasinya, Departemen Kesehatan di tiap negara bab lah, yang akan memilih rumah sakit mana yang diprioritaskan untuk menerima Remdesivir, serta jumlah kebutuhannya.

4 Obat Corona yang Dikembangkan di Dunia Selain Remdesivir

  • Hydroxychloroquine

Dikembangkan oleh: Negara bab New York dan lainnya

Pengembangan: Sedang dilakukan aneka macam uji klinis

Obat corona yang sedang dikembangkan selain Remdesivir ini yakni Hydroxychloroquine. Obat Hydroxychloroquine dikenal selaku obat malaria berumur beberapa dekade, yang digembar-gemborkan oleh Presiden AS Donald Trump sebagai “game-changer”, di mana obat ini mempunyai memiliki peluang dalam memberantas COVID-19.

Meski belum terbukti mampu menangi Covid-19, obat ini nyatanya gres berkerja dalam mengobati Lupus dan rheumatoid arthritis. Namun, sejumlah studi yang diterbitkan di Perancis dan China, wacana penggunaan obat ini, sudah meningkatkan impian bahwa obat tersebut dapat menolong melawan virus.

Namun, di sisi lain hydroxychloroquine, yang dibuat dengan nama merek Plaquenil oleh produsen obat Prancis Sanofi, dapat mempunyai imbas samping, berupa kekurangan otot dan aritmia jantung.

  • Favipiravir

Dikembangkan oleh: Zhejiang Hisun Farmasi

Pengembangan: Uji coba tahap tengah

Obat corona yang juga sedang dalam tahan pengembangan ini ialah Favipiravir. Di mana obat ini ialah obat anti-flu, yang dijual oleh Fujifilm Holding dengan nama Avigan.

Sedang diuji di China oleh para peneliti, obat ini diperlukan mampu gunakan dalam memerangi virus corona. Namun, sebagian besar data praklinis favipiravir berasal dari acara influenza dan Ebola. Meski begitu, menurut peneliti Jepang, obat tersebut juga memberikan aktivitas luas terhadap virus RNA yang lain.

  • Kevzara

Dikembangkan oleh: Regeneron dan Sanofi

Pengembangan: Uji klinis

Pada bulan Maret, Regeneron dan Sanofi mengawali uji klinis obat rheumatoid arthritis Kevzara pada pasien COVID-19. Hasilnya, obat ini mampu menghambat jalur yang berkontribusi, pada peradangan paru-paru pada pasien COVID-19.

(Baca Juga: Batas Usia Maksimum Mengajukan Asuransi, Jangan Takut Terlambat!)

  • Baricitinib

Dikembangkan oleh: Eli Lilly

Pengembangan: Uji klinis

Sudah masuk dalam tahap uji klinis, Eli Lilly, dalam kemitraan dengan Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, sedang melihat apakah obat rheumatoid arthritis baricitinib, efektif dalam melawan virus corona.

Pasalnya, perusahaan tersebut mempunyai teori bahwa, imbas anti-inflamasi baricitinib dapat mengekang reaksi tubuh kepada virus.

Bagaimana dengan info di atas? Semoga penemuan Remdesivir obat resmi corona ini, bisa menjadi kabar baik untuk seluruh pasien Covid-19 yang ada di dunia ya. Meski belum didistribusikan ke Indonesia, kita harus tetap semangat untuk memerangi wabah ini, agar cepat usai dan kembali wajar .

Dengan tetap menjaga kesehatan, kebersihan, jaga jarak, dan bersungguh-sungguh basuh tangan, membuat kita satu langkah lebih sehat dan virus corona sukar untuk menjangkit. Tidak lupa juga untuk melindungi diri dan kondisi finasial mu dengan asuransi kesehatan.

Dengan asuransi kesehatan, kau mampu merasa terlindungi dari aneka macam risiko penyakit, termasuk virus corona. Jadi siapkan mulai sekarang, terlebih dikala kehidupan sudah mulai memasuki Era The New Normal.

Yuk, olok-olokan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, cuma di situs CekAja.com!