0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Membandingkan Untung-Rugi Sumbangan Online Dan KTA Untuk Modal Usaha

Modal perjuangan diharapkan oleh setiap orang yang ingin merintis usahanya sendiri, atau menyebarkan bisnis yang ketika ini sudah dijalani. Pinjaman online atau kredit tanpa agunan (KTA) akhir-akhir ini menjadi solusi cepat dan mudah bagi pelaku perjuangan skala kecil dan menengah untuk mewujudkan niatnya tersebut. Apa saja untung-rugi menerima modal perjuangan dari pinjaman online serta KTA?

Sebelum mengulas untung rugi dua produk keuangan tersebut bagi yang sedang mencari modal usaha, kita ulas dulu yuk kenapa bisnis yang mau kau rintis atau kembangkan memerlukan modal usaha?

1. Mewujudkan mimpi punya bisnis sendiri

Mewujudkan mimpi punya bisnis sendiri - Membandingkan Untung-Rugi Pinjaman Online dan KTA untuk Modal Usaha

Bagi mereka yang sudah bosan bekerja kantoran, atau semenjak dini diajarkan oleh orang tuanya untuk berniaga, tentu telah mempunyai banyak sekali pandangan baru bisnis yang bisa dikerjakan. Namun, acap kali ilham bisnis tersebut terkendala oleh permasalahan modal awal untuk memulainya.

Beruntung bagi mereka yang terlahir dari keluarga kaya, sehingga orang tuanya mampu menawarkan modal untuk merintis perjuangan tersebut. Namun bagi mereka yang berasal dari keluarga pas-pasan, tentu modal gratisan tersebut tentu suatu fatamorgana. Oleh karena itu, mencari sumber pendanaan untuk memulai bisnis ialah sebuah keniscayaan bila tidak mau inspirasi bisnis tersebut menguap sia-sia.

2. Ekspansi bisnis

Ekspansi bisnis - Membandingkan Untung-Rugi Pinjaman Online dan KTA untuk Modal Usaha

Bagi yang sudah memiliki bisnis, modal perjuangan juga diharapkan untuk melaksanakan pengembangan bisnis. Misalnya, gerai ayam goreng tepung pertama yang kamu buka setiap hari senantiasa laris anggun diserbu pembeli.

Sehingga banyak usul dari konsumen setia supaya kau membuka gerai kedua, ketiga, dan seterusnya supaya mereka tidak perlu jauh-jauh keluar rumah saat ngidam ingin menikmati kelezatan ayam goreng tepung bikinan kamu.

Ekspansi bisnis semacam itu jikalau mau lebih singkat diwujudkan, pasti memerlukan modal perjuangan perhiasan bukan? Dengan memiliki lebih banyak gerai, pasti keuntungan yang kamu kantongi jadi lebih besar dan mampu dipakai untuk mencicil pinjaman modal perjuangan yang kamu peroleh.

3. Menambah stok barang

Menambah stok barang - Membandingkan Untung-Rugi Pinjaman Online dan KTA untuk Modal Usaha

Lain lagi argumentasi pentingnya modal perjuangan bagi para pedagang online. Bagi penjualonline, bisa memiliki stok produk yang banyak serta bisa mengirimkan produk yang dijualnya dengan segera terhadap pembeli pasti mempunyai pengaruh nyata bagi bisnis mereka. Pembeli yang puas dengan kelengkapan serta kecepatan pengantaran produk saat membeli di toko online kau, tentu tidak akan segan untuk melaksanakan pembelian selanjutnya. Mereka akan menjadi pelanggan setia kau.

Pinjaman modal perjuangan tentu mampu membantu kau melaksanakan re-stock produk secara rutin, sehingga tidak ada lagi pembeli yang kecewa sebab kamu kehabisan stok. Sebab bukan mustahil pembeli yang kecewa tidak bisa membeli produk tersebut dari toko online kamu, justru beralih ke toko lain yang memiliki stok lengkap atas produk yang dicarinya.

4. Jaga arus kas

Jaga arus kas - Membandingkan Untung-Rugi Pinjaman Online dan KTA untuk Modal Usaha

Kelancaran arus kas sungguh penting bagi keberlangsungan hidup bisnis kecil-kecilan. Sering kali alasannya adalah terlalu asyik berjualan, kamu menyetok sebuah produk lebih banyak dari undangan.

Akibatnya, produk tersebut banyak menjadi dead stock di gudang karena jumlah yang terjual jauh lebih sedikit dari perkiraan awal saat kau dengan optimisnya berbelanja berbagai produk tersebut.

(Baca juga: 15 Ide Usaha Modal Cuma 2 Juta Paling Laris Saat Ini)

Akibat dead stock, pembayaran honor karyawan, biaya mengeluarkan uang sewa toko, ongkos listrik dan kebutuhan operasional yang lain jadi sulit untuk dipenuhi.

