0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Pahami Serba-Serbi Asuransi Untuk Perahu Nelayan

Ada berbagai asuransi yang disediakan di Indonesia. Mulai dari asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi kendaraan, sampai asuransi property. Karena di Indonesia ada beragam profesi, maka asuransi kadang tidak mampu meliputi seluruhnya. Contohnya saja untuk mereka yang berprofesi nelayan. Profesi ini jarang sekali disentuh oleh perusahaan asuransi. Entah mengapa sebab. Padahal profesi nelayan juga memiliki banyak risiko. Selain risiko bagi diri nelayan itu sendiri, risiko kepada alat utama yang digunakan untuk mencari ikan yakni bahtera nelayan juga mestinya mampu diasuransikan. Asuransi untuk bahtera nelayan sesungguhnya ada di Indonesia tetapi tidak semua perusahaan asuransi tertarik untuk bermain di bidang ini. Nah jika kau ingin lebih tahu banyak ihwal serba-serbi asuransi untuk perahu nelayan simak terus goresan pena ini ya!

asuransi untuk perahu nelayan

Pada postingan ini, kita akan menemukan balasan atas beberapa pertanyaan paling biasa perihal asuransi perahu nelayan.

Apakah Saya Membutuhkan Asuransi perahu nelayan?

Secara hukum, cuma dua negara bagian yang mensyaratkan berbagai jenis asuransi kapal (dan untuk salah satu negara bab ini, hanya kapal dengan mesin yang menciptakan lebih dari 50 tenaga kuda). Ada tolok ukur asuransi pelengkap di beberapa negara bagian Amerika untuk pelaut yang memenuhi kriteria tertentu, ialah dengan menentukan bahwa nelayan yang mempunyai kapal dapat memverifikasi patokan asuransi kapal dengan dewan kelautan negara yang bersangkutan atau tubuh pengatur lainnya.

Indonesia sebagai negara kelautan ini pun cukup peka dengan kondisi nelayan. Di Amerika saja, hingga sekarang, hanya dua negara bagian yang memiliki undang-undang asuransi kapal Arkansas dan Utah. Di Arkansas, semua bahtera motor yang ditenagai oleh mesin lebih dari 50 tenaga kuda, dan semua PWC, harus ditanggung oleh polis asuransi pertanggungjawaban. Kebijakan tersebut harus menawarkan setidaknya USD 50.000 pertanggungan kewajiban, dan ilegal mengoperasikan PWC tanpa asuransi yang diwajibkan.

Di Utah, semua bahtera motor dan PWC diharuskan membawa asuransi pertanggungjawaban pemilik atau operator saat dioperasikan di perairan Utah. Perahu motor yang dilengkapi dengan mesin kurang dari 50 tenaga kuda dan bahtera udara dikecualikan. Adalah ilegal untuk mengoperasikan PWC di perairan Utah tanpa asuransi yang dibutuhkan.

Kebijakan asuransi kapal di Utah mensyaratkan batas cakupan minimum berikut per insiden:

  • USD 25.000 untuk cedera badan per orang.
  • USD 50.000 untuk total cedera tubuh jikalau banyak orang terluka dalam kecelakaan itu.
  • USD 15.000 untuk kerusakan properti.

Asuransi kapal jenis apa yang kamu butuhkan?

Seperti banyak polis asuransi lain, asuransi kapal lazimnya dapat dipisahkan menjadi berbagai macam: kewajiban, pengendara yang tidak diasuransikan, dan pertanggungan / pertanggungan komprehensif.

Asuransi keharusan adalah kriteria minimum yang disyaratkan oleh sebagian besar negara bagian, bank, dan marina. Profesional asuransi kapal mengusulkan membeli setidaknya USD 1.000.000 dalam asuransi keharusan. Jumlah pertanggungan pertanggungan yang disarankan bahkan mampu lebih tinggi kalau kau memiliki kapal yang cepat dan besar lengan berkuasa yang serupa-sama berisiko dan dapat menjadikan lebih banyak kerusakan.

Kembali ke dalam negeri, Indonesia memang dikenal sebagai negara kepulauan yang mempunyai hasil laut yang melimpah. Kekayaan hasil maritim Indonesia ini bahkan telah sampai ke telinga orang luar. Hasil bahari itu bisa dengan mudah kita dapatkan di pasar atau supermarket di penjuru Indonesia. Ini yakni perjuangan dari para nelayan loh. Kondisi geografis Indonesia yang dikelilingi oleh lautan membuat banyak masyarakatnya yang berprofesi selaku nelayan. Namun sayangnya, banyak nelayan kita yang hidup di bawah garis kemiskinan dan keselamatan kerja nya pun tak ada jaminan, apalagi untuk nelayan kecil yang cuma bermodal bahtera kecil. Berbeda dengan nelayan besar yang mempunyai perahu besar dan anak buah kapal yang banyak.

