0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Limit Kredit Yakni Hal Terpenting Dalam Menggunakan Kartu Kredit. Kok Bisa?

Bagi pengguna setia kartu kredit, terperinci kau sudah tidak terlampau gila lagi dengan ungkapan limit kredit, bukan? Limit kredit yakni salah satu hal yang tidak akan bisa dipisahkan dengan kartu kredit atau berbagai jenis kredit yang lain.

Serba-serbi limit kredit

Nah, bagi kamu yang belum pernah mempunyai kartu kredit dan sedang ingin mengajukan kartu kredit pertama, mengetahui perihal limit kredit ini sangatlah penting untuk dilakukan, agar kedepannya kau tidak akan salah dalam menggunakan kartu kredit.

Oleh alasannya adalah ini, di dalam peluang kali ini kita akan membicarakan tentang serba-serbi limit kredit yang perlu kau pahami. Yuk disimak bersama-sama.

Apa itu Limit Kredit?

Dilansir dari simulasikredit.com, limit kredit yakni batas optimal nominal dari penggunaan kartu kredit yang mampu dipakai dalam melaksanakan transaksi setiap bulannya. Nominal itu sendiri berbeda-beda, yang mana kebanyakan didasari dari jenis kartu dan jumlah penghasilan sang pemilik kartu.

Biasanya, rentang limit kredit dimulai dari angka Rp. 3 juta sampai dengan ratusan juta untuk limit tertingginya. Sesuai dengan namanya, limit dalam Bahasa Inggris dapat diartikan selaku – membatasi, sehingga datangnya limit kartu kredit memang untuk memberikan batas-batas terhadap pemilik kartu mengenai berapa besaran dana yang dapat mereka gunakan di dalam transaksi per bulannya.

(Baca Juga: 7 Tips Memakai Kartu Kredit Limit Kecil)

Perlu diketahui bahwa menggunakan kartu kredit sama saja dengan berhutang, yang mana tentu saja diharuskan untuk mengeluarkan uang dana yang telah digunakan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan. Oleh alasannya adalah itu, kamu selaku pemegang kartu kredit mesti sangat bijak dalam menggunakan limit kredit dan tentukan pula bahwa kamu mampu untuk membayar cicilan setiap bulannya.

Nah, limit kredit itu sendiri mampu dipraktekkan pada satu kartu yang dimiliki ataupun beserta kartu kredit pemanis yang lain, yang mana disebut selaku limit adonan kartu kredit.

Jenis-jenis Limit Kredit

Banyak dari kamu mungkin yang berasumsi bahwa limit kredit yaitu hal yang cuma terdapat pada kartu kredit saja. Padahal, ini juga berlaku pada jenis-jenis kredit yang lain lho, seperti KTA (Kredit Tanpa Agunan), KMG (Kredit Multi Guna) dan KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Oleh alasannya itu, kali ini kita akan membahas ihwal beberapa macam limit kredit yang perlu untuk diketahui. Apa sajakah itu?

  • Kredit Tanpa Agunan (KTA)

Sesuai dengan namanya, KTA ialah salah satu jenis kredit yang tidak membutuhkan agunan atau jaminan dalam pengajuannya dan tergolong ke dalam klasifikasi kredit consumer. Biasanya, limit KTA di setiap bank berlainan-beda, yang mana biasanya didasari oleh limit kartu kredit (bila sudah memiliki) atau slip honor.

Karena ini merupakan kredit tanpa jaminan, maka seringkali pihak bank tidak memperlihatkan limit yang terlalu besar guna meminimalisir risiko. Namun, lazimnya besaran limit lima kali lebih besar dari gaji bulanan. Makara, apabila kau mempunyai honor Rp. 5 juta, maka kemungkinan limit kredit yang mau kamu dapatkan sebesar Rp. 25 juta.

  • Kredit Multiguna (KMG)

Selanjutnya terdapat KMG yang merupakan kredit paling umum dan tentunya dimiliki oleh setiap bank yang ada. KMG ialah kredit yang mewajibkan pengaju untuk menambahkan jaminan berupa aset terhadap bank pada ketika mengajukan.

Aset tersebut dapat berupa sertifikat tanah, kendaraan, ataupun rumah untuk mampu menerima pemberian. Karena dibarengi dengan aset berguna, maka limit kredit yang bisa didapat oleh pengaju pun tak tanggung-tanggung besarannya. Bahkan bisa meraih Rp 2 – 5 miliar, atau bergantung pada nilai aset yang dijadikan jaminan.

Sementara itu, jangka waktu pengembalian pinjaman berkisar dari 1 – 10 tahun, yang mana pastinya apabila peminjam gagal untuk mengembalikan dana, maka jaminan yang mereka sertakan di awal akan menjadi milik bank.

  • Kredit Usaha Rakyat (KUR)

KUR ialah jenis kredit yang digagas oleh pemerintah, sehingga tidak dimiliki oleh bank. KUR ini hanya disalurkan oleh bank-bank yang sudah bekerjasama dengan pemerintah. Pada awalnya, limit kredit KUR mampu meraih Rp. 500 juta. Namun, alasannya adalah sering disalahgunakan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab, maka dikala ini limit kredit bermetamorfosis Rp. 25 juta saja.

