0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Kiat Mendidik Anak Yang Benar Sesuai Fase Pertumbuhannya

Jika sudah ada niat untuk memiliki anak, maka Anda sebagai orang bau tanah, juga mesti siap untuk menjadi guru terbaik, selama hidupnya. Tidak gampang untuk menjadi orang renta, karena diharapkan mental yang hebat, agar mampu menghasilkan didikan yang bagus. Nah, buat para bunda dan ayah, sebelum si kecil lahir ke dunia, mari simak kiat mendidik anak yang benar, sesuai fase pertumbuhannya.

Tips Mendidik Anak yang Benar Sesuai Fase Pertumbuhannya

Dengan menerapkan didikan yang benar, maka akan menolong anak tumbuh menjadi eksklusif yang bagus. Sikap baik yang dimilikinya pun, mampu membantunya saat ia sampaumur nanti, terlebih dikala ia sudah memiliki banyak sobat di sekolah, kampus, sampai lingkungan pekerjaan.

Yuk, simak rangkuman kiat cara mendidik anak yang benar serta, apa yang menjadi didikan yang salah, berikut ini.

Tips Mendidik Anak yang Benar

1. Ajarkan Cara Komunikasi yang Baik pada Anak

Ajarkan Cara Komunikasi yang Baik pada Anak - Tips Mendidik Anak yang Benar Sesuai Fase Pertumbuhannya

Tips mendidik anak yang benar yang pertama adalah dengan mengajarkan cara berkomunikasi yang baik. Seperti yang dikenali bahwa anak sungguh cepat mencerna bahkan memalsukan apa yang dikatakan orang lain terhadapnya.

Hati-hati dalam mengeluarkan kata-kata negatif dan ambigu kepadanya. Karena hal tersebut bisa saja akan dipikirkan anak, dan mensugesti mentalnya kelak.

Sebagai orang tua, Anda juga mesti hilangkan pengalaman pahit yang pernah dicicipi semasa kecil, dan jangan ulangi pengalaman pahit tersebut ke anak Anda.

Berkomunikasilah dengan anak Anda, dengan bahasa yang bagus, tanpa menyinggung atau menciptakan anak Anda galau.

(Baca Juga: Persiapan Dana Pendidikan Sekolah Dasar Mulai dari Uang SPP sampai Bimbel)

2. Terapkan Didikan yang Baik Sesuai Fasenya

Terapkan Didikan yang Baik Sesuai Fasenya - Tips Mendidik Anak yang Benar Sesuai Fase Pertumbuhannya

Tips selanjutnya dalam mendidik anak yang benar ialah dengan menerapkan didikan yang baik, sesuai dengan fase pertumbuhannya. Dilansir dari aneka macam sumber, pada anak usia 0-12, di sini ialah fase di mana orang bau tanah mesti menjadi orang renta seutuhnya.

Mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah, beri wawasan nilai-nilai hidup, budbahasa, dan adat. Bukannya usia 0-12 tahun, mampu dibilang masih kecil, mana mengerti?

Di usia tersebut, fikiran anak sangat gampang untuk diprogram. Sehingga orang renta mesti memaintain dan mengoreksi semua hal-hal yang si kecil kerjakan.

Nah, pada usia 12-17 tahun anak telah mulai memasuki usia sampaumur, dan bukan belum dewasa lagi. Sehingga di fase ini, orang renta sangat berperan penting untuk menjadi sobat anak, namun tetap mempunyai kekuasaan dalam menertibkan kehidupannya, namun jangan juga terlalu ikut campur.

Biarkan anak menjadi dirinya sendiri, mencar ilmu untuk bertanggung jawab. Anda cuma memonitoring saja.

3. Selalu Memanggil dengan Sebutan Nama ke Anak

Selalu Memanggil dengan Sebutan Nama ke Anak - Tips Mendidik Anak yang Benar Sesuai Fase Pertumbuhannya

Tips mendidik anak yang benar yang satu ini juga, sudah mulai sering digunakan, yakni mengundang anak dengan sebutan nama. Pasalnya, ketika mengundang anak, sebaiknya dengan menyebut namanya.

