0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Dua Ahad #Dirumahaja, 5 Bisnis Penting Terancam Ambyar

Maraknya penyebaran virus corona menyedot perhatian banyak orang. Kini kegiatan sekolah, kantor, hingga ritual keagamaan pun banyak yang mulai dilaksanakan #dirumahaja. Masyarakat kompak menjaga jarak dengan sesama dan menjauhi sentra hingar bingar alias self distancing. Begitu pula juga sebagian instansi serta perusahaan yang menerapkan tata cara work from home (WFH). Hal tersebut sesuai dengan imbauan dari pemerintah pusat demi menekan penyebaran COVID-19.

5 Bisnis Ini Terancam Ambyar karena Social Distancing #dirumahaja

Di samping itu, penutupan kanal kawasan terdampak virus corona pun muncul supaya masyarakat tidak mendekat ke pusaran wabah pandemi tersebut. Hal itu dinilai perlu dilaksanakan sebab penyebaran virus corona ini semakin menjadi. Sampai dengan hari ini (19/3), jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia berkembangjadi 227 orang. 19 pasien di antaranya meninggal dunia dan 11 orang sukses sembuh.

Kabar buruknya, kebijakan tersebut rupanya cukup mempunyai efek pada sektor perekonomian baik makro maupun mikro. Bisnis apa saja yang kena efek balasan dan terancam ambyar sebab social distancing? Simak ulasan selengkapnya berikut ini:

1. Promotor/ EO

Promotor atau EO - Dua Minggu DiRumahAja 5 Bisnis Ini Terancam Ambyar

Adanya sebaran virus corona serta imbauan dari pemerintah untuk yang menerapkan social distancing ini, mempunyai efek pada bisnis promotor atau event organizer (EO). Pelaku perjuangan terpaksa harus membatalkan event-event yang sudah dijadwalkan. The Group dan Imaginary Boys contohnya, LaLaLa Fest 2020 yang menurut rencana akan diadakan di tengah hutan Orchid Forest, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 18-19 April 2020 mendatang, terpaksa mereka batalkan. 

Selain itu beberapa event pun terpaksa harus batal digelar, berikut diantaranya:

  • Hammersonic

Ajang musik metal bergengsi ini rencananya akan digelar pada 27-28 Maret 2020, diundur menjadi tanggal 15 sampai 17 Januari 2021. 

  • Khalid

Konser Khalid “Khalid Free Spirit World Tour 2020” yang semestinya digelar di Istora Senayan 28 Maret 2020 ini terpaksa ditunda.

  • Ab6IX

Boyband AB6IX juga terpaksa menangguhkan tur dunia mereka ke Indonesia. Tur yang semestinya digelar tanggal 11 April 2020 balasannya batal.

  • Duo B.O.Y

Duo B.O.Y asal Korea Selatan juga membatalkan planning konser mereka yang semestinya digelar tanggal 4 April 2020 di Tennis Indoor Senayan.

Belum lagi rangkaian tur musisi setempat seperti band Dewa 19, B.I.P, Rizky Febian dan lain-lain yang ikut ditangguhkan guna menghindari penyebaran virus corona.

2. Hotel

Hotel - Dua Minggu DiRumahAja 5 Bisnis Ini Terancam Ambyar

Dampak yang terjadi akhir penyebaran COVID-19, ternyata juga bikin hotel-hotel mengalami penurunan okupansi. Ditambah lagi, adanya penutupan sejumlah daerah rekreasi. Beberapa hotel mengaku okupansi atau pemesanan kamar hotel  terjun bebas hingga 20 persen, per tanggal Selasa (17/3).  Tingkat okupansi rata-rata dicatat oleh PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) secara nasional dan Jatim rata-ratanya 35 persen.

Menurut data PHRI Yogyakarta, lebih dari 14.744 pesanan kamar yang sudah dibatalkan pada era Februari – Maret 2020. Okupansi pun turun hingga 20 persen semenjak virus corona mewabah. Kini, rata-rata tingkat okupansi hotel di seluruh DIY cuma sebesar 20 persen hingga 40 persen.

