0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Penting Alasan Pentingnya Melindungi Art Yang Memaksa Mudik Dengan Asuransi Ciputra Life

Mudik merupakan salah satu tradisi yang dikerjakan masyarakat Indonesia dikala Idul Fitri atau hari lebaran tiba. Para perantau yang mengadu nasib di kota besar sebagian besar pulang kampung untuk merayakan hari kemenangan dengan keluarganya di kampung halaman.

Namun, ada perbedaan sungguh besar antara lebaran tahun ini dengan idul fitri pada tahun-tahun sebelumnya. Mudik yang biasanya menjadi ajang yang ditunggu-tunggu kini justru dihentikan oleh pemerintah. Larangan itu bukannya tanpa argumentasi sebab dikala ini hampir seluruh daerah di Indonesia terdapat perkara virus Corona atau Covid-19.

Larangan pulang kampung ialah upaya pemerintah untuk memutus penyebaran virus corona tersebut. Orang-orang yang tinggal di kota-kota zona merah dihentikan bepergian ke luar sebab memiliki potensi membuatkan virus kepada orang-orang di kampung kalau mereka tetap nekat mudik.

Nah, tantangan terbesar untuk tetap di rumah saja dan tidak pulang kampung lebaran yakni menjelaskannya kepada Asisten Rumah Tangga (ART).

Sebab, lebaran adalah satu-satunya momen yang bisa mereka gunakan untuk bertemu dengan orang tua dan sanak famili lainnya sehingga mudik menjadi penting untuk mereka.

Berikut ini ada beberapa tips yang mampu kau gunakan untuk merespon ART yang memaksa untuk tetap pulang kampung pada idul fitri tahun ini. 

1. Tanya Alasan Mudik

Biasanya, para ART pulang kampung ke kampung halamannya dengan banyak sekali macam argumentasi. Salah satu yang paling utama yakni berjumpa dengan orang bau tanah setelah merantau selama berbulan-bulan.

Namun, bukan berarti itu menjadi satu-satunya argumentasi ART kamu mudik. Di samping itu ada alasan lain seperti contohnya menikah, mengurus orang renta yang sakit, atau kepentingan langsung yang lain.

Maka dari itu, penting bagi kau untuk mengajukan pertanyaan alasan ART kamu memaksa untuk bisa mudik tahun ini supaya kamu bisa memberikannya penyelesaian yang hendak dibahas pada poin yang kedua.

2. Beri Solusi

Jika kamu telah mengetahui argumentasi mengapa ART memaksa pulang kampung maka kau bisa memberikannya penyelesaian yang sesuai. Apabila argumentasi ART mudik yaitu untuk berjumpa dengan orang renta beserta keluarga besar maka kamu bisa menunjukkan solusi berbentukvideo call dengan keluarga di kampung halaman.

(Baca juga: Tips Membeli Kebutuhan Menjelang Puasa, Hemat Saat Corona)

Video call juga bisa menjadi cara untuk menangani rindu kepada anak-anaknya di kampung halaman. Kamu juga bisa mengajak ART untuk membelikan baju atau mainan secara online dan mengirimkannya ke kampung halamannya selaku hadiah.

3. Jelaskan Situasi dan Kondisi Terkini

ART yang tetap bersikeras untuk pulang kampung mampu jadi belum mendapatkan berita utuh tentang ancaman pandemi Corona yang terjadi ketika ini. Kamu pasti mampu menerangkan secara rinci suasana dan keadaan yang terjadi ketika ini, termasuk larangan Presiden Joko Widodo untuk mudik lebaran tahun ini.

Selain itu, kamu juga bisa menjelaskan hukuman yang mampu diberikan kepada ART bila tetap mudik pada ketika pandemi ini. Plt Menteri Perhubungan Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa sanksi tersebut akan mulai efektif per tanggal 7 Mei 2020.

