0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Khasiat Bunga Saffron Bagi Kesehatan Beserta Hal-Hal Yang Perlu Dimengerti Yang Lain

Sudahkah kau mengetahui perihal khasiat bunga saffron untuk kesehatan? Akhir-tamat ini, tampaknya bunga saffron itu sendiri sedang banyak diperbincangkan oleh masyarakat media umum alasannya fakta-faktanya yang cukup mencengangkan.

Khasiat bunga saffron bagi kesehatan

Selain khasiat bunga saffron yang beraneka ragam serta sangat baik bagi kesehatan, disisi yang lain nyatanya bunga satu ini turut menyimpan sejumlah diam-diam yang mungkin belum banyak orang tahu lho.

Maka dari itu, di dalam kesempatan kali ini kita akan membicarakan wacana khasiat bunga saffron bagi kesehatan sekaligus fakta-fakta yang lain yang mungkin ingin kau ketahui. Yuk disimak tolong-menolong.

Taksonomi

Sebelum membicarakan tentang khasiat bunga saffron, ada baiknya bila kita turut mengetahui tentang klasifikasi ilmiah dari jenis bunga satu ini, yaitu sebagaimana berikut ini:

Kingdom:Plantae
Divisi:Magnoliophyta
Kelas:Liliopsida
Ordo:Asparagales
Famili:Iridaceae
Genus:Crocus
Spesies:Crocus Sativus

Sejarah

Khasiat bunga saffron memang sangatlah banyak, utamanya bagi kesehatan tubuh. Namun dibalik itu semua, bunga yang juga bisa disebut sebagai kuma-kuma ini turut memiliki sejarah yang cukup panjang lho.

Bunga saffron telah dibudidayakan sejak 3.000 tahun silam yang ialah spesies dari mutasi Crocus cartwrightianus. Crocus sativus timbul pertama kali pada akhir zaman perunggu di pulau Kreta, Yunani, akhir seleksi yang dikerjakan oleh petani, yakni dengan menanam bunga yang mempunyai putik yang panjang.

(Baca Juga: Obat Alami untuk Menangkal Virus Corona)

Di dalam catatan sejarah botani, tanaman saffron telah tercatat semenjak era ke-7 Sebelum Masehi (SM). Dan sejak itulah, khasiat bunga saffron mulai diketahui dan dijadikan selaku obat yang bisa mengobati sekitar 90 jenis penyakit, bahkan masih terus dimanfaatkan sampai ketika ini.

Habitat

Bunga saffron atau kuma-kuma mampu tumbuh dengan subur di daerah beriklim Mediterania atau Kaparal di Amerika Utara, sebab di tempat tersebut mempunyai keadaan angin musim panas yang kering melalui tanah kering atau semi kering.

Selain itu, tanaman saffron juga mampu bertahan di musim masbodoh sampai suku yang mencapai -1 derajat celcius. Namun, kalau ditanam di iklim basah seperti Kashmir dengan curah hujan 1.000 sampai dengan 1.500 mm per tahun, maka tumbuhan satu ini mesti dibuatkan drainase. Sementara itu, di Yunani dan Spanyol dengan curah hujan yang lebih rendah, yakni 400 sampai 500 mm, maka diperlukan juga pengairan secara irigasi.

Sedangkan bunga saffron yang ditanam di wilayah dengan curah hujan tinggi di trend dan kering di isu terkini justru akan memberikan hasil panen yang berlimpah. Hanya saja, jika wilayah dengan curah hujan tinggi mengalami trend acuh taacuh saat sedang era berbunga, maka hal tersebut akan menciptakan bunga terjangkit penyakit sehingga mampu menghemat hasil panen.

Fakta Unik Bunga Saffron

Fakta Unik Bunga Saffron

Khasiat bunga saffron memang telah tak dapat diragukan lagi. Tetapi, tahukah kau? Ternyata yang sebagian besar tumbuh di negara Timur Tengah dan Eropa ini nyatanya menyimpan fakta unik yang jarang orang ketahui lho. Lalu, apa saja sih fakta unik dari flora yang juga dijadikan sebagai rempah-rempah ini? Dilansir dari CNN Indonesia, bunga saffron memiliki beberapa keunikan, diantaranya yakni:

  • Panen yang Tak Praktis

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penanaman bunga saffron memang tak gampang kalau daripada jenis flora lainnya. Hal tersebut dikarenakan bunga saffron cuma dapat ditanam dan tumbuh di daerah yang curah hujan tertentu saja. Bahkan konon, untuk menciptakan satu kilogram saffron, kau memerlukan sekitar 340.000 bunga saffron crocus.

