0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Jenis Dan tips Memelihara Ayam Bangkok, Minat Coba?

Siapa yang tidak kenal ayam bangkok? Ayam sabung ini dikenal sebagai ayam jawara dan petarung yang bergerak cepat, pintar, dan mampu merobohkan musuh. Berikut gosip tentang jenis dan cara memelihara ayam Bangkok.

Jenis dan Cara Memelihara Ayam Bangkok, Minat Coba?

Jenis dan cara memelihara ayam Bangkok perlu kau ketahui karena harga ayam yang satu ini begitu mahal. Yakni mencapai Rp5 juta hingga Rp30 juta per ekor. Ayam ini berciri khas berleher panjang, jengger berupa ros, pial pendek, dan lazimnya ada corak merah.

Jika dilihat dari kesempatanbisnis yang menguntungkan, memelihara ayam Bangkok mampu kamu jadikan sumber cuan terbaru tahun ini nih.

Jenis dan Cara Memelihara Ayam Bangkok

Sebelum mengetahui cara memelihara ayam Bangkok, simak dahulu penjelasan tentang jenis ayam Bangkok berikut ini.

1. Wangkas

Jenis ayam bangkok wangkas diketahui sebagai ayam keturunan juara adu ayam. Umumnya, ayam ini dijadikan indukan supaya bibitnya terlahir sebagai petarung langgar.

Ayam ini ada dua varian, ialah wangkas emas dan wangkas geni. Jenis wangkas emas mempunyai badan berwarna kuning emas. Sedangkan wangkas geni, tubuhnya didominasi warna merah mirip warna api.

(Baca Juga: Cara Budidaya Ternak Ayam Pedaging)

2. Wiring

Ayam bangkok wiring senantiasa menjadi idaman penyabung ayam, alasannya bentuk badan dan warnanya menawan. Di Thailand, ayam ini dijadikan persembahan para raja.

Ayam wiring umumnya berciri khas corak dasar hitam. Di bab rawis leher dan ekor, terdapat bulu warna kemerahan. Jenis ayam ini adalah wiring kuning dan wiring galih.

Perbedaan keduanya terletak pada warna bulu rawis. Wiring kuning mempunyai bulu rawis mayoritas kuning. Sedangkan wiring galih memiliki mayoritas warna kecoklatan atau merah bau tanah.

Kalau soal serang-menyerang, ayam wiring jagonya. Ia mempunyai pukulan keras yang akurat dan suka menyerang ayam kampung (cemani).

3. Klawu

Klawu yaitu bahasa Jawa dari bubuk-abu, jadi ayam bangkok klawu ialah ayam berwarna debu-bubuk. Warna dasarnya berkombinasi dengan merah, hitam, dan kuning gading di bagian bulu rawis leher.

Varian ayam klawu yakni klawu geni, klawu kethek, dan klawu gading. Masing-masing memiliki perbedaan di corak warna. Ayam klawu geni bercorak merah, klawu kethek bercorak hitam, dan klawu gading bercorak kuning.

Jika diajak tubruk ayam, ayam klawu mempunyai pukulan keras, bisa menertibkan ritme serangan, dan tenang dikala menyerang. Meski begitu, ayam ini kurang menawan sebab warnanya terlalu santai.

4. Jali (Blirik)

Ayam bangkok jali atau ayam blirik biasanya menjadi hewan peliharaan. Corak warnanya terdiri dari bintik kuning, putih, merah, dan hitam.

Meskipun begitu, ayam ini juga unggul dijadikan ayam tubruk. Ayam ini lincah dan kasar, tetapi mudah capek.

5. Blorok

Ayam bangkok blorok hampir sama dengan ayam jali. Perbedaannya di corak warna. Corak ayam blorok tidak serapi ayam jali. Dominasi warna ayam blorok terdiri atas putih, sementara jali dominan kuning.

Ayam blorok yang banyak dicari adalah blorok madu. Warna coraknya putih dengan kombinasi warna hitam, merah, dan hijau. Karena itu, blorok madu banyak dipelihara.

Keunggulan ayam blorok madu yakni cerdas saat bertarung, daya tahan berpengaruh, dan mampu menyaksikan kelemahan lawan. Kekurangannya mudah lemas, kurang akurat, dan kurang bertenaga.

6. Putih

Ayam bangkok putih memiliki warna dasar putih. Ayam ini tampak mempesona dan cocok dijadikan peliharaan. Ayam putih juga terkenal memiliki lompatan cepat dikala diadu.

7. Jragem

Berkebalikan dengan ayam putih, ayam bangkok jragem justru berwarna hitam pekat seperti kumbang. Ayam ini tergolong langka. Kalau pun ada, kemungkinan besar berasal dari hasil persilangan antara ayam bangkok dan ayam kampung (cemani).

8. Jalak (Wido)

Ayam bangkok jalak atau ayam wido mempunyai warna dasar hitam dengan kombinasi putih kehijauan di bab bulu rawis leher. Ayam ini ada dua varian, yakni wido putih dan wido emas.

Ayam ini kurang disukai karena warnanya kurang bercorak. Meskipun begitu, ayam ini cocok dipelihara.

9. Mathai

Terakhir yaitu ayam bangkok mathai. Ayam ini tergolong hasil perkawinan silang antara ayam Birma dan ayam Bangkok. Karena persilangan ini, ayam mathai berubah menjadi selaku ayam yang unggul bertarung, bergerak cepat, dan handal.

