0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Perbedaan Asuransi Jiwa Dwiguna Dan Unit Link Yang Mesti Kamu Tahu

Asuransi jiwa bukanlah satu info yang menarik untuk dibicarakan, terdengar rumit dan berat. Namun, mirip halnya akhir hayat dan pajak, membeli asuransi jiwa yakni bab penting dari kehidupan dan bagian penting dari perencanaan keuangan yang sehat. Kebanyakan orang sadar bahwa mereka membutuhkan asuransi jiwa, namun, dari pengalaman yang terjadi, pada umumnya orang menunda sampai ada insiden penting dalam kehidupan yang mendorong mereka untuk membelinya. Namun, ada beberapa faedah serius untuk berbelanja asuransi semenjak dini, terutama kalau kamu memiliki hutang, menikah atau berniat menikah, memiliki atau bermaksud memulai keluarga, atau kamu adalah pemilik bisnis.

perbedaan asuransi jiwa dwiguna dan unit link

Contents

Bagaimana cara kerja asuransi jiwa bekerjsama?

Asuransi jiwa cukup sederhana sistemnya yaitu pertanggungan dikala pemilik polis meninggal dunia. Dengan kata lain, kau mengeluarkan uang premi tahunan yang sudah diputuskan oleh perusahaan asuransi untuk “rentang waktu” polis tertentu, biasanya 20 tahun dan jika kamu meninggal dalam 20 tahun itu, penerima faedah akan menghimpun jumlah yang diputuskan yang ditunjukkan pada polis. Ada banyak jenis produk asuransi jiwa yang beredar saat ini.

Mengapa kita Membutuhkan Asuransi Jiwa?

Salah satu pertanyaan paling mendasar yang mesti kau tanyakan pada diri sendiri saat merenungkan asuransi jiwa ialah ini: Apakah seseorang dalam hidup aku akan terkena dampak buruk dari sudut pandang keuangan kalau kelak kematian terjadi pada aku terlalu dini? Jika memang ada, dan pastinya, asuransi dapat menjadi salah satu penyelesaian bila ini terjadi. Misalnya saja kamu mempunyai hutang, dan kamu secara tiba-tiba meninggal dunia, maka jikalau kamu tak mempunyai asuransi jiwa, yang repot adalah orang yang ditinggalkan olehmu. Mereka harus menanggung hutang yang kau lewati berbeda jikalau kau mempunyai asuransi jiwa, maka otomatis asuransi yang mau mengcovernya.

Di mana kau Harus berbelanja asuransi jiwa? Asuransi yakni industri yang menarik. Beberapa perusahaan lebih baik dalam produk tertentu dibandingkan dengan lainnya. Konsultasikan dengan bagian keuangan atau jago keuangan sebelum mengambil asuransi pada seorang distributor. Agen asuransi yakni seseorang yang bekerja untuk perusahaan asuransi dan memasarkan asuransi perusahaan itu. Kumpulkan 12-15 penawaran dari berbagai penyuplaisehingga klien dapat melihat perbedaan harga.

Memang, nyaris siapa pun tahu mengapa asuransi jiwa itu penting, namun banyak dari kita menentukan untuk mengabaikan kenyataan apa yang mau terjadi bila kita mati secara tiba-tiba tanpa pemberian yang tepat. Hasilnya mampu menghancurkan anggota keluarga kita yang masih hidup, meninggalkan mereka dengan tagihan besar untuk pengeluaran selesai, atau bahkan lebih jelek, kehilangan rumah keluarga karena mereka tidak mampu lagi menanggung ongkos kredit rumah.

Salah satu asuransi yang terkenal di Indonesia yaitu asuransi jiwa. Bahkan sebelum asuransi kesehatan dan asuransi property ada asuransi jiwa telah usang ada. Asuransi ini menunjukkan tunjangan finansial kepada keluarga kita jika sesuatu terjadi mirip meninggal dunia. Asuransi jiwa memiliki fungsi untuk memperlihatkan duit pertanggungan kepada tertanggung yang disebabkan alasannya hal yang tak terduga dan itu menyebabkan hilangnya sumber pendapatan. Saat ini asuransi jiwa juga mempunyai fungsi lain sebagai simpanan dan investasi juga.

