0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Intip 10 Kiat Masak Irit Dikala Psbb, Kantong Dijamin Aman!

Di tengah mewabahnya virus Covid-19 dan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang sudah berjalan di DKI Jakarta semenjak Jumat (10/4), para ibu rumah tangga rasanya perlu mengetahui beberapa tips masak hemat saat PSBB.

tips masak hemat saat psbb

Pasalnya, adanya kebijakan PSBB ini menciptakan sebagian besar pekerja, terutama pekerja informal tidak mendapatkan penghasilan mirip umumnya. Bahkan, beberapa dari pekerja tersebut mesti menerima PHK dari daerah mereka bekerja.

Dengan begitu, maka kondisi keuangan rumah tangga pun semakin frustasi, tergolong untuk menyanggupi keperluan pangan.

Para ibu rumah tangga secara tidak pribadi juga dituntut untuk inovatif, dengan memanfaatkan bumbu dapur serta bahan masakan yang ada, untuk mengurangi pengeluaran.

Oleh sebab itu, untuk menanggulangi hal tersebut, CekAja.com pada potensi kali ini akan mengulas beberapa tips masak ekonomis dikala PSBB, yang sukses dirangkum khusus untuk kamu. Simak gotong royong, yuk!

10 Tips Masak Hemat ketika PSBB

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tips masak ekonomis ketika PSBB untuk ketika ini memang perlu dimengerti oleh para ibu rumah tangga. Sebab, hal tersebut berkhasiat untuk menghemat keuangan keluarga.

Maka dari itu, di bawah ini ialah 10 kiat masak irit ketika PSBB, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Menghitung dan Mempersiapkan Budget

Tips masak hemat yang pertama yaitu kau perlu mengkalkulasikan serta menyiapkan anggaran atau biaya yang diperlukan untuk belanja materi masakan setiap harinya. Kamu mampu memilih terlebih dulu ongkos belanja untuk setiap harinya.

Seperti misalnya kau telah memilih satu hari belanja optimal Rp30.000,-. Di mana, harga tersebut telah mencakup bumbu dapur serta lauk pauk yang hendak kamu masak hari itu.

Kemudian ongkos tersebut kau kalikan 30, maka akan ditemukan hasil Rp900.000,-. Dengan begitu kamu telah menentukan bahwa anggaran yang kau perlukan untuk belanja kebutuhan masak selama satu bulan kurang lebih Rp900.000,-.

Budget yang sudah kamu perhitungkan tersebut, harus mampu kamu gunakan dengan baik dan konsisten. Sebab, jikalau kamu tidak konsisten dan berbelanja bahan kuliner di atas harga yang telah ditentukan tersebut, maka sama saja kau tidak akan bisa berhemat.

Atau mungkin kamu juga bisa sesekali berbelanja lauk yang mengandung protein, seperti bakso, ikan, daging sapi, daging ayam dan sebagainya.

Namun, kau baru mampu membeli lauk tersebut bila terdapat uang belanja sisa dari hari-hari sebelumnya.

Sebab, badan mu juga membutuhkan kandungan protein, tidak senantiasa bergelut dengan telur, tahu, tempe, sayur dan lain sebagainya.

(Baca Juga: 29 Daftar Pasar Online di Jakarta untuk Cegah Corona)

2. Membuat Daftar Menu dan Belanja

Tips masak ekonomis yang kedua yakni membuat daftar sajian dan belanja. Setelah sebelumnya menentukan budget belanja untuk satu bulan, kini saatnya kau menyusun apa saja sajian masakan yang akan kamu buat untuk 30 hari ke depan.

Kamu bisa menyusunnya bareng dengan anak dan suami. Rundingkan terlebih dahulu hidangan apa yang sekiranya mereka kehendaki dan sesuai dengan anggaran yang sudah diputuskan.

Setelah daftar menu kuliner telah tersusun rapi, selanjutnya kau mulai menyusun daftar belanja.

Caranya sangat gampang, ialah kamu cukup mendata apa saja materi-materi yang diperlukan untuk membuat semua menu tersebut, kemudian perkirakan jumlah kebutuhannya.