(Baca Juga: Cara Mendapatkan Kartu Asuransi Nelayan)

Mencari informasi tentang asuransi perahu untuk nelayan memang tidak gampang. Mengingat asuransi jenis itu juga sungguh jarang ada. Ada banyak aspek yang mendasari kenapa cuma ada sedikit asuransi untuk perahu nelayan. Salah satunya ialah ini karena produk ini memerlukan ketelitian yang tinggi dan spesifik. Selain itu, nelayan tradisional juga tak mengerti tentang asuransi bahtera. Berbeda memang jika dibandingkan dengan mancanegara, di mancanegara nelayan bekerja dengan lebih modern, dan memberikan asuransi pada kapal atau bahtera mereka pun telah biasa. Bahkan ada bahtera atau boat langsung yang diasuransikan semoga keamanan lebih terjamin.

Tak dibantah memang saat ini keadaan nelayan Indonesia juga masih banyak yang nelayan tradisional. Artinya mereka belum memakai alat-alat menangkap ikan yang terbaru. Perahu nelayan Indonesia hampir seluruhnya terbuat dari kayu. Perahu dari kayu memiliki risiko yang tinggi. Salah satu argumentasi lagi mengapa asuransi bahtera untuk nelayan cuma ada sedikit jumlahnya. Banyaknya bahtera nelayan yang tidak memiliki identitas resmi juga menimbulkan asuransi untuk bahtera nelayan kian susah berkembang. Itulah mengapa kepemilikan itu penting ditunjukkan ketika akan mengambil asuransi.

Jenis fishing vessel

Bagi sebagian nelayan ada yang sudah memakai alat penangkap ikan terbaru. Perahu atau kapal penangkap ikan sering disebut fishing vessel. Kalau dikategorikan menurut jenisnya fishing vessel ini dibagi menjadi 3 ialah:

  • Kapal penangkap ikan adalah kapal khusus yang cuma dipakai untuk menangkap ikan.
  • Kapal pengolah ikan yaitu kapal yang dipakai untuk mengolah ikan atau menjadi pabrik terapung.
  • Kapal yang tidak masuk klasifikasi di atas, umumnya ada kapal pengangkut, kapal riset atau untuk training.

Sedangkan berdasarkan alat tangkapannya, fishing vessel juga dibagi menjadi 3 klasifikasi juga mirip:

  • Kapal penangkap ikan dengan menggunakan alat tembak.
  • Kapal penangkap ikan dengan memakai jaring.
  • Kapal penangkap ikan dengan menggunakan alat kail.

Asuransi untuk kapal nelayan salah satunya ditawarkan oleh asuransi ACA dan asuransi Astra. Berikut ini penjelasannya ya!

Asuransi kapal ikan nelayan ACA

Asuransi ini adalah asuransi yang menunjukkan tunjangan atas bahtera nelayan dengan tujuan nelayan mampu tetap mempertahankan keberlangsungan usahanya kalau terjadi sesuatu atas suatu risiko contohnya perahu yang tenggelam. Dengan demikian nelayan masih tetap mampu menangkap ikan sesudah melakukan klaim. Jaminan asuransi terhadap perahu nelayan ini membuatnya mempunyai nilai yang bisa digunakan untuk layanan kredit dari pihak perbankan loh. Asuransi ini juga menyediakan jaminan atas kecelakaan untuk nelayan atau awak perahu itu sendiri.

Jenis perahu yang mampu diasuransikan oleh asuransi untuk bahtera nelayan ACA ini ialah jenis perahu atau kapal penangkap ikan. Kapal penangkap ikan ini (fishing vessel) adalah kapal khusus yang digunakan untuk menangkap ikan. Ini memiliki arti nelayan yang telah terbaru sebab menggunakan fishing vessel.

Sedangkan jaminan asuransi yang disediakan oleh asuransi untuk bahtera nelayan ACA antara lain:

  • Total Loss Only untuk keadaan rangka kapal
  • Marine Cargo bagi perahu kolektorikan
  • Jaminan atas kecelakaan diri bagi kru bahtera
  • Jaminan P&I bagi nahkoda bahtera

Asuransi ini memberikan ganti rugi bagi nelayan jikalau bahtera mereka mengalami kerusakan parah atau karam. Asalkan nelayan mempunyai bukti data identitas resmi dari bahtera atau kapalnya maka asuransi ini bisa diklaim. Asuransi untuk bahtera nelayan ini dinilai menjadi salah satu asuransi terbaik bagi nelayan.

