0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Keuntungan Dan Kerugian Kartu Kredit Yang Perlu Kamu Ketahui

Penggunaan kartu kredit kian umum di penduduk , seiring dengan gencarnya perbankan menunjukkan penggunaan kartu kredit kepada nasabahnya. Hampir seluruh bank mempunyai produk kartu kredit banyak sekali jenis dengan plafon limit berlainan, sesuai dengan tingkat penghasilan nasabahnya.

Keuntungan dan Kerugian pinjaman kartu kredit

Bagi nasabah, perlu bijak dan hati-hati pada saat memakai kartu kredit. Agar penggunaan kartu kredit tidak menjadi beban finansial di kemudian hari. Dengan adanya kartu kredit memang sangat memudahkan pemiliknya untuk bertransaksi apapun di manapun baik online ataupun offline. Transaksi menggunakan kartu kredit juga bisa dicicil sehingga bisa membuat lebih mudah nasabah.

Karena kemudahannya itu, maka kecermatan dan kecerdikan dalam penggunaan kartu kredit sungguh diharapkan. Untuk nasabah yang telah memiliki ataupun baru berniat mengajukan penggunaan kartu kredit ke bank, perlu mengenali untung rugi dari kartu kredit.

Keuntungan penggunaan kartu kredit

Tidak dapat disangkal, produk kartu kredit banyak digemari penduduk . Karena mampu menunjukkan beberapa manfaat dan akomodasi bagi penggunanya, utamanya dalam melaksanakan transaksi. Kemudahan yang bisa dinikmati penduduk antara lain:

1. Bisa menggunakan dana lebih besar dari yang dimiliki

Keunggulan utama kartu kredit yaitu mampu memperlihatkan penggunanya pemberian secara instan kapanpun dibutuhkan. Bahkan meskipun pengeluaran itu nilainya lebih daripada dana yang ada dalam rekening penggunanya.

Memiliki kartu kredit juga mampu menunjukkan kesanggupan bagi penggunanya untuk meminjam uang dari bank kapanpun. Tanpa melalui proses approval yang menyantap waktu.

Akan tetapi, keunggulan dari penggunaan kartu kredit ini harus disikapi dengan hati-hati. Karena jika penggunanya tidak tahan godaan untuk membeli alasannya adalah kemudahan yang disediakan kartu kredit, maka akan menciptakan besar pasak daripada tiang. Oleh karena itu, pengguna kartu kredit harus mampu menjaga pengeluarannya tidak lebih besar ketimbang pendapatannya.

2. Mempermudah transaksi online dan offline

Kelebihan lain dari kartu kredit yang sangat berfaedah yakni mampu memudahkan transaksi perdagangan baik online maupun offline. Apabila pengguna kartu kredit membeli alat elektronika, akan lebih gampang untuk bertransaksi menggunakan kartu kredit. Daripada mesti menjinjing duit dalam jumlah banyak alasannya adalah jauh lebih mudah dan kondusif.

Selain itu, kartu kredit juga sungguh mempermudah untuk transaksi belanja online di zaman yang serba digital ketika ini. Banyak aplikasi belanja online yang menerima pembayaran menggunakan kartu kredit. Karena jauh lebih mudah dan berbiaya lebih hemat biaya dibandingkan mesti transfer duit antar bank, apalagi untuk transaksi online lintas negara.

3. Banyak penawaran spesial pada saat transaksi

Pengguna kartu kredit bisa memanfaatkan fasilitas berbentukpromo yang banyak disediakan oleh bank penerbit kartu kredit. Promo lazimnya dalam bentuk cashback atau serpihan harga pada setiap transaksi di merchant ataupun toko yang melakukan pekerjaan sama dengan bank penerbit kartu.

Promo ini juga bisa menjadi seni manajemen penghematan transaksi bagi pengguna kartu kredit terlebih jikalau kawasan belanja favorit dan langganan pengguna kartu kredit telah bekerja sama dengan bank penerbit kartu kredit.

4. Bisa cicilan bunga 0%

Keuntungan lain dari penggunaan kartu kredit yaitu adanya fitur cicilan dengan bunga 0% sehingga memungkinkan penggunanya untuk berbelanja barang dengan cara mencicil setiap bulannya selama kala tenor cicilan tanpa terkena bunga sedikitpun.

Transaksi dengan bunga cicilan 0% banyak disediakan untuk transaksi dengan nominal tertentu dan untuk pembelian barang dengan harga relatif mahal mirip alat-alat elektronika, gadget, furniture, jam, dan lainnya.

