0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Penting Bedanya Kartu Kredit Virtual Dengan Kartu Kredit Biasa

Kartu kredit virtual (VCC) mungkin masih terdengar asing bagi beberapa orang. Padahal kartu ini bukanlah barang baru, utamanya bagi mereka yang sering bertransaksi secara digital, baik untuk keperluan belanja domestik maupun keperluan lain yang melibatkan transaksi lintas negara.

Ini Bedanya Kartu Kredit Virtual dengan Kartu Kredit Biasa

Kartu kredit virtual ini tidak mempunyai bentuk fisik, cuma berupa nomor yang identik dengan kartu kredit biasa. Kartu jenis virtual ini mulai marak dipakai alasannya telah terkenal efektifitasnya menghalangi kejahatan kartu kredit mirip scamming. Data-data pengguna kartu kredit virtual mampu tersimpan lebih aman.

Di Indonesia, lazimnya VCC dijual oleh agen-biro melalui situs dan lembaga-forum Internet. Beberapa perbankan tanah air juga dikenali mempunyai produk ini, tetapi tidak secara gamblang menyebutnya selaku VCC. Bank lebih familiar dengan istilah virtual account dan debit online.

Pengertian Kartu Kredit Virtual

Mengutip dari Technopedia, kartu kredit virtual sebenarnya hanya nomor kartu kredit. Penerbit kartu virtual umumnya menawarkan program perangkat lunak yang hendak dipasang di komputer pelanggan. Perangkat lunak ini membantu konsumen untuk menciptakan nomor kartu kredit sementara, yang dikaitkan dengan nomor kartu kredit orisinil mereka.Â

Pelanggan lalu mampu memakai nomor sementara ini untuk melakukan pembelian online. Nomor sementara ini tidak dapat ditelusuri kembali ke kartu kredit orisinil atau ke identitas konsumen.

(Baca juga: Membership Fee Kartu Kredit, Mana yang Paling Menguntungkan?)

Sehingga lebih aman dari resiko pencurian data. Peretas daring atau pedagang curang tidak mampu mengakses data-data orisinil dari kartu kredit fisik.

Namun lazimnya nomor ini cuma berlaku maksimal 24 jam. Mereka biasanya menawarkan harga VCC antara 60 ribu sampai 150 ribu. Jika ingin memakai lagi, VCC untuk transaksi kita mesti kembali mengajukan ajakan VCC pada distributor selaku penerbit kartu kredit virtual. Tentunya harga akan bermacam-macam tergantung lamanya abad aktif VCC yang diseleksi.Â

Pelanggan biasanya hanya dapat melaksanakan satu transaksi menggunakan satu kartu virtual di mana mereka dapat memakai semua saldo yang dikreditkan atau sebagian darinya. Jika ada jumlah saldo yang tersisa pada kartu kredit virtual, jumlah tersebut dikreditkan kembali ke akun orisinil konsumen.

Kartu kredit virtual dikeluarkan hanya untuk pemegang kartu utama, bukan untuk pemegang kartu sekunder. Mengingat bahwa kartu kredit virtual yaitu non-fisik, nyaris tidak mungkin untuk mengkloningnya, yang menjadikannya sangat kondusif untuk semua transaksi online.

Beda Kartu Kredit Virtual dengan Kartu Kredit Biasa

Memiliki manfaat yang sama, terdapat sejumlah perbedaan antara kartu kredit virtual dengan kartu kredit biasa, berikut diantaranya:

  • Tujuan penggunaan

Perbedaan paling fundamental antara VCC dengan kartu kredit biasa adalah tujuan penggunaannya. Jika kartu kredit biasa dipakai untuk transaksi belanja di aneka macam merchant untuk mendapatkan bonus, rewards dan potongan harga lain lagi dengan VCC.

Mayoritas pengguna VCC bermaksud memakai kartu pembayaran virtual ini untuk transaksi online secara global. Seperti pembayaran PayPal atau membuka akun-akun internasional, dengan tidak bertujuan menerima diskon maupun rewards atas transaksi yang dijalankan. Kartu kredit virtual lebih berperan sebagai alat bantu verifikasi saat memakai jasa pihak ketiga.

  • Bentuk

Perbedaan lain tampakdari bentuk fisik keduanya.

VCC tidak bisa dipegang secara fisik. Sebab, tidak ada wujudnya dan hanya berbentuknomor kode. Sama dengan kartu kredit, nomor arahan ini juga berisi identitas diri pengguna. Namun tidak terhubung ke rekening simpanan dan kartu kredit fisik.