Asuransi untuk bahtera nelayan Astra

Asuransi dari Astra ini ternyata bisa menjamin atas kerusakan dan kerugian perahu atau kapal mirip mesinnya, rangkanya atau peralatannya. Perlindungan ini atas risiko utama seperti kerusakan kapal sebab bahaya bahari, pencurian, ledakan, kebakaran, kontak dengan pesawat, pembajakan, gempa bumi, letusan gunung berapi, kecelakaan dikala bongkar muat, kelalaian nahkoda. Sedangkan jaminan pilihannya tentang balasan ukiran antar kapal dan donasi kerugian lazim.

Pemberian ganti rugi atas peristiwa risiko terhadap kapal nelayan harus sesuai dengan kebijakan dari perusahaan asuransi Astra. Kapal dengan bobot sekurang-kurangnya30 gross ton (GT) ini bisa memenuhi syarat untuk asuransi. Asuransi Astra juga menggandeng beberapa perbankan yang bisa menjadi cara memajukan minat para nelayan dan usahawan kapal untuk membeli asuransinya. Jika perbankan tersebut bisa lebih menunjukkan pertolongan kredit terhadap nelayan maka perahu-bahtera atau kapal-kapal nelayan juga memerlukan asuransi.

Selain asuransi untuk perahu nelayan ternyata pemerintah juga memperlihatkan asuransi untuk nelayannya. Karena risiko tidak hanya terjadi untuk bahtera nelayan saja tetapi juga manusianya. Maka dari itu Kementerian Kelautan dan Perikanan menunjukkan asuransi terhadap nelayan di seluruh wilayah Indonesia. Dengan dukungan ini nelayan juga bisa lebih hening ketika pergi melaut. Asuransi nelayan ini ternyata tidak cuma untuk yang berprofesi selaku nelayan saja loh. Beberapa profesi yang berhubungan juga mampu mendapatkan asuransi ini. Penerima asuransi nelayan ini adalah para nelayan tradisional dan nelayan kecil, pembudidaya ikan kecil serta petambak garam kecil.

Manfaat asuransi perahu nelayan Astra

Kalau begitu apa sih faedah yang bisa didapatkan bagi mereka? Manfaat asuransi nelayan ini lebih kepada pemberian jiwa manusianya bukan asuransi untuk perahu nelayan. Namun dalam perkembangannya bisa saja perlindungannya bertambah menjadi asuransi untuk bahtera nelayan. Asuransi ini memiliki faedah mirip berikut:

  • Ada dukungan kematian yang disebabkan alasannya adalah acara menangkap ikan senilai Rp200 juta
  • Ada santunan kecelakaan dari acara menangkap ikan yang hsia mengakibatkan ajal senilai Rp160 juta
  • Ada pertolongan kecelakaan yang bukan disebabkan oleh aktivitas dalam menangkap ikan dan berakibat cacat permanen sebesar Rp100 juta
  • Biaya pengobatan untuk nelayan sebesar Rp20 juta

Syarat asuransi nelayan Astra

Setelah mengenali keuntungannya pasti kita juga mesti bagaimana syaratnya jikalau akan mengajukan asuransi nelayan ini. Menurut Undang-Undang No 18 Tahun 2016, patokan akan asuransi nelayan ini antara lain:

  • Usia maksimal nelayan yaitu 65 tahun
  • Mempunyai kartu nelayan
  • Belum pernah mendapatkan acara asuransi dari pemerintah atau mendapatkan acara asuransi yang waktu periodenya sudah final dan pertanggungannya berlawanan
  • Tidak memakai alat menangkap ikan yang dihentikan pemerintah
  • Memakai kapal penangkap ikan dengan ukuran optimal hanya 10 GT

Setelah syarat-syarat tersebut dipenuhi maka nelayan mampu mendaftar lewat situs satudata.kkp.go.id. banyak sekali tahap harus dilalui mirip tahap Persiapan, tahap Sosialisasi, tahap Pendataan dan Verifikasi, Pengusulan Calon Penerimaan Asuransi, tahap Validasi, tahap Penetapan Penerima Asuransi, dan Pengajuan dan Pembayaran Klaim.

Dengan adanya jaminan pertolongan bagi nelayan berbentukasuransi untuk perahu nelayan maupun asuransi untuk nelayannya itu sendiri dibutuhkan bisa memajukan produktivitas dari sektor kelautan. Kehidupan nelayan yang senantiasa bergantung dengan kondisi alam yang tidak pasti membuat jaminan pinjaman ini lebih terasa keuntungannya. Demi kepentingan nelayan memang semestinya asuransi lebih bisa lagi menggali peluangdari nelayan di Indonesia mengingat ada banyak sekali orang yang profesinya sebagai nelayan.