  • Kartu Kredit

Nah, terakhir yakni kartu kredit yang tentu saja telah tidak terlalu aneh di pendengaran kita. Biasanya, limit kredit yang diberikan oleh bank sebesar tiga kali pendapatan bulanan. Tenornya pun tergolong sangat pendek, ialah kurang dari 30 hari. Sehingga kartu kredit sangat cocok dipakai selaku alat transaksi harian.

Menentukan Limit Kredit

Seperti yang sudah sedikit disinggung sebelumnya bahwa jumlah limit kredit berbeda-beda, tergantung dari jenis kartu yang dipilih sekaligus ketentuan bank. Lalu, kira-kira faktor mana saja sih yang menjadi penentu limit kredit seseorang?

  • Pendapatan

Limit kredit adalah batasan seseorang dalam melaksanakan transaksi menggunakan kartu kredit. Oleh sebab itu, umumnya hal pertama yang akan ditanyakan oleh pihak bank adalah mengenai penghasilan per bulan. Mengapa? Selain sebagai bukti bahwa kamu mampu membayar tagihan setiap bulan, data penghasilan juga akan menolong pihak bank dalam memilih limit kredit yang akan diberikan kepadamu selaku pemegang kartu.

Biasanya, pihak bank akan memberikan limit kartu sampai tiga kali lipat dari pemasukan bulanan yang dimiliki oleh pengaju. Sebagai contoh, penghasilan kamu per bulannya sebesar Rp. 5 juta, maka kemungkinan limit kredit yang mau diberikan oleh pihak bank sebesar Rp. 15 juta.

  • Riwayat Keuangan

Selanjutnya, riwayat keuangan juga memiliki dampak yang cukup besar kepada besaran limit kredit yang akan diberikan, tergolong mengenai kelangsungan kamu dalam mengeluarkan uang hutang. Jika pihak bank menganggap tidak ada duduk perkara dengan keadaan keuangan selama ini, maka besar kemungkinannya mereka akan memberikanmu limit kredit sesuai dengan apa yang kamu minta.

Namun, bila kau mempunyai riwayat keuangan yang buruk, maka bukan cuma kamu mempunyai peluang kecil untuk mendapatkan limit kredit yang besar, pengajuan kartu kredit kau justru mampu tidak disetujui.

  • Status Kepemilikan Rumah

Biasanya, kandidat pemilik kartu kredit akan lebih mudah diterima dalam mengajukan kartu kredit apabila sudah memiliki rumah sendiri, termasuk untuk mendapatkan limit kredit yang dikehendaki. Namun, bukan bermakna orang yang belum memiliki rumah tidak mampu mengajukan lho.

Kamu yang masih tinggal bareng orang renta pun tetap bisa diterima pengajuan kartu kreditnya. Hanya saja yang memiliki rumah sendiri akan memiliki kesempatan lebih besar.

  • Jumlah yang Diajukan

Nah, hal terakhir yang seringkali menjadi usulandalam menentukan limit kredit yaitu nominal yang diajukan oleh sang calon pemilik kartu kredit itu sendiri pada ketika mengajukan. Apakah dengan penghasilan kamu sebulan, nominal limit kredit yang diminta dinilai terlalu besar atau tidak?

Kembali ke poin awal, bahwa pihak bank akan memikirkan limit kredit yang diberikan kepada nasabah sesuai dengan penghasilan dan kemampuan mereka dalam membayar. Jadi, bila kamu masih memiliki gaji UMR, cobalah untuk tidak meminta limit yang terlalu besar.

Apakah Limit Kredit Bisa Dinaikan?

Jika kau merasa bahwa limit kredit yang kau miliki terlalu sedikit, maka kau meningkatkannya. Namun, pastinya dengan memenuhi beberapa persyaratan terlebih dahulu. Terdapat beberapa hal yang akan menjadi usulanbank pada dikala menyanggupi keinginanmu untuk menaikan limit kredit.

Pertama, pastikan bahwa pembayaran tagihan kartu kredit kamu selama ini tanpa hambatan tanpa adanya tunggakan atau keterlambatan dari tenggat waktu jatuh tempo yang telah diputuskan. Kedua, pastikan pula bahwa kau juga aktif memakai kartu kredit tersebut. Perlu diketahui bahwa pihak bank memiliki seluruh riwayat transaksi yang kau lakukan selama mempunyai kartu kredit.

(Baca Juga: Cara Meminta Kenaikan Limit Kartu Kredit dengan Mudah)

Dan jika mereka menyaksikan bahwa kamu mempunyai riwayat transaksi yang aktif, maka besar kemungkinannya pula permohonan peningkatan limit kredit akan disetujui. Jika ingin menaikan limit kredit, kamu hanya perlu menelepon pihak bank yang bersangkutan lewat telepon ataupun dengan datang langsung ke cabang bank terdekat. Cukup mudah, bukan?

Apakah saat ini kau telah memiliki kartu kredit? Jika belum, segera olok-olokan di CekAja.com dan nikmatilah limit kredit yang sukses kamu mampu.