0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Hak Dan Keharusan Pemegang Kartu Kredit

Memiliki kartu kredit menawarkan sejumlah keuntungan, contohnya irit belanja bulanan dan peluang menerima tiket pesawat gratis. Meski begitu tidak semua orang mampu dengan mudah mendapatkan kartu kredit, utamanya kelompok menengah ke bawah. Sebab setiap perbankan menunjukkan batas minimum pendapatan bulanan yang umumnya dapat dijangkau oleh golongan menengah.

Pelajari Hak dan Kewajiban Pemegang Kartu Kredit

Kartu kredit yang berfungsi selaku alat ganti transaksi, juga dapat kita manfaatkan untuk mendapatkan barang keinginan dengan cara cicilan. Kartu kredit bahkan bagi sebagian orang dialihfungsikan sebagai dana darurat, yang hendak dicairkan jika keadaan terdesak. Rata-rata kartu kredit memang punya fitur seperti ini yang biasa disebut dengan loan on phone.

(Baca juga: Beberapa Manfaat Kartu Kredit Untuk Single Mom)

Bagi anak muda kala sekarang kartu kredit telah menjadi suatu keharusan. Dengan gaya hidup hedonis yang tak pernah lepas dari hiburan, maka kartu kredit menawarkan sejuta keuntungan alasannya adalah setiap transaksi yang digunakan mampu diakumulasikan menjadi poin yang dapat kita tukar dengan banyak sekali rewards.

Manfaat Kartu Kredit

Kartu kredit yaitu kartu dengan sejuta manfaat. Jika bijak menggunakannya ada banyak keuntungan yang mampu didapat. Meski ada bunga dan annual fee yang tetap harus dibayar bahkan saat kartu kredit tidak dipakai sama sekali.

Namun secara umum kartu kredit tetap menawarkan keuntungan yang tidak dapat Anda temui pada produk keuangan lain. Bagi Anda yang belum tahu keutamaan dari kartu kredit, berikut yaitu beberapa manfaat kartu kredit yang bisa Anda nikmati:

1. Pinjaman Ringan

kartu kredit selain selaku alat ganti transaksi non tunai juga mampu dialihfungsikan selaku pertolongan dengan bunga ringan. Pinjaman mampu digunakan untuk pembelian barang keperluan maupun mendapatkan duit cash melalui credit loan on phone.

Dibanding jenis santunan lain yang disediakan bank, tunjangan melalui kartu kredit ini dikenai bunga lebih rendah yaitu sekitar 3% perbulan, dengan tenor bermacam-macam umumnya hingga 24 bulan.

Selain itu Anda tidak dipusingkan dengan banyak sekali tolok ukur dokumen untuk mendapatkan derma dan dana mampu dipakai untuk kepentingan apapun, selama bukan tergolong dalam hal ilegal yang melawan ketentuan hukum.

2. Transaksi Online Lebih Praktis

Jika Anda sering berbelanja di e-commerce menggunakan kartu kredit lebih simpel dibanding tata cara pembayaran manapun. Sebab Anda hanya perlu memasukkan 3 digit nomor terakhir kartu kredit.

Secara otomatis pembayaran sudah resmi dikerjakan. Tidak mirip tata cara pembayaran lain yang bahkan mewajibkan Anda bertransaksi di mesin ATM, sungguh menyibukkan.

3. Belanja Hemat

Keunggulan terbesar kartu kredit adalah potongan harga belanja dan promo besar-besaran. Biasanya kartu kredit berhubungan dengan beberapa merchant, dengan melakukan transaksi di merchant tertentu memakai kartu kredit Anda mampu menerima penggalan harga tiap kali berbelanja.

Selain itu Anda juga berkesempatan menerima bonus, dengan menghimpun poin belanja. Kumpulkan poin tersebut dan tukarkan dengan belanja gratis maupun tiket pesawat gratis.

4. Sebagai Syarat KTA

Ya, bagi Anda yang memerlukan bantuan dalam jumlah besar namun tidak memiliki jaminan mampu mengambil Kredit Tanpa Agunan (KTA). Salah satu syarat untuk mendapatkan santunan ini yaitu harus lebih dulu memakai kartu kredit dan minimal aktif 3 bulan.

Kartu kredit dijadikan sebagai pola untuk menilai score credit dan menunjukkan gosip pada bank untuk mempertimbangkan besar santunan yang dapat diberikan.

Itulah beberapa manfaat yang ditawarkan kartu kredit. Melihat banyaknya keuntungan yang disediakan mungkin salah satu dari Anda terpesona untuk mengajukan pengerjaan kartu kredit. Namun sebelum bergegas menghimpun dokumen yang diharapkan seharusnya ketahui dahulu hak dan kewajiban pemegang kartu kredit.

