0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Kiat Menentukan Tunjangan Untuk Umkm, Bisnis Tanpa Gangguan Modal Terpenuhi

Seringnya dikala modal usaha menipis, pelaku UMKM pastinya meminjam dana di lembaga keuangan, baik bank maupun non-bank. Namun, enggak sedikit dari para pelaku perjuangan tersebut yang merugi karena tertipu oleh forum abal-abal dengan klaim menggiurkan. Nah, biar peristiwa mirip itu tak terulangi lagi, berikut CekAja bagikan sederet tips menentukan santunan untuk UMKM.

Tips Memilih Pinjaman untuk UMKM

Peranan UMKM untuk Perekonomian Indonesia

Seperti yang dikenali, Usaha Mikro Kecil dan Menengah alias UMKM dianggap berperan penting dalam perkembangan ekonomi negara. Hal ini karena, UMKM mempunyai bantuan paling besar terhadap Produk Domestik Bruto alias PDB, juga paling banyak menyerap tenaga kerja dibandingkan usaha besar yang lain.

Melansir dari Kompas.com menurut data Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, pada 2016 lalu tampak bantuan UMKM dari beberapa aspek, yaitu dari aspek menyerap tenaga kerja sebesar 89,2 persen, PDB nasional sebesar 60,34 persen, aspek lapangan kerja sebesar 99 persen, ekspor sebesar 14,17 persen, dan terakhir faktor investasi sebesar 58,18 persen.

Dari tingkat bantuan tersebut, mampu dilihat bagaimana peranan UMKM sendiri sebagai pelopor ekonomi Indonesia. Maka tidak heran, kalau pemerintah terus mendukung para pelaku UMKM untuk menyebarkan perjuangan yang mereka miliki. Bentuk derma ini tidak hanya ditunjukan dari segi regulasi dan perpajakan saja, tetapi juga pendanaan dengan bunga ringan.

Artinya, selaku pebisnis, kau mampu menerima suntikan modal berupa pinjaman untuk UMKM, baik melalui bank maupun non-bank dengan kisaran bunga 0,65 hingga 7 persen, tergantung di lembaga peminjaman mana yang kau gunakan.

(Baca Juga: Pilihan Pinjaman Modal Usaha Terbaik)

Sederet Tips Memilih Pinjaman untuk UMKM

Tips Memilih Pinjaman untuk UMKM

Biasanya, pebisnis selalu berpendapat kalau meminjam dana di lembaga keuangan memiliki arti harus siap merugi. Padahal kenyataannya, meminjam dana justru bisa jadi penyelamat kurun bisnis yang dilakukan perlu modal, terlebih untuk melakukan perluasan.

Dengan denah cicilan dan bunga ringan, tunjangan baik di bank maupun non-bank bagaikan tonggak bisnis, yang mampu dipakai kapanpun ketika diharapkan.

Namun, perlu diperhatikan pula pada lembaga mana yang kau gunakan untuk mendapatkan dana tersebut. Sebab makin menjamurnya forum sumbangan untuk UMKM, maka kian banyak pula pihak yang tidak bertanggungjawab dan memanfaatkan situasi ini. Bahkan, tak jarang mereka memberikan sebuah produk santunan murah dengan perhiasan tanpa syarat.

Nah, biar enggak tertipu dengan forum abal-abal tersebut, sebaiknya kau kepoin dulu 4 kiat memilih pinjaman untuk UMKM berikut ini.

1. Mengantongi izin dari OJK

Mengantongi ijin Otoritas Jasa Keuangan

Indikator utama untuk menentukan derma UMKM yang bermutu yakni OJK. Maksudnya, sebelum kau menggunakan jasa dari forum santunan tersebut, tentukan dulu apakah forum itu telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan atau belum.

Melansir dari laman resmi OJK, hingga 11 Juni 2020, jumlah forum perlindungan berupa fintech di Indonesia yang telah terdaftar dan berizin yakni sebanyak 160 perusahaan. Berarti, di luar dari itu kemungkinan merupakan lembaga perlindungan ilegal.

Nah, tips memilih sumbangan untuk UMKM ini jangan hingga tidak kamu hiraukan ya, sebab dampaknya yang begitu besar demi keberlangsungan bisnismu sendiri.