Sebab, di dalam satu kuncup bunga hanya terdapat tiga tangkai putik yang mau diambil menjadi rempah-rempah. Tak cuma itu, untuk bisa menghasilkan bunga saffron dengan mutu terbaik, maka bunga dihentikan terlalu mekar, sehingga waktu panennya itu sendiri juga sangat terbatas.

Memanen bunga saffron juga diperlukan kehati-hatian sebab bagian putiknya yang sangat sensitif. Apabila terjadi kerusakan atau patah, kualitas yang dihasilkan menjadi menyusut dan turut mensugesti harga jual.

  • Rempah-rempah Paling Mahal di Dunia

Karena harus melalui proses penanaman dan panen yang termasuk susah, maka bunga saffron juga dibanderol dengan harga yang sangat mahal. Untuk satu kilogram, kamu mesti merogoh kocek sampai meraih USD 1000 atau sekitar Rp14 juta hingga USD 5000 atau sekitar Rp70 juta.

Bahkan, untuk bunga saffron dengan kualitas terbaik, harganya mampu meraih Rp150 juta per kilogramnya! Wah, harga segitu bisa kamu pakai untuk berbelanja apa ya?

  • Tumbuh di Lingkungan Spesifik

Selain proses panen yang tak gampang, bunga saffron juga memiliki bagian-bagian sensitif sehingga cuma mampu tumbuh di bawah keadaan spesifik, ialah di area yang kering, mendapat banyak sinar matahari, serta curah hujan yang cukup. Di luar itu semua, maka dapat dipastikan hasil panen tidak akan membuat puas.

Dengan khasiat bunga saffron yang bervariasi, nyatanya tanaman satu ini cuma mekar selama 6 minggu di tamat saja, adalah di akhir bulan September sampai di permulaan bulan Desember dan harus dipanen pada pagi hari untuk mendapatkan mutu terbaik.

Bunga saffron berasal dari Yunani. Namun seiring berjalannya waktu, bunga ini justru menyebar ke berbagai negara yang lain, seperti Iran, India, Spanyol, Italia, dan Amerika serta banyak dipakai sebagai bumbu masakan, yang juga merupakan salah satu khasiat bunga saffron itu sendiri. Untuk ketika ini, Iran menjadi negara dengan penghasil saffron nomor satu di dunia.

  • Khasiat yang Beraneka Ragam

Bahkan sejak zaman dahulu abad, khasiat bunga saffron memang sudah dimengerti oleh banyak orang, mulai dari menjadi bahan wewangian, pewarna pakaian, hingga digunakan selaku obat-obatan tradisional.

Di abad terbaru seperti saat ini, khasiat bunga saffron untuk kesehatan semakin meningkat sehingga mulai banyak yang menganjurkannya untuk dikonsumsi, walaupun harganya yang mahal. Meski begitu, bunga saffron juga mulai banyak dijual dalam jumlah kecil, yang menciptakan harganya menjadi tidak terlalu mahal.

Khasiat Bunga Saffron

Seperti yang telah berkali-kali kita bahas sebelumnya, bahwa khasiat bunga saffron sangatlah banyak, mulai untuk menyembuhkan aneka macam penyakit hingga menjadi rempah-rempah di setiap masakan. Dilansir dari tirto.id, beberapa khasiat bunga saffron yaitu sebagaimana berikut ini:

  • Antioksidan

Saffron mengandung aneka macam senyawa tanaman yang bertindak selaku antioksidan, yang mana senyawa tersebut turut dikaitkan dengan manfaat kesehatan, seperti meminimalisir peradangan, bersifat antikanker, dan antidepresan.

Nah, antioksidan yang terkandung di dalamnya yakni seperti crocin, crocetin, safranal, dan kaempferol yang dipercaya bisa melindungi sel-sel tubuh dari depresi oksidatif.

  • Memiliki Sifat Melawan Kanker

Karena mengandung antioksidan, maka khasiat bunga saffron yang lain ialah bisa melawan penyakit yang dianggap paling ganas, yaitu kanker. Hal tersebut dikarenakan antioksidan dapat menolong menetralisir radikal bebas yang berbahaya yang juga turut dikaitkan dengan penyakit kronis mirip kanker.

  • Mengurangi Gejala PMS

Premenstrual syndrome (PMS) ialah ungkapan untuk menggambarkan gejala fisik, emosi, hingga psikologis wanita sebelum dimulainya masa menstruasi. Nah, suatu studi menyebutkan bahwa salah satu khasiat bunga saffron adalah untuk mengobati tanda-tanda PMS ini.

