0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Masih Kangen Mantan? Penting 10 Tanda Kau Belum Siap Menikah

Pernikahan tentu menjadi gerbang kehidupan yang sungguh dinantikan oleh siapa pun. Namun, sebelum melangkah ke gerbang tersebut, tentukan apalagi dahulu bahwa tidak ada keraguan di antara kau dan pasangan. Sebab, keraguan ialah salah satu tanda kamu belum siap menikah.

tanda belum siap menikah

Ketika menetapkan untuk menikah, bermakna kamu juga telah berkomitmen seumur hidup untuk hidup bareng calon istri pilihan mu.

Terlebih, akad nikah ialah momen sakral, kau tidak bisa mengucapkan kesepakatan ijab kabul atas dasar rasa cinta saja.

Tetapi kau juga harus siap untuk bertanggung jawab, baik secara finansial, mental serta agama keluargamu nanti.

Maka dari itu, kamu perlu memikirkannya secara matang dan memutuskan jika kamu betul-betul telah siap menikah.

10 Tanda Kamu Belum Siap Menikah

Sebelumnya sudah disinggung bila menikah tidak hanya dilakukan atas dasar cinta saja, namun juga mesti didasarkan pada kesiapan pasangan untuk menjalani perahu rumah tangga.

Di bawah ini ada 10 tanda kau belum siap menikah model CekAja.com. Jika kau merasa salah satu atau beberapa tanda tersebut masih ada dalam dirimu, mungkin kamu belum sepenuhnya siap untuk menikah.

(Baca Juga: Menikah Saat Wabah Corona Boleh Saja, Ini Aturannya dari Kementerian Agama)

Lantas, apa saja 10 tanda kau belum siap menikah? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

1. Kamu hanya menggemari, tetapi tidak betul-betul menyayangi

Tanda kamu belum siap menikah yang pertama yaitu kau belum sepenuhnya menyayangi pasangan mu. Nyatanya, kau hanya terpesona untuk menikahi pasangan mu sebab kesengsem dengan wajahnya, atau pun menggemari kepribadiannya.

Jika kau memiliki anutan semacam itu, seharusnya jangan pribadi mengambil keputusan untuk menikah.

Pastikan terlebih dulu, bahwa kau benar-benar mencintai pasangan mu dan yakin bahwa beliau cocok sebagai pendamping mu seumur hidup.

2. Meragukan kesetiaan pasangan

Tanda kau belum siap menikah yang kedua adalah kau masih meragukan kesetiaan pasangan. Hal ini tentu sungguh berbahaya dan menjadi penghalang untuk mu berkehidupan rumah tangga.

Rasa ragu tersebut mungkin muncul alasannya adalah faktor dikecewakan. Biasanya, dalam kekerabatan akad nikah rasa kecewa dan tidak percaya timbul alasannya adanya langkah-langkah menduakan yang dilakukan salah satu pihak.

Jika kamu pernah mengalami hal tersebut, semestinya fikirkan dengan matang apalagi dahulu, apakah keputusan mu untuk menikah dengan pasangan yang telah mengecewakanmu ialah keputusan yang sempurna.

Pasalnya, akidah menjadi kunci utama agar pernikahan berlangsung tanpa gangguan. Jika sebuah iman telah dirusak, maka rasa yakin itu tidak akan bisa kembali seperti semula. Pasti akan ada keraguan-keraguan lainnya terhadap pasangan.

3. Belum mampu membayangkan hidup bareng pasangan untuk selamanya

Tanda kau belum siap menikah yang berikutnya yakni kau belum mampu membayangkan hidup bareng dengan pasangan untuk selamanya. Pasalnya, menikah tidak cuma dikerjakan untuk satu atau dua hari saja, tetapi untuk seumur hidup.

Jika kamu masih belum percaya dan belum mampu membayangkan untuk hidup bareng pasangan mu, sebaiknya tunda dulu rencana pernikahan mu. Karena memiliki arti, keputusan yang kamu dan pasangan ambil untuk menikah belum tepat untuk dikala ini.

4. Saling tertutup dan menyimpan rahasia

Apabila di antara kau dan pasangan masih ada beberapa hal yang bersifat belakang layar dan ditutupi, memiliki arti itu mengambarkan bahwa kamu belum siap menikah.

Sebab, bagi pasangan yang akan menikah, keterbukaan adalah kunci supaya relasi pernikahan berjalan tanpa kendala.