Dalam keadaan seperti inilah, modal perjuangan dibutuhkan untuk mempertahankan arus kas tetap tanpa hambatan.

Itu tadi 4 alasan kenapa kamu memerlukan modal perjuangan untuk memulai, memperluas, hingga mempertahankan keberlangsungan bisnis yang kau jalani. Nah, kini kita ulas satu per satu untung rugi mencari modal perjuangan dalam bentuk bantuan online serta KTA yuk.

Untung-Rugi Pinjaman Online

Perkembangan teknologi telah menyuburkan tumbuhnya perusahaan-perusahaan peer to peer (P2P) lending di Indonesia. Masih rendahnya tingkat inklusi keuangan membuka kesempatan bagi perusahaan P2P lending menawarkan layanan dukungan online bagi golongan penduduk yang selama ini belum terlayani oleh bank.

Cukup dengan memanfaatkan ponsel di tangan, dukungan duit tunai dari P2P lending mampu didapatkan. Pinjaman online atau terkenal disingkat pinjol, telah menjadi alternatif perlindungan keuangan dalam kondisi mendesak.

Sehingga tak aneh, kue bisnis dukungan online tidak hanya disantap oleh perusahaan-perusahaan P2P lending yang resmi dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), namun juga dicicipi oleh layanan pemberian online ilegal yang mengenakan bunga tinggi dan merugikan penduduk .

Dikutip dari www.kontan.co.id, salah satu media finansial terbaik di Indonesia, berikut ini yaitu untung-rugi mencari modal perjuangan dari sumbangan online.

Keuntungan Pinjaman Online

  • Proses cepat

Kecepatan dan akomodasi proses dalam mengajukan dukungan hingga pencairan dana ialah keunggulan pertama mencari modal usaha lewat perlindungan online.

Kecanggihan teknologi yang dimiliki oleh perusahaan bantuan online memanjakan kandidat debitur, karena tak butuh waktu berhari-hari menanti dana santunan cair asalkan syarat sudah tercukupi.

Pinjaman mampu cair dalam waktu kurang dari satu hari, dan uang pertolongan yang diberikan akan pribadi ditransfer ke rekening pribadi.

  • Syarat gampang

Tidak seperti sumbangan konvensional ke bank atau lembaga keuangan yang lain, layanan dukungan online bisa didapatkan dengan syarat yang mudah.

Beberapa diantaranya bahkan cuma mensyaratkan KTP dari si kandidat debitur, serta mengisi formulir pengajuan perlindungan secara online. Tanpa melaksanakan survei secara fisik ke rumah kandidat debitur, alasannya survei untuk menilai kelayakan kredit hanya dikerjakan lewat kuesioner yang juga diisi secara online.

  • Tanpa agunan

Selain itu, pinjaman online umumnya tak memerlukan agunan atau jaminan. Kamu bisa mengajukan sumbangan secara online lewat aplikasi tanpa agunan.

Kerugian Pinjaman Online 

  • Nominal pemberian kecil

Nominal pinjaman online biasanya terbatas, biasanya kurang dari Rp10 juta. Sehingga kau yang membutuhkan modal usaha yang lebih besar, tidak cocok untuk mengajukan santunan online.

  • Tenor singkat dan cicilan besar

Karena jumlah derma yang ditawarkan terbilang kecil, maka umumnya tenor atau jangka waktu perlindungan yang disediakan kreditur atau pemberi pinjaman online sangatlah singkat. Tenor terlama yang bisa kau peroleh jika meminjam dari layanan tunjangan online yaitu 6 bulan saja.

Bukan hanya itu, nilai cicilan yang mesti kamu bayar setiap bulan terbilang besar alasannya tenor yang singkat tersebut. Hal inilah yang kadang kala memberatkan pelanggan.

  • Bunga lebih tinggi

Jika dibandingkan dengan bunga pertolongan dari bank, bunga yang dikenakan oleh penyedia bantuan online relatif lebih besar.

Bunga lazimnya dihitung secara harian dan pembayaran bunga sejumlah era hari bantuan. AFPI memutuskan bunga maksimum yaitu sebesar 0,8 persen per hari atau 24 persen sebulan (asumsi 30 hari).

  • Biaya lain-lain

Calon debitur juga dikenakan biaya lain-lain, di luar keharusan bunga yang bikin total biaya pinjaman online menjadi cukup mahal.

Tidak sedikit juga pinjaman online yang memotong ongkos di permulaan saat pencairan dana. Alhasil, dana yang diterima tidak sebesar tunjangan yang diajukan.

  • Banyak dukungan online ilegal

Meskipun OJK telah mempunyai Satgas Waspada Investasi yang gencar melakukan kampanye waspada pemberian online ilegal, nyatanya jumlah penduduk yang terjerat utang dari tunjangan online tanpa izin itu tidak berkurang jumlahnya.

