0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Honor Diiris Karena Wfh Gak Perlu Resah, Begini tips Ngakalinnya

Pandemi virus Corona atau Covid-19 telah menciptakan sukar banyak negara di dunia. Semua sendi kehidupan insan di banyak negara ikut terdampak virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut. Virus Corona ini juga sudah merenggut banyak nyawa alasannya penyebarannya yang begitu cepat dan masif.

 

 

Atas dasar itu World Health Organization (WHO) mengimbau seluruh negara untuk melaksanakan social distancing atau menjaga jarak satu orang dengan orang lain.

Lebih jauh lagi bahwa imbauan dari WHO itu membuat pemerintahan di banyak negara termasuk Indonesia mewajibkan segala aktivitas dikerjakan dari rumah.

Hal itu tergolong mencar ilmu, bekerja, bahkan berolahraga sekalipun seluruhnya harus dilaksanakan dari rumah. Hingga pada kesudahannya jagat media umum diramaikan #dirumahaja atau #stayathome dan #stayhome.

Imbauan untuk tetap di rumah dalam rangka menghentikan penyebaran virus Corona lalu juga berimbas kepada ekonomi masyarakat.

Banyak pusat perbelanjaan yang akibatnya tutup sementara. Bukan cuma itu, para pekerja dari sektor formal juga ada yang mendapatkan pemangkasan honor dari manajemen kantornya balasan kebijakan work from home (WFH) atau melakukan pekerjaan dari rumah.

Pemangkasan honor itu pastinya bukanlah kabar gembira di tengah pandemi Corona yang sedang terjadi dikala ini. Berbagai macam keperluan dan keharusan mengeluarkan uang cicilan tetap berlangsung, tetapi pemasukan menyusut ialah peristiwa yang lain di tengah kekhawatiran akibat virus Corona.

Berikut ini beberapa tips yang mampu membantu keuangan kamu ketika pemasukan berkurang efek dari adanya pandemi Corona.

1. Potong pengeluaran

Potong pengeluaran - Gaji Dipotong Karena WFH Gak Perlu Resah, Begini Cara Ngakalinnya

Idealnya, berada di rumah terus atau melakukan pekerjaan dari rumah selama beberapa pekan bisa membuat pengeluaran kau jauh lebih sedikit dibandingkan dengan hari-hari umumnya. Dengan berada di rumah, kamu pastinya tidak usah mengeluarkan uang untuk angkutanbaik itu untuk membeli bensin atau naik kendaraan umum.

Selain itu, dengan keadaan yang terjadi saat ini kau juga mampu memotong pengeluaran untuk pergi ke mal, jajan kopi, nonton bioskop, dan pergi ke salon.

Pengeluaran untuk hal-hal tersebut seharusnya mulai kamu pindahkan untuk keperluan lain yang lebih penting seperti membeli bahan kuliner untuk di masak di rumah atau komplemen mengeluarkan uang segala macam kredit.

Namun demikian, untuk pengeluaran belanja keperluan sehari-hari ada baiknya kamu menentukan produk-produk dengan harga ramah biaya, tetapi tetap menawarkan manfaat kesehatan.

2. Periksa semua yang menjadi hak kamu

Periksa semua yang menjadi hak kamu - Gaji Dipotong Karena WFH Gak Perlu Resah, Begini Cara Ngakalinnya

Pandemi Corona telah besar lengan berkuasa kepada ekonomi penduduk . Kondisi yang terjadi saat ini memiliki pengaruh juga terhadap mata pencarian masyarakat, baik pekerja formal maupun informal.

Demi membuat lebih mudah para pekerja, Pemerintah Indonesia sementara waktu kemudian mengatakan bahwa akan ada relaksasi kredit dari para kreditur seperti bank atau leasing untuk para debitur. Pembayaran segala macam kredit ada kemungkinan ditangguhkan apalagi dulu untuk sementara.

(Baca juga: Bersyukur, 5 Profesi Ini Gak Bisa WFH Kayak Kamu)

Jika itu benar maka hal itu bisa menjadi hak kamu yang mesti kau perjuangkan. Pasalnya, relaksasi pembayaran kredit ini pastinya akan menunjukkan sedikit akomodasi bagi kamu yang menerima pemangkasan gaji atau bahkan tidak menerima penghasilan.

3. Tetap menabung

Tetap menabung - Gaji Dipotong Karena WFH Gak Perlu Resah, Begini Cara Ngakalinnya

Meskipun pendapatan menyusut, kau seharusnya tetap berusaha untuk menabung. Meskipun, nominal yang ditabung mungkin sedikit dikurangi mengingat pemasukan yang kau terima ketika ini sedang berkurang.

Menabung meskipun dengan dana yang tidak terlampau banyak akan sungguh berguna untuk kehidupan kau ke depannya, apalagi saat dalam masa-periode krisis seperti saat ini. 

Selain itu, kau juga tidak akan tahu kapan kurun-kurun krisis mirip ketika ini akan datang sehingga simpanan dan juga dana darurat akan sungguh diperlukan.

4. Jangan meminjam duit asal-asalan

Jangan meminjam uang sembarangan - Gaji Dipotong Karena WFH Gak Perlu Resah, Begini Cara Ngakalinnya

Pemangkasan gaji yang kamu terima selama WFH di tengah pandemi Corona ini pastinya akan sangat besar lengan berkuasa bagi sistem keuangan kau. Meminjam uang dari teman atau keluarga pun biasanya menjadi jalan untuk menutup kekurangan yang kau miliki.

Namun, ada baiknya di tengah krisis mirip saat ini hindari untuk meminjam duit jika tidak betul-betul terdesak. Soalnya hal tersebut hanya akan memperbesar pengeluaran kamu pada waktu yang hendak datang.

(Baca juga: Jangan Asal WFH Saat Corona, Tambah Pendapatanmu Lewat Pekerjaan Asyik Ini)

Jika kamu meminjam duit, dikhawatirkan kamu tidak akan memiliki dana yang cukup untuk membayar utang di kemudian hari. Atau jikalau pun kau terpaksa harus meminjam uang, jangan mengandalkan pinjaman online yang ilegal atau belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Alih-alih terbantu, kau bisa saja terjerumus ke jurang utang yang kerapkali ditagih secara tidak manusiawi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab, yang menunjukkan layanan pinjaman online ilegal.

Percayakan keperluan meminjam dana darurat tersebut kepada institusi keuangan yang memang legal dan direstui OJK.

Salah satu bank yang terpercaya dan mampu kamu unggulkan dalam mencari derma yaitu bank Commonwealth yang mampu kau olok-olokan secara mudah lewat CekAja.com.

 

 

5. Tetap berinvestasi

Tetap berinvestasi - Gaji Dipotong Karena WFH Gak Perlu Resah, Begini Cara Ngakalinnya

Selain menabung, hal lainnya yang tak kalah penting untuk kamu kerjakan demi mempertahankan kestabilan keuangan di tengah pandemi Corona ialah berinvestasi. Sama seperti menabung, dana yang kamu pakai untuk investasi mungkin bisa kau minimalkan mengenang pemasukan yang kau terima berkurang.

Namun, jikalau krisis telah selsai dan kau sudah mampu menutupi segala pengeluaran ekstra maka seharusnya kau kembalikan takaran investasi seperti sedia kala.