Jika masih terdapat rahasia yang tak ingin dikenali pasangan, berarti kamu belum mempercayai pasangan mu.

Dan kalau dilanjutkan, hal tersebut akan menjadi penghalang besar bagi kehidupan rumah tangga mu berikutnya.

5. Masih terbayang mantan

Sebelum menetapkan untuk menikah, tentukan apalagi dahulu bahwa hubungan mu dengan mantan betul-betul sudah akhir.

Sebab, bila ingatan mantan masih menghantui dirimu, itu akan menjadi persoalan bagi kehidupan akad nikah dan korelasi mu dengan pasangan.

Untuk itu, tentukan bahwa korelasi antara kau dan mantan betul-betul telah tamat. Apabila kamu atau pun mantan tidak dapat kembali bekerjasama baik selaku sobat, maka hapus mantan dari kehidupan mu.

6. Berbeda pandangan hidup dengan pasangan

Tanda kamu belum siap menikah yang keenam yakni perbedaan prinsip atau persepsi hidup antara kamu dan pasangan. Jika hal tersebut acap kali terjadi di antara kamu, maka seharusnya tunda dahulu keputusan mu untuk menikah.

Pasalnya, keharmonisan persepsi hidup dan prinsip dalam berumah tangga sungguh penting. Kamu bisa menjajal untuk membicarakannya bareng pasangan, bagaimana arah kehidupan sehabis menikah nanti.

Ada beberapa hal yang sejatinya perlu kau bicarakan dengan pasangan, mulai dari alasan mengambil keputusan untuk menikah, permasalahan pekerjaan, dapur hingga masalah anak.

Jika dalam diskusi tersebut masih mendapatkan banyak perbedaan, itu tandanya kamu dan pasangan belum siap menikah.

7. Menikah sebab tuntutan atau paksaan

Jika kamu menikah karena paksaan atau omongan orang lain, itu menjadi tanda bahwa kamu belum siap menikah.

Sebaiknya, kamu kau memikirkannya kembali secara baik-baik. Sebab saat menikah, yang menjalani kehidupan rumah tangga adalah kau dan pasangan.

Oleh sebab itu, sebelum menetapkan untuk menikah, pastikan terlebih dahulu bahwa keputusan tersebut berasal dari harapan mu sendiri, untuk hidup bahagia selamanya dengan pasangan pilihan mu.

8. Lebih menimbang-nimbang pesta ijab kabul dibandingkan kehidupan setelah menikah

Tanda kamu belum siap menikah yang kedelapan, adalah saat telah mengambil keputusan untuk menikah, kamu nyatanya lebih konsentrasi mempertimbangkan pesta ijab kabul mu, dibandingkan kehidupan yang akan kamu jalani sehabis menikah.

Sejatinya, pesta pernikahan hanya berjalan selama satu hari atau bahkan beberapa jam saja. Sedangkan, kehidupan sehabis menikah akan kamu jalani sepanjang hidup mu.

Sudah seharusnya untuk kau bersikap akil balig cukup akal, dengan lebih memprioritaskan bagaimana kehidupan mu setelah menikah nantinya.

9. Menganggap mudah perceraian

Hal jelek yang harus dikesampingkan oleh setiap orang, khususnya pasangan ialah menilai perceraian selaku sesuatu yang kecil dan tidak perlu dipermasalahkan.

Sebab, jika seseorang sudah mempunyai ajaran semacam itu, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi keretakan rumah tangga dikala duduk perkara datang menghadang.

Oleh alasannya itu, jika di dalam hubungan pasangan seringkali melontarkan kalimat usai dalam menyelesaikan duduk perkara, semestinya pikirkan kembali keputusan mu untuk menikah dengannya.

10. Tak jarang beradu pertimbangan

Tanda kamu belum siap menikah yang terakhir yaitu tabrak pendapat yang seringkali terjadi antara kamu dan pasangan. Meski dalam hubungan langgar usulan itu wajar, tetapi jika terlalu sering, itu justru akan menjadi toxic bagi kekerabatan.

(Baca Juga: Tips Berhemat untuk Pasangan Muda yang Baru Menikah)

Tips Agar Siap Menikah

Beberapa tanda kamu belum siap menikah sudah diketahui di atas. Mungkin, dari 10 tanda tersebut salah satunya ada pada kekerabatan mu.

Oleh alasannya itu, sebelum memutuskan untuk menikah, kau dan pasangan perlu menyiapkan segala sesuatunya dengan matang, mulai dari kesiapan mental hingga finansial.

