0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Kiat Membeli Rumah Bekas Daerah Jakarta Semoga Tidak Salah tips

Sedang mencari rumah untuk mendapatkan pengalaman di lingkungan yang baru? Maka beberapa tips berbelanja rumah bekas yang hendak kita bahas kali ini kemungkinan bisa membantu. Khususnya di daerah Jakarta, harga properti terus mengalami kenaikan dari hari ke hari. Oleh alasannya adalah itu, membeli rumah bekas bisa dijadikan selaku salah satu penyelesaian.

Tips membeli rumah bekas daerah Jakarta

Mengapa? Karena rumah bekas itu sendiri condong memiliki harga yang lebih ramah biaya dibandingkan rumah gres. Bahkan, dikala ini sudah banyak lho rumah bekas dengan keadaan yang tak kalah baik dibandingkan rumah gres.

Maka dari itu, di dalam potensi kali ini kita akan membicarakan ihwal beberapa kiat membeli rumah bekas tempat Jakarta beserta hal-hal yang perlu dikenali lainnya agar mampu menambah wawasan kau. Yuk disimak bantu-membantu.

Kelebihan Membeli Rumah Bekas

Kelebihan Membeli Rumah Bekas

  • Lingkungan yang Lebih Mapan

Pada biasanya, rumah bekas yang dijual kembali oleh pemiliknya telah berusia cukup lama, bahkan hingga tahunan. Karena memiliki jangka waktu yang panjang, tak jarang banyak orang yang memilih properti sebagai salah satu instrumen investasi yang prospektif.

Nah, seiring berjalannya waktu, terperinci lingkungan tempat rumah tersebut berdiri akan mengalami perubahan dan kemajuan sehingga membuatnya sebagai lingkungan yang mapan. Bayangkan saja kau berbelanja rumah bekas dengan harga yang cukup terjangkau namun bangun di tengah-tengah lingkungan yang strategis. Tentu akan memberikanmu keuntungan, bukan?

  • Rentang Harga yang Bervariasi

Tidak seperti rumah baru yang lazimnya mempunyai harga yang sama sesuai dengan developernya masih-masing, rumah bekas justru memiliki harga yang lebih beragam tergantung dengan keadaan rumah itu sendiri.

(Baca Juga: Cara Membeli Rumah di Usia Muda)

Penghuni usang yang tengah memerlukan uang dalam waktu cepat lazimnya bersedia menjual rumah mereka dengan harga yang lebih ramah biaya atau di bawah pasaran. Semakin mendesak kebutuhannya, maka tak menutup kemungkinan semakin rendah pula harga yang ditawarkan.

  • Siap Huni

Developer kebanyakan memasarkan apartemen atau bangunan rumah dengan metode inden atau rumah gres akan mulai dibangun ketika telah terdapat uang muka dan persetujuanjual-beli yang telah disepakati.

Berbeda dengan rumah bekas yang pastinya sudah siap huni alasannya adalah sudah pernah ditempati oleh orang lain sebelumnya. Jikapun kamu memperoleh ada kelemahan terhadap bangunan, kamu hanya perlu melaksanakan renovasi kecil saja yang mampu memakan waktu setidaknya hanya beberapa bulan saja.

Kekurangan Membeli Rumah Bekas

Kekurangan Membeli Rumah Bekas

  • Bukan Tangan Pertama

Membeli rumah bekas mempunyai arti kau tidak akan bisa mencicipi sensasinya memasuki rumah baru yang benar-benar didesain sesuai impian, keperluan, maupun selera. Kamu tidak ikut dalam mengawasi proses pembangunan sehingga mungkin terdapat beberapa bab yang dirasa kurang cocok, baik itu dalam hal tata letak ataupun pemilihan desain rumah.

  • Membutuhkan Biaya Tambahan

Berhubungan dengan poin sebelumnya, berbelanja rumah bekas pastinya kau akan menemukan beberapa bab yang dirasa kurang cocok. Ditambah lagi jikalau adanya kerusakan ataupun abnormalitas pada bangunan karena sudah pernah ditempati oleh orang lain sebelumnya.

Nah, hal inilah yang menciptakan kau menjadi memerlukan biaya pelengkap untuk melakukan renovasi sana-sini. Misalkan seperti cat tembok dan pagar, mengubah panel pintu, dan lain-lain.

  • Harga yang Lebih Tinggi

Meskipun bila daripada rumah gres yang telah jadi rumah bekas memiliki harga yang lebih terjangkau, tetapi bila daripada membangun rumah yang berawal dari tanah, membeli rumah bekas justru terhitung jauh lebih mahal.

Mengapa? Selain sudah berbentukrumah jadi yang siap huni, lazimnya lingkungan juga akan mengalami kemajuan, utamanya dalam hal infrastruktur. Hal inilah yang menciptakan harga rumah menjadi meroket.

Tips Membeli Rumah Bekas di Jakarta

Sebelum membeli rumah, ada baiknya jika kau mengetahui beberapa kiat agar tidak salah dalam mengambil langkah. Oleh karena itu, berikut beberapa tips berbelanja rumah bekas di Jakarta yang perlu diketahui, yakni:

1. Survei Lapangan

Survei Lapangan

Saat ini, mencari rumah pun telah mampu kau kerjakan dengan gampangnya melalui internet. Jadi, tips membeli rumah bekas di Jakarta yang mampu kau kerjakan pertama adalah dengan memilih rumah-rumah di internet. Setelah kamu memperoleh beberapa pilihan rumah yang dirasa sesuai dengan keperluan dan rancangan, kamu bisa langsung melaksanakan survei lapangan untuk melihat rumah tersebut secara eksklusif.

