0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Pentingnya Asuransi Kesehatan Saat Ingin Balik Ke Jakarta

Terjebak di kampung halaman akibat Covid-19, saat pulang kampung? Jangan khawatir, kau tetap mampu balik ke Ibukota Jakarta kok. Caranya, tentu dengan menyanggupi patokan yang sudah ditetapkan pemerintah, dan tidak lupa untuk miliki asuransi kesehatan di Jakarta, guna melindungimu dari paparan virus, yang masih melanda.

pentingnya asuransi kesehatan saat ingin balik ke Jakarta

Jakarta Raih Kasus Covid-19 Tertinggi Selama Juni 2020

Pada Juni 2020 kemarin, Ibukota Jakarta masuk dengan rate masalah Covid-19 tertinggi. Dilansir dari laman Kompas.com, adapun total kasus aktual Covid-19 di Jakarta (30/6/2020), sudah mencapai 11.276 kasus.

Bahkan, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) era transisi, kabarnya akan diperpanjang 14 hari, sampai 17 Juli 2020 mendatang. Sehingga, bagi kau yang masih ada di luar Jakarta, dan ingin kembali untuk bekerja, perlu untuk mengamati beberapa hal penting berikut ini, terutama kepemilikan asuransi kesehatan di Jakarta.

Sudah menjadi alat bantuan yang wajib dimiliki, asuransi kesehatan juga sangat menolong kamu, dalam banyak hal mirip finansial dan pelayanan kesehatan. Sehingga, jikalau kamu telah punya planning untuk balik ke Jakarta, maka penting untuk miliki asuransi kesehatan di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta Batasi Warga yang Akan Masuk Wilayahnya

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan upaya, semoga penyebaran Covid-19 mampu ditekan, termasuk membatasi penerimaan warga yang mau masuk kembali ke Jakarta. Tapi, bagi kamu yang telah menyanggupi standar, protokol kesehatan, serta memiliki asuransi kesehatan di Jakarta, pasti bisa kembali beraktivitas di Jakarta.

Butuh SIKM untuk Masuk ke DKI Jakarta

Butuh SIKM untuk Masuk ke DKI Jakarta - Pentingnya Asuransi Kesehatan saat Ingin Balik ke Jakarta

Sebut saja seperti mahasiswa perantau, karyawan, hingga buruh, yang ingin kembali melakukan acara, pasca libur lebaran. Di mana bagi warga yang ber-KTP non-Jabodetabek, bisa kembali ke Jakarta dengan memperlihatkan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM).

(Baca Juga: Keuntungan Mengajukan Asuransi Kesehatan Secara Online dikala New Normal)

Panduan Warga Non Jabodetabek yang Ingin Masuk ke Jakarta

Seperti peraturan yang tercantum dalam Pasal 7 Ayat 3, berisi perihal syarat warga ber-KTP non-Jakarta memperoleh SIKM. Berikut persyaratannya:

  • Syarat yang pertama adalah memiliki surat informasi dari kelurahan/desa daerah asal perjalanan, yang pertanda maksud dan tujuan datang ke Jakarta.
  • Kedua, surat pernyataan sehat bermaterai dari dokter atau kemudahan kesehatan yang lain.
  • Ketiga, mempunyai surat jaminan bermaterai dari keluarga yang berada di Jakarta, yang dimengerti oleh ketua RT setempat atau surat jaminan bermaterai dari perusahaan yang berada di Jakarta.
  • Keempat, untuk para pemohon yang melaksanakan perjalanan dinas, biar melampirkan surat keterangan dari tempat kerja yang berada di Jakarta
  • Kelima, bagi pemohon yang sebab argumentasi  darurat melakukan kegiatan ke Jakarta melampirkan surat keterangan domisili daerah tinggal dari kelurahan di Jakarta

Setelah itu, bila syarat tersebut sudah terpenuhi, maka warga ber-KTP non-Jabodetabek berhak menerima SIKM dalam bentuk QR-Code. Dengan begitu, warga yang ber-KTP non-Jabodetabek bisa segera melanjutkan aktivitasnya di Jakarta, selama pandemi Covid-19 belum usai.