(Baca Juga: Imbas Corona, Deretan Mobil Ini Batal Mejeng di IIMS 2020)

3. Maskapai penerbangan 

Maskapai penerbangan - Dua Minggu DiRumahAja 5 Bisnis Ini Terancam Ambyar

Kondisi sukar akhir penyebaran virus corona dan berlakunya kebijakan social distancing di berbagai wilayah, juga mempunyai dampak ke maskapai penerbangan. Seperti dilaporkan Kompas.com, untuk bulan Februari 2020 saja, abolisi penerbangan tujuan internasional dialami sebanyak 735 pesawat. Sementara di Maret 2020, mencapai 1.100 pesawat. Artinya, dalam 2 bulan terdapat 1.835‬ penerbangan yang dibatalkan karena wabah COVID-19.

Namun, keadaan ini ternyata tak cuma dialami oleh maskapai Indonesia. Seluruh maskapai penerbangan dunia pun mengalami imbas virus Corona ini. International Air Transport Association (IATA) atau Asosiasi Transportasi Udara Internasional, memperkirakan maskapai penerbangan akan kehilangan pemasukan hingga USD113 miliar atau setara Rp1.625 triliun.

4. Pedagang musiman

Pedagang musiman - Dua Minggu DiRumahAja 5 Bisnis Ini Terancam Ambyar

Pemerintah daerah banyak memberlakukan kebijakan penutupan sementara hari bebas kendaraan car free day  (CFD). Di Jakarta contohnya, CFD yang umum dilaksanakan di sejumlah titik, contohnya di Jalan Sudirman-Thamrin dari pukul 06.00 WIB-11.00 WIB, sekarang telah ditiadakan. Demi menghindari warga dari kerumunan yang memiliki peluang menularkan virus, Pemerintah Kota Bandung pun menetapkan hal serupa. Daerah yang lain yaitu Surabaya, Semarang, Depok hingga bahkan Solo.

Kebijakan ini efek negatifnya cukup besar. Banyak pelaku perjuangan kecil terkena efek. Di antaranya, mirip pedagang bakso, ketoprak, pecel, siomay, hingga bubur. Mereka terancam akan kehilangan penghasilan alasannya adalah imbauan untuk #dirumahaja. Beda halnya dengan pedagang-penjualyang telah bermitra atau telah beralih menggunakan marketplace atau media umum.

5. Taksi dan ojek online

Taksi dan ojek online - Dua Minggu DiRumahAja 5 Bisnis Ini Terancam Ambyar

Kegiatan sekolah dan perkantoran yang kini dialihkan dengan beraktivitas #dirumahaja, mempunyai pengaruh pula kepada menurunnya jumlah penumpang taksi dan ojek online (ojol). Bagaimana tidak, pasalnya virus corona juga menciptakan warga terpaksa menyingkir dari berdekatan dengan orang lain. Termasuk para driver yang dahulu setia mengirim kemanapun mereka pergi.

Tiga hari usai social distancing diterapkan, orderan ojol yang masuk menurun setengahnya dibanding hari-hari biasa. Seperti duktip detik.com (18/03), penghasilan ojol khusus dari layanan ride hailing atau mengirim penumpang saja, turun sebanyak 50 persen. Hal ini turut menghipnotis poin yang mampu menghasilkan insentif untuk mereka. 

Nah, itulah beberapa jenis usaha dan bisnis yang terkena efek balasan adanya kebijakan social distancing untuk #dirumahaja. Semoga virus coroba secepatnya selsai semoga tak ada lagi panik untuk menjalani hidup seperti lazimnya . Semangat!

Omzet bisnis menurun, pemasukan jadi seret? Sementara, dapatkan tunjangan online dari Cairin supaya dapurmu tetap ngebul di musim wabah penyakit yang telah menghalangi ruang gerak ini. Ajukan secara online kini juga melalui CekAja.com.

(Baca Juga: Gelar Resepsi Pernikahan di Musim Corona, Ini 6 Tipsnya)