0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Lagu Kawasan Indonesia Dari 34 Provinsi Terlengkap

Dari banyaknya lagu tempat Indonesia, kau mungkin cuma mengetahui sebagian kecilnya, mirip Ampar-Ampar Pisang, Yamko Rambe Yamko dan Ondel Ondel. Hal itu dikarenakan tiga lagu tersebut ialah lagu populer yang paling sering diputar. Namun sesungguhnya, masih banyak lagu tempat Indonesia lainnya yang belum diketahui. Untuk itu, pada potensi kali ini CekAja.com akan mengulas secara lengkap lagu daerah Indonesia dari 34 provinsi khusus untuk kau. Simak bantu-membantu, yuk!

Mengulik Lengkap Lagu Daerah Indonesia dari 34 Provinsi

Sekilas perihal Lagu Daerah

Sebelum mengulas lebih jauh perihal lagu daerah Indonesia, ada baiknya jikalau kamu mengenali apalagi dahulu sekilas info dasar wacana lagu tempat itu sendiri.

Sesuai dengan namanya, lagu kawasan ialah suatu lagu yang berasal dari sebuah tempat, dan umumnya mempunyai tema kehidupan sehari-hari penduduk lokal.

Pengambilan tema tersebut ditujukan, agar lagu ini dapat dengan mudah dipahami oleh para pendengarnya dan diterima di berbagai acara penduduk .

Di samping itu, lagu kawasan Indonesia lazimnya juga mempunyai lirik yang sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing, misalnya mirip lagu Rasa Sayange dari Maluku dan Manuk Dadali dari Jawa Barat.

Selain itu, pencipta dari lagu kawasan Indonesia pun umumnya anonim atau tidak dikenali. Meski begitu, lagu daerah tetap terkenal alasannya sering dinyanyikan oleh penduduk tempat setempat, maupun masyarakat yang lain yang tinggal diluar kawasan asal terciptanya lagu tersebut.

Fungsi Lagu Daerah

Jika berbicara soal fungsi atau manfaat, lagu tempat Indonesia sejatinya memiliki berbagai fungsi, di antaranya adalah:

  • Sebagai identitas negara
  • Sebagai lagu pengiring untuk suatu tarian dan pertunjukan
  • Sebagai lagu pengiring untuk upacara adat atau tradisi
  • Sebagai media untuk berkomunikasi
  • Sebagai media untuk bermain
  • Sebagai sarana ekonomi atau mata pencaharian
  • Meningkatkan rasa cinta kebudayaan.

(Baca Juga: Lagu Dangdut Indonesia Paling Populer)

Ciri-ciri Lagu Daerah

Setelah di pembahasan sebelumnya kamu telah mengetahui sekilas isu ihwal lagu kawasan Indonesia beserta fungsinya, maka di pembahasan kali ini kau akan mengetahui ciri-ciri dari lagu kawasan itu sendiri.

Adapun beberapa ciri dari lagu daerah, di antaranya adalah:

  • Penciptanya tidak dikenali atau anonim
  • Menggunakan bahasa daerah lokal untuk lirik lagu
  • Lagu tempat biasanya diwariskan atau hasil turun-temurun
  • Lagu daerah lazimnya memiliki beberapa versi yang diubahsuaikan dengan tempat lainnya dalam sebuah etnis
  • Lagu kawasan biasanya berisikan dua sampai delapan bait syair.

Lagu Daerah Indonesia dari 34 Provinsi

Seperti yang sudah disinggung di pembahasan sebelumnya, bahwa lagu tempat Indonesia sangat banyak.

Jika dijumlah, mungkin ada ratusan bahkan ribuan lagu tempat yang telah tercipta hingga ketika ini.

Pasalnya, Indonesia sendiri memiliki 34 provinsi, yang setiap provinsinya berisikan banyak daerah dengan aneka ragam bahasa tempat dan kebudayan.

Maka dari itu, tak heran kalau Indonesia memiliki lagu daerah yang sangat bermacam-macam. Lantas, apa saja lagu tempat tersebut? Yuk simak ulasan lagu kawasan Indonesia dari 34 provinsi berikut ini.

Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

  • Bungong Jeumpa
  • Piso Surit
  • Lembah Alas

Provinsi Sumatera Barat

  • Ayam Den Lapeh
  • Badindin
  • Gelang Sipaku Gelang
  • Kampuang Nan Jauh Di Mato
  • Malam Baiko
  • Tak Tong-Tong
  • Dayung Palinggam
  • Anak Daro

Provinsi Sumatera Utara

  • Sinanggar Tulo
  • Sing Sing So
  • Sengko-sengko
  • Anju Ahu
  • Butet
  • Dago Inang Sarge
  • Madekdek Magambiri

Provinsi Riau

  • Soleram
  • Laksmana Raja di Laut
  • Lancang Kuning
  • Kutang Barendo

Provinsi Kepulauan Riau

  • Segantang Lada
  • Pak Ngah Balek

Provinsi Jambi

  • Selendang Virgo
  • Timang Timang Anakku Sayang
  • Batanghari
  • Dodoi Si Dodoi
  • Injit Injit Semut
  • Pinang Muda

Provinsi Sumatera Selatan

  • Kebile Bile
  • Dek Sangke
  • Cuk Mak Ilang

Provinsi Bengkulu

  • Lalan Belek
  • Sungai Suci
  • Umang-umang

Provinsi Bangka Belitung

  • Yok Miak

Provinsi Lampung

  • Anak Tupai
  • Adi-adi Laun Lambar
  • Cangget Agung
  • Tanoh Lado
  • Muloh Tungga
  • Teluk Lampung
  • Penyandangan
  • Bumi Lampung
  • Lipang Lipandang