Tenor bantuan yang disediakan bank penerbit kartu kredit umumnya mulai dari 3 bulan sampai 24 bulan.

5. Memudahkan pembayaran tagihan

Kartu kredit juga mampu membuat lebih mudah penggunanya untuk mengeluarkan uang tagihan dengan gampang lewat fitur Bill Payment. Nasabah pengguna kartu kredit cukup mendaftarkan tagihan rutin bulanan seperti tagihan listrik, tv kabel, cicilan rumah, tagihan air, internet dan yang lain. Dengan begitu, nasabah tidak perlu khawatir lupa untuk membayar tagihan alasannya adalah secara otomatis kartu kredit akan membayar tagihan yang telah didaftarkan.

Fitur ini juga cocok untuk nasabah yang malas menghafal nomor tagihan yang berlawanan-beda alasannya adalah tagihan tersebut akan dibayarkan apalagi dahulu oleh bank penerbit kartu kredit.

6. Bisa membangun reputasi kredit

Penggunaan kartu kredit mampu berfaedah membangun reputasi kredit kalau digunakan dengan sempurna. Perilaku dan kebiasaan nasabah dalam menggunakan kartu kredit akan terekam oleh bank penerbit kartu dan termuat dalam database kredit nasional.

Data tersebut mampu menjadi info berguna bagi bank kalau sebuah ketika nasabah pengguna kartu kredit mengajukan permohonan perlindungan pada lembaga keuangan. Data kredit tersebut akan menjadi rujukan apakah nasabah yang bersangkutan layak untuk mendapatkan bantuan atau tidak.

7. Bisa untuk tarik tunai

Manfaat lainnya dari penggunaan kartu kredit dan yang paling digemari penggunanya ialah bisa dipakai untuk menawan uang tunai di ATM melalui fitur cash advance. Dengan fitur ini, pengguna kartu kredit bisa mendapatkan sumbangan instan tanpa jaminan apapun cuma dengan memakai kartu kredit untuk mengambil duit di ATM.

Akan tetapi, fitur ini harus disikapi dengan hati-hati alasannya adalah fasilitas tersebut tidak gratis. Setiap transaksi tarik tunai akan dikenakan biaya dan juga ada limit pengambilan dana tunai yang dibatasi.

Bunga yang dikenakan pada setiap penarikan dana tunai menggunakan kartu kredit rata-rata sebesar 4 sampai 6% dengan ongkos layanan minimal rata-rata Rp50 ribu.

Sisi negatif dari penggunaan kartu kredit

Bagaikan pisau bermata dua, kartu kredit selain memiliki manfaat dan kegunaan bagi penggunanya, tetapi juga tidak terlepas dari segi negatif dan kerugian yang perlu nasabah ketahui kalau kartu kredit digunakan dengan serampangan dan tanpa perhitungan matang.

Kekurangan dari kartu kredit antara lain:

1. Syarat ketat untuk pengajuan kartu kredit

Pada lazimnya bank menerapkan patokan ketat untuk nasabah yang ingin mengajukan penggunaan kartu kredit alasannya adalah kartu kredit ialah alat transaksi nontunai yang banyak diburu penduduk .

Oleh sebab itu, bank penerbit kartu kredit tidak gampang meloloskan pengajuan kepemilikan kartu kredit yang dilakukan nasabah, sebab ada kriteria dan ketentuan yang harus dipenuhi.

Persyaratan secara umum untuk pengajuan kartu kredit yakni besar minimal penghasilan, jenis pekerjaan, usia, domisili, dan standar yang lain.

Persyaratan sekurang-kurangnyapenghasilan nasabah yang mampu memiliki kartu kredit kebanyakan sebesar Rp3 juta per bulan. Akan ada kriteria penghasilan yang lebih besar untuk jenis kartu kredit dengan limit lebih tinggi.

2. Biaya bunga mahal

Biaya bunga kartu kredit di Indonesia per bulannya rata-rata sebesar 2,25% dan ongkos bunga per tahun 27%. Bunga ini lebih besar ketimbang jenis kredit perbankan lainnya mirip KPR yang mampu di bawah 10% per tahun.

Bunga kartu kredit akan dikenakan kepada pengguna kalau tidak eksklusif mengeluarkan uang tagihan sebelum jatuh tempo. Oleh alasannya itu, agar terhindar dari biaya bunga tersebut, sebaiknya pengguna memastikan untuk membayar tagihan 100% sebelum tanggal jatuh tempo.

3. Denda keterlambatan pembayaran besar

Pada dasarnya, basus dana dari kartu kredit ialah pemberian dari perbankan penerbit kartu. Apabila pengguna kartu kredit disiplin membayar tagihan sebesar 100% sebelum tanggal jatuh tempo, maka pertolongan dana akan gratis tanpa terkena bunga sedikitpun.