(Baca Juga: Pengertian Asuransi Perjalanan Cashless dan Reimburse)

Di Indonesia ada 4 jenis asuransi jiwa yang umum dimengerti seperti:

  • Asuransi jiwa berjangka yakni asuransi yang mempunyai tata cara pertanggungan dengan jangka waktu tertentu seperti 5 tahun, 10 tahun dan seterusnya. Premi asuransi berjangka ini lebih relatif murah namun memiliki duit pertanggungan yang tinggi.
  • Asuransi jiwa seumur hidup yakni asuransi tanpa menggunakan system jangka waktu dan akan melindungi pemegang polis seumur hidup. Jadi dalam umur berapapun meninggal dunia maka akan ada uang pertanggungan yang diterima oleh mahir waris. Premi asuransi ini lebih besar dari asuransi jiwa berjangka. Kaprikornus nilai duit pertanggungannya juga lumayan besar.
  • Asuransi jiwa dwiguna (endowment) ialah asuransi yang memiliki dua fungsi yaitu pertama selaku asuransi jiwa berjangka dan yang kedua selaku simpanan. Nilai pertanggungan lumayan besar sebab akan mendapat faedah uang tunai yang besar juga dalam bentuk simpanan.
  • Asuransi jiwa unit link yaitu asuransi yang hampir seperti dengan asuransi jiwa dwiguna yang mempunyai dua fungsi. Tapi dalam asuransi jiwa unit link investasi yang kedua yaitu investasi. Preminya tidak mengecewakan tinggi dan nantinya akan menerima hasil investasi yang besar.

Nah dari 4 jenis asuransi jiwa ini dua yang terakhir memang mendapat perhatian tidak mengecewakan besar dari penduduk . Karena penduduk sekarang senantiasa ingin menerima laba yang banyak maka mereka berpikir untuk menerima dua keuntungan dalam satu produk. Mereka ialah asuransi jiwa dwiguna dan asuransi jiwa unit link. Dua jenis asuransi ini memang seperti tetapi ternyata mempunyai perbedaan yang tidak mengecewakan besar loh. Lalu apa saja perbedaan asuransi jiwa dwiguna dan unit link? Manakah yang mesti kita pilih? Nah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu akan kita berikan informasi tentang perbedaan asuransi  jiwa dwiguna dan unit link di bawah ini.

Asuransi jiwa dwiguna

Asuransi dwiguna memiliki dua fungsi sebagai asuransi jiwa dan tabungan. Sebenarnya tujuan utama dari asuransi jiwa dwiguna ini yaitu untuk tabungan. Dengan kata lain kita seperti dipaksa untuk menabung tiap bulannya namun kita juga mendapatkan tunjangan jiwa juga. Kaprikornus asuransi jiwanya ini bisa dikatakan cuma selaku tambahan saja. Untuk santunan jiwa ini mampu mirip asuransi jiwa berjangka misal untuk 15 tahun atau sampai batas usia tertentu misal umur 65 tahun.

Untuk faedah dari asuransi jiwa dwiguna ini lazimnya akan dibayarkan kalau terdapat kondisi seperti berikut ini:

  • Tertanggung mengalami petaka yang menimbulkan meninggal dunia atau cacat permanen selama polis masih aktif
  • Tertanggung masih hidup ketika tanggal jatuh tempo
  • Tertanggung menebus polis dengan tujuan untuk menerima duit tunai

(Baca Juga: Risiko Telat Membayar Premi Asuransi)

Pada asuransi jiwa dwiguna juga terdapat rider atau asuransi embel-embel. Meskipun bermaksud untuk simpanan namun sumbangan jiwa masih dikerjakan dengan adanya rider ini. Rider dalam asuransi jiwa dwiguna lebih minim jikalau dibandingkan asuransi jiwa unit link. Asuransi jiwa dwiguna ini banyak diincar oleh anak muda yang berpikiran luas loh. Misalnya saja mereka yang berpikiran panjang untuk mendapatkan dana pendidikan di masa depan. Karena alasan itulah asuransi jiwa dwiguna ini dibeli. Karena kepastian jumlah nilai tunainya sudah dijamin. Meskipun begitu uang ini tidak bisa diutak-atik loh ya mirip tabungan lazimyang mampu diambil kapan saja.

Asuransi jiwa unit link

Asuransi jiwa unit link yaitu asuransi yang juga memiliki dua fungsi yakni fungsi pertolongan dan investasi. Asuransi jiwa ini tumbuh dengan banyak sekali pro dan kontra. Beberapa menganggap bahwa asuransi dengan fungsi investasi ini cukup prospektif untuk laba yang besar namun tidak banyak juga yang menyampaikan bahwa keuntungan dalam berinvestasi ini cukup riskan. Asuransi jiwa unit link tetap berkonsentrasi pada fungsi perlindungannya dan investasi ini hanyalah selaku embel-embel atau bonus saja.