Kewajiban Pemegang Kartu Kredit

  • Membayar Tagihan

Kewajiban pertama pemegang atau pemilik kartu kredit yakni mengeluarkan uang tagihan. Baik untuk tagihan transaksi belanja maupun penarikan tunai, yang dilaksanakan dengan kartu kredit utama maupun embel-embel, sedikitnya 10 % dari saldo terhutang (pembayaran minimum) minimum payment paling lambat pada tanggal jatuh tempo.

Tagihan juga mencakup annual fee atau biaya tahunan. Termasuk juga bunga, dan denda per bulan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan bank dan telah disetujui oleh dua belah pihak. Bayarlah seluruh tagihan tepat waktu supaya tidak mendatangkan denda. 

  • Memperbaharui Data

Sebagai pemegang kartu kredit Anda juga wajib memperbaharui data diri mirip pergantian nomor telepon atau tempat tinggi. Hal ini ditujukan untuk memudahkan kanal gosip dan akomodasi yang diberikan oleh kartu kredit. Jangan hingga dengan sengaja menutupi pergantian data terlebih untuk tujuan illegal karena semua sudah ada payung hukumnya,

  •  Merahasiakan PIN

PIN adalah aba-aba atau susukan masuk ke kartu kredit yang penting dan dilarang dimengerti oleh siapapun. Sebagai pemilik kartu kredit Anda wajib merahasiakan nomor PIN dari siapapun untuk mengurangi resiko kejahatan kartu kredit.

Bahkan PIN juga dihentikan dimengerti oleh petugas bank. Sebaiknya buatlah PIN dengan kombinasi rumit, upayakan untuk tidak membuat PIN dari tanggal lahir atau waktu-waktu penting dalam hidup Anda, alasannya ini rentan menjadi objek kejahatan dari orang-orang terdekat.

  • Menyelesaikan seluruh tagihan ketika mengakhiri kemudahan kredit

Bagi siapapun yang mempunyai kartu kredit harus melaksanakan pemberitahuan kepada pihak bank jika ingin menutup fasilitas kartu kredit. Jangan biarkan kartu kredit mati begitu saja alasannya adalah mampu dimanfaatkan oleh berbagai kepentingan. Sebelum menutup kartu kredit Anda juga wajib menuntaskan semua tagihan termasuk biaya denda dan bunga.

  • Melaporkan kehilangan atau kecurian kartu kredit

Jika kartu kredit hilang baik alasannya pencurian atau alasan lain eksklusif hubungi pihak bank untuk secepatnya menutup kartu kredit dan menyingkir dari pemakaian dari pihak tidak berwenang. Apabila kartu dikemudian hari ditemukan kembali karena sebuah hal, maka segera gunting kartu lama untuk menyingkir dari kesalahan pemakaian kartu.

Pemegang kartu kredit juga bertanggung jawab atas solusi tagihan seluruh transaksi yang terjadi menggunakan kartu kredit miliknya sebelum pelaporan kehilangan secara tertulis atau ekspresi disampaikan terhadap bank penerbit kartu kredit.

Itulah beberapa keharusan yang harus dilaksanakan pemegang kartu kredit selaku nasabah. Bila melanggar niscaya ada konsekuensi yang mau didapat. Sementara itu, selain kewajiban ada pula hak-hak pengguna kartu kredit yang wajib Anda tahu.

Hak Pemegang Kartu Kredit 

Hak-hak pengguna kartu kredit ini sudah diatur Bank Indonesia. Pemerintah menciptakan peraturan yang dibentuk BI ini ingin melindungi nasabah dari banyak sekali resiko kejahatan kartu kredit dan maupun kerugian lain.

Yang diakibatkan sebab seperti penyalahgunaan kartu kredit yang berpeluang menyebabkan kredit macet. Maupun pelanggaran hak-hak konsumen dikala penagihan utang kartu kredit (debt collector).

Hak pemegang kartu kredit tertuang dalam

Peraturan Bank Indonesia Nomor: 14 / 2 /PBI/ 2012 wacana Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/11/PBI/2009 perihal Penyelenggaraan Kegiatan Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu. 

Surat Edaran (SE) No. 14/17/DASP Perihal Perubahan atas Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 11/10/DASP.

Hak-hak pemegang kartu kredit antara lain:

1. Hak mendapatkan gosip yang lengkap soal kriteria pengajuan

Sebagai pemegang kartu kartu kredit sekaligus nasabah perbankan Anda berhak mendapatkan gosip yang lengkap tentang akomodasi yang ditawarkan kartu kredit dan kewajiban terkait biaya yang mesti dibayarkan.

