0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Peroleh Modal Dari Kredivo Untuk Bisnis Parcel Idul Fitri Kau!

Kena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) bukan selesai dari semuanya. Wajar jikalau merasa gagal atau kecewa, tetapi jangan hingga putus asa ya. Masih banyak potensi untuk tetap menghasilkan pundi-pundi uang, apalagi dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat di bulan bulan ampunan. Nah, bisnis parcel lebaran mampu menjadi pilihan yang sempurna!

Bisnis Parcel dengan Kredivo

Menaksir Peluang Bisnis Parcel Idulfitri

Tahun ini, kemungkinan besar aktivitas silaturahmi ditiadakan alasannya masih mesti menerapkan social distancing. Belum lagi adanya larangan pulang kampung ke kampung halaman. Parcel mampu menjad alternatif untuk diantarkan kepada kerabat dan keluarga, biar silaturahmi tetap berlangsung meskipun dari jarak jauh.

Meskipun sering dikatakan usaha musiman, bantu-membantu bisnis parcel juga mampu terus dilanjutkan alasannya adalah ada momen-momen tertentu dimana banyak orang juga memerlukan bingkisan ini. Di antaranya parcel natal dan tahun baru, akad nikah atau hari raya imlek.

Perhitungan Modal dan Omzet Bisnis Parcel

Sekarang, coba hitung perkiraan modal dan omzet bisnis parcel ini, yuk! Katakalah untuk 50 buah parcel. Hitung setiap hal yang diharapkan untuk menyusun bingkisan ini. Mulai dari keranjang, plastik, dekorasi, sampai isi parcelnya.

Perlengkapan

  • Keranjang: Rp1,5 juta
  • Plastik: Rp500 ribu
  • Kartu dan pita : Rp850 ribu

Isi Parcel

  • Aneka kue kering 50 buah: Rp 3 juta
  • Aneka minuman 50 buah: Rp 1,5 juta
  • Aneka buah-buahan segar: Rp 2 juta
  • Aneka kuliner kaleng 50 buah: Rp 2,5 juta
  • Biaya gak terduga sebesar Rp 3 juta (termasuk biaya sewa tempat jikalau diharapkan).

Isi parcel berlainan-beda tergantung temanya. Sebagai pola, di sini CekAja mengambil aneka kudapan manis kering, minuman kaleng, dan cemilan sebab mengusung momen Idul Fitri. Dengan begitu, total modal yang diperlukan untuk 50 parcel ialah Rp 15 juta.

Asumsikan sehari terjual lima sampai tujuh parcel dengan harga Rp200 ribu per parcel. Maka omzet yang didapat sekitar Rp1 juta sampai Rp 1,4 juta per hari. Dalam sebulan, bahkan kau bisa menghasilkan uang hingga Rp42 juta. Estimasi ini belum mengkalkulasikan lonjakan pesanan yang umumnya terjadi pada beberapa hari jelang idul fitri. Biasanya lonjakan pesanan bisa meraih dua kali lipat.

(Baca Juga: bisnis-saat-gagal-mudik-agar-tetap-ada-pemasukan/” target=”_blank” rel=”noopener noreferrer”>Ini 5 Tips Bisnis Agar Tetap Ada Pemasukan)

5 Tips Sukses Berbisnis Parcel

Semakin tertarik untuk menjajal bisnis parcel lebaran? Di samping mempersiapkan modalnya, ada beberapa beberapa tips yang perlu diterapkan biar kau bisa sukses membuka usaha parcel ini. Melansir berbagai sumber, berikut di antaranya:

1. Beri ciri khas brand

Sebelum mulai berbisnis, tanyakan pada dirimu apa yang membedakan parcelmu dengan perjuangan parcel lain. Carilah pembeda yang bisa menjadi nilai tambah, sehingga produkmu mampu bersaing di pasaran. Misalnya, kamu bisa mengemas parcel dengan tema rustic atau mengubah keranjang dengan boks lucu yang bisa dipakai kembali.

2. Latih skill mengkreasikan parcel

Sebelum menggeluti ke bisnis parcel ini, sediakan waktu khusus buat berlatih mengemas. Selain isi, tampilan ialah hal utama yang memilih pemasaran parcel. Variasikan bentuk dan hiasan biar lebih unik dan menarik dari pedagang parcel yang lain. Kamu mampu mencar ilmu secara belajar sendiri lewat Internet atau mengikuti kursus. Rajin-tekun juga melihat tren supaya parcelmu kian unggul.

3. Cari supplier terjangkau

Demi menerima keuntungan yang besar, modal pun mesti ditekan seminimal mungkin dalam bisnis parcel ini. Oleh alasannya adalah itu, carilah supplier yang menunjukkan harga ekonomis tetapi tetap berkualitas. Jika kau belum punya cukup modal, bisa terselesaikan dengan mencari supplier yang membolehkan tata cara pembayaran secara sedikit demi sedikit.

4. Tentukan pelanggan sesuai bujet

Saat ini ada banyak kombinasi parcel, mulai dari masakan hingga barang elektronik. Isi parcel tentu menentukan harga dan target pembeli. Oleh karena itu fokuslah pada target konsumen tertentu sebelum memilih isi parcel yang dijual. Misalnya, bila modal yang dimiliki hanya seadanya, sasarlah konsumen menengah ke bawah dengan berfokus pada bisnis parcel kuliner.

5. Pasarkan parcel secara sempurna

Sebagai permulaan, kau mampu memasarkan parsel ke lingkungan terdekatmu seperti tetangga, sahabat kantor, dan kenalan lainnya apalagi dulu. Cara ini juga mampu menciptakan bisnismu dikenal dari ekspresi ke mulut. Jika tidak memiliki lapak, media umum atau marketplace bisa menjadi sarana yang tepat untuk memasarkannya dengan jangkauan lebih luas.

(Baca Juga: bisnis-kue-nastar-pakai-modal-dari-bank-permata-yuk/” target=”_blank” rel=”noopener noreferrer”>Bisnis Kue Nastar Pakai Modal Dari Bank Permata)

Mulai Bisnis Parcel dengan Pinjaman Online dari Kredivo

Bingung tak punya modal untuk mengawali bisnis parcel lebaran? Pinjaman Kredivo mampu memberimu penyelesaian lewat fasilitas bantuan online. Bukan kaleng-kaleng ya, perusahan peer to peer lending ini sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

Tanpa patokan yang merepotkan, kamu tinggal mengajukannya dengan batas dana optimal Rp30 juta. Asyiknya lagi, tenor alias jangka waktu cicilan bisa ditentukan sendiri sesuai dengan keinginanmu, paling usang 12 bulan.

Banner Kredivo

Lupakan pahitnya kena PHK. Move on! Segera wujudkan bisnis parcel ini mumpung kesempatan emas ada di depan mata. Momennya sempurna, perlindungan dana Kredivo sebagai modal pun mampu langsung kau ajukan lewat CekAja.com.