Meski begitu, ART kau bukannya mampu berangkat mudik secara bebas sebelum tanggal itu. Kamu pun mesti menjelaskan bahwa perjalanan menuju kampung halaman ketika ini sungguh membahayakan karena mampu saja mereka bertemu dengan orang-orang yang menjadi carrier atau pembawa virus.

Kemudian, jikalau mereka terpapar maka peluangtersebar ke orang-orang yang di kampung khususnya orang tua dan keluarga yang lain sangatlah besar.

Selain itu, ART pun dapat dipastikan tidak mampu berjumpa dengan siapapun di kampungnya selama 14 hari lantaran status orang dalam pengawasan (ODP) yang melekat pada ART jika mereka datang ke kampung halamannya.

Beberapa kampung di Jawa Barat, bahkan mengisolasi warganya yang baru datang dari kota selama 14 hari di daerah penampungan khusus yang berada di luar kampung. Tujuannya untuk menentukan seluruh warga tersebut higienis dan tidak menjinjing Corona sebelum diizinkan masuk ke dalam kampung untuk bertemu keluarganya.

4. Kasih Insentif di luar THR

Agar tidak pulang kampung di tengah pandemi Corona ini, kamu bisa menawarkan ART insentif atau kompensasi pemanis. Namun, hal tersebut tak melulu soal gaji sehingga kamu bisa memberikan insentif atau kompensasi dalam bentuk lain.

Misalnya dengan prospektif mereka mampu mudik dengan jangka waktu lebih lama saat kondisi sudah aman dan seluruhnya kondusif. Selain itu, pastikan juga THR bagi ART kamu tetap dibayarkan ya.

5. Jelaskan Konsekuensinya

Jika ancaman ODP tidak membuat para ART gentar untuk pulang kampung, maka kau bisa lebih tegas menawarkan klarifikasi soal konsekuensi yang bisa mereka dapat bila memaksa tetap mudik.

Kamu mampu memberikan bahwa ART yang bersangkutan tidak akan diterima bekerja kembali pasca-pulang kampung. Hal itu mesti kau lakukan alasannya ketika pulang kampung tidak menutup kemungkinan ART kau terpapar virus Corona. Tidak menerima mereka kembali menjadi satu-satunya cara agar kamu dan keluarga tetap sehat dan terhindar dari Covid-19.

6. Lindungi dengan Asuransi Kesehatan  

Namun kalau mereka tetap nekat pulang kampung juga, kau tidak berhak untuk melarangnya terlebih mereka telah mengenali semua risiko yang bakal dihadapi bila melakukannya.

(Baca juga: Manfaat Asuransi Ciputra Life, dan Jenis Produknya)

Satu hal baik yang bisa kamu kerjakan untuk melindungi si mbak atau bibik dalam melaksanakan perjalanan mudik, yakni membekali mereka dengan asuransi kesehatan yang meng-cover ongkos pengobatan yang disebabkan Covid-19.

Salah satu asuransi kesehatan yang memberikan pertolongan lengkap terhadap penderita Covid-19 yakni Ciputra Life lewat asuransi Citra Proteksi Kesehatan Aktif yang dimilikinya.

Para pemegang polis bisa mengajukan klaim ongkos rawat inap rumah sakit sampai dinyatakan sembuh dari Covid-19, yang semuanya akan diganti Ciputra Life. Bahkan nilai premi yang dibayarkan pun bisa kembali 110 persen.

Lalu jika kemungkinan terburuknya pihak tertanggung meninggal dunia, maka keluarganya berhak atas 100 persen pengembalian premi yang telah dibayarkan.

Sementara buat para karyawan yang sudah diberi jaminan asuransi oleh kantor,asuransi Ciputra Life bahkan memperbolehkan nasabahnya untuk melakukan double cover. Sehingga dua asuransi mampu digunakan sekaligus selama kurun penyembuhan dari virus Corona.

Dapatkan asuransi Ciputra Life yang hendak melindungi diri ART kau dari risiko terpapar Covid-19 lewat CekAja.com, sekarang juga!