0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Perbedaan Fungsi Serta Faedah Asuransi Kesehatan Dengan Asuransi Jiwa

Sering menilai produk asuransi kesehatan dan asuransi jiwa sama? Wah, kamu salah besar, sebab kedua asuransi tersebut ialah produk yang berbeda. Nah, supaya kamu tak salah mengajukan, lebih baik intip perbedaan fungsi serta manfaat asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa berikut ini dulu.

perbedaan fungsi serta manfaat asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa

Namun, sebelum mengetahui apa perbedaan fungsi serta manfaat asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa, lebih baik pahami dahulu pemahaman asuransi secara lazim berikut ini. Hal ini juga akan membantumu dalam memilih asuransi yang sempurna.

Pengertian Umum Asuransi

Pengertian asuransi secara umum, berdasarkan OJK-Pedia, yang dilansir dari laman resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah suatu perjanjian antara penanggung dan tertanggung. Adapun tertanggung wajib mengeluarkan uang sejumlah premi, untuk memberikan penggantian atas risiko kerugian, kerusakan, kematian, atau kehilangan keuntungan yang dibutuhkan, yang mungkin akan diderita alasannya adalah suatu peristiwa yang tidak terduga (insurance).

Sehingga, asuransi juga mampu dilihat selaku penekan beban finansial, yang ketika-waktu akan menghantuimu, jikalau suatu risiko terjadi. Pasalnya, jika tidak ada asuransi, kamu bisa terancam mengeluarkan banyak duit, saat sakit, terkena bencana, kendaraan rusak, atau dalam kondisi lainnya.

Nah, telah tahu apa arti asuransi secara lazim kan? Pasalnya, produk asuransi sendiri, juga bukan cuma asuransi kesehatan dan jiwa, melainkan ada asuransi kendaraan, properti, elektronik, dan lain-lain. Nah, berikutnya mari kita lanjut menyimak pemahaman masing-masing dari asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

(Baca Juga: Maksimalkan Proteksi Asuransi Kesehatan dengan Cara Ini!)

Pengertian Asuransi Kesehatan

Pengertian Asuransi Kesehatan

Produk asuransi kesehatan yaitu sebuah produk yang mampu melindungi kamu, secara finansial dari gangguan penyakit. Asuransi kesehatan sendiri juga dibagi menjadi berbagai jenis, berdasarkan pengelolaan dana dan metode klaim, di antaranya yaitu:

Jenis Asuransi Kesehatan

  • Pengelolaan Dana

Jika dilihat dari pengelolaan dana, terdapat asuransi kesehatan dari pemerintah, yakni Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan asuransi kesehatan dari pihak perusahaan swasta.

  • Sistem Klaim

Jika dilihat dari segi sistem klaim, asuransi kesehatan memiliki dua sistem klaim, yaitu cashless dan reimbursement. Untuk sistem cashless, nasabah cukup memperlihatkan kartu keanggotaan asuransi kepada pihak rumah sakit. Di sini, pihak asuransi eksklusif menanggung ongkos pengobatan kau.

Sedangkan sistem reimbursement, nasabah akan membayarkan seluruh pengobatan dengan duit langsung. Setelah itu, nasabah bisa mengajukan klaim ke pihak asuransi supaya biaya eksklusif mampu digantikan oleh pihak asuransi.

Manfaat Asuransi Kesehatan

Untuk faedah asuransi kesehatan sendiri, adalah mampu menolong menanggung ongkos, yang berkaitan dengan gangguan kesehatan (sakit atau kecelakaan). Asuransi kesehatan juga akan meringankan seseorang, dalam mengeluarkan uang ongkos rumah sakit, obat, dokter, sampai operasi.

