0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Perbedaan Panu, Kudis, Dan Kurap, Beserta Pengobatannya!

Terlihat sama, perbedaan panu, kudis, dan kurap, sebaiknya wajib dikenali, agar kamu bisa menentukan pengobatannya, sesuai dengan penyakitnya.

Penyakit kulit ini bisa dialami oleh siapa pun, mulai dari anak kecil sampai orang dewasa. Panu, umumnya juga terdapat di permukaan kulit wajah sampai bahu.

Agar lebih terperinci, terkait perbedaan panu, kudis, dan kurap, yuk langsung saja penjelasan dari masing-masing penyakit kulit berikut ini.

Perbedaan Panu, Kudis, dan Kurap

1. Panu

Panu sendiri ialah suatu problem kulit, yang memang lazimmuncul pada orang-orang yang tinggal di daerah beriklim tropis.

Panu atau lazimdisebut tinea versicolor atau pityriasis dalam bahasa medis, bantu-membantu tidak berbahaya dan tidak menular, terlebih lewat udara.

Penyebab

Jika dilihat perbedaan panu, kudis, dan kurap, panu sendiri disebabkan oleh jamur bernama Malassezia globosa.

Jamur panu ini, sangat cepat dalam berkembang biak dan merambat ke permukaan kulit.

(Baca Juga: Jenis-jenis Alergi pada Kulit Beserta Gejala)

Apalagi kalau cuaca panas atau lembab, sering berkeringat, kulit lekas berminyak, kesehatan kulit tidak tersadar, hingga kekebalan badan yang lemah.

Ciri-ciri dan Gejala Panu

  • Jamur panu terlihat mirip bercak berwarna putih, atau warna yang lebih terang atau gelap, dari warna kulit sekitarnya.
  • Biasa muncul di area kulit manapun, tetapi lebih sering di bahu dan wajah.
  • Teksturnya kering, bersisik, mirip kulit kering halus yang mengelupas, bahkan terkadang menyebabkan ruam merah.
  • Biasanya mulai menghilang ketika musim hujan tiba.

Pengobatan

Karena panu disebabkan oleh jamur, maka pengobatannya bisa dengan dioleskan salep anti-jamur, di antaranya mirip:

  • Clotrimazole
  • Miconazole
  • Ketokonazole
  • Econazole
  • Butenafine

Harga salep anti jamur di atas, sangat terjangkau, dan mampu dengan muda didapatkan di apotek bahkan di minimarket.

Namun, kamu perlu memerlukan beberapa ahad, hingga jamur panu menghilang dan warna kulit kembali seperti semula.

2. Kudis

Setelah panu, mari kita membahas perbedaan panu, kudis, dan kurap yang selanjutnya, yakni persoalan kulit berjulukan kudis.

Jelas berbeda dengan panu, kudis ialah dilema kulit yang disebabkan oleh tungau, bukanlah jamur.

Jika panu tidak menular, kudis justru merupakan penyakit kulit yang mampu menular, contohnya mirip melalui sentuhan.

Penyebab

Seperti yang telah dibahas, kudis bukan disebabkan oleh jamur, melainkan disebabkan tungau.

Nama tungau penyebab penyakit kudis yaitu mikroskopik Sarcoptes Scabiei.

Dilansir dari laman parenting.orami.co.id, tungau kudis tidak cuma hidup di permukaan kulit saja.

Karena seperti yang dijelaskan oleh dr. Cynthia Cobb, Dnp, APRN, sesudah tungau berkembang biak di permukaan kulit, dia akan melubangi kulit, lalu bersarang dan bertelur di dalam kulit.

Ciri-ciri dan Gejala Kudis

Di sini, juga kamu mampu melihat apa perbedaan panu, kudis dan kurap, yang mampu dilihat dari ciri-ciri dan gejalanya. Berikut ciri-ciri dan tanda-tanda kudis:

  • Gatal yang amat mahir, terlebih saat malam hari
  • Muncul ruam dan bintik-bintik merah, mirip bisul
  • Ruam yang timbul juga diikuti dengan lepuhan kecil dan bersisik
  • Bisa dialami oleh belum dewasa sampai orang remaja
  • Biasa muncul di area ketiak, sekitar payudara, siku, sela-sela jari, pinggang, sekitar kelamin, telapak kaki, hingga lutut.
  • Jika kudis terjadi pada bayi, umumnya timbul di area leher, paras , kepala, tangan, dan telapak kaki.

Pengobatan

Bukan pakai salep anti jamur, dan ini juga mampu menjadi suatu perbedaan panu, kudis, dan kurap. Penyakit kudis mampu dibasmi dengan obat oles, yang bisa membunuh tungau beserta telurnya, ialah sebagai berikut:

  • Permethrin
  • Salep Lindane
  • Salep Sulfur
  • Krim Crotamiton
  • Salep Antibiotik mirip Mupirocin
  • Salep Kortikosteroid

3. Kurap

Perbedaan panu, kudis, dan kurap yang bisa dikenali selanjutnya, adalah mari kupas gosip dari sisi penyakit kurap.

