0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Penting! Penting 5 Materi Alami Yang Dapat Disulap Jadi Hand Sanitizer

Sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginformasikan dua masalah pertama pasien aktual terinfeksi virus Corona (Covid-19), masyarakat mulai cemas. Rata-rata masyarakatyang tinggal dekat dengan daerah rawat penularan yaitu Jabodetabek berbondong memborong masker, hand sanitizer bahkan hingga kebutuhan domestik mirip beras, gula dan lain-lain.

Penting! Ini 5 Bahan Alami yang Dapat Disulap Jadi Hand Sanitizer

Kelangkaan tak mampu dielakkan lagi, stok masker dan hand sanitizer di berbagai apotek habis, meskipun tersedia harganya telah naik bahkan meraih 12x lipat.

Banyak oknum yang mempergunakan suasana darurat nasional ini untuk meneguk untung dengan menjadikan masker dan handsanitizer lalu dijual kembali dengan harga fantastis.

(Baca juga: Menikah Saat Wabah Corona Boleh Saja, Ini Aturannya dari Kementerian Agama)

Sebenarnya penggunaan masker juga tidak mampu menjamin individu tidak tertular. Karena berdasarkan para ahli masker kesehatan lazimtidak mampu menghalangi masuknya virus Corona yang berskala sungguh kecil.

Sehingga cara paling efektif untuk menghalangi bisul virus Corona ini adalah dengan sering mencuci tangan dengan air dan sabun atau menggantinya dengan hand sanitizer.

Sialnya, hand sanitizer juga semakin langka. Banyak orang memborong pembersih tangan ini untuk kebutuhan mereka sendiri. Kondisi ini memaksa banyak orang untuk menjajal menciptakan sendiri hand sanitizer model mereka.

Bahan Wajib Hand Sanitizer

Membuat hand sanitizer ini diakui cukup mudah, bahannya juga tidak sukar didapat. Namun bahan harus lengkap tidak boleh ada yang kurang karena fungsi khususnya yaitu membunuh bakteri dan menyingkirkan virus.

Menurut rekomendasi Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada 2019. Bahan yang mampu digunakan untuk menciptakan hand sanitizer adalah yang mengandung etil alkohol (etanol), isopropil alkohol (isopropanol) atau benzalkonium klorida. Selain dari ketiga bahan tersebut, produk hand sanitizer tidak bisa membunuh bakteri penyebab virus.

  • Alkohol

Alkohol ialah bahan utama yang wajib ada dalam produk hand sanitizer. Secara kimiawi, alkohol merupakan molekul organik yang terbuat dari karbon, oksigen, dan hidrogen. 

  • Propanol dan isopropanol (isopropil alkohol)

Kedua materi kimia ini  juga senantiasa ada dalam hand sanitizer. Merupakan dua jenis alkohol lain yang biasa ditemui pada desinfektan alasannya sungguh larut dalam air, seperti halnya etanol. 

Berdasarkan laporan dalam jurnal Clinical Microbiology Review 2014. Alkohol diketahui mampu merusak distributor penyebab penyakit, atau patogen, dengan memecah protein, membelah sel menjadi beberapa bagian atau mengacaukan metabolisme sel.

Setidaknya kita membutuhkan minimal 30 persen alkohol supaya bisa membunuh patogen. Efektivitasnya akan bertambah seiring meningkatnya konsentrasi alkohol. 

  • Etanol 

Ini yaitu musuh ketiga dari  spesies bakteri penyebab penyakit mirip Escherichia coli (penyebab diare), Serratia marcescens (penyebab bengkak pada terusan kencing) dan Staphylococcus saprophyticus (penyebab nanah).

  • Bahan Alami

Saat pembuatan hand sanitizer untuk menghilangkan anyir menyengat alkohol maka kita memerlukan materi lain yang kondusif diaplikasikan pada kulit tetapi baunya mampu mengalahkan alkohol. Biasanya para pembuat hand sanitizer akan memakai bebungaan untuk menetralisir busuk alkohol sekaligus merawat kulit tangan.

Ingat, semakin tinggi kadar alkohol efektifitasnya juga semakin besar. Namun penggunaan yang terlalu sering mampu menyebabkan permukaan kulit menjadi kering dan bahkan menimbulkan alergi dan luka-luka. Efek jelek dari penggunaan hand sanitizer ini bahkan lebih tinggi kalau dibandingkan mencuci tangan memakai sabun secara terpola.

5 Bahan Alami untuk Hand Sanitizer

Karena stok hand sanitizer di apotek dan toko obat semakin langka, maka kita harus mencari cara lain untuk mampu menerimanya, selain membeli dengan harga tinggi. Yakni membuat sendiri cairan hand sanitizer. Berikut yakni formasi bahan alami yang bisa kita gunakan untuk membuat hand sanitizer.