Pemegang kartu kredit berhak menerima berita yang benar dan lengkap mengenai kartu kredit, termasuk persyaratan khusus seperti batas usia minimum dan juga pemasukan minimum.

Misalnya info tentang usia pemegang calon kartu kredit utama yang lazimnya dipatok di angka 21 tahun dan pemasukan minimum rata-rata Rp 3 Juta/bulan.

Sebagai calon pemegang kartu kredit Anda juga berhak mengajukan pertanyaan terhadap pihak perbankan untuk perihal kejelasan isu faedah yang diberikan.

2. Hak menerima berita perihal bunga dan denda

Saat ingin mengajukan pembuatan kartu kredit jangan ragu ataupun malu untuk bertanya secara rinci dan terperinci mengenai bunga dan denda yang ditetapkan.

Bunga yang biasa diberlakukan oleh pihak kartu kredit diantaranya bunga transaksi penarikan uang tunai, bunga pemberian cicilan dan bunga pertolongan loan on phone. Informasi ini termasuk juga besar suku bunga baik bulanan maupun tahunan.

Pola, sistem, serta unsur penghitungan bunga serta tata cara dan patokan permintaan pembatalan bunga, jikalau terdapat kesalahan dalam pembebanan bunga kartu kredit.

Jika pihak penerbit terkesan menutupi dan membatasi Anda untuk menerima berita yang lengkap dan rinci, Anda berhak memberikan keluhan dan menuntut transparansi. Sebab ketidakjelasan berita mampu berujung pada penipuan.

3. Hak menerima rincian tagihan

Setiap penggunaan kartu kredit baik untuk transaksi belanja maupun penarikan tunai akan terekam dalam data base kartu kredit. Anda mampu meminta catatan penggunaan kartu kredit yang direkam setiap satu bulan sekali dan diantarkan ke tempat tinggal maupun lewat email.

Program yang dinamakan e-statement ini juga menjadi bukti penggunaan atau konsumsi kartu kredit Anda dan bisa menjadi barang bukti yang sah ketika terlibat kejahatan hukum yang dikerjakan orang lain.

Dari sejak pengajuan pembuatan kartu kredit buatlah kontrakdengan pihak penerbit bagaimana Anda ingin mendapatkan e-statement dan besar dana yang mesti dialokasikan untuk menerimanya.

4. Mengajukan pengaduan kepada pihak perbankan

Jika Anda merasa kecewa dengan pelayanan kartu kredit atau merasa dirugikan, selaku nasabah Anda berhak mengajukan pengaduan terhadap pihak perbankan. Baik untuk dilema ongkos-biaya yang dirasa terlalu membebani maupun wacana cara penagihan yang kurang berkenan.

Anda berhak mengajukan pengaduan kalau pihak pembuat kartu kredit membebankan bunga diatas 3 persen per bulan untuk denda keterlambatan atau lebih dari Rp 150 Ribu.

Anda juga dapat memberikan ganjalan jikalau penagihan dilaksanakan debt collector diluar jam penagihan yakni  jam 8 pagi sampai 8 malam kawasan waktu alamat pemegang kartu kredit.

Saat menagih, debt collector harus memakai kartu identitas resmi yang dikeluarkan oleh penerbit kartu kredit, lengkap dengan foto kalau tidak Anda mampu melaporkannya kepada pihak yang berwajib.

5. Mengajukan permintaan penutupan kartu kredit

Banyak nasabah kartu kredit yang enggan melaksanakan penutupan kartu kredit dengan banyak sekali alasan. Padahal BI menjamin keamanan setiap nasabah yang ingin menutup fasilitas kartu kreditnya.

Ini Pun menjadi salah satu bentuk hak yang bisa Anda dapatkan. Anda bisa kapanpun menutup kartu kredit selama semua tagihan beserta bunga sudah dituntaskan atau dilunasi. Jangan lupa untuk menelepon pihak penerbit saat ingin melakukan penutupan kartu kredit.

Itulah beberapa hak yang mampu diperoleh pengguna kartu kredit. Pahami setiap hak dan kewajiban pemilik kartu kredit biar tidak salah langkah dan menjadi boomerang yang dapat menjerumuskan kita dalam tindak kejahatan.

Selain itu, memilih kartu kredit yang sempurna juga berguna semoga tidak salah langkah, alasannya adalah setiap kartu kredit memiliki promo yang berlawanan. Cekaja.com yakni pilihan tepat untuk menentukan kartu kredit yang pas buat anda, soal keamanannya pun terjamin karena Cekaja terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).