Wanita dengan rentang usia 20 – 45 tahun yang menyantap 30 mg saffron setiap harinya dianggap lebih efektif dalam menyembuhkan gejala PMS dibandingkan plasebo. Selain itu, mencium aroma bunga saffron selama kurang lebih 20 menit juga mampu menolong meminimalisir tanda-tanda PMS mirip kecemasan serta menurunkan kadar hormon stress kortisol.

  • Membantu Menurunkan Berat Badan

Bagi kamu yang dikala ini tengah melaksanakan diet untuk menurunkan berat tubuh, nyatanya bunga saffron justru dianggap lebih efektif lho dibandingkan diet. Karena pasalnya, mengkonsumsi bunga saffron ternyata mampu mengurangi nafsu makan, terutama menghalangi ngemil, sehingga mampu menolong dalam menurunkan berat badan.

  • Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Khasiat bunga saffron berikutnya adalah mengurangi risiko penyakit jantung. Sifat antioksidan yang terdapat pada saffron dalam menurunkan kolesterol darah, menangkal pembuluh darah, dan arteri yang tersumbat sehingga secara tidak eksklusif juga mampu menghemat risiko penyakit jantung.

  • Meningkatkan Daya Ingat untuk Orang Dewasa

Memang ternyata, sifat antioksidan yang terkandung di dalam bunga saffron memiliki terlalu banyak faedah bagi kesehatan. Untuk kesekian kalinya, sifat antioksidan pada bunga satu ini juga mampu mengembangkan kognisi pada orang remaja yang menderita penyakit Alzheimer.

Tak cuma itu, khasiat bunga saffron juga masih banyak lagi lho, mirip mengobati sakit batuk, sakit tenggorokan, menangani perut kembung, dan masih banyak lagi.

Cara Mengkonsumsi Bunga Saffron

Setelah mengenali khasiat bunga saffron bagi kesehatan, sekarang saatnya kamu juga turut mengetahui bagaimana cara menyantap bunga saffron itu sendiri. Pada umumnya, saffron disantap dengan cara diseduh dan dijadikan selaku teh.

Di pasaran, ketika ini kita telah mampu menemukan bunga saffron dalam bentuk utuh maupun bubuk. Nah, untuk menciptakan teh saffron, maka kau akan membutuhkan bunga saffron dalam bentuk utuh. Hal tersebut dikarenakan, saffron utuh diandalkan mempunyai rasa yang lebih kuat bila ketimbang saffron debu.

Untuk satu gelas atau setara dengan 500 ml, maka kau akan memerlukan sekitar 3 – 5 helai bunga saffron. Setelah itu, seduhlah dengan menggunakan air hangat supaya kandungan nutrisinya tetap terjaga. Kemudian, janganlah langsung diminum.

(Baca Juga: Tanaman Obat di Rumah yang Kaya Manfaat)

Diamkan selama kurang lebih 15 menit sampai air menjadi berwarna kekuningan. Kamu juga mampu mendiamkannya selama 30 menit untuk mampu menciptakan warna air yang lebih pekat. Setelah itu, teh saffron siap disantap.

Perlu dimengerti bahwa dalam sehari, kamu hanya boleh mengkonsumsi bunga saffron optimal sebanyak 10 helai. Mengapa? Karena kalau berlebihan, maka justru mampu menyebabkan dilema kesehatan, seperti sakit kepala, muntah, sampai mual.

Makara, itulah khasiat bunga saffron bagi kesehatan yang perlu kau ketahui. Memang di dalam kondisi seperti ketika ini, memakan obat-obatan tradisional dinilai jauh lebih aman dibandingkan tiba ke dokter. Namun, tentu memiliki asuransi kesehatan masih menjadi salah satu hal yang sungguh penting.

Ditambah lagi dengan keadaan finansial yang sedang tidak menentu, datangnya asuransi kesehatan menjadi salah satu antisipasi yang bisa kau percayakan jika sebuah saat kau mengalami dilema kesehatan yang tak terduga.

Lalu, bagaimana bila belum memiliki asuransi kesehatan? Jangan cemas! Karena ada CekAja.com yang siap menolong. Selain dapat mengajukan asuransi, di CekAja.com kamu juga bisa melaksanakan perbandingan ihwal perusahaan asuransi manakah yang mempunyai acara dan ongkos premi yang paling cocok dengan kebutuhan dan kemampuan kau lho.

Makara, tunggu apa lagi? Yuk secepatnya ejekan asuransi kesehatanmu hanya di CekAja.com.