0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Ongkos Tes Konsultan Pajak Yang Perlu Kamu Tahu

Menjadi konsultan pajak bukan pekerjaan yang mudah, karena ada rangkaian tes yang harus dilalui untuk mampu menjadi akuntan pajak, antara lain ujian sertifikasi konsultan pajak (USKP) mulai dari tingkat A, B, dan C.

biaya tes konsultan pajak

Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) adalah cobaan sertifikasi untuk jenjang profesi konsultan pajak. Sertifikat USKP menjadi prasyarat untuk mendapat ijin praktek selaku konsultan pajak. Saat ini Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP) diselenggarakan oleh Komite Pelaksana Panitia Penyelenggara Sertifikasi Konsultan Pajak (KP3SKP).

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 485 tahun 2003 wacana Konsultan Pajak menawarkan kewenangan kepada Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) untuk menyelenggarakan USKP.

IKPI lalu membentuk Badan Penyelenggara Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak untuk mengadakan USKP. Peserta yang lulus USKP akan menerima sertifikat untuk bisa memproses ijin kerja selaku konsultan pajak yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak atas nama Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Bagi kamu yang kepincut menjadi konsultan pajak, berikut penjelasannya tergolong juga kisaran ongkos tes USKP yang perlu kau persiapkan.

Pengertian Konsultan Pajak

Konsultan pajak adalah orang yang dalam lingkungan pekerjaannya secara bebas menawarkan jasa profesional terhadap Wajib Pajak dalam melakukan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundang-permintaan perpajakan yang berlaku.

Meskipun dikala ini Direktorat Jenderal Pajak sedang gencar menciptakan penemuan teknologi terkait administrasi pajak, masukan dari konsultan tetap diharapkan agar usahawan/wajib pajak bisa mengontrol prediksi profit tanpa harus melanggar aturan perpajakan.

Persyaratan jadi konsultan pajak

Apabila kamu tertarikuntuk terjun dalam dunia perpajakan dengan menjadi konsultan, ada beberapa patokan yang mesti dipenuhi apalagi dulu. Persyaratan tersebut antara lain:

  1. Warga negara Indonesia.
  2. Bertempat tinggal di Indonesia.
  3. Memiliki serendah-rendahnya ijazah Strata Satu atau setingkat dengan itu.
  4. Tidak terkait dengan pekerjaan atau jabatan pada Pemerintah/Negara atau Badan Usaha Milik Negara/Daerah.
  5. Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
  6. Memiliki Sertifikat Konsultan Pajak.
  7. Bersedia menjadi anggota IKPI (Ikatan Konsultan Pajak Indonesia) dan tunduk pada Kode Etik Ikatan Konsultan Pajak.
  8. Batas usia optimal menjadi Konsultan Pajak adalah umur 70 tahun.
  9. Ketika seseorang ingin menjadi konsultan pajak, maka seseorang harus memiliki izin praktik dan akta terlebih dulu.
  10. Izin praktik konsultan pajak tersebut diterbitkan eksklusif oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Dalam persyaratan tersebut, ada poin yang mengharuskan kepemilikan akta konsultan pajak. Sebenarnya apa itu sertifikat konsultan pajak?

Sertifikat konsultan pajak ialah surat informasi tingkat keterampilan selaku konsultan pajak.

Sertifikat tersebut hanya mampu ditemukan lewat Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak (USKP), acara yang dilaksanakan untuk memperoleh sertifikat konsultan pajak. USKP dibarengi secara bertahap dari tingkat A, tingkat B dan tingkat C.

Siapa saja yang dapat mengikuti USKP? Peserta ujian ini yakni orang perseorangan yang mendaftarkan diri ke Panitia Penyelenggara Sertifikasi Konsultan Pajak.

