0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Penyebab Darah Tinggi Pada Ibu Hamil Beserta Bahayanya

Keluhan ibu hamil, mungkin tidak jauh dari rasa mual, pusing, sakit kepala, persepsi kabur, sampai jarang buang air kecil. Namun, Anda juga mesti waspada, bisa jadi ciri-ciri di atas menandakan bahwa Anda mengalami darah tinggi. Pasalnya, hal tersebut dihentikan dianggap sepele, dan wajar. Maka dari itu, ketahui juga penyebab darah tinggi pada ibu hamil beserta bahayanya, jika dibiarkan.

penyebab darah tinggi pada ibu hamil beserta bahayanya

Apa Itu Darah Tinggi? 

Tekanan darah tinggi atau umumdisebut hipertensi ialah keadaan dimana tekanan darah memperlihatkan pada nilai 130/80 mmHg. Mengapa hal tersebut berbahaya? 

Pasalnya, dalam kondisi tekanan darah yang tinggi, jantung dipaksa untuk memompa lebih keras ke seluruh badan, dan hal tersebut mampu menyebabkan banyak sekali penyakit. Mulai dari gagal ginjal stroke, hingga gagal jantung. 

(Baca Juga: Cara Cek Kadar Asam Urat Beserta Gejala, Penyebab dan Obatnya)

Tingkatan Tekanan Darah

Untuk mengenali berapa tingkatan tekanan darah, kau perlu tahu dahulu bahwa tekanan darah dibagi menjadi dua, adalah tekanan darah sistolik (atas) dan diastolik (bawah). 

Tekanan darah sistolik ialah tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh badan, sedangkan diastolik tekanan saat otot jantung relaksasi, sebelum jadinya kembali memompa darah. 

Dilansir dari laman alodokter.com berikut pembagian terstruktur mengenai tingkatan tekanan darah, menurut dokter jantung di Amerika Serikat, AHA, pada tahun 2017:

  • Rendah: Berada di bawah 90/60 mmHg
  • Normal: berada di bawah 120/80 mmHg.
  • Meningkat: berkisar antara 120-129 untuk tekanan sistolik dan >80 mmHg untuk tekanan diastolik.
  • Hipertensi tingkat 1: 130/80 mmHg sampai 139/89 mmHg.
  • Hipertensi tingkat 2: 140/90 atau lebih tinggi.

Nah, untuk tekanan darah wajar pada ibu hamil, umumnya sama dengan tekanan darah pada kondisi normal yang lain, ialah berkisar antara 110/70–120/80 mmHg. Sehingga, jikalau tekanan darah di atas itu, besar kemungkinan Anda mengalami tekanan darah tinggi. 

Kok mampu kena darah tinggi? Padahal Anda merasa tidak habis makan daging merah, makanan berlemak, garam yang berlebihan, hingga minuman beralkohol.  

Penyebab Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Penyebab Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Penyebab darah tinggi pada ibu hamil ini, lazimnya memang tidak terjadi karena habis mengonsumsi masakan yang disebutkan di atas. Pasalnya, keadaan darah tinggi pada ibu hamil, memang sering terjadi selama era kehamilan saja. 

Setelah melahirkan, kondisi darah tinggi akan menghilang. Meski belum dikenali secara niscaya, mengenai penyebab darah tinggi pada ibu hamil, tetapi hal-hal berikut ini bisa mengembangkan risiko darah tinggi pada ibu hamil.

  1. Memang mempunyai riwayat darah tinggi sebelum hamil
  2. Pernah mengalami tekanan darah tinggi, di kehamilan sebelumnya
  3. Sedang mengidap penyakit ginjal atau diabetes
  4. Ibu hamil berusia kurang dari 20 tahun atau lebih dari 40 tahun
  5. Sedang hamil anak kembar
  6. Memiliki berat tubuh yang berlebihan
  7. Sedang mengalami gangguan metode imunitas 

Meski tak setiap ibu hamil bisa mengalami tekanan darah tinggi, apakah hal tersebut bisa berbahaya bagi ibu hamil? 

Bahaya Tekanan Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Penyakit tekanan darah tinggi cukup berbahaya alasannya adalah bisa mengakibatkan risiko penyakit yang lain, apalagi dikala dialami oleh ibu hamil. Karena tekanan darah tinggi bisa membahayakan ibu hamil dan janinnya. 

Berikut beberapa bahaya kalau tekanan darah tinggi dialami pada ibu hamil:

  • Menimbulkan risiko Keguguran
  • Menghambat ajaran darah ke plasenta
  • Abrupsio plasenta (kondisi plasenta terlepas dari dinding rahim, sebelum proses persalinan berlangsung)
  • Menimbulkan risiko kerusakan organ-organ penting dalam badan seperti, jantung, ginjal, hati, paru-paru, sampai otak.

Ketika bahayanya sudah sangat menyeramkan, itu artinya Anda juga harus cepat menindak penyakit ini. Nah, berikut ini adalah cara menurunkan tekanan darah tinggi pada ibu hamil:

  • Kurangi Garam
  • Mengkonsumsi Makanan Tinggi Kalium
  • Jaga Pola Hidup Sehat
  • Kurangi Stres
  • Lebih Banyak Bergerak atau Olahraga
  • Perhatikan Kondisi Berat Badan

(Baca Juga: 10 Makanan untuk Penderita Darah Tinggi)

Nah, telah tahu bukan, apa saja penyebab darah tinggi pada ibu hamil, beserta bahayanya yang sungguh menyeramkan. Jika Anda mengalami darah tinggi pada periode kehamilan, cobalah untuk segera pergi ke tempat tinggal sakit, dan melakukan investigasi. 

Jika tidak eksklusif ditindak, ditakutkan akan terjadi risiko bahaya balasan darah tinggi, yang tidak dikehendaki. Karena darah tinggi pelayanannya mesti gesit, tentukan Anda datang ke tempat tinggal sakit yang lengkap, bukan ke bidan.

Pasalnya, di rumah sakit terdapat banyak sekali macam peralatan medis dan dokter yang lengkap. Sehingga, kalau Anda butuh investigasi yang mendalam, rumah sakit siap melayani.

Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mempunyai asuransi kesehatan, supaya Anda bisa mendapatkan kemudahan hingga memilih rumah sakit yang dikehendaki secara bebas. 

Sehingga, Anda tidak perlu sakit kepala, kemana Anda harus memeriksakan diri, cari bantuan dana pengobatan, sampai dilempar sana-sini alasannya adalah referensi dari kemudahan kesehatan sebelumnya. Sangat merepotkan bukan?

Kaprikornus, jika ingin pilih yang pasti, secepatnya olok-olokan sekarang juga asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, cuma di CekAja.com. 

Selain itu, beberapa asuransi kesehatan, juga menawarkan jaminan persalinan. Sehingga dalam satu produk asuransi, mampu digunakan untuk beberapa kebutuhan.

Yuk, kunjungi situs CekAja.com kini, dan peroleh produk asuransi kesehatan yang tepat!