0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Penjelasan Lengkap Hantavirus, Virus Gres Asal China?

Saat dunia masih berjibaku dengan pandemi virus Covid-19, kini muncul virus baru yang juga berasal dari China adalah hantavirus. Kasusnya timbul pertama kali Provinsi Yunnan, China barat daya. Beberapa media melaporkan adanya temuan laki-laki yang meninggal saat melaksanakan perjalanan ke ke Provinsi Shandong di timur, dengan tanda-tanda yang mencurigakan.

Penjelasan Lengkap Hantavirus, Virus Baru asal China?

Awalnya petugas medis menduga akhir hayat laki-laki ini dikarenakan virus Corona (Covid-19). Sebab tanda-tanda yang muncul sebelum kematiannya memang mirip pasien pandemi Covid-19.

Yakni memberikan adanya gejala permasalahan pada metode pernapasannya. Namun, sesudah dilakukan observasi lebih lanjut ternyata akhir hayat pasien berhubungan dengan virus lain yang dinamakan hantavirus.

(Baca juga: Setelah Virus Corona Mereda, Berbagai Wisata Seru di Jambi Ini Bisa Kamu Kunjungi)

Virus ini diketahui menjangkit binatang pengerat ke manusia melalui cairan urin dan feses. Siapapun yang menyentuh dan menghirup cairan urin dan feses binatang yang terinfeksi akan tertular hantavirus.

Berita baiknya, virus ini tidak menular antar insan. Hanya mereka yang berinteraksi pribadi dengan binatang pengerat terinfeksi, yang kemungkinan tinggi bakal tertular.

Tikus dan hamster yaitu salah satunya. Anda harus waspada jika lingkungan sekitar rumah terdapat banyak tikus, sebab urin, feses dan air liurnya bahkan memiliki peluang mengandung Hantavirus.

Mengenal Lebih dalam Hantavirus

Hanta virus ialah nanah zoonosis yang ditularkan oleh hewan rodentia (hewan pengerat) ke insan. Infeksi ini menimbulkan gangguan kesehatan ringan sampai berat.

Gejala ringannya ditandai dengan demam, bintik perdarahan pada muka, pusing, lalu hipotensi, oliguria (sedikit buang air kecil), lalu diuretik (sering buang air kecil).  Sementara pada perkara yang lebih berat Hantavirus mampu menyebabkan kelainan ginjal dan paru-paru.

Perjalanan Hantavirus

Hantavirus sesungguhnya bukanlah jenis virus gres, alasannya dikenali sudah timbul sejak 1951. Kemunculan pertama Hantavirus justru terjadi di luar China, adalah di negara tetangga Korea.

Kasus pertama didapatkan pada periode 1951-1954 saat 3000 serdadu Amerika yang sedang berada di Korea mengalami gejala jerawat Hantavirus. Kemudian ke-3000 prajurit ini membawa serta virus ini ke Amerika. Menyebabkan banyak maut warga Amerika yang diakibatkan karena gagal jantung.

Hantavirus pernah mewabah di tahun 1993 di empat kota besar Amerika Serikat, adalah Arizona, New Mexico, Utah, dan Colorado. Selain itu, virus ini sempat ditemukan menjangkit sejumlah orang di Taman Nasional Yosemite (Yosemite National Park) di California, AS pada tahun 2012.

(Baca juga: Beda, Ini Tata Cara Mengurus Jenazah Pasien Virus Corona)

Hantavirus pertama kali diisolasi pada tahun 1976. Kemudian observasi lebih lanjut dilaksanakan hingga teridentifikasi beberapa strain/galur/serotype hantavirus yang lain.

Mengutip dari Kompas, setidaknya ada 22 hantavirus bersifat patogen bagi insan, dan mengakibatkan dua tipe penyakit, adalah tipe Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) dan tipe Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS).

Hantavirus beramplop sehingga tidak tahan kepada pelarut lemak, seperti deterjen, pelarut organik, dan hipoklorit, dapat juga diinaktivasi dengan pemanasan dan sinar ultraviolet. Berjemur dibawah terik matahari dapat menjadi salah satu upaya menghindari serangan hantavirus.

Gejala Orang Terinfeksi Hantavirus

Gejala orang yang terinfeksi Hantavirus ini seperti mirip tanda-tanda Demam Berdarah. Virus ini juga dimengerti mampu menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal (HFRS).

HPS dan HFRS sering kali memberikan tanda-tanda yang berbeda. Mengutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) tanda-tanda Hantavirus berisikan gejala awal dan gejala lanjutan.