Persyaratan khusus yang mesti dipenuhi akseptor per tingkat akta antara lain:

Untuk Sertifkat A:

  1. WNI
  2. Memiliki ijazah serendah-rendahnya S1 dari perguruan tinggi negeri ataupun swasta yang terakreditasi
  3. Bagi yang menyerahkan ijazah S2 dan S3, wajib menyerahkan fotokopi ijazah S1

Untuk Sertifikat B:

  1. WNI
  2. Telah memiliki akta Konsultan Pajak Tingkat A atau piagam penghargaan yang setara yang diberikan kepada pensiunan pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Untuk Sertifikat C:

  1. WNI
  2. Telah memiliki akta Konsultan Pajak Tingkat B atau piagam penghargaan yang setara yang diberikan terhadap pensiunan pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Biaya-ongkos tes USKP

Biaya Pendaftaran dan Biaya USKP (Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak) yang diterbitkan panitia penyelenggara USKP KP3SKP – IKPI.

Berikut rincian biaya pendaftaran dan biaya ujian baik peserta baru maupun peserta mengulang:

Pertama-tama, kamu perlu menyiapkan biaya registrasi sebesar Rp300 ribu. Setelah itu, biaya akta dibagi menurut jenis sertifikasinya.

Bagi peserta baru, biaya akta A sebesar Rp2 juta. Kemudian Sertifikat B sebesar Rp3,5 juta, dan Sertifikat C sebesar Rp6 juta.

Kemudian, bagi peserta yang gagal tes, perlu mengulang tes dengan ongkos Rp350 ribu per mata ujian dengan jumlah maksimum Rp2 juta untuk Sertifikat A.

Kemudian untuk Sertifikat B sebesar Rp650 ribu per mata ujian maksimum Rp3,5 juta, dan untuk Sertifikat C sebesar Rp1,5 juta per mata cobaan maksimum Rp6 juta.

Biaya ujian USKP akan kian mahal khususnya jikalau kamu terus mengulang. Oleh sebab itu, sebaiknya kamu mengikuti acara bimbingan berguru sebagai antisipasi dalam Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak yang hendak dibarengi.

(Baca Juga: Macam Macam Pajak Yang Perlu Kamu Ketahui)

Biaya pendaftaran Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak disetorkan ke rekening BCA KCU Wisma Asia nomor 084-025125-0 atas nama Ikatan Konsultan Pajak Indonesia paling lambat 1 bulan sebelum waktu cobaan.

Setelah adanya informasibahwa peserta dinyatakan menyanggupi standar registrasi, maka perlu menyetorkan ongkos ujian ke rekening BCA cabang Tomang Raya nomor 310-999998-0 atas nama IKPI-BP USKP selambat-lambatnya 1 bulan sebelum waktu ujian.

Sebagai catatan, setiap pembayaran dapat dikerjakan dengan slip setoran BCA, klik BCA, internet banking, tetapi tidak diperkenankan lewat transfer ATM, Phone banking, dan Mobile Banking.

BK USKP juga tidak menerima pembayaran biaya cobaan secara tunai yang dikirimkan lewat pos atau yang diserahkan pribadi terhadap BP USKP.

Pada setiap bukti pembayaran ujian, mesti mencantumkan nama penerima cobaan, sertifikasi yang diambil, nomor telepon peserta ujian, dan kala ujian.

Tata Cara Pendaftaran USKP

Untuk mengikuti pendaftaran USKP, prosedur yang harus diamati antara lain:

  • Pendaftaran ataupun pengembalian formulir USKP dibuka saban hari kerja pada Senin sampai Jumat pukul 09.00-16.00.
  • Melampirkan fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir oleh instansi berwenang dan pas foto berwarna terbaru berlatar merah ukuran 4×6 sebanyak 4 buah.
  • Pria menggunakan jas dan perempuan memakai blazer berwarna gelap. Selain itu, juga perlu melampirkan fotokopi KTP yang berlaku dan bukti registrasi sebesar Rp300 ribu.

Sebagai catatan, dokumen pendaftaran yang tidak lengkap tidak akan diterima dan seluruh dokumen akan menjadi milik BP USKP dan tidak mampu diminta kembali.

Bagi penerima USKP yang sudah mendaftar akan mendapatkan tanda terima pendaftaran, dan bagi yang sudah memenuhi patokan berikutnya, akan diberitahukan untuk mengambil tanda akseptor ujian.