2. Punya website resmi untuk membuat lebih mudah kandidat debitur

Punya website resmi

Tips memilih pinjaman untuk UMKM berikutnya yakni dengan melihat apakah perusahaan dukungan tersebut mempunyai situs web resmi atau tidak. Sebab, siapapun yang ingin meminjam dana tentu membutuhkan sejumlah isu untuk memudahkannya, mulai dari produk yang ditawarkan, alamat perusahaan, sampai nomor telepon derma.

Oleh alasannya adalah itu, pastikan apakah pihak perusahaan bantuan mempunyai website resmi atau tidak. Lihat juga bagaimana tampilan dari halaman utama situs web tersebut.

Apabila tampak tertata rapi dan menambahkan logo terdaftar dan diawasi oleh OJK pada bagian bawah website, maka tak perlu ragu untuk memakai layanannya. Jika sebaliknya, mempunyai arti kau pantas meragukan perusahaan tersebut alasannya adalah kemungkinan ini yaitu santunan abal-abal.

(Baca Juga: Ciri-ciri dan Risiko Pinjaman Online Ilegal)

3. Jangan tergiur dengan proses cepat

Jangan tergiur dengan proses cepat

Enggak hanya terdaftar OJK ataupun mempunyai situs web resmi saja, sebab dalam kiat memilih derma untuk UMKM yang juga harus diperhatikan ialah dengan tidak tergiur akan proses cepat.

Memang sih, realitanya ketika kita ingin meminjam dana terutama keadaan mendesak, niscaya menginginkan akomodasi proses. Namun, proses cepat juga tidak menjamin kualitas dari forum peminjaman loh.

Malahan banyak perusahaan bodong yang melakukan cara ini untuk membutakan korbannya, biar terbuai untuk mengajukan sumbangan di perusahaan tersebut.

Alih-alih ingin untung, mereka justru merugi sebab ternyata tidak cocok dengan klaim yang diberikan. Ya, walaupun sebenarnya ada juga lembaga peminjaman yang memang terpercaya dan mempunyai proses yang cepat.

4. Transparan tentang bunga dan detil info produknya

Transparan mengenai bunga dan detil informasi produknya

Tips menentukan bantuan untuk UMKM yang lain yakni pihak penyedia pertolongan akan sungguh transaparan tentang detil produk yang dimiliki hingga besaran bunganya. Mereka juga dengan bahagia hati menjelaskan kurun tenor pembayaran, bagaimana cara melunasi cicilan, maupun keringanan bayar saat kamu berhasil melunasinya tepat waktu atau bahkan lebih awal.

Dengan info yang teramat jelas itu, pasti kau enggak perlu cemas lagi kalau ingin meminjam dana untuk menyebarkan usahamu. Tapi yang niscaya, sebelum risikonya memakai layanan dari lembaga derma, pastikan juga kau telah membaca dan mengetahui isi kesepakatan yang dibentuk bersama tersebut.

Mengingat kontrakyang dibubuhkan dengan tandatangan dan materai niscaya dilengkapi dasar aturan, untuk nantinya membedakan mana hak dan keharusan bagi dua belah pihak.

Jangan Ragu untuk Membandingkan Sebelum Mengajukan Pinjaman

Membandingkan Sebelum Mengajukan Pinjaman

Apabila keempat kiat memilih sumbangan untuk UMKM di atas sudah kamu ketahui. Kini saatnya untuk mulai membandingkan produk santunan yang sekiranya paling cocok dengan kebutuhan maupun kesanggupan. Enggak perlu pakai cara manual, gunakan saja layanan aggregator financial, seperti CekAja.com, untuk membandingkannya.

CekAja bukan cuma bisa dipakai sebagai alat perbandingan netral untuk produk finansial yang diharapkan. Namun lewat layanan kami juga, kamu mampu mengajukan produk pinjaman untuk UMKM yang pastinya tanpa agunan, proses mudah, dan tata cara cicilan ringan dengan bunga paling rendah ekslusif online, yaitu hanya 0,65 persen saja.

Makara, tunggu terlebih? Yuk, segera dapatkan produk bantuan di CekAja.com yang paling cocok dan ejekan sesegera mungkin untuk mendapatkan penawaran terbaik!