Karena, hal tersebut akan menciptakan sang anak merasa dianggap dan dihargai oleh orang tua. Ketika menoleh dan mengamati Anda, katakan dengan baik apa yang diharapkan dari si kecil.

Setelah itu, hindari untuk berteriak karena ini bukanlah cara mendidik anak yang bagus. Bila kebiasaan ini dilakukan, malah menciptakan si kecil merasa kesal dan takut kepada Anda dan malah tak ingin mendengarkan perkataan Anda.

4. Ajarkan untuk Menjadi Seorang Pendengar yang Baik

Ajarkan untuk Menjadi Seorang Pendengar yang Baik - Tips Mendidik Anak yang Benar Sesuai Fase Pertumbuhannya

Seringkali anak selalu ingin menjadi yang lebih benar, ketimbang orang bau tanah, atau orang lain. Bahkan, dikala orang lain ingin berbicara pun selalu disela olehnya, dan tidak ingin pembicaraannya dimenangkan oleh orang lain.

Nah, biar anak tak mirip itu, ajarkan anak semenjak dini, untuk menjadi seorang pendengar yang baik. Apapun masalahnya, dan siapapun yang benar atau salah, ajarkan bahwa siapa saja berhak untuk berbicara dan didengarkan.

Ketika anak mau mendengarkan apa kata orang tua atau orang lain, maka anak perlahan akan mengerti, wacana mana yang salah dan mana yang benar.

5. Berikan Apresiasi dan Pujian, Ketika Anak Melakukan Sesuatu yang Baik

Berikan Apresiasi dan Pujian Ketika Anak Melakukan Sesuatu yang Baik - Tips Mendidik Anak yang Benar Sesuai Fase Pertumbuhannya

Tips mendidikan anak yang benar selanjutnya ialah dengan menunjukkan apresiasi dan pujia, dikala anak melaksanakan sesuatu yang bagus. Dengan menunjukkan apresiasi dan kebanggaan, akan menciptakan anak besar hati akan hal tersebut, dan akan mengulangi acara baik tersebut.

Tidak cuma itu, anak juga akan lebih semangat dan termotivasi untuk melakukan hal yang lebih baik lagi. Karena, pujian saja sudah cukup untuk bisa membuat anak senang, daripada memberikannya kado.

6. Ajarkan Pengetahuan Tentang Kejahatan Seksual

Ajarkan Pengetahuan Tentang Kejahatan Seksual - Tips Mendidik Anak yang Benar Sesuai Fase Pertumbuhannya

Meski masih kecil, pengetahuan wacana seksual juga menjadi salah satu kiat mendidikan anak yang benar loh. Pasalnya, kejahatan seksual pada anak termasuk tinggi, bahkan pelakunya yakni orang-orang terdekat.

Anda bisa memberikannya pengetahuan tentang ciri-ciri kejahatan seksual itu seperti apa, hasilnya, sampai cara mencegahnya. Ketika ingin melepaskan anak ke luar rumah, Anda juga mesti tahu rangkaian kegiatannya, dari lokasi sampai waktu.

Bagi anak yang sudah mengerti ihwal kejahatan seksual, biasanya dia akan langsung tanggap dan menginformasikan orang terdekat, seperti orang bau tanah jikalau ada hal yang ajaib.

Selain itu, ajarkan juga untuk lebih menjaga etika, dan menutup aurat, biar terhindar dari kejahatan seksual.

3 Kesalahan Didikan Orang Tua Terhadap Anak

Tidak cuma mengetahui kiat mendidik anak yang benar,saja, sebagai orang renta, Anda juga harus tahu mana didikan yang salah loh. Meski orang tua juga insan yang pernah salah, tetapi Anda juga perlu menyadari juga apakah didikan yang Anda berikan benar atau salah.

Jangan sampai, Anda lambat menyadarinya, sehingga si kecil telah terlanjurnya mengetahui bahwa, didikan tersebut yakni hal yang baik dan hal tersebut mampu saja mampu merugikan si kecil nantinya. Nah, dibandingkan dengan telat mari ketahui tiga kesalahan cara mendidik anak, yang dilansir dari laman Liputan6.com.

