0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Pengertian Cukai Rokok Dan Kenaikan Tarifnya Per Januari 2020

Demi menekan tingkat konsumsi rokok di masyarakat, Pemerintah memutuskan untuk menaikkan tarif cukai rokok terhitung sejak Januari 2020. Kenaikannya sendiri membuat harga jual eceran menjadi 35 persen. Sebelum membicarakan lebih jauh, apakah kamu tahu sesungguhnya pengertian cukai rokok tersebut?

pengertian cukai rokok

Pengertian Cukai Rokok

Pengertian cukai rokok bantu-membantu mengarah pada pungutan rokok maupun produk tembakau yang lain yang dibebankan terhadap perokok.

Dalam praktiknya, konsumen juga tetap bakal menanggung pajak rokok tersebut.

Tujuan dari pemberlakuan cukai rokok yang dikontrol oleh Pemerintah ini, untuk menertibkan peredaran barang kena cukai yang berpotensi mengganggu kehidupan, dan kesehatan masyarakat dalam ranah publik.

Karena seperti yang kita pahami, perokok aktif tak jarang meresahkan orang lain alasannya adalah asapnya yang terhirup, terlebih saat berada di ruang terbuka.

Hasilnya, banyak dari mereka yang menjadi perokok pasif, dimana justru lebih berbahaya daripada para perokok aktif.

Disisi lain, dengan diberlakukannya cukai rokok, pendapatan yang diterima baik Pemerintah kawasan maupun pusat tentu saja bertambah.

Seiring dengan banyaknya angka perokok di Indonesia, terutama cukup umur dengan rentan usia 13 hingga 18 tahun.

Beda Pengertian Cukai Rokok dan Pajak Rokok

Terdapat perbedaan pemahaman cukai rokok dengan pajak rokok.

Jika cukai rokok mengacu pada pungutan kepada konsumennya, pajak rokok justru diartikan selaku pungutan dari cukai rokok yang didapat Pemerintah.

Sifat dari pungutan ini pun juga menawarkan perbedaan yang cukup mencolok, dimana pajak biasanya yakni pungutan yang sifatnya wajib dan memaksa.

Lain halnya dengan cukai, yang mana sifatnya menyesuaikan dengan kebijakan dari pungutan tersebut.

Beralih ke skema pemungutan biaya yang digunakan, pajak rokok umumnya dibebankan terhadap produsen rokok sementara cukai rokok terhadap konsumen.

Meskipun pada hasilnya nanti perokok lah yang juga bakal menanggung pajak rokok.

Dari sisi perkiraan harga jual eceran, terdapat perbedaan yang cukup signifikan dimana tarif dasar pengenaan cukai rokok untuk HJE alias harga jual eceran adalah sekitar 40 persen.

Sedangkan tarif pengenaan pajak rokok hanya berkisar 10 persen dari nilai cukai rokok itu sendiri.

(Baca Juga: 4 Cara Menghilangkan Bau Rokok dari Kabin Mobil Bekas)

Kenaikan Tarif Cukai Rokok Per Januari 2020

Pada permulaan 2020 lalu, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo resmi menyampaikan kenaikan tarif cukai rokok sebesar 23 persen dengan harga jual eceran naik menjadi 35 persen.

Kebijakan ini semata-mata dilaksanakan guna menekan laju tingkat konsumsi rokok dan produk tembakau lainnya di masyarakat.

Berdasarkan data yang beredar, jumlah perokok di Indonesia mengalami peningkatan utamanya di kelompok cukup umur dan perempuan, dengan rata-rata perkiraan secara berurut yaitu 4,8 persen dan 9 persen.

Kenaikan tarif cukai rokok dan HJE sendiri sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 152 tahun 2019.

Dalam peraturan ini diterangkan, kenaikan tarif terbesar ada pada jenis rokok Sigaret Putih Mesin ialah sebesar 29,96 persen.

Khusus cukai rokok jenis Sigaret Kretek Tangan Filter mengalami peningkatan cuma sekitar 25,42 persen.

Lalu disusul pula kenaikan tarif cukai rokok untuk jenis Sigaret Kretek Mesin dan Sigaret Kretek Tangan masing-masing secara berurut, adalah 23,49 persen dan 12,84 persen.

Jika kebijakan ini dilihat dari sudut pandang Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia, dapat disimpulkan jika kebijakan tersebut justru menambah beban Industri Hasil Tembakau (IHT).

Pasalnya, pelaku IHT ini juga niscaya mengalami penurunan produksi, akhir kenaikan cukai yang mencapai 23 persen serta HJE yang juga mengalami lonjakan hingga 35 persen.

Belum lagi, ketika ini tengah tren rokok elektrik yang dikenali peraturannya sedikit berlawanan dengan rokok konvensional.

Mau membuatkan bisnismu? Gampang kok! Tinggal unduh aplikasi Kredivo kemudian aktivasi akun kreditmu. Limit yang diberikan juga cukup besar loh, bisa meraih Rp30 juta.

Enggak perlu takut akan bunganya, alasannya Kredivo hanya membebankan bunga sebesar 2,95 persen per bulannya.

Cuma, jika kau bisa melunasi pembayaran dalam 30 hari, itu memiliki arti tidak ada beban bunga yang perlu dibayarkan. Untung bukan?