0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Keadaan Kesehatannya Dipertanyakan, Penting 3 Kontroversi Kim Jong-Un

Nama pemimpin diktator Korea Utara, Kim Jong-un akhir-tamat ini menjadi bahan perbincangan dunia. Kali ini bukan alasannya adalah tindakan kontroversialnya, melainkan alasannya sakit yang dideritanya.

Supreme Leader disebut-sebut menderita sakit cukup parah sehabis menjalani serangkaian pengobatan kardiovaskular guna mengatasi dilema pada jantungnya.

Saking parahnya, banyak media membuat isu bagaimana nasib Korea Utara dan juga dunia kalau Kim Jong-un benar-benar meninggal dunia. Kabar sakit keras yang diderita Kim Jong-un disebut-sebut beredar dari informasi intelijen Amerika Serikat (AS).

Namun demikian, baik pemerintah Korea Utara maupun media setempat di sana bungkam akan kabar tersebut. Sementara itu, negara tetangga Korea Utara yakni Korea Selatan juga tidak terlalu membesarkan persoalan kesehatan Kim Jong-un tersebut. Hingga sekarang, eksistensi pemimpin nomor satu Korea Utara itu pun belum dikenali publik.

Meski disebut sedang sakit, kepemimpinan pria berusia 37 tahun di Korea Utara itu tetap tidak mampu ditandingi oleh siapapun. Reputasi anak dari mantan Pemimpin Korea Utara sebelumnya, Kim Jong-il sudah menancap mantan di asumsi dan sanubari rakyatnya.

Kim Jong-un menjadi Pemimpin Korea Utara semenjak 2011, mengambil alih ayahnya yang meninggal kala itu. Selama nyaris satu dekade kepemimpinannya, beragam kontroversi pernah dibentuk pria berzodiak Capricorn tersebut. Berikut ini daftar kontroversi yang pernah dibuat oleh Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.

Kondisi Kesehatannya Dipertanyakan Kim Jong-un dan Ini 3 Kontroversi

1. Mengeksekusi Mati Paman Sendiri

Sebagai Pemimpin Tertinggi di Korea Utara, Kim Jong-un berhak melakukan segala sesuatu yang diinginkannya, tergolong menghukum mati pamannya sendiri yang berjulukan Jang Song Thaek.

Secara tampilan, Kim Jong-un tidak terlihat seperti seseorang yang sadis. Namun, di balik penampilannya itu Kim Jong-un merupakan seorang diktator yang sungguh sadis kepada siapapun yang dianggap selaku pembelot atau pengkhianat.

(Baca juga: Fakta-fakta Seputar Kehidupan Mewah Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un)

Jang Song Thaek dituduh Kim Jong-un menjadi pengkhianat negara. Tanpa ragu sedikitpun Kim Jong-un mengeksekusi pamannya tersebut. Bukan cuma itu, seluruh keluarga Jang Song Thaek juga dieksekusi mati atas perintah Kim Jong-un.

Menurut kabar yang beredar, jasad Jang Song Thaek dijadikan masakan anjing oleh Kim Jong-un. Duh, ngeri ya!

2. Memenjara dan Menghukum Kerja Paksa Wisatawan

Kontroversi berikutnya yang dibentuk oleh Kim Jong-un ialah memenjarakan seorang pelancong asal AS berjulukan Otto Warmbier pada 2016 silam. Selain dipenjara, Otto juga diperintahkan untuk kerja paksa selama di penjara oleh Kim Jong-un.

Otto yang periode itu berusia 22 tahun tertangkap tangan mencuri pamflet propaganda di area terlarang hotel yang jadi kawasan tinggalnya selama di Korea Utara. Oleh alasannya adalah itu, Otto pribadi dijatuhi hukuman penjara dan kerja paksa selama 15 tahun.

Meskipun hasilnya dipulangkan, Otto datang di AS dalam keadaan kesehatan yang jelek. Kurang dari seminggu sesampainya di rumah, Otto meninggal dunia. Pihak keluarga pun menerka Otto mendapat siksaan yang brutal selama ditahan di Korea Utara. Namun, Pemerintah Korea Utara membantah telah melaksanakan siksaan terhadap Otto.

3. Bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Kontroversi selanjutnya yang pernah dibuat Kim Jong-un yakni berjumpa dengan Presiden AS Donald Trump. Pertemuan itu merupakan pertama kali dalam sejarah mengingat kekerabatan antara Korea Utara dan AS tidak pernah akur.

Adapun pertemuan itu bukan ialah sekadar pertemuan biasa. Pada akhir Juni 2019, Trump mendatangi Korea Utara dan lalu melakukan jabat tangan dengan Kim Jong-un di Zona Demiliterisasi yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan.

Dilansir dari BBC, pertemuannya dengan Trump disebut sebagai simbol relasi baik antara Korea Utara dan AS. Sementara bagi Trump, konferensi dan juga jabat tangannya bareng Kim Jong-un ialah peristiwa sungguh bersejarah dan dia gembira bisa melalui ‘garis’ yang memisahkan dua semenanjung Korea tersebut.

Trump sendiri ialah presiden pertama AS dan satu-satunya yang berani menginjakkan kaki di Korea Utara. Sebuah pencapaian tersendiri bagi Trump dibanding pendahulunya seperti Bill Clinton, Barack Obama, dan George Bush. Clinton sendiri bahkan menjuluki Zona Demiliterisasi yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan selaku daerah terseram di Bumi.

Sehat-sehat ya Kim Jong-un, dunia akan sepi tanpa senyuman kau. Nanti bila telah sehat, jangan lupa lindungi kesehatan diri dan keluarga kau dengan asuransi kesehatan dari Ciputra Life ya.

(Baca juga: 7 Tips Sehat Berpuasa di Tengah Corona, Lebih Aman Pakai Asuransi Ciputra)

Apalagi di tengah wabah Covid-19 alias virus Corona mirip kini ini, penting banget tuh buat mempunyai asuransi kesehatan yang meng-cover biaya pengobatan jika terserang virus tersebut.

Memang sih, kamu selalu mengklaim bila tidak ada masalah Covid-19 di Korea Utara, namun kan menghalangi senantiasa lebih baik dari pada mengobati bukan?

Ciputra Life yakni salah satu asuransi kesehatan yang menyediakan bantuan kepada Covid-19 bagi pemilik polis asuransi Citra Proteksi Kesehatan Aktif. Para pemegang polis mampu mengajukan klaim ongkos rawat inap rumah sakit sampai sembuh Covid-19 yang seluruhnya akan diganti Ciputra Life, bahkan nilai premi pun mampu kembali 110 persen.

Lalu kalau kemungkinan terburuknya pihak tertanggung meninggal dunia, maka keluarganya berhak atas 100 persen pengembalian premi yang sudah dibayarkan.

Sementara buat para karyawan yang sudah diberi jaminan asuransi oleh kantor,asuransi Ciputra Life bahkan memperbolehkan nasabahnya untuk melakukan double cover. Sehingga dua asuransi mampu digunakan sekaligus selama abad penyembuhan dari virus Corona.

Dapatkan asuransi Ciputra Life yang hendak melindungi diri kau dan keluarga dari risiko paparan virus Corona melalui CekAja.com, kini juga!