Sama mirip panu, kurap juga disebabkan oleh jamur, tetapi jamur kurap bisa menular, sehingga lebih berbahaya dari panu.

Kurap atau bisa juga disebut kadas, bisa menular, lewat sentuhan kulit secara langsung, maupun dari menyebarkan barang dengan orang atau binatang, yang telah terinfeksi jamur kurap.

Penyebab

Berbeda jenis jamur dengan panu, jamur penyebab kurap memiliki tiga jenis, ialah Trichophyton, microsporum, dan epidermophyton.

Biasanya, kurap mampu dialami oleh orang-orang yang tinggal di kawasan tropis. Infeksi kurap juga mampu terjadi saat, sering berenang di kolam lazim, menggunakan barang bersamaan, tidak menggunakan alat kaki, hingga memiliki penyakit diabetes.

Bahkan, jamur tersebut bisa hidup dalam waktu yang usang, selaku spora di tanah. Sehingga, proses penularan kurap tidak cuma manusia dengan insan atau binatang saja, tapi juga mampu dari tanah.

Begini prosesnya:

  • Manusia ke manusia: Melalui sentuhan
  • Hewan ke manusia: Kontak langsung dengan binatang yang terinfeksi
  • Benda ke insan: Benda yang telah disentuh oleh manusia atau binatang yang terinfeksi
  • Tanah ke manusia: Ketika kulit menjamah tanah yang terdapat jamur dari binatang maupun insan yang terinfeksi

Ciri-ciri dan Gejala Kurap

  • Ruam kemerahan yang membentuk mirip cincin dan menonjol
  • Gatal pada ruam
  • Rasa gatal sampai panas seperti terbakar, jika kurap berada di sela jari kaki
  • Kurap bisa menjadikan area di kepala botak dan bersisik
  • Bisa mengakibatkan pembengkakan, di area kepala
  • Jika menyerang kuku, kuku akan menebal, menghitam, dan kulit menjadi terangkat

Pengobatan

Meski berbeda jenis jamur dengan panu, obat yang bisa dipakai kurap juga sama dengan salep anti jamur untuk panu, mirip:

  • Miconazole
  • Ketokonazole
  • Clotrimazole
  • Terbinafine

Nah, itu dia info terkait perbedaan panu, kudis, dan kurap, yang wajib diketahui, alasannya adalah setiap dilema kulit ini, berbeda tanda-tanda dan pengobatannya.

(Baca Juga: 6 Obat Alami untuk Cacar Air yang Ampuh!)

Pasalnya, bila salah menawarkan obat, problem kulit tersebut, besar kemungkinan tidak akan besar lengan berkuasa, hingga bisa menjadi lebih parah.

Nah, sesudah tahu perbedaan panu, kudis, dan kurap seperti apa, ada baiknya kau mengenali cara pencegahan, dilema kulit ini datang.

Cara Pencegahan Panu, Kudis, dan Kurap

  • Menjaga kebersihan badan dengan mandi sekurang-kurangnya2x sehari
  • Tidak menggunakan barang secara serentak, seperti menggunakan handuk, baju, sisir, sikat gigi, dan lainnya secara bersama-sama
  • Jaga kelembaban badan
  • Rutin memeriksakan kesehatan hewan peliharaan
  • Jaga kebersihan lingkungan

Dengan mencegah, masalah kulit tersebut tidak akan menjangkit kamu. Pasalnya, jika sudah terserang, kamu mesti berhati-hati alasannya mampu saja menularkan ke orang lain.

Jika makin parah, problem kulit tersebut juga mampu menjadi persoalan yang mampu membahayakan kesehatan badan lainnya.

Biaya pengobatannya juga tentunya akan lebih besar, apalagi bila mesti ke dokter seorang ahli kulit, alasannya adalah ke dokter biasa sudah tidak bisa.

Maka dari itu, jaga kebersihan dan jangan lupa miliki asuransi kesehatan, untuk persiapan segala penyakit yang menimpa.

Ajukan Asuransi Kesehatan Terbaik Melalui CekAja.com

Buat kau yang belum mempunyai asuransi kesehatan, semestinya segera mengajukan sebelum telat.

Asuransi kesehatan, bisa menolong untuk keluar dari permasalah ongkos rumah sakit, yang setiap tahunnya, selalu naik.

Sehingga, kau juga mampu meminimalkan risiko kerugian finansial, akibat ongkos pengobatan yang semakin mahal. Terlebih, jika dikerjakan oleh dokter spesialis di rumah sakit.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, cuma di CekAja.com!