Asuransi jiwa unit link ini juga mempunyai banyak rider atau asuransi perhiasan seperti bantuan untuk penyakit kritis, asuransi kesehatan yang reimburse, dan bebas premi bila pasangan sakit kritis. Beberapa faedah yang mampu kita dapatkan dari asuransi jiwa unit link ini ialah:

  • Perlindungan tambahan yang tidak mengecewakan beragam
  • Premi yang kita bayarkan tidak akan hangus dan bisa diambil di saat-waktu
  • Masa pertanggungan dari asuransi jiwa unit link ini juga panjang bisa sampai umur 80 tahun, 90 tahun bahkan sampai 100 tahun.
  • Kemudahan dalam berinvestasi karena pihak asuransi sudah mengelola semuanya kita tinggal menentukan media investasinya.

Dari klarifikasi-penjelasan di atas, maka perbedaan asuransi jiwa dwiguna dan unit link mampu kita lihat seperti di bawah ini.

1. Dari konsentrasi atau tujuan asuransi

Perbedaan asuransi jiwa dwiguna dan unit link yang pertama ialah dari konsentrasi atau tujuan asuransinya. Pada asuransi jiwa dwiguna tujuan terutama ialah untuk simpanan dengan bonus asuransi jiwa. Sedangkan untuk asuransi jiwa unit link tujuan khususnya yakni untuk tunjangan jiwa dengan bonusnya investasi. Kaprikornus dana yang akan didapatkan pada asuransi jiwa dwiguna telah pasti jumlahnya sedangkan untuk asuransi jiwa unit link tergantung dari pasar bisa jadi cuma sedikit tapi mampu juga banyak melampaui jumlah total premi yang dibayarkan.

2. Dari segi duit pertanggungan

Perbedaan kedua yaitu dari sisi uang pertanggungan yang akan ditemukan. Untuk asuransi jiwa dwiguna, duit pertanggungan yang akan ditemukan lebih kecil. Ini sebab difokuskan untuk menabung. Sedangkan untuk asuransi jiwa unit link uang pertanggungannya lebih besar karena yang  menjadi tujuan khususnya ialah proteksi jiwanya.

3. Dari sisi asuransi tambahan (rider)

Pada asuransi jiwa dwiguna untuk asuransi komplemen (rider) tetap ada walaupun hanya sedikit. Sedangkan untuk asuransi jiwa unit link lebih beragam dan bermacam-macam. Jumlahnya juga lebih banyak dibanding rider pada asuransi jiwa dwiguna. Jadi lebih baik untuk asuransi jiwa dwiguna tidak mengambil asuransi pelengkap ini alasannya nantinya jumlah tabungan juga akan berkurang.

4. Dari sisi premi yang dibayarkan

Untuk asuransi jiwa dwiguna, premi yang dibayarkan lebih besar dari asuransi jiwa unit link. Ini disebabkan sebab untuk menerima nilai tunai simpanan yang cukup besar maka preminya juga harus tinggi. Berbeda dengan asuransi jiwa unit link yang preminya lebih rendah sebab tidak tergantung pada hasil investasi yang harus besar juga.

5. Dari segi nilai tunai

Perbedaan asuransi jiwa dwiguna dan unit link selanjutnya yaitu dari sisi nilai tunai. Nilai tunai dari asuransi jiwa dwiguna berupa tabungan sedangkan pada asuransi jiwa unit link berbentukhasil investasi. Jumlahnya untuk simpanan telah ditentukan semenjak awal kesepakatansedangkan untuk investasi nilainya bisa saja lebih banyak dari tabungan namun tidak menutup kemungkinan juga untuk rugi.

6. Dari segi pilihan investasi

Paa asuransi jiwa dwiguna fokusnya memang selaku tabungan jadi tidak ada opsi investasi. Sedangkan pada asuransi jiwa unit link untuk fungsi investasinya ada pilihan media investasi seperti saham, obligasi dan deposito.

Nah itu ia perbedaan asuransi jiwa dwiguna dan unit link yang mungkin perlu kamu tahu. Dengan mengenali perbedaan ini pasti mampu menjadi pertimbangan asuransi jiwa yang manakah yang lebih cocok untuk kita. Dilihat dari segi apapun, memilih asuransi jiwa mesti pandai dalam manfaat apa yang akan diterima. Kaprikornus telah tahu mau pilih asuransi jiwa dwiguna atau unit link?