0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Mudik Dilarang, 5 Pengeluaran Penting Bisa Diminimalkan Buat Dana Darurat

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berulang kali memastikan pemerintah tetap melarang penduduk untuk mudik pada ekspresi dominan libur Idulfitri tahun ini. Tujuannya satu, memutus rantai penyebaran virus Corona sehingga Indonesia bisa cepat sembuh dari pandemi tersebut.

Namun untuk menentukan layanan kesehatan dan keperluan pangan masyarakat tidak terusik, pada Rabu (6/5) yang kemudian, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam SE disebutkan bahwa patokan pengecualian bepergian dengan angkutanbagi orang-orang yang melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan penanganan COVID-19, adalah:

  1. Orang-orang yang melakukan pekerjaan pada forum pemerintah atau swasta yang menyelenggarakan aktivitas seperti: pelayanan percepatan penanganan Covid-19; pelayanan pertahanan, keselamatan, dan ketertiban lazim; pelayanan kesehatan; pelayanan kebutuhan dasar; pelayanan pendukung layanan dasar; dan pelayanan fungsi ekonomi penting.
  2. Perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau perjalanan orang yang anggota keluarga pada dasarnya sakit keras atau meninggal dunia.
  3. Repatriasi Pekerja Migran Indonesia (PMI), WNI, dan pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri, serta
  4. Pemulangan orang dengan argumentasi khusus oleh pemerintah hingga ke tempat asal, sesuai ketentuan yang berlaku.

SE tersebut juga menertibkan dengan ketat tolok ukur yang mesti dipenuhi oleh orang-orang yang memenuhi patokan pengecualian untuk bepergian tersebut, mirip menunjukkan KTP, menawarkan surat peran, serta menunjukan hasil tes negatif Covid-19 dan lain sebagainya.

(Baca juga: Mudik Besok, Sudah Ada Sanksinya! Dirumah Aja Jaga Kesehatan Bersama Ciputra)

Nah, kalau telah jelas dilarang oleh pemerintah untuk pulang kampung tahun ini, kamu masih nekat juga mau mudik? Kenapa sih ngotot mudik padahal dengan melakukannya, orang bau tanah dan saudara-kerabat di kampung mesti menghadapi risiko terpapar virus Corona yang mampu saja menjangkiti kau di perjalanan?

Padahal dengan tidak mudik, toh kamu tetap bisa bersilaturahmi dengan mereka lewat layanan video call dan beragam cara yang lain. Selain itu, dengan tidak pulang kampung kau juga mampu menghemat uang loh.

Ingat, belum ada yang mampu memastikan kapan pandemi Corona ini rampung. Jadi kalau tidak berhemat dari sekarang, siapa yang bisa membantu kau dan keluarga bila datang-tiba kantor tempat kau bekerja menginformasikan kebijakan efisiensi dengan meminimalisir jumlah karyawan?

Simak yuk 5 pos pengeluaran yang bisa kamu ekonomis dengan tidak memaksa mudik tahun ini:

1. Hemat biaya transportasi

Hemat ongkos transportasi - Mudik Dilarang 5 Pengeluaran Ini Bisa Dihemat Buat Dana Darurat

Dengan tidak pulang kampung, maka kau mampu menghemat uang transportasi yang sedianya dikeluarkan untuk membeli tiket pulang pergi moda transportasi biasa mirip bus, kereta api, kapal, atau pesawat melayang.

Kalau pun kau pulang kampung menggunakan mobil atau sepeda motor pribadi, pengurangan juga bisa kamu peroleh karena tidak jadi mengeluarkan ongkos servis kendaraan sebelum melaksanakan perjalanan jauh.

2. Hemat uang perjalanan

Hemat uang perjalanan - Mudik Dilarang 5 Pengeluaran Ini Bisa Dihemat Buat Dana Darurat

Kamu yang memutuskan untuk tidak pulang kampung juga pastinya bisa mengurangi uang perjalanan yang mesti kau keluarkan untuk makan bareng keluarga di rest area, uang untuk materi bakar minyak (BBM) dan tol, serta dana darurat bila terjadi sesuatu di jalan.