1. Daun Sirih

Daun Sirih - Ini 5 Bahan Alami yang Dapat Disulap Jadi Hand Sanitizer

Daun sirih menjadi salah satu materi yang sering dipakai sebagai antiseptik. Karena telah mengandung antiseptik maka ketika dibuat menjadi hand sanitizer kita tidak memerlukan peran alkohol maupun etanol. 

Ketua Departemen Farmasetika Fakultas Farmasi UNAIR, Dr Retno Sari mengklaim beliau dan timnya sukses menciptakan hand sanitizer dan daun sirih tanpa pemanis alkohol. Berikut resep dan cara membuatnya:

Bahan:

  • Daun sirih 50 gram
  • Air 200 ml
  • Jeruk Nipis

Cara membuat:

  • Ambil 50 gram daun sirih dari halaman, kemudian cuci bersih dan diangin-angin agar kering
  • Dipotong-potong kecil
  • Panaskan air 200 ml
  • Tuangkan air panas ke daun sirih yang sudah diiris-potong
  • Rendam lalu steam dalam panci dengan api kecil selama 30 menit
  • Setelah itu disaring sampai dapat tambahan air
  • Tambahkan jeruk nipis
  • Aduk dan tambahkan air

Aroma dominan dari hand sanitizer ini ialah daun sirih yang efeknya sama dengan etanol ialah meminimalkan jumlah bakteri. Untuk meredam anyir sirih yang menyengat dan biar tidak berwarna dikala proses penyaringan, diamkan sebentar dan embel-embel jeruk nipis lalu saring. Seketika warnanya akan menjadi bening.

Namun perlu diperhatikan alasannya dibentuk tanpa bahan pengawet, hand sanitizer dari materi alami ini tidak tahan lama. Sehingga tidak disarankan untuk dijual, cukup untuk penggunaan eksklusif saja.

2. Daun Sereh

Daun Sereh - Ini 5 Bahan Alami yang Dapat Disulap Jadi Hand Sanitizer

Selain sirih Anda juga mampu mempergunakan daun sereh selaku materi alami gabungan pada hand sanitizer homemade. Tumbuhan yang mempunyai aroma spesifik ini efektif dijadikan campuran pembersih tangan namun tidak bisa bekerja tanpa pinjaman alkohol. Bagaimana cara membuat cairan hand sanitizer berbahan daun sereh? Begini Langkanya:

Bahan:

  • Daun sereh secukupnya
  • alkohol sekitar 30%
  • trikolasan 1,5-2%
  • ekstrak lidah buaya sebanyak 10%

Cara Membuat:

  • Cuci bersih daun sereh, jangan hingga ada kotoran yang melekat
  • Iris kecil-kecil untuk mempermudah mengeluarkan senyawa bioaktif saat proses pengukusan
  • Untuk melarutkan senyawa bioaktif yang terdapat dalam serai gunakan air panas atau kukus daun sereh. Jangan direbus alasannya proses perebusan mampu meminimalkan banyak senyawa balasan paparan panas yang tinggi. 
  • Lakukan pengukusan selama 15 menit.
  • Saring hasil pengukusan (inilah ekstrak murni daun sereh). 
  • Tambahkan alkohol sekitar 30%.
  •  Tambahkan 1,5-2% trikolasan,. Alkohol dan triclosan berfungsi untuk menyerang mikroba biar dinding selnya rusak.
  • Tambahkan ekstrak lidah buaya sebanyak 10%. Lidah buaya berfungsi mengentalkan cairan sehingga lebih mudah digunakan di tangan kita.

3. Kulit Jeruk

Kulit Jeruk - Ini 5 Bahan Alami yang Dapat Disulap Jadi Hand Sanitizer

Resep pembuatan hand sanitizer berbahan kulit jeruk ini didapatkan oleh para mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Meski memakai kulit jeruk namun sesungguhnya fungsi anti-mikrobanya tetap didapatkan dari alkohol. Kulit jeruk cuma berfungsi sebagai pewangi. Bagaimana cara menciptakan hand sanitizer model mereka? Ini ialah bahan dan cara pembuatannya.

Bahan:

  • 150 ml alkohol 70 persen
  • 50 gram gel pengecap buaya
  • Sedikit ekstrak kulit jeruk yang sudah diperas

Cara menciptakan:

Alkohol dan gel pengecap buaya dicampurkan jadi satu dan dicampur selama 15 menit. Setelah itu diamkan sejenak dan ditambahkan belahan kecil kulit lemon yang sudah diperas.

Alkohol berfungsi sebagai antiseptik yang dapat membunuh dan menangkal bakteri. Gel pengecap buaya atau aloevera untuk melembutkan kulit serta berfungsi selaku pengental.

Sedangkan ekstrak kulit jeruk selaku pewangi. Campuran itu dianggap selaku pembunuh bakteri, bakteri, hingga virus corona. Semua bahan yang dipakai alami kecuali alkohol 70 persen.