Di bawah ini ada lima tips versi CekAja.com yang mampu kamu kerjakan dengan pasangan untuk menyiapkan diri sebelum menetapkan untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Simak bersama-sama, yuk!

Belajar untuk saling mendapatkan dan memaafkan

Tips siap menikah yang pertama ialah mencar ilmu untuk saling mendapatkan dan memaafkan. Sebab, hal tersebut merupakan kunci dari sebuah pernikahan senang.

Pasalnya, jika terjadi konflik dalam akad nikah, lalu kau menyimpan dendam dan amarah, hal tersebut justru akan menjinjing hawa negatif bagi rumah tangga.

Maka dari itu, kamu harus bisa menerima dan membicarakannya dengan pasangan, lalu saling meminta maaf dan memaafkan kesalahan tersebut.

Dengan begitu, kamu dan pasangan akan mencar ilmu dan berkembang bareng tanpa adanya kebencian.

Mulai mempersiapkan dan mengendalikan keuangan

Tips kedua yang perlu kau dan pasangan lakukan yakni mulai merencanakan dan mengendalikan keuangan. Sebab, pasca menikah akan ada pergantian yang cukup signifikan dalam mengatur keuangan.

Jika sebelum menikah, kau cuma mengontrol keuangan untuk dirimu sendiri. Sedangkan jikalau sudah menikah, kau harus menertibkan keuangan mu dan suami untuk keperluan rumah tangga.

Terlebih, duit juga kerap kali menjadi salah satu faktor penyebab keretakan rumah tangga. Maka dari itu, kau perlu terbuka dengan pasangan mu terkait keuangan saat menikah dan mulai belajar untuk menyiapkan serta mengontrol keuangan bersama.

Mulai bicarakan kehidupan pasca menikah

Tips ketiga yakni mulai bicarakan semenjak dini kehidupan pasca menikah yang hendak kau jalani dengan pasangan. Kamu bisa mulai membahas seputar pembagian tugas untuk membenahi rumah kalau tidak memiliki asisten rumah tangga, kemudian membicarakan seputar pekerjaan hingga anak.

Dengan begitu, kau dan pasangan akan siap menghadapi kehidupan rumah tangga sehabis menikah. Terlebih, dalam mengurus pekerjaan rumah tangga, pembagian tugasnya telah terperinci kamu dan pasangan ketahui.

Belajar untuk fleksibel dan saling terbuka

Tips yang keempat adalah kamu dan pasangan mesti berguru untuk saling terbuka dan fleksibel. Di mana, hal tersebut sungguh penting untuk kamu dan pasangan lakukan. Sebab, sikap saling terbuka dan percaya akan menciptakan pernikahan berlangsung lancar.

Memiliki aliran yang fleksibel pun dapat menciptakan akad nikah mu berjalan tanpa kendala. Caranya adalah dengan tidak menuntut dan memaksakan semua hal untuk terlihat tepat. Pasalnya, setiap akad nikah memiliki perubahan serta pasang surutnya sendiri.

Bicarakan wacana batas-batas yang mesti dan tidak dilaksanakan

Tips terakhir yang perlu kau kerjakan supaya siap menikah yaitu dengan mengenali batas-batas-batas-batas yang boleh dan dihentikan dilakukan selama akad nikah.

Kamu bisa membahas hal ini dengan pasangan, sebab antara kamu dan pasangan niscaya mempunyai perbedaan sudut pandang, kebutuhan dan keinginan.

Untuk itu, mendiskusikannya dengan pasangan menjadi langkah terbaik yang mampu kau kerjakan, untuk menyingkir dari timbulnya duduk perkara yang mungkin saja terjadi.

Nah, beberapa hal terkait ijab kabul telah kamu ketahui di atas, mulai dari tanda kamu belum siap menikah hingga kiat-kiat yang mampu kau lakukan supaya siap menikah.

Beberapa tips tersebut bisa kau jadikan bimbingan, dalam merencanakan diri sebelum memutuskan untuk menikah. Satu hal penting yang mesti kau persiapkan dan dilarang terlewat adalah dana atau biaya pernikahan.

Terlebih, jikalau kau menginginkan pesta pernikahan yang megah. Tentu, biaya yang diperlukan cukup besar.

Tetapi kamu tidak perlu cemas, sebab kau mampu mengajukan dana tunai dengan gampang dan proses yang cepat hanya di CekAja.com. Makara, tunggu terlebih? Ajukan kini, yuk!