3. Hemat oleh-oleh untuk orang bau tanah dan saudara

Hemat oleh-oleh untuk orang tua dan saudara - Mudik Dilarang 5 Pengeluaran Ini Bisa Dihemat Buat Dana Darurat

Memang sih sifatnya tidak wajib, tapi bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, tidak afdol rasanya bila lupa membawa oleh-oleh saat menuju kampung halaman.

(Baca juga: Ini Alasan Pentingnya Melindungi ART yang Memaksa Mudik dengan Asuransi Ciputra Life)

Dengan tidak pulang kampung, maka keharusan untuk membeli roti kaleng, sirup, makanan ringan, atau jajanan untuk keponakan-keponakan bisa diminimalisir.

4. Hemat angpao idul fitri

Hemat angpao lebaran - Mudik Dilarang 5 Pengeluaran Ini Bisa Dihemat Buat Dana Darurat

Dengan tidak mudik, maka kewajiban kau untuk membagikan THR atau angpao lebaran terhadap keponakan-keponakan di kampung mampu sedikit berkurang. Maklum, yang namanya perantau pasti sungguh dibutuhkan bagi-bagi angpaonya oleh kerabat-saudara di kampung. Dengan tidak mudik, kau bisa meminimalisir pengeluaran angpao idul fitri dan mampu fokus mentransfer duit untuk  orang bau tanah saja.

5. Hemat duit wisata

Hemat duit rekreasi - Mudik Dilarang 5 Pengeluaran Ini Bisa Dihemat Buat Dana Darurat

Selama libur Idulfitri di kampung halaman, pasti acara rekreasi ke objek-objek wisata andalan di kota kawasan kamu menghabiskan masa kecil menjadi sebuah kewajiban. Tidak cuma mengajak belum dewasa dan pasangan kau saja, bukan mustahil sanak saudara dan orang renta kau pun berharap untuk diajak ikut.

Semakin banyak yang ikut, maka makin besar ongkos yang harus kamu keluarkan. Nah, dengan tidak pulang kampung, tentu kau bisa mengurangi pengeluaran untuk wisata ini bukan?

Nah itu tadi 5 pos pengeluaran yang bisa kamu simpan untuk dana darurat. Percaya deh, jika kamu ngikutin tips untuk mengurangi pengeluaran-pengeluaran itu dengan tidak pulang kampung, kamu bakal ngucapin terima kasih nanti ke CekAja.com.

Mendingan kini prioritasin duit yang kamu punya untuk mengeluarkan uang zakat fitrah, memberikan jatah THR buat orang renta di kampung serta si mbak atau si bibik yang menjadi ajudan rumah tangga kamu, dan membelikan paket bahan pangan untuk petugas keamanan dan kebersihan di kawasan tinggal kamu.

Asuransi Kesehatan Ciputra Life 

Yang tabah ya, semua akan mudik kok pada waktunya. Kalau Corona-nya telah minggat pastinya.

Tapi bila masih nekat mau mudik juga, jangan lupa lindungi diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan yang meng-cover ongkos pengobatan karena Corona ya. Pilih asuransinya, ya lewat CekAja.

Salah satu produk asuransi terbaik yang menawarkan pemberian dari virus Corona yaitu Citra Proteksi Kesehatan Aktif dari Ciputra Life.

Dengan memiliki Citra Proteksi Kesehatan Aktif, kamu mampu mengajukan klaim biaya rawat inap rumah sakit sampai sembuh total dari Covid-19 yang seluruhnya akan diganti oleh Ciputra Life. Bahkan nilai premi yang kau bayar pun mampu kembali 110 persen.

Gak cuma nanggung ongkos pengobatan pasien, Ciputra Life juga mengembalikan 100 persen nilai premi yang telah dibayarkan kepada pihak keluarga, kalau nyawa pemegang polis tidak tertolong dan meninggal dunia.

Sementara buat para karyawan yang telah diberi jaminan asuransi oleh kantornya,asuransi Ciputra Life bahkan memperbolehkan nasabahnya untuk melakukan double cover. Sehingga dua asuransi mampu dipakai sekaligus selama periode penyembuhan dari virus Corona.

Dapatkan asuransi Ciputra Life yang hendak melindungi diri kamu dan keluarga dari risiko paparan virus Corona lewat CekAja.com, sekarang juga!