  • Gejala HPS

Biasanya tanda-tanda yang ditimbulkan hantavirus HPS ini meliputi kelelahan, demam, pusing, sakit kepala, kedinginan, muntah, diare, serta nyeri otot utamanya di paha, punggung, pinggul, dan bahu.

Setelah fase pertama yakni antara hari ke 4 sampai 10 hari, seseorang yang terpapar hantavirus akan mengalami batuk, sesak napas, dan paru-paru yang dipenuhi cairan. Gejala ini hampir seperti mirip flu biasa, tetapi mampu menjadikan komplikasi serius khususnya gagal ginjal.

  • Gejala HFRS

Gejala untuk perkara HFRS biasanya muncul cepat, diantaranya sakit perut, punggung, kepala, mual, kedinginan, dan demam. Wajah penderita biasanya akan meradang dan memerah sehingga menimbulkan kemampuan penglihatannya berkurang.

Hal ini diikuti dengan tekanan darah rendah dan trauma akut, kebocoran pembuluh darah, serta gagal ginjal akut. Bila seseorang terpapar hantavirus yang mengakibatkan HFRS, satu hingga 15 persen pasien meninggal dunia.

Itulah beberapa tanda-tanda yang dialami para penderita Hantavirus , bila menemui keadaan serupa segera bawa ke dokter alasannya adalah penanganan yang terlambat dapat menimbulkan indikasi penyakit serius bahkan kematian.

Proses Penularan Hantavirus ke Manusia

Sebenarnya perkara penularan Hantavirus dari binatang ke insan ini jarang terjadi. Namun sebagai negara dengan binatang pengerat cukup banyak kita wajib waspada alasannya adalah hewan ini adalah inang paling baik untuk Hantavirus.

Di Amerika Serikat, tikus rusa (bareng dengan tikus kapas dan tikus padi di negara bagian tenggara dan tikus putih di Timur Laut) adalah reservoir hantavirus.

Proses penularan Hantavirus ke manusia terjadi saat binatang pengerat menumpahkan virus ke dalam urin, kotoran, dan air liur mereka. Tingkat ajal HPS yakni 38%, kematian terjadi pada kurang dari 1% sampai 15% pasien.

Virus ini utamanya ditularkan terhadap orang-orang ketika mereka menghirup udara yang tercemar oleh virus. Ketika urin hewan pengerat dan kotoran menyatu, inilah ketika proses penciptaan Hantavirus.

Akan muncul uap atau tetesan kecil yang muncul dari penyatuan urin dan feses yang mengandung virus kemudian dihirup oleh manusia, proses ini dikenal sebagai “transmisi udara”.

Ada beberapa cara lain tikus dapat berbagi hantavirus kepada orang-orang:

  • Jika tikus dengan virus menggigit seseorang, virus mungkin menyebar ke orang itu, namun jenis penularan ini jarang terjadi. Para ilmuwan percaya bahwa kemungkinan paling besar orang dapat terserang virus yaitu dikala mereka menyentuh sesuatu yang sudah tercemar dengan urin tikus, kotoran, atau air liur, dan kemudian menyentuh hidung atau lisan mereka.
  • Para ilmuwan juga menerka orang mampu jatuh sakit jikalau mereka makan makanan yang tercemar oleh urin, kotoran, atau air liur dari tikus yang terinfeksi.

Hantavirus yang menyebabkan penyakit manusia tidak dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain. Misalnya, Anda tidak mampu terinfeksi virus ini cuma karena menjamah atau mencium seseorang yang menderita HPS atau dari petugas kesehatan yang sudah merawat seseorang dengan penyakit tersebut.

Namun ada temuan baru yang didapat Di Chili dan Argentina, perkara yang jarang, yakni adanya penularan dari orang ke orang terjadi di antara kontak erat seseorang yang sakit dengan jenis hantavirus yang disebut virus Andes.

Diagnosis & Perawatan

Mendiagnosis HPS pada individu yang baru terinfeksi beberapa hari terbilang cukup sukar, alasannya gejala mulanya mirip flu biasa seperti demam, nyeri otot, dan kecapekan.

Namun, jika individu tersebut mengalami demam dan kelelahan dan mempunyai riwayat potensi paparan hewan pengerat, bersama dengan sesak napas, kemungkinan besar diagnosis mengarah ke HPS. JikaÂ

Apakah banyak kasus HPS berakhir dengan komplikasi dalam jangka panjang? Jawabannya yakni jarang. Memang, periode pemulihan pasien Hantavirus terbilang usang yaitu meraih berbulan-bulan, tetapi belum ada bukti yang menawarkan ada imbas penyakit kronis dalam jangka panjang.