Pengambilan kartu tanda penerima USKP wajib dilaksanakan sendiri dan tidak mampu diwakilkan ke sekretariat BP USKP Pusat ataupun tempat sesuai daerah penyerahan berkas pendaftaran paling lambat 3 hari sebelum waktu ujian dengan menenteng tanda terima registrasi dan bukti pembayaran orisinil ongkos ujian sertifikasi konsultan pajak (USKP).

Pada waktu pengambilan kartu nomor tanda akseptor, calon akseptor mesti menandatangani kartu nomor tanda peserta secara langsung di hadapan petugas pendaftaran.

Pembatalan keikutsertaan dalam Ujian Sertifikasi Konsultan Pajak sesudah proses pendaftaran akan menimbulkan ongkos registrasi hangus dan ongkos ujian dikembalikan dengan belahan ongkos administrasi 15% yang tidak dapat dialokasikan ke masa berikut.

Prosedur menjadi konsultan pajak

Setelah mengetahui persyaratannya, kamu juga perlu tahu prosedur untuk menjadi konsultan pajak yang perlu ditempuh.

Ketika melamar menjadi konsultan pajak, pemohon harus melampirkan beberapa dokumen penting di antaranya:

  1. Mengisi daftar riwayat hidup sebagaimana ditetapkan oleh Keputusan Menteri Keuangan ini.
  2. Memberikan fotokopi ijazah terakhir yang sudah dilegalisir.
  3. Memberikan fotokopi akta Konsultan pajak yang terakhir dan sudah dilegalisir.
  4. Fotokopi akta konsultan pajak yang terakhir dan sudah dilegalisir.

    Pas foto berwarna 4×6.

  5. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang sudah dilegalisir.
  6. Fotokopi kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang sudah dilegalisir oleh kepala Kantor Pelayanan Pajak kawasan pemohon terdaftar.
  7. Surat pernyataan tidak terkait dengan pekerjaan/jabatan pada instansi/lembaga pemerintah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
  8. Surat informasi telah menyanggupi kewajiban perpajakan yang diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Pajak.
  9. Surat pernyataan kesediaan menjadi anggota Ikatan Konsultan Pajak Indonesia.

Tugas dari konsultan pajak

Beberapa kewajiban dari konsultan pajak adalah:

Jasa Kepatuhan Pajak

Para konsultan pajak memiliki keharusan untuk mematuhi hal-hal terkait pajak yang dibebankan terhadap klien. Konsultan akan melaksanakan tugas apa saja untuk kliennya mirip perkiraan pajak klien, pembayaran pajak hingga pada pelaporan pajaknya.

Jasa Perencanaan Pajak

Jasa ini meliputi pinjaman pinjaman bagi klien, dan mengoptimalkan keuntungan bagi klien.

Jasa Periksa Laporan Pajak

Konsultan akan memperlihatkan layanan dukungan bagi kliennya untuk menekan pajak yang harus ditanggung kliennya, konsultan juga akan melakukan penilaian data terkait dengan hadirnya beban pajak yang dirasa tidak menguntungkan perusahaan.

Jasa Pendampingan dalam Pemeriksaan

Konsultan pajak memiliki tanggung jawab untuk mewakili ataupun mendampingi klien disaat adanya investigasi pajak. Hal ini dikerjakan dikarenakan kliennya yang dirasa kurang mengerti urusan-persoalan perpajakan. Selain itu, juga bertugas untuk menyiapkan data-data maupun dokumen yang diperlukan dalam investigasi.

Jasa Konsultasi

Para klien bebas boleh mengkonsultasikan masalah perpajakannya terhadap konsultan pajak mereka.

Jasa Restitusi Pajak

Jika klien membutuhkan restitusi (pengembalian keunggulan pembayaran pajak) maka harus membantu dalam pelaksanaannya, dari mulai persiapan data, penyampaian restitusi, pemeriksaan hingga pada proses simpulan dari restitusi itu sendiri.

Jasa Penyelesaian Sengketa Pajak

Memberikan layanan ini kepada klientnya. Layanan seperti ini dikerjakan ketika klien mengajukan banding, keberatan pajak, dan yang lain.

Demikian klarifikasi dan seluk beluk tentang konsultan pajak supaya bisa menjadi tutorial bagi kau yang ingin berkarir di bidang ini.