  • Limit

Kartu kredit lazimmenyediakan sumbangan terhadap pesertanya dengan penawaran limit yang bermacam-macam sesuai dengan pemasukan bulanan. Jauh berlainan dengan VCC yang tidak memberikan perlindungan berupa limit.

Anda perlu mengisi saldo apalagi dahulu sebelum memakai kartu kredit virtual ini. Mirip penggunaan kartu debit. Tidak heran bila beberapa perbankan menyebut produk kartu kredit virtualnya sebagai Debit Online.

Anda tidak bisa memakai VCC ini untuk kredit pembelian produk ataupun mengoptimalkan limit dengan mudah. Jika ingin mengoptimalkan saldo pada kartu kredit virtual Anda wajib mengajukan kembali ke biro pengerjaan VCC maupun perbankan yang mengeluarkan produk VCC.

  • Sistem keamanan

Kartu kredit biasa dinilai kurang kondusif dan rawan pencurian alasannya adalah didalamnya memuat identitas pemilik yang bahkan terhubung dengan rekening simpanan pemilik.

Berbagai modus kejahatan mirip scamming marak terjadi dan menimpa pemilik kartu kredit. Hal ini kecil kemungkinan terjadi pada pengguna kartu kredit virtual yang cuma dibekali nomor instruksi tanpa ada tautan ke identitas pribadi.

Itulah beberapa perbedaan antara kartu kredit virtual dengan kartu kredit biasa.

Manfaat Kartu Kredit Virtual

Sebenarnya faedah kartu kredit virtual ini nyaris sama dengan kartu kredit biasa, tetapi lebih aman dari ancaman kejahatan kartu kredit khususnya pencurian data kartu kredit. Berikut ialah beberapa manfaat utama yang disediakan kartu kredit virtual:

1. Alat pembayaran online

Bagi Anda yang sering berbelanja online di situs e-commerce bersekala global pasti membutuhkan kartu kredit untuk transaksi. Nah buat Anda yang tidak mempunyai kartu kredit sebab berbagai alasan, bisa memanfaatkan VCC ini. Penggunaannya tidak ada beda dengan kartu kredit fisik. Pada kolom pembayaran Anda cuma perlu memasukkan nomor kartu.

2. Kontrol keuangan

Sudah dijelaskan bahwa VCC ini mempunyai kadaluarsa yang lebih cepat dan limit yang lebih rendah, sehingga dapat menekan konsumsi belanja Anda secara online.

Jika ingin memakai VCC lagi Anda mesti mengajukan pembelian kembali baik terhadap perbankan maupun distributor pedagang VCC. Sebab tidak ada skema limit yang disediakan tetapi pembelian saldo. Sehingga konsumsi belanja kita bisa lebih terkontrol.

3. Diterima di seluruh dunia

Tak perlu punya logo Visa maupun Mastercard, VCC ini pribadi mampu Anda gunakan untuk transaksi kemanapun dan dimanapun. Anda tak perlu rumit mengajukan kartu kredit cuma untuk berbelanja web hosting dari mancanegara atau membuka akun PayPal, Google Console Developer dan Fixer yang mensyaratkan adanya kartu kredit. Asal saldo yang dibeli memadai, maka transaksi mampu dilakukan.

4. Transfer Dana

Kartu kredit virtual juga dapat digunakan untuk transfer dana ke seluruh negara di dunia dengan lebih gampang. Anda cuma perlu mengisi VCC dengan limit yang diharapkan, dalam hitungan menit maka dana bisa ditransfer ke rekening manapun.

Membuat Kartu Kredit Virtual

Jika Anda berkeinginan menciptakan VCC ada beberapa distributor penyedia VCC gratis terbaik dan terkenal diantaranya Entropay, Neteller, Yandex Money dan Payoneer.

Sementara untuk perbankan Indonesia, juga ada beberapa bank swasta dan pemerintah yang mengeluarkan produk kartu kredit virtual diantaranya Octopay dari CIMB Niaga, BNI Debit Online, Mandiri Debit Online dan BCA KlikPay.

Membuat Kartu Kredit Virtual Payoneer

Payoneer yakni salah satu penyuplaiVCC gratis terkenal dan banyak dipakai oleh penduduk Indonesia. Begini langkah-langkah membuat kartu kredit virtual di Payoneer:

  • Akses www.payoneer.com
  • Signup dan isi formulir sesuai dengan arahan
  • Koneksikan akun dengan rekening bank lokal untuk penarikan dana. Pastikan data rekening benar semoga tak ada dilema.
  • VCC didapatkan
  • Aktivasi VCC dengan masuk ke Setting, lalu Card Management
  • Klik Activated

Pembuatan VCC gratis ini memang menggiurkan. Namun perlu dikenang setiap transaksi pembayaran memakai VCC gratis tersebut Anda akan dikenakan biaya manajemen sekitar 3% dari total tagihan.