Jika telah, kamu bisa menempelkan daftar sajian makanan untuk 30 hari tersebut di pintu kulkas. Tujuannya ialah semoga kau dan anggota keluarga lainnya tahu menu apa yang hendak di masak setiap harinya.

Adanya daftar hidangan juga berguna untuk memudahkan mu dalam mengolah masakan. Terlebih, kau tidak akan mengolah makanan menu yang sama dalam satu minggu. Dengan begitu, keluarga tidak akan cepat bosan dengan sajian makanan di rumah.

3. Membeli Bahan Makanan di Warung atau Tukang Sayur

Tips masak ekonomis yang berikutnya adalah usahakan membeli bahan kuliner di warung atau pun tukang sayur. Pasalnya, kau tidak akan mengeluarkan biaya transportasi, mirip kalau kau berbelanja di pasar.

Karena lazimnya , tukang sayur akan berkeliling di sekitar rumah mu. Bahkan, kadang kala dia berhenti di depan rumah mu.

Tukang sayur akan berkeliling menjajakan sayur, bumbu dapur, lauk dan bahan masakan lainnya, berlainan dengan warung yang menetap di suatu daerah.

Meski begitu, antara warung atau pun tukang sayur sama-sama menjajakan dagangannya dengan murah dan opsi yang terbatas.

Dengan budget yang kau miliki, misalnya Rp30.000,-, kamu sudah mampu mendapatkan tahu, sayur, tempe dan beberapa bumbu dapur.

Namun, alangkah lebih baik jika kamu berbelanja materi makanan untuk stok satu ahad. Sebab, dengan begitu kamu tidak butuhlagi keluar rumah setiap harinya untuk membeli materi makanan.

4. Memilih Bahan Makanan yang Lebih Ekonomis

Tips masak ekonomis berikutnya yang perlu kamu kerjakan yakni menentukan bahan kuliner yang lebih hemat. Seperti contohnya kamu ingin membeli daging, namun budget yang kamu miliki terbatas. Nah, kau mampu menyiasatinya dengan membeli daging dengan serpihan yang lebih kecil.

Atau mungkin mampu saja, kau berbelanja daging dengan takaran normal, tetapi hari itu materi kuliner yang kau belu memang daging saja.

Tetapi, kau mampu mengolah daging tersebut menjadi beberapa aneka masakan, seperti tongseng, sop, soto, dan lain sebagainya.

Ketika ingin mengolah daging, semestinya tidak menggunakan seluruh daging yang kau beli. Kamu mampu menggunakan setengah atau ¼ nya.

Untuk sisa dagingnya, mampu kau simpan di kulkas untuk kau olah menjadi hidangan masakan di hari-hari selanjutnya. Dengan begitu, kau bisa lebih irit dan bisa makan olahan daging untuk berulang kali.

5. Pilih Kacang-kacangan sebagai Alternatif Bahan Masakan

Tips masak hemat yang kelima yakni menentukan kacang-kacangan sebagai alternatif materi masakan. Sebab, kacang-kacangan mampu kamu jadikan kuliner yang yummy, sehat, murah dan bergizi.

Pasalnya, ada banyak sekali jenis kacang-kacangan yang mampu kau olah, mulai dari kacang merah, kacang polong, kacang kedelai, kacang tanah dan kacang-kacang yang lain. Terlebih, daya tahan kacang cukup usang apabila disimpan di tempat yang kering.

Dengan begitu, kau mampu menyimpan kacang tanah sebagai stock bahan masakan, jika di saat-waktu kamu tidak memiliki materi kuliner lain untuk diolah.

Harga yang ditawarkan kacang-kacangan pun cukup murah, sehingga untuk mendapatkannya kau tidak butuhmerogoh kocek yang besar.

6. Memasak Makanan yang Tahan Lama

Memasak jenis makanan yang tahan usang menjadi salah satu tips masak ekonomis. Seperti misalnya, kamu memasak tahu tempe bacem, lalu ungkep ayam dan beberapa bahan masakan yang lain yang tahan usang.

Kamu mampu memasak beberapa bahan makanan tersebut setengah matang. Setelah itu, kau mampu menaruhnya di kotak makan atau tempat untuk menaruh makanan-kuliner tersebut.

