0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Mengenal Asuransi Gap, Pinjaman Ekstra Kepada Mobil dan Motor Bemotor Anda

Tidak cuma sebagai derma, asuransi memiliki banyak faedah yang lain, yang bisa dicicipi para nasabahnya. Asuransi GAP, menjadi salah satu asuransi yang sering dipakai selaku pertolongan ekstra kepada aset seperti kendaraan bermotor, milik Anda.

Ciri-Ciri Asuransi Mobil yang Baik dan Wajib Dimiliki

Apa Itu Asuransi GAP?

Asuransi GAP atau Guaranteed Asset Protection merupakan sebuah produk asuransi, yang pertama kali diresmikan di industri keuangan Amerika Utara. Asuransi GAP sendiri ialah sebuah program derma additional benefit terhadap nasabah berupa pertolongan dalam bentuk garansi nilai harga mobil kembali ke nilai Harga OTR, pada ketika pembelian pertama, di mana asuransi ini merupakan perluasan dari asuransi unit.

Asuransi GAP juga meliputi jumlah pertolongan yang ialah selisih antara jumlah utang dan jumlah yang ditanggung oleh polis asuransi lain. Intinya, dengan asuransi GAP, Anda akan mendapatkan perlindungan 100% untuk nilai kendaraan beroda empat Anda.

Di Indonesia sendiri, Mandiri Tunas Finance yang berhubungan dengan Mandiri AXA General Insurance, menjadi yang pertama dalam menawarkan pelayanan asuransi GAP. Pelayanan asuransi yang diberikan antara lain yaitu, menawarkan dukungan menyeluruh kepada kendaraan yang dibiayai oleh Mandiri Tunas Finance, lewat Program GAP.

Asuransi GAP dari Mandiri Tunas Finance, menawarkan pinjaman extra terhadap kendaraan bermotor milik Anda, berbentukjaminan terhadap selisih antara nilai penggantian yang diterima dari polis asuransi kendaraan bermotor.

(Baca Juga: Asuransi Mobil Listrik Lebih Mahal dari Asuransi Mobil Konvensional?)

Nilai penggantian tersebut akan diterima nasabah, apabila terjadi kerugian total (baik yang dikarenakan kerusakan, kehilangan ataupun pencurian), dengan harga pembelian permulaan kendaraan.

Asuransi kendaraan pada umumnya mempunyai dua jenis asuransi, ialah asuransi All Risk dan Total Loss Only (TLO), di mana penjelasannya ialah selaku berikut:

  • Asuransi All Risk: Asuransi kendaraan ini memberi pertanggungan kepada segala risiko, mulai dari kerusakan ringan, berat, hingga kehilangan.
  • Asuransi TLO: Asuransi kendaraan yang memberi pertanggungan atas kehilangan (pencurian) atau kerusakan dengan syarat nilai kerugiannya lebih dari 75 persen dari harga kendaraan beroda empat.

Namun lazimnya , dalam mengkalkulasikan premi asuransi kendaraan beroda empat, baik All Risk maupun TLO, bisa dilakukan dengan cara mengalikan harga mobil dengan persentase (rate) premi asuransi. Sebagai catatan, besaran rate tidak sama untuk setiap wilayah dan klasifikasi.

Nilai Mobil Tiap Tahun Menyusut

Sudah bukan belakang layar lagi bahwa, pada setiap tahunnya kendaraan beroda empat Anda akan mengalami penyusutan nilai, atau biasa dimengerti sebagai aktiva tetap. Di mana penyusutan nilai mobil ini, mampu disebabkan oleh beberapa aspek misalnya faktor teknis yaitu rusak, aus, bencana alam, dll.

Tidak hanya itu, penyusutan nilai juga bisa terjadi sebab faktor ekonomis yakni harga perolehan, nilai sisa, umur hemat dan sistem penyusutan nilai kendaraan beroda empat yang lain yang dipakai.

Nah, dari penyusutan nilai kendaraan beroda empat tersebut, maka kerugian yang dijamin oleh pihak asuransi atas mobil Anda tidak akan 100% diganti. Misalnya, ada sebuah perkara, bahwa Anda memiliki mobil dengan harga OTR sebesar Rp 200.000 pada tahun 2015 dan hilang pada tahun 2016.

Namun, sesudah Anda klaim asuransi, maka pihak asuransi tidak akan memberikan ganti rugi sebesar OTR pada 2015, tetapi akan dihitung dahulu besaran penyusutan nilai kendaraan beroda empat anda, contohnya dapat hasil sebesar Rp 160.000 saja.

Maka dari itu, jika Anda ingin mendapatkan nilai yang serupa dengan harga OTR, sekarang banyak perusahaan asuransi yang memiliki program ekspansi polis asuransi mobil. Program itulah yang membantu mengembalikan penyusutan nilai kendaraan beroda empat, adalah dengan acara GAP, seperti yang dimiliki Mandiri Tunas Finance.

Keunggulan Asuransi GAP

Asuransi kendaraan biasa pastinya tidak memperlihatkan proteksi 100% kepada kendaraan Anda. Berbeda dengan asuransi GAP, yang mampu memberikan tunjangan 100%. Berikut keunggulan yang lain, dari asuransi GAP.

  1. Manfaat tunai atas selisih nilai penggantian kendaraan, sesuai dengan dokumen penunjang yang sah.
  2. Perlindungan untuk seluruh tipe kendaraan penumpang dan pick up.
  3. Jangka Waktu perlindungan disesuaikan dengan tempo pembiayaan (2 – 5 tahun).

(Baca Juga: 6 Manfaat Asuransi Kendaraan Garda Oto Beserta Cara Membelinya)

Contoh Simulasi Penghitungan Klaim Asuransi GAP

Bagi Anda pengguna baru asuransi kendaraan, mungkin sedikit agak bingung dengan perhitungannya. Berikut ada beberapa pola perkara simulasi perkiraan klaim asuransi GAP, yang mampu membuat lebih mudah Anda melihat laba produk ini.

– Harga pembelian kendaraan bermotor permulaan : Rp. 200.000.000

– Harga pasar kendaraan bermotor pada saat terjadi klaim TLO : Rp. 160.000.000

1. Contoh Kasus 1

Mobil Anda tidak tercover asuransi GAP

Maka nilai penggantian = harga pasar kendaraan bermotor pada dikala terjadi klaim

= Rp. 160.000.000

2. Contoh Kasus 2

Mobil Anda tercover asuransi GAP

Harga pasar kendaraan bermotor pada dikala terjadi klaim TLO : Rp 160.000.000

Selisih harga Pembelian (faedah dari asuransi GAP)* : Rp 40.000.000

Total Penggantian Yang Diterima Customer Rp 200.000.000

*Batas maksimal penggantian yang diterima mirip dibawah ini.

Harga Mobil Batas maksimal benefit :

> Rp. 300 Juta I Rp. 60 Juta

> Rp. 300 Juta I Rp. 150 Juta

Bagaimana? Asuransi GAP bisa menawarkan suplemen perlindungan untuk kendaraan Anda yang lebih baik bukan? Namun, sebelum Anda memakai komplemen fasilitas asuransi GAP, pastinya Anda mesti mendaftarkan kendaraan Anda pada asuransi kendaraan dasar.

Yuk, asuransikan kendaraan kesayanganmu, semoga terlindungi dari aneka macam macam risiko kerusakan. Temukan aneka macam produk asuransi kendaraan paling sempurna sesuai pilihanmu, hanya di CekAja.com.