Nah, dalam melaksanakan survei lapangan ini, kamu mampu sambil melaksanakan perbandingan dari rumah-rumah yang sudah kau pilih lewat internet sebelumnya. Beberapa hal yang sepatutnya menjadi pertimbangan yakni kondisi rumah, harga, lokasi, dan kemudahan-fasilitas lainnya yang dirasa bisa mendukung acara kau sehari-hari.

2. Memanfaatkan Jasa Agen

Memanfaatkan Jasa Agen

Meskipun membeli rumah tanpa mediator akan lebih menguntungkan alasannya adalah kamu berkemungkinan untuk mendapatkan harga lebih murah tanpa perlu mengeluarkan uang komisi, tetapi membeli rumah bekas justru bisa memiliki lebih banyak risiko, terutama yang berafiliasi dengan keadaan bangunan dan legalitasnya.

Oleh alasannya adalah itu, untuk lebih amannya kau bisa mempergunakan jasa agen properti terlatih dan terpercaya untuk mengelola hal ini.

3. Perhatikan Usia Bangunan

Perhatikan Usia Bangunan

Usia bangunan pasti akan mensugesti mutu sebuah rumah. Rumah dengan usia kurang dari 10 tahun terbilang gres, rumah dengan usia 10-20 tahun akan termasuk sedang, sedangkan rumah dengan usia lebih dari 20 tahun telah termasuk bangunan tua.

Maka dari itu, sebelum memutuskan untuk berbelanja kau perlu menanyakan terhadap sang pemilik rumah sebelumnya perihal waktu terakhir mereka melakukan renovasi. Selain itu, tanyakan pula ihwal kualitas materi bangunan yang dipakai, tipe struktur, serta mutu pengerjaannya.

4. Kelengkapan Surat

Kelengkapan Surat

Mengetahui kelengkapan surat merupakan salah satu kiat membeli rumah bekas di Jakarta yang sangat penting. Periksalah seluruh surat rumah yang ada, mirip Surat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan sertifikat rumah beserta tanah tersebut.

Selain itu, tentukan pula bahwa nama yang tertera pada surat-surat tersebut merupakan nama orisinil sang pemilik rumah. Hal ini sungguh penting untuk memudahkan kau jikalau ingin kembali menjual rumah tersebut di masa yang mau datang ataupun dijadikan sebagai investasi.

5. Anggaran Renovasi

Anggaran Renovasi

Membeli rumah bekas bermakna kau juga harus siap dengan anggaran renovasi yang kemungkinan akan kau keluarkan. Sebab, kebanyakan berbelanja rumah bekas dapat dipastikan senantiasa memerlukan renovasi, walaupun cuma sebagian kecil. Untuk mengantisipasi, kau bisa menambahkan sekitar 10 persen untuk dana renovasi rumah.

6. Cek Kondisi Fisik Rumah

Cek Kondisi Fisik Rumah

Tips membeli rumah bekas di Jakarta yang terakhir yakni dengan menganalisa keadaan rumah apalagi dulu sebelum memutuskan untuk membeli. Biasanya, keadaan fisik rumah sungguh memilih harga dari rumah itu sendiri. Apabila rumah tersebut memiliki harga yang terjangkau namun tidak mempunyai kondisi yang pantas, maka sebaiknya urungkan niat untuk berbelanja hingga kamu mendapatkan rumah dengan keadaan yang sesuai.

Beberapa hal yang perlu kamu amati yakni pertama, jangan pernah terbuai dengan tampilan luarnya, kedua, jangan lupa untuk memeriksa usia efektif bangunan, ketiga, perhatikan layout rumah, keempat, pastikan bahwa sumber air tersedia, dan yang keempat adalah cek kondisi listrik.

Jika seluruh faktor yang diharapkan telah kau jumpai di kandidat rumah yang sudah kamu pilih, maka kamu bisa mulai membuat keputusan.

(Baca Juga: Cara Membeli Rumah Second dengan KPR)

Renovasi Rumah Bekas dengan KTA

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa berbelanja rumah bekas umumnya akan memerlukan dana pemanis untuk melaksanakan renovasi. Nah, jika di antara kau justru ada yang belum sempat merencanakan dana untuk renovasi rumah, maka kau mampu mempergunakan derma dana yang disediakan oleh perbankan maupun forum perlindungan online lho.

Pinjaman dana tersebut dinamakan KTA (Kredit Tanpa Agunan). Mengapa KTA? Karena selain kamu tidak membutuhkan agunan atau jaminan dalam pengajuannya, dana dari KTA bisa kau gunakan dengan bebas untuk memenuhi seluruh keperluan, mirip merenovasi rumah.

Selain itu, KTA juga cenderung mempunyai tolok ukur dan proses yang mudah serta tidak memerlukan waktu usang untuk pencairan dananya. Tak hanya itu, kamu bahkan juga mampu lho menentukan tenor atau rentang waktu pelunasan yang mampu diadaptasi dengan kesanggupan.

Makara, apakah tips membeli rumah bekas di kawasan Jakarta ini cukup menolong? Jika kau sudah mendapatkan rumah yang dicari, yuk jangan lupa mengajukan KTA di CekAja.com untuk melaksanakan renovasi dan menciptakan rumah bekas menjadi terlihat gres serta sesuai dengan yang kamu impikan.