Kepala Laboratorium FTI UMI Makassar, Dr Rismawati Rasyid menjamin hand sanitizer ini tidak mengakibatkan iritasi. Ini karena adanya perhiasan gel pengecap buaya yang berfungsi melembutkan dan melembabkan kulit, sehingga menghalangi terjadinya iritasi.

4. Daun Mangrove

Daun Mangrove - Ini 5 Bahan Alami yang Dapat Disulap Jadi Hand Sanitizer

Jika resep-resep pembuatan hand sanitizer yang banyak bermunculan di sosial media lebih banyak melibatkan gel pengecap buaya. Kali ini resep berlainan dibuat oleh para Mahasiswa UNM (Universitas Negeri Makassar) dengan menciptakan hand sanitizer dari daun mangrove.

Memang belum ada penelitian resmi yang menegaskan bahwa ekstrak daun mangrove efektif membunuh virus Corona, tetapi langkah ini tetap pantas dicoba setidaknya untuk mengurangi paparan basil.

Apa saja bahan yang dibutuhkan dan bagaimana cara membuatnya? Berikut penjelasannya:

Bahan:

  • Daun Mangrove
  • carboxy metil selulosa atau CMC NA
  • akuades
  • gliserin
  • propilen glikol
  • alkohol 96 persen

Cara Membuat:

  • Langkah pertama adalah membuat ekstrak daun mangrove dengan cara mengeringkan daun mangrove dibawah sinar matahari selama 4 hari
  • Jika sudah kering hancurkan daun mangrove memakai alat penghancur mirip blender, serbuk daun mangrove disaring sampai halus.
  • Dis segi lain gabungan CMC NA dan aquades lalu dipanaskan. Campuran kedua bahan ini harus dinantikan acuh taacuh agar dapat dicampurkan lagi dengan materi gliserin dan propilen glikol.
  • Aduk rata semua campuran, lalu tambahkan alkohol 96 persen sebanyak 60 persen ke dalam produk. Selanjutnya, ekstrak daun mangrove yang sudah dibentuk tadi dimasukkan ke dalam produk.
  • Bahan-bahan yang dicampurkan tersebut akan berubah bentuk menjadi gel. Sementara untuk anti mikrobanya didapat dari alkohol. Semenyara ektrak daun mangrove juga berperan selaku antimikroba plus antioksidan.
  • Produk ini mampu diaduk dengan essential oil untuk mengeluarkan bau yang khas. Namun ini sifatnya optional.

5. Minyak Atsiri

Minyak Atsiri - Ini 5 Bahan Alami yang Dapat Disulap Jadi Hand Sanitizer

Minyak atsiri dikenal memiliki kandungan  antibakteri, antimikroba, atau anti jamur sehingga baik digunakan sebagai bahan pembuatan hand sanitizer.

Jika ingin menerima resep hand sanitizer yang lebih kompleks kandungannya Anda mampu mencampurkan minyak atsiri dengan berbagai bahan lain seperti cuka putih, pengecap buah dan alkohol.  Dikutip dari Kompas, beginilah cara membuat hand sanitizer berbahan minyak atsiri.

Bahan:

  • Minyak atsiri
  • Cuka putih
  • Lidah buaya
  • Colloidal silver
  • Alkohol

Cara membuat :

Sebanyak 120 ml (setengah gelas) air yang disaring atau lidah buaya (basa) 120 ml (setengah gelas) cuka putih 10-12 tetes minyak minyak atsiri 1 sendok makan colloidal silver dan isopropil alkohol. Setelah semua materi disiapkan, campurkan ke dalam mangkuk atau wadah khusus yang mudah dipakai dan mampu Anda bawa kemanapun. 

Itulah materi alami yang mampu kita pakai untuk menciptakan hand sanitizer. Perlu dicatat bahwa seluruh bahan alami tersebut belum diuji secara klinik atau belum memiliki bukti ilmiah yang dapat menunjukkan dapat membunuh virus Corona. Selain itu penggunaan hand sanitizer dengan kandungan alkohol 70% juga tidak direkomendasikan untuk jangka panjang.

Sebab kandungan materi kimia kerasnya dapat menciptakan kulit kering dan rusak, sehingga justru kian mempermudah basil memasuki bab dalam badan dan bahkan mengakibatkan bengkak.

Karena itu tidak ada upaya yang lebih baik selain mencuci tangan secara berkala dengan sabun selama 60 detik. Praktikan kriteria mencuci tangan sesuai WHO untuk memastikan tangan Anda bersih sebelum menjamah bab muka dan tubuh lainnya. Selain itu, proteksikan diri anda di asuransi yang sesuai dengan keperluan anda. Cekaja.com menolong anda dalam menentukan asuransi mana yang pas buat anda. Soal keselamatan, tidak perlu cemas alasannya adalah Cekaja sudah terdaftar dan senantiasa diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).