Apa yang Akan Terjadi Jika Tidak Urus SIKM?

Nah, bagi warga yang nekat datang ke Jakarta, namun tidak mempunyai SIKM maka siap-siap akan diminta untuk putar balik ke kampung halaman semula. Bahkan, hal tersebut telah tercantum dalam Pasal 7 ayat (1), ihwal syarat warga ber-KTP non-Jabodetabek masuk Jakarta.

Selain diminta untuk kembali pulang ke kampung halaman semula, warga yang nekat masuk Jakarta tanpa SIKM juga disediakan untuk karantina selama 14 hari, di tempat yang sudah ditunjuk oleh petugas Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19.

Kaprikornus lebih pilih kembali ke kampung halaman atau dikarantina 14 hari? Kedua opsi tersebut, sangat sungguh tidak mengenakkan bukan?

Covid-19 Masih Mengancam Ibukota

Nah, buat kau yang berhasil masuk Jakarta dikarenakan telah mempunyai SIKM, bukan memiliki arti kau mampu bebas beraktivitas tanpa memperhatikan protokol kesehatan, yang sudah dibuat Pemprov DKI Jakarta.

Kamu tetap mesti menjalani aktivitas dengan terus menjaga kebersihan, wajib pakai masker, rajin mencuci tangan, jaga jarak, menjinjing alat makan sendiri, helm, dan lainnya.

Pentingnya Miliki Asuransi Kesehatan di Jakarta

Tidak lupa juga lindungi dirimu dengan perlindungan maksimal dari asuransi kesehatan, sebab bahaya virus Covid-19 di Ibukota belum usai, bahkan sampai diterapkannya PSBB periode transisi atau new wajar .

Ada banyak laba yang mampu kamu dapatkan, saat mempunyai asuransi kesehatan di Jakarta. Kamu bisa melaksanakan aneka macam tes Covid-19, di berbagai akomodasi kesehatan pilihanmu, untuk memutuskan bahwa kamu terbebas dari paparan virus Corona, selama di Jakarta.

(Baca Juga: Alat Deteksi Corona, Akankah Asuransi Menanggung?)

Harga Tes Covid-19 Mahal

Pasalnya, harga tes Covid-19 dimengerti cukup mahal, apalagi di Jakarta. Sebut saja untuk tes PCR dan swab, penduduk mesti membayar sekitar Rp1 juta sampai Rp2 juta. Mengapa harga tes Covid-19 maha?

Dilansir dari laman Kompas.com, Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), yakni Tulus Abadi menerangkan bahwa, tingginya harga tes Covid-19, dikarenakan pemerintah Indonesia belum memutuskan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Maka dari itu, harga tes Covid-19 masih belum merata di setiap instansi atau forum. Namun, dengan asuransi kesehatan di Jakarta, kamu bisa melakukan berbagai tes Covid-19, tanpa harus menimbang-nimbang mahalnya biaya tes.

Namun, kamu para penerima asuransi juga disarankan untuk mengambil polis tambahan, untuk nanah virus Corona, semoga klaim bisa dilakukan selama abad tertentu. Bahkan, beberapa asuransi kesehatan juga akan menanggung ongkos Covid-19 hingga dengan biaya rawat inap.

Bagaimana? Lebih baik menghalangi daripada mengobati bukan? Yuk, buat kau yang punya planning balik ke Jakarta, jangan lupa untuk mengajukan asuransi kesehatan terlebih dahulu.

Agar lebih gampang dalam proses pengajuan, situs CekAja.com senantiasa akan membantu kau, mulai dari proses pemilihan produk asuransi yang tepat dengan kebutuhan dan kesanggupan, membandingkan produk yang satu dan yang yang lain, mengajukan asuransi kesehatan secara online, sampai asuransi kesehatan mampu digunakan penerima.

Yuk, secepatnya urus SIKM ke kelurahan dan olok-olokan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu hanya di CekAja.com!