Langkah menciptakan VCC di perbankan Indonesia

Umumnya kalau ingin mengajukan pembuatan VCC pada perbankan Indonesia terlebih dulu kita mesti membuka rekening di bank terkait. Ada 4 bank Indonesia yang menunjukkan layanan ini adalah:

1. Octopay CIMB Niaga

Jika ingin mengajukan Octopay Anda mesti jadi nasabah CIMB Niaga dan memiliki akun facebook. Cara mengajukan pengerjaan VCC ini juga gampang, kita cuma perlu download aplikasi OctoPay dahulu di Facebook kemudian mendaftar.

Kemudian buka aplikasi tersebut untuk melakukan transaksi. Setiap pembayaran yang dijalankan dengan OctoPay akan dipotong langsung dari rekening simpanan CIMB Niaga.Â

2. BNI Debit Online

Jika CIMB memakai facebook sebagai mediator lain lagi dengan BNI. Layanan Debit Online BNI ini memakai SMS banking untuk transaksi. Kita akan menerima virtual card number (VCN) dari BNI setelah mendaftar dan melaksanakan aktivasi dengan mengetik “REQ VCN ” dan kirim ke nomor yang telah ditetapkan.

VCN akan diantarkan ke ponsel, berbentuk16 digit nomor yang berlaku selama 2 jam sesudah VCN dikirimkan. Transaksi ini hanya dapat dipakai menggunakan provider Telkomsel, Indosat, dan XL dan belum tersedia pada Internet banking.

3. Mandiri Debit Online

Beda dengan BNI yang mengirimkan 16 digit nomor, Mandiri lebih simpel dengan mengantarkan isyarat one time password (OTP) alias password sekali pakai. Untuk otorisasi pembayaran, kita memakai 3 digit nomor CVV pada kartu debit Mandiri. Otentifikasinya menggunakan OTP tadi.

Tidak perlu mendaftar secara online maupun tiba langsung ke bank untuk mampu memakai fasilitas ini.

Cukup masukkan 3 digit nomor CVV di belakang kartu debit ke kolom situs merchant e-commerce yang sudah diverifikasi Visa (verified by Visa/3D secure). Anda hanya perlu menanti Mandiri mengirim arahan OTP.

4. BCA KlikPay

Senada dengan Mandiri, BCA KlikPay juga menggunakan kode OTP untuk transaksi. Cara menciptakan BCA KlikPay ini mampu secara online maupun tiba eksklusif ke bank terdekat.

Cara mendaftar BCA KlikPay secara online:

Akses www.klikbca.com/klikpay. Pilih sajian Registrasi untuk melaksanakan pendaftaran BCA KlikPay, kemudian lakukan aktivasi. Pastikan Anda memiliki alamat email dan nomor handphone yang masih aktif.

Jenis pembayaran mampu berasal dari rekening nasabah yang terhubung dengan KlikBCA atau kartu kredit BCA Card. 1 (satu) akun BCA KlikPay mampu dikoneksikan ke 1 (satu) user ID KlikBCA dan 1 (satu) BCA Card. Keduanya harus berstatus aktif.

Setelah pendaftaran dan menerima isyarat aktivasi via sms di handphone maupun email, lakukan aktivasi di www.klikbca.com. Login pada internet banking individual dan pilih hidangan Administrasi – Aktivasi BCA KlikPay lalu otorisasi dengan KeyBCA.

Setelah pendaftaran dan mendapat instruksi aktivasi via sms di handphone maupun email, kerjakan aktivasi di www.klikbca.com/klikpay dengan melaksanakan Login dan pilih sajian Administrasi / Aktivasi BCA KlikPay.

Setiap pengantaran aba-aba aktivasi maupun kode OTP atas transaksi BCA KlikPay akan dikenakan biaya SMS oleh operator sesuai tarif yang berlaku di masing-masing operator

Itulah cara mendaftar kartu kredit virtual dibeberapa perbankan Indonesia. Pilih satu diantaranya yang berdasarkan Anda paling aman dan tenteram. Soal kondusif dan kenyamanan dalam menentukan kartu kredit, Cekaja.com ahlinya. Memiliki berbagai macam opsi kartu kredit dan finansial yang lain, serta proses yang cepat dan sempurna membuat Cekaja.com yaitu pilihan yang sempurna, selain itu soal keamanannya pun terjamin, alasannya adalah telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).