Provinsi DKI Jakarta

  • Kicir-Kicir
  • Jali-Jali
  • Ondel Ondel
  • Keroncong Kemayoran
  • Lenggang Kangkung
  • Sirih Kuning
  • Ronggeng
  • Surilang

Provinsi Jawa Barat

  • Manuk Dadali
  • Bajing Luncat
  • Tokecang
  • Warung Pojok
  • Pileuleuyan
  • Sapu Nyere Pegat Simpay
  • Es Lilin
  • Cing Cangkeling
  • Bubuy Bulan
  • Neng Geulis
  • Panon Hideung

Provinsi Jawa Timur

  • Cublak-cublak Suweng
  • Gai Bintang
  • Kembang Malathe
  • Rek Ayo Rek
  • Keraban Sape
  • Tanduk Majeng

Provinsi Jawa Tengah

  • Jaranan
  • Gundul Pacul
  • Lir Ilir
  • Jamuran
  • Gambang Suling
  • Bapak Pucung

Provinsi Banten

  • Tong Sarakah
  • Jereh Bu Guru
  • Dayung Sampan

Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

  • Suwe Ora Jamu
  • Sinom
  • Pitik Tukung
  • Te Kate Dipanah

Provinsi Bali

  • Janger
  • Macepet Cepetan
  • Meyong-Meyong
  • Dewa Ayu
  • Mejangeran
  • Ngusak Asik

Provinsi Nusa Tenggara Timur

  • Anak Kambing Saya
  • Potong Bebek Angsa
  • Orere
  • O Nina Noi
  • Dsaku
  • Lerang Wutun
  • Bolelebo

Provinsi Nusa Tenggara Barat

  • Tutu Koda
  • Pai Mura Rame
  • Orlen-orlen
  • Helele U Ala De Teang
  • Moree
  • Tebe Onana

Provinsi Kalimantan Tengah

  • Manasai
  • Nuluya
  • Tumpi Wayu
  • Oh Indang Oh Apang
  • Palu Lempong Popi

Provinsi Kalimantan Barat

  • Cik Cik Periuk
  • Alon-alon
  • Kapal Belon
  • Aek Kapuas
  • Masjid Jami

Provinsi Kalimantan Timur

  • Oh Adingkoh
  • Indung-Indung

Provinsi Kalimantan Selatan

  • Ampar-Ampar Pisang
  • Saputangan Bapuncu Ampat
  • Paris Barantai

Provinsi Kalimantan Utara

  • Tuyang
  • Bebalon
  • Pinang Sendawar

Provinsi Sulawesi Utara

  • Si Patokaan
  • Ea Mokan
  • O Ina Ni Keke
  • Sitara Tillo
  • Tahanusangkara
  • Gadis Taruna
  • Tan Mahurang

Provinsi Sulawesi Tengah

  • Topi Gugu
  • Tondok Kadadiangku

Provinsi Sulawesi Barat

  • Tenggang Tenggang Lopi

Provinsi Sulawesi Selatan

  • Anging Mammiri
  • Pakarena
  • Ammac Ciang
  • Anak Kukang
  • Marencong-rencong
  • Ati Raja
  • Ganrang Pakarena

Provinsi Sulawesi Tenggara

  • Tana Wolio
  • Peia Tawa Tawa

Provinsi Gorontalo

  • Tahuli Li Mama
  • Moholunga
  • Dabu-Dabu
  • Binde Biluhuta

Provinsi Maluku

  • Ayo Mama
  • Ambon Manise
  • Burung Kakatua
  • Naik-Naik Ke Puncak Gunung
  • Mande-mande
  • Nona Manis Siapa Yang Punya
  • Rasa Sayange
  • Saule
  • Sayang Kene
  • O Ulate
  • Ole Sioh
  • Sarinande
  • Kole-Kole
  • Gunung Salahutu
  • Burung Tantina

Provinsi Maluku Utara

  • Una Kapita

Provinsi Papua

  • Sajojo
  • E Mambo Simbo

Provinsi Papua Barat

  • Yamko Rambe Yamko
  • Apuse

(Baca Juga: Lagu Terpopuler Sepanjang 2019 hingga 2020)

Itulah sederet lagu tempat Indonesia dari 34 provinsi beserta fungsi dan ciri-cirinya. Buat kau yang terpesona dan ingin belajar lebih jauh wacana kebudayaan Indonesia, khususnya lagu kawasan, kau bisa banyak membaca buku, menyimak lagu bahkan melanjutkan pendidikan ke kesenian musik kawasan.

Namun, sebelum kamu melanjutkan pendidikan kesenian musik, kau perlu mempersiapkan beberapa hal, salah satunya ialah dana pendidikan.

Karena mirip yang dikenali, ongkos pendidikan saat ini begitu mahal. Kamu mesti memiliki dana yang cukup besar untuk bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Tetapi kamu jangan cemas, kalau dana yang dimiliki saat ini belum memadai. Sebab, kau mampu mengajukan pertolongan dana tunai untuk pendidikan dengan mudah dan cepat di CekAja.com.

Terlebih, CekAja.com juga telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kaprikornus, tunggu terlebih? Ajukan tunjangan pendidikan sekarang dan raih era depan yang cemerlang!