Oleh alasannya itu, memilih untuk mencari modal perjuangan dari santunan online maka mau tidak mau kau mesti repot di permulaan mencari tahu apakah perusahaan P2P lending yang mau kau gunakan telah mempunyai izin resmi atau belum dari OJK.

Secara terencana, OJK memberitahukan nama-nama perusahaan fintech lending yang sudah mengantongi izin dan terdaftar. Klik tautan berikut untuk mengenali daftar lengkap perusahaan bantuan online yang direstui OJK, per 30 April 2020: https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/20553

Untung-Rugi KTA

Sebelum maraknya pertolongan online, produk perbankan yang satu ini menjadi favorit para pemilik usaha dalam mencari pelengkap modal untuk mengembangkan bisnisnya. Apa saja sih laba mengajukan KTA?

Keuntungan KTA

  • Tanpa agunan atau jaminan

Sesuai namanya, calon debitur tidak perlu menawarkan jaminan apapun terhadap pihak bank untuk mendapatkan kredit tanpa agunan (KTA). Hal ini pastinya akan menguntungkan dan mempermudah kamu yang memang baru mengawali usaha sehingga belum memiliki aset untuk jaminan.

(Baca juga: Rekomendasi Pinjaman 50 Juta yang Aman Terdaftar OJK)

Karena tidak ada aset yang dijaminkan, maka apabila bisnis yang kamu jalankan gulung tikar dan kamu tidak mampu mengembalikan santunan, aset yang kamu miliki tidak akan serta merta disita oleh kreditur. Kamu cuma diminta untuk menyanggupi keharusan mencicilnya sampai lunas.

  • Fleksibel dipakai

Debitur diberikan keleluasaan untuk menggunakan perlindungan KTA oleh kreditur. Namun umumnya di awal pengajuan KTA, pihak bank meminta nasabahnya untuk mencantumkan peruntukan pengajuan KTA tersebut selaku dasar penghitungan biaya bunga dan besar cicilan sebelum menyetujui pengajuan kredit.

Hal ini berlawanan dengan kredit perjuangan mikro, di mana pihak bank umumnya campur tangan dalam menentukan seni manajemen pengembangan bisnis yang kamu kerjakan melalui program pemberdayaan dan pendampingan yang mereka miliki.

  • Pinjaman besar berbunga rendah

Bank penyuplaiKTA berani menawarkan plafon derma yang jauh lebih besar dibandingkan penyedia perlindungan online. KTAPermata dari Bank Permata contohnya, memberi peluang bagi kamu untuk menerima modal perjuangan mulai dari Rp5 juta sampai Rp300 juta.

Suku bunga yang dikenakan pun terbilang lebih rendah dibandingkan bunga pinjaman online, karena Bank Permata cuma mengenakan bunga mulai dari 0,88 persen per bulan untuk debitur KTAPermata.

  • Jangka waktu fleksibel

Bank juga menunjukkan tenor yang lebih panjang bagi debitur KTA. Mulai dari 3 bulan hingga 5 tahun lamanya.

  • Keamanan data nasabah terjamin

Saat mengajukan santunan ke bank, kau tidak perlu khawatir data yang kau usikan disalahgunakan. Karena setiap bank di Indonesia tentunya terikat isyarat etik dengan Bank Indonesia serta OJK yang mengendalikan para pelaku usaha perbankan, dan mampu dikenakan sanksi apabila menyalahgunakan data nasabahnya.

Kerugian KTA

  • Persyaratan sukar dan proses lama

KTA tidak ubahnya perlindungan konvensional yang lain yang diterbitkan oleh bank, sehingga ada banyak persyaratan yang mesti dipenuhi untuk mampu menerimanya. Sebut saja KTP, rekening listrik, buku nikah dan survei secara eksklusif ke rumah atau lingkungan untuk memastikan kebenaran data (validasi) kandidat debitur tersebut.

Namun, beberapa bank terbilang cukup berani melakukan terobosan dengan memudahkan syarat pengajuan KTA hingga mempersingkat proses pencairan dananya.

Salah satunya ialah Bank Permata yang hanya mensyaratkan e-KTP dari calon debitur PermataKTA dan NPWP untuk pengajuan santunan lebih dari Rp50 juta. Tidak hanya itu, Bank Permata juga membuat lebih mudah pengajuan PermataKTA yang dapat dikerjakan memakai melalui ponsel kapan dan di mana saja.

Tidak yakin? Coba saja olok-olokan pemberian PermataKTA lewat CekAja.com secara online untuk menyanggupi keperluan modal perjuangan bisnis kau. Ajukan kini ya!

Apapun jenis derma untuk modal usaha yang kau ejekan, pastikan kamu telah menjumlah dengan teliti berapa besar kemampuan kamu untuk membayar cicilannya setiap bulan ya.

Idealnya, besaran cicilan utang tidak lebih dari 30 persen dari pendapatan kamu setiap bulan biar nantinya tidak merepotkan.