 

 

Tahapan dari Cara Memelihara Ayam Bangkok

Ayam bangkok juga mesti dipelihara dengan baik. Selain dijadikan materi sabungan, juga mampu dijadikan sebagai ayam peliharaan. Kunci dari penyeleksian jenis dan cara memelihara ayam Bangkok yaitu dengan mengutamakan ketelatenan.

Tahapan dari cara memelihara ayam Bangkok ini bisa kau terapkan untuk semua jenis ayam Bangkok yang kamu pilih.

  • Pilih indukan yang aktif, lincah dan sehat

Ayam yang sehat berasal dari indukan yang sehat pula. Karena itu, pilihlah indukan aktif, lincah dan sehat.

Perhatikan pula, indukan ayam yang bebas dari cacing, tidak cacat maupun sakit. Hal ini penting agar mutu bibit tetap terjaga dan kuat.

  • Buat sangkar yang bebas jentik nyamuk

Saat membuat sangkar, semestinya bangunlah dengan susukan air yang tanpa kendala. Agar, kanal air bebas dari jentik nyamuk.

Selain itu, pastikan lokasi sangkar ayam berjarak 5 meter dari kandang ayam lain atau rumah Anda dengan kontur tanah yang datar.

Jika rumah Anda memiliki pekarangan dengan pepohonan, buatlah pula lubang ventilasi selaku sirkulasi udara dan cahaya. Arahkan kandang sejajar dengan arah angin, supaya ayam terhindar dari penularan penyakit.

Jangan lupa, usahakan lokasi kandang berada di tanah yang berumput. Pagari dengan semen dan kerikil bata atau bambu semoga ayam tidak lari kemana-mana.

Agar tidak bingung, Anda mampu menganalisa salah satu jenis sangkar ayam seperti kandang umbaran satuan, kandang postal, dan sangkar tidur.

  • Beri pakan bibit dan embel-embel aksesori

Sesudah ayam betina bertelur, saatnya memberi pakan bibitnya. Ayam bibit diberi pakan pada usia 2 hari, 3 bulan, 6 bulan, dan 7 bulan ke atas. 

Misalnya untuk bibit ayam umur 2 hari, pakan hanya berupa air sebab bibit masih bergantung pada indukan. Sementara untuk bibit di bawah 3 bulan, berilah pur atau pakan yang mengandung kalsium dan protein tinggi. Pur ini bertekstur lembut bila dicampur air. Namun hati-hati semoga pur tidak terlampau lembap dan meracuni ayam.

Jika bibit nyaris mencapai umur 1-4 bulan, tambahlah embel-embel berupa campuran susu bubuk dan bayi dengan perbandingan 1:5. Manfaatnya adalah untuk membantu pembentukan tulang, bulu, otot, dan bab badan yang lain.

Sedangkan bibit ayam umur 3-6 bulan, bibit memerlukan kalsium, protein, lemak, dan karbohidrat untuk perkembangan daging dan otot. Berilah pur dengan tekstur agak kasar dan diaduk nasi.

Jika bibit telah berumur di atas 6 bulan, maka bibit bisa diberikan pakan lebih keras. Misalnya dedak, jagung, gabah, beras merah atau konsentrat.

  • Cabut bulu bibit ayam

Meski bulu ayam akan membuat bibit terlihat besar, tetapi sesungguhnya bulu justru mampu menghabiskan takaran gizi dan asupan makanannya.

Karena itu, penting untuk mencabut sebagian bulu pada bibit ayam. Cabutlah bulu ketika bibit berusia 3 minggu pada bagian ekor dan sayap. Jika bibit berumur 2 bulan, cabutlah bulu yang rontok di bagian punggung dan leher.

  • Rawat bibit secara intensif

Anakan atau bibit ayam perlu perawatan intensif. Misalnya saat bibit dilepas untuk bermain. Batasilah waktu 30 menit per hari supaya bibit tidak terlampau banyak kehilangan energi.

Sementara itu, kalau bibit ayam berumur 6 bulan atau memiliki bulu rawis, seharusnya peliharalah bibit di sangkar.

  • Mandikan ayam

Agar tampilan ayam tetap sangar dan mantap, mandikan bibit secara terorganisir dan teliti. Karena kalau asal memandikan, ini mampu mempengaruhi performa bertarungnya. Mandikan ayam sekitar pukul 8 pagi saat cuaca cerah. Gunakanlah air bersih mengalir.

  • Latih fisik ayam

Selain dimandikan, fisik ayam juga wajib dilatih. Ayam akan mulai dilatih dikala berumur 6-7 bulan. Latihan fisik ini berupa mengadu ayam dengan ayam setempat atau sejenis dan senam pagi.

(Baca Juga: Cara Budidaya Ternak Ayam Petelur untuk Pemula)

Beli Ayam Bangkok dengan Pinjaman Dana dari Kredit Pintar

Jika belum percaya menjajal bisnis skala besar ayam Bangkok, kamu bisa membeli satu ekor sebagai binatang peliharaan. Butuh embel-embel dana untuk beli ayam Bangkok? Langsung aja usikan kredit mudah via Kredit Pintar.

Kredit Pintar membantumu menawarkan santunan atau kredit hingga Rp5 juta cuma dengan syarat penyertaan KTP. Penyedia jasa pertolongan online ini sudah terdaftar dan diawasi OJK, serta gampang digunakan alasannya adalah tersedia di ponsel pintar berbasis Android.

Yuk, buruan unduh ejekan pertolongan lewat Kredit Pintar di CekAja.com, dan pribadi ajukan kredit gampang pencairan super cepat.