Namun, bila pengguna kartu kredit telat mengeluarkan uang tagihan, maka akan terkena biaya denda keterlambatan dengan besaran rata-rata 3% dari total tagihan. Serta akan terkena risiko bunga transaksi yang tidak sedikit. Oleh karena itu, pengguna kartu kredit perlu memiliki janji dalam pembayaran tagihan sempurna waktu agar terhindar dari biaya keterlambatan.

4. Ada biaya iuran tahunan

Pengguna kartu kredit mesti mengerti bahwa mempunyai kartu kredit itu tidak gratis sebab ada biaya tahunan atau annual fee yang harus dibayarkan. Besaran annual fee tergantung pada jenis kartu kredit yang dimiliki. Rata-rata iuran tahunan pada kartu kredit sekurang-kurangnyasebesar Rp125 ribu per tahun sampai jutaan rupiah per tahun.

Semakin besar limit kartu kredit yang dimiliki nasabah, maka iuran tahunannya juga akan makin besar.

5. Menimbulkan keinginan untuk konsumtif

Karena kartu kredit memiliki banyak promo potongan harga, cashback, dan penawaran menawan pada saat transaksi, ini bisa menciptakan kehendak penggunanya untuk membeli kian besar dan bisa menjebak penggunanya menjadi konsumtif.

Banyak pengguna kartu kredit yang membeli untuk sesuatu yang tidak penting, hanya alasannya adalah ada iming-iming promo tertentu. Oleh sebab itu, apabila pengguna kartu kredit tidak disiplin dalam pemakaian kartu kredit, mampu membuat penggunanya menjadi lebih boros.

Oleh alasannya adalah itu, sebelum mengajukan untuk memiliki kartu kredit, ada baiknya untuk mengetahui laba dan kerugian dari penggunaan kartu kredit. Agar mampu menjadi pendapatdan tutorial pada saat penggunaan kartu kredit nantinya.

(Baca Juga: 3 Jurus Jitu Lepas Dari Jerat Utang Kartu Kredit)

Ada baiknya juga untuk membandingkan kartu kredit dari satu bank dengan bank yang lain untuk mempertimbangkan banyaknya promo, potongan harga, dan cashback, serta biaya bunga, denda, serta biaya tahunan yang mesti dibayarkan.

Setelah mempunyai kartu kredit, pergunakanlah kartu tersebut dengan bijak dan hati-hati. Agar tidak terjerat dalam utang kartu kredit.

UangTeman, Opsi Selain Kartu Kredit

Selain kartu kredit, terdapat pilihan lain untuk mencukupi keperluan kamu. Untuk kau yang berada di wilayah Jabodetabek, UangTeman mampu menjadi solusi untuk menangani duduk perkara finansial kau. Terdapat pemberian dana mulai dari Rp 1juta sampai Rp8 juta. Mengenai kelegalannya juga telah tidak perlu cemas alasannya adalah UangTeman telah terdaftar di OJK.

Pengajuannya mudah alasannya adalah tidak memerlukan kartu kredit. Selain itu proses pencairannya juga termasuk cepat, maksimal hanya satu hari kerja saja.

Berikut standar untuk pengajuannya:

  • Warga Negara Indonesia
  • Berusia 21-55 tahun
  • Punya pekerjaan dan penghasilan

Setelah kamu menyanggupi segala patokan, selanjutnya untuk mengajukannya sungguh gampang.

  1. Isilah data yang diminta lewat formulir online dengan lengkap, benar dan sesuai
  2. Lalu kamu akan mendapatkan pesan SMS tentang status pengajuan tunjangan
  3. Jika disetujui, maka pihak UangTeman akan melaksanakan verifikasi melalui telepon dan survei atas gosip serta data-data yang kamu berikan.
  4. Jika proses verifikasi tersebut berjalan dengan baik, kamu akan menerima informasidan isyarat untuk menandatangani perjanjian pemberian secara elektronik
  5. Setelah persetujuantersebut ditandatangani kedua pihak (antar peminjam dan peserta dukungan) maka dana pemberian akan ditransfer ke rekening bank yang didaftarkan paling lambat 1 x 24 jam.

Beberapa hal yang perlu diketahui juga bahwa terdapat denda keterlambatan sejumlah Rp11.000 per hari (4 hari setelah jatuh tempo). Pastikan kau memenuhi persyaratannya dan jangan hingga terlambat mengeluarkan uang, ya!