Meski begitu bukan bermakna kita boleh berleha-leha sehingga tidak menjaga kebersihan dan melakukan pencegahan sedini mungkin.

Mengobati HPS

Tidak ada perawatan khusus, penyembuhan, atau obat untuk jerawat hantavirus. Namun, kita tahu bahwa jikalau orang yang terinfeksi dikenali lebih permulaan dan menerima perawatan medis di unit perawatan intensif, mereka mungkin mampu lebih singkat pulih.

Dalam perawatan intensif, pasien diintubasi dan diberikan terapi oksigen untuk membantu meminimalisir dilema pada sistem pernapasan yang parah.

Semakin awal pasien dibawa ke perawatan intensif, semakin baik. Jika seorang pasien tiba ke rumah sakit dengan gejala yang telah akut kecil kemungkinan dia mampu sembuh.

Karena itu, bila Anda telah berada di sekeliling binatang pengerat dan memiliki tanda-tanda demam, nyeri otot dalam, dan napas pendek, segera jumpai dokter Anda.

Pastikan untuk menginformasikan dokter Anda bahwa Anda telah berada di sekeliling hewan pengerat. Penjelasan Anda akan sangat menolong dokter menetapkan diagnosa yang tepat.

Pencegahan

Bagi Anda yang tinggal di daerah padat penduduk, bertemu dengan binatang pengerat mirip tikus telah jadi hal biasa. Bahkan kotoran tikus dan urinnya umumada di sudut-sudut rumah. Jangan anggap remeh pemandangan ini, sebab bila tersentuh oleh tangan bukan tidak mungkin mampu menimbulkan Hantavirus.

Salah satu langkah-langkah pencegahan atau menghindari serangan Hantavirus yakni dengan memperlihatkan kontak dengan tikus di rumah, daerah kerja, atau tempat sekitar Anda.

Tutup lubang dan celah di rumah atau garasi Anda. Pasang lem tikus jika mendapati tikus berkeliaran di dalam rumah. Bersihkan remah-remah kuliner yang dapat memanggil tikus.

  • Hindari Tikus

Hasil observasi modern menawarkan bahwa banyak orang yang mengidap HPS karena sering berhubungan dengan tikus dan / atau kotorannya di sekeliling rumah atau tempat kerja.

Disisi lain, banyak orang yang jatuh sakit melaporkan bahwa mereka sama sekali tidak menyaksikan tikus. Karena itu, bila Anda tinggal di daerah dengan tikus yang berkembang pesat jagalah kebersihan rumah.

  • Melakukan Vaksinasi

Selain mempertahankan kebersihan dan meminimalkan interaksi dengan tikus, kita juga bisa melaksanakan vaksinasi. Kini sudah ada vaksin multivalent rekombinan yang berisikan beberapa strain/serotype hantavirus yang mampu menghalangi nanah hantavirus.

Vaksin hanta yang berasal dari jaringan ginjal gerbil dan hamster sudah banyak dibuat . Di China dan Korea, sumbangan vaksinasi hantavirus terbukti mampu menurunkan masalah bengkak pada insan.

Cara membersihkan lingkungan

Penting dikenali juga bahwa cara membersihkan area yang sudah terpapar kotoran tikus ini dilarang sembarang. Jangan gunakan penyedot debu maupun sapu untuk membuangnya.

Pertama yang mesti dilakukan yaitu membuka lebar-lebar semua ventilasi di rumah, kemudian gunakan lap atau tisu yang sudah disemprot dengan desinfektan, kemudian barulah bersihkan area tersebut dengan lap basah dan buang sisa kotoran ke tempat berair.

Ketika melakukan pencucian, lindungi diri dengan menggunakan sarung tangan latex. Buang segera sarung tangan jika sudah tercemar feses maupun urin tikus. Biasakan mencuci tangan sesudah higienis-bersih walaupun Anda sudah memakai sarung tangan.

Itulah beberapa pencegahan yang bisa kita kerjakan untuk menghindari serangan hantavirus. Jagalah kebersihan diri dan lingkungan. Jangan membunuh tikus didalam rumah, karena mampu jadi darah, urin dan fesesnya mengandung Hantavirus. Selalu jaga kesehatan anda, dengan memproteksikan diri.

Untuk menyanggupi pembayaran mu, sekarang kamu mampu bayar belanja di ecommerce pilihan kau tanpa kartu kredit dengan menggunakan Kredivo. Dengan Kredivo, data dan dokumen kau dijamin aman sebab telah diawasi dan terdaftaf di OJK.

Untuk menyanggupi kebutuhan mu disaat banyak virus menyerang, gunakan Kredivo!