Selanjutnya, simpan makanan tersebut di kulkas atau freezer supaya tahan usang dan mampu kamu masak kembali di hari-hari berikutnya.

Dengan begitu, kamu akan lebih menghemat materi masakan dan duit belanja yang sudah kamu pastikan sebelumnya.

7. Manfaatkan Bahan Masakan yang Ada

Tips masak hemat yang ketujuh yakni dengan mempergunakan materi kuliner yang ada. Serupa dengan pembahasan sebelumnya, kamu bisa memanfaatkan bahan kuliner yang sudah ada dikulkas untuk kamu olah kembali.

Atau mungkin, kalau kau masih memiliki sisa sayuran atau pun daging yang masih pantas dikonsumsi, kamu bisa mengolahnya kembali menjadi sajian makanan hari itu. Sehingga, kau tidak butuhpergi ke warung atau pun tukang sayur untuk membeli.

Dengan materi seadanya, kamu bisa mempergunakan daya kreatifitas mu untuk mengkreasikan bahan masakan tersebut, menjadi sesuatu olahan yang berlawanan dari biasanya. Maka, hidangan masakan hari itu menjadi sungguh spesial dan enak.

8. Hindari Memasak Makanan yang Menghabiskan Gas Elpiji

Tips masak ekonomis yang kedelapan ialah hindari mengolah masakan bahan makanan yang akan menghabiskan gas elpiji. Seperti contohnya kamu mengolah makanan rendang atau opor. Dua jenis olahan tersebut tentu akan menghabiskan gas elpiji dengan segera.

Pasalnya, jika kamu mengolah makanan rendang, maka kamu memerlukan waktu mengolah makanan yang cukup lama agar bisa menghasilkan rendang yang yummy, dengan daging empuk dan bumbu yang meresap.

Hanya saja, jika kamu terlalu sering memasak kuliner semacam itu, maka jatah duit belanja yang telah kamu pastikan sebelumnya akan jebol, cuma untuk berbelanja gas terus menerus. Dengan begitu, maka sama saja kau tidak akan bisa mengolah makanan dengan irit.

9. Memasak untuk Dua Kali Porsi Makan

Tips masak ekonomis yang kesembilan adalah memasak untuk dua kali porsi makan. Kamu mampu mengolah makanan masakan yang bisa dimakan hingga dua kali waktu makan, yaitu siang dan malam.

Kamu bisa mengolah masakan tempe, tahu, sup dan sayur-sayur bening yang lain yang tetap lezat meski disantap untuk dua kali makan.

Jika kau menerapkan metode mengolah masakan seperti itu, maka kamu tidak cuma ekonomis uang belanja saja, tetapi kau juga dapat meminimalisir tenaga mu. Sebab, kau cuma perlu mengolah masakan satu kali, baik itu di pagi hari atau pun siang hari.

(Baca Juga: 5 Manfaat Hidup Minimalis di Tengah Pandemi Corona)

10. Menyimpan Kembali Makanan yang Tidak Habis

Tips masak irit yang terakhir adalah menyimpan kembali makanan yang tidak habis. Tips yang satu ini bisa kau lakukan, apabila kuliner mu di hari itu masih tersisa.

Jika kuliner yang tersisa tersebut ialah makanan yang tahan lama, kamu mampu menyimpannya di kulkas atau freezer untuk kau hangatkan kembali esok hari.

Dengan begitu, masakan sisa tersebut tidak akan mubazir dan terbuang sia-sia. Karena, kamu mampu memakannya kembali esok pagi dikala sarapan atau pun makan siang. Bagaimana, sangat hemat bukan?

Beberapa tips masak ekonomis di atas bisa kamu praktik kan selama periode PSBB ini. Sebab, kau tidak cuma mampu berhemat, namun kau juga tidak akan mencampakkan-buang makanan begitu saja.

Namun, apabila kondisi keuangan mu selama periode PSBB ini betul-betul tertekan, jangan cemas. Sebab, kamu mampu menerima dukungan dana tunai atau KTA di CekAja.com.

Terlebih, cara mengajukannya sungguh mudah dan prosesnya pun cepat. Makara, tunggu terlebih? Yuk, usikan kini!