Fungsi Asuransi Kesehatan

  • Bisa dipakai untuk pengobatan rawat inap
  • Bisa digunakan untuk pengobatan rawat jalan
  • Bisa mengurangi risiko, mirip kelemahan uang dikala sakit
  • Mudah dan efisien, karena kau tidak perlu pinjam dana ke keluarga, saudara, dan ain-lain untuk pengobatan ke rumah sakit
  • Membantu kamu lebih gampang dalam mengendalikan keuangan
  • Bisa menerima pelayanan kesehatan yang patut

Pengertian Asuransi Jiwa

Pengertian Asuransi Jiwa

Agar lebih paham mengenai perbedaan fungsi serta faedah asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa, mari intip pengertian asuransi jiwa berikut ini. Asuransi jiwa ialah suatu layanan asuransi berupa tunjangan, terhadap hadirnya kerugian finansial atau hilangnya pemasukan seseorang/tertanggung (kepala keluarga), akibat meninggal dunia.

Memiliki asuransi jiwa dimaksudkan selaku bentuk persiapan bagi keluarga yang ditinggalkan, di mana mereka membutuhkan perlindungan finansial akibat adanya ajal sang pencari nafkah.

Ketika seseorang meninggal dunia, maka asuransi jiwa akan menawarkan tanggungan yakni berbentuksejumlah duit pertanggungan untuk hebat warisnya. Uang pertanggungan tersebut menjadi semacam pengganti untuk nafkah dari orang yang telah tiada.

Tidak cuma meninggal dunia, kondisi lain yang memungkinkan semoga uang pertanggungan asuransi jiwa bisa mencair yaitu, dikala seorang (kepala keluarga) tidak bisa lagi melakukan pekerjaan , sebab mengalami cacat tetap atau critical illness (penyakit yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh).

Jenis Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa memiliki beragam jenis yang bisa menawarkan faedah lengkap, berupa pelengkap asuransi kesehatan dan perhiasan manfaat lainnya.

  • Asuransi jiwa berjangka (term life insurance)

Asuransi jiwa ini memperlihatkan derma dalam jangka waktu tertentu. Premi nya bersifat tetap dan murah.

  • Asuransi jiwa seumur hidup atau (whole life insurance)

Asuransi jiwa jenis ini bisa memberikan dukungan seumur hidup, lazimnya dibatasi sampai usia 99 tahun.

  • Asuransi jiwa dwiguna (endowment)

Asuransi jiwa ini memiliki dua manfaat, yaitu asuransi jiwa berjangka dan simpanan.

  • Asuransi jiwa unit link

Produk asuransi sekaligus investasi. Manfaat asuransi jenis ini mirip biasanya asuransi jiwa lain serta ditambah adanya faedah dari produk investasi.

Manfaat Asuransi Jiwa

  • Pendidikan anak di dalam sebuah keluarga terjamin
  • Bisa sekaligus menabung atau investasi
  • Membuat hidup menjadi tenang, kondusif, dan terlindungi
  • Menjamin kesejahteraan keluarga saat risiko kepala keluarga telah meninggal dunia

(Baca Juga: Kesehatan Mental Mulai Terganggu? Ini Asuransi untuk Penyakit Psikologis)

Fungsi Asuransi Jiwa

  • Memberikan pemberian terhadap keluarga dari kehilangan penghasilan (kalau pencari nafkah meninggal dunia)
  • Bisa melindungi keluarga dari beban hutang
  • Bisa menawarkan sejumlah warisan yang cukup berharga, bagi belum dewasa dan keluarga yang ditinggalkan
  • Bisa dipakai sebagai akhir expenses (ongkos maut)
  • Bisa dipakai untuk sedekah jariyah untuk terakhir kalinya

Nah, itu ia beberapa perbedaan fungsi serta manfaat asuransi kesehatan dengan asuransi jiwa. Dari keterangan dan info di atas, pasti kedua produk asuransi tersebut sangat berbeda tujuan.

Setelah kau mengenali apa perbedaannya, kamu mungkin jadi lebih paham dalam menentukan produk asuransi mana, yang sedang kau perlukan.

Nah, semoga lebih mudah lagi dalam menentukan pilihan produk asuransi kesehatan maupun jiwa, kamu bisa menyaksikan semua gosip lengkap terkait produk asuransi, membandingkan produk asuransi yang satu dengan yang yang lain, hingga mengajukannya secara online, hanya melalui satu situs yakni di CekAja.com.

CekAja.com menawarkan banyak produk asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi lainnya, dari banyak sekali perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia. Penasaran? Yuk, eksklusif saja kepoin situs CekAja.com sekarang juga!