  • Anda Terlalu Memanjakan Anak

Kesalahan yang pertama dalam mendidik anak ialah Anda sebagai orang renta terlalu memanjakan anak. Mengapa hal tersebut yaitu sebuah didikan yang salah?

Karena, memanjakan anak akan membuatnya berkembang menjadi seorang yang egois, dan tidak mampu berdiri diatas kaki sendiri. Pasalnya, kebanyakan orang tua niscaya akan menilai bahwa anak hanya bisa menerima, dan orang tua mesti memberi.

Konsep mendidik yang mirip ini, tanpa disadari mampu menciptakan anak menjadi manja dan egois. Berilah wawasan anak wacana tanggung jawab, jika perlu berikan wawasan bahwa anak tidak selalu menjadi objek yang hanya bisa mendapatkan.

Karena anak juga mampu menjadi objek pemberi, contohnya menolong orang renta merapikan bekas mainan atau membersihkan rumah, sampai menjadi juara kelas. Hal tersebut pastinya akan memperlihatkan orang tua kebahagiaan bukan?

  • Bedakan Keakraban Teman dan Orang Tua

Sering kali orang renta berpikir bahwa bersahabat dengan anak yakni sesuatu yang keren. Namun, sadarkah Anda bahwa hal tersebut akan membuat Anda sukar untuk menolak cita-cita anak, dan menciptakan anak menjadi egois, alasannya peran orang renta disamakan dengan keakraban seorang sobat.

Berilah wawasan, bahwa orang renta merupakan seorang guru yang patut untuk dihormati, didengarkan pembicaraannya, dipatuhi perintahnya dan masukannya. Jangan hingga, karena Anda terlalu bersahabat dengan anak, membuat anak menjadi seenaknya dan menyamakannya dengan seorang teman.

Menjadi dekat dengan anak memang tidak salah, namun berilah pengetahuan bahwa keakraban orang renta dengan seorang teman itu berlainan. Karena orang tua tetap mempunyai kekuasaan dalam mengatur anak, sedangkan seorang teman tidak mampu mengendalikan.

(Baca Juga: Ajarkan 4 Hal Ini pada Anak, Akan Buat Pribadinya Lebih Kuat)

  • Tak Memiliki Budaya dalam Keluarga

Sadarkah Anda bahwa hasil didikan anak juga mampu terlihat dari budaya, yang dibangun dalam keluarga? Jika keluarga tersebut mengajarkan sesuatu dengan bebas tanpa ada batas-batas, mampu jadi anak tersebut tumbuh menjadi anak yang kurang perhatian.

Mengapa? Karena dia tidak pernah tidak boleh dalam melaksanakan sesuatu, hingga tidak adanya pengawasan. Nah, di sini orang tua mesti bakir mengajarkan anak wacana budaya keluarga, dan buatlah budaya keluarga yang baik, mana hal yang benar dan salah, dan sebagainya.

Nah, itu ia beberapa tips mendidik anak yang benar, serta mengenali mana didikan yang salah. Tidak hanya memperhatikan didikan anak di rumah, Anda juga mesti mempersiapkan didikan anak di luar rumah, yaitu di sekolah.

Pilihlah sekolah yang memiliki dapat dipercaya yang baik. Selain memilih sekolahnya, jangan lupa siapkan juga dana pendidikannya, bila perlu mulai beliau masuk Sekolah Dasar hingga sekolah tinggi tinggi.

Sepenting itu kah? Asal Anda tahu, didikan di sekolah dan di rumah sama-sama penting. Sehingga, tentukan pendidikan anak Anda terjamin, dengan cara menyiapkan dana pendidikannya lewat tunjangan dana pendidikan.

Anda bisa dapatkan perlindungan dana pendidikan anak terbaik, pastinya hanya di CekAja.com. Yuk, olok-olokan secepatnya asuransi pendidikan anak opsi Anda, hanya di CekAja.com!