0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Ditlantas Berikan Dispensasi Sim Sampai 31 Agustus? Penting Penjelasannya

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberikan dispensasi SIM sampai 31 Agustus 2020. Pemberian keringanan tersebut dilaksanakan untuk mengurai antrean penduduk yang membludak di sejumlah Satpas SIM semenjak Selasa (2/6).

Ditlantas Berikan Dispensasi SIM hingga 31 Agustus? Ini Penjelasannya

Penerapan Dispensasi SIM hingga 31 Agustus

Sejatinya, dukungan keringanan SIM hingga 31 Agustus oleh Ditlantas Polda Metro Jaya, ditujukan untuk penduduk yang periode berlaku SIM nya habis di waktu karantina pandemi virus Covid-19, yakni Maret, April dan Mei.

Melalui derma keringanan SIM tersebut, penduduk diminta untuk tidak terburu-buru melaksanakan perpanjangan SIM.

Pasalnya, sebelum masa dispensasi simpulan, petugas Satpas tetap mendapatkan perpanjangan SIM yang pemohon ajukan, meskipun periode berlaku SIM sudah habis.

(Baca Juga: Cara Membuat Smart SIM Online Terbaru)

Masa dispensasi SIM hingga 31 Agustus yang diterapkan ini, juga berlaku untuk semua layanan SIM keliling di seluruh Indonesia.

Maka dari itu, penduduk tidak perlu cemas dan terburu-buru untuk mengurus perpanjangan SIM, utamanya yang jatuh temponya masih usang.

Karena, semenjak layanan dibuka untuk pertama kalinya setelah karantina pandemi virus Covid-19, sejumlah Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) mengalami pembludakan antrean pemohon yang ingin memperpanjang SIM.

Pembludakan anteran tersebut salah satunya disebabkan oleh jam operasional yang terbatas, yaitu cuma beroperasi setiap Senin – Jumat, jam 08:00 WIB – 13:00 WIB.

Maka dari itu, tak aneh kalau sejumlah Satpas mengalami pembludakan antrean, seperti di Samsat Jakarta Timur dan Polres Metro Tangerang Kota.

Sehingga untuk mengatasi hal tersebut, Ditlantas Polda Metro Jaya akibatnya menetapkan untuk menunjukkan keringanan SIM hingga 31 Agustus yang diperlukan mampu mengurai pembludakan antrean dan membuat penduduk lebih tenang dalam mengelola perpanjangan SIM.

Karena pada dasarnya, pihak kepolisian akan mengutamakan pemohon yang abad berlaku SIM nya sudah habis, dibandingkan pemohon yang periode berlaku SIM nya masih cukup panjang.

Dokumen Perpanjangan SIM

Bagi kau yang ingin melaksanakan perpanjangan di waktu dispensasi SIM sampai 31 Agustus, kau mampu terlebih dahulu merencanakan dokumen perpanjangan SIM yang dibutuhkan. Adapun beberapa dokumen tersebut, di antaranya:

  • E-KTP orisinil dan fotokopinya
  • SIM orisinil yang masih berlaku dan fotokopinya
  • Surat Keterangan Sehat dari Dokter

Semua dokumen-dokumen di atas wajib kamu bawa dikala melakukan perpanjangan SIM di Satpas.

Tidak cuma itu, dokumen-dokumen tersebut juga berlaku bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Suspect ataupun Positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh melalui surat informasi dokter.

Dokumen Prosedur Biaya dan Metode Pembayaran Perpanjangan SIM

Prosedur Perpanjangan SIM

Setelah semua tolok ukur dokumen yang disebutkan di atas telah lengkap, berikutnya kamu bisa eksklusif datang ke Satpas yang kau tuju untuk melakukan perpanjangan SIM dan mengikuti prosedur perpanjangan.

Untuk mekanisme perpanjangan SIM sendiri, di antaranya akan diterangkan selaku berikut:

  • Datang membawa semua persyaratan yang diperlukan
  • Antri untuk mengambil formulir perpanjangan SIM
  • Mengisi formulir permohonan dengan lengkap sesuai data diri di KTP
  • Setelah semua data yang diharapkan formulir permintaan terisi lengkap, berikutnya kau tanda tangan di kolom yang telah disediakan
  • Lampirkan semua berkas yang diharapkan, mulai dari SIM yang masih berlaku dan fotokopinya, KTP asli dan fotokopinya, serta Surat Keterangan Kesehatan
  • Kemudian tunggu sampai petugas memanggil dan melakukan verifikasi semua berkas yang kau persiapkan sebelumnya
  • Apabila proses verifikasi telah selesai, berikutnya kamu akan diminta untuk sidik jari dan tanda tangan
  • Setelah itu, kau tinggal menanti SIM yang gres final dan mengeluarkan uang biaya manajemen
  • Semua proses perpanjangan SIM selesai.

Semua tahapan di atas merupakan prosedur dari perpanjangan SIM di SIM keliling. Sehingga, kau tidak butuhlagi untuk datang ke Polres mengambil SIM yang telah jadi.

Namun, jikalau kau melakukan perpanjangan SIM di Polres lokal, prosedur pengajuannya pun tidak jauh berbeda.

Biaya Perpanjangan SIM dan Metode Pembayarannya

Setelah mengenali dokumen dan prosedur pengajuan perpanjangan SIM, berikutnya kau perlu mengetahui biaya perpanjangan SIM. Adapun beberapa ongkos perpanjangan SIM, di antaranya yakni:

  • SIM A: Rp80.000,-
  • SIM B I: Rp80.000,-
  • SIM B II: Rp80.000,-
  • SIM C: Rp75.000,-
  • SIM C I: Rp75.000,-
  • SIM C II: Rp75.000,-
  • SIM D: Rp30.000,-
  • SIM D I: Rp30.000,-
  • SIM Internasional: Rp225.000,-

Biaya-ongkos perpanjangan SIM tersebut, belum tergolong ongkos cek kesehatan mata dan asuransi sebesar Rp30.000,-.

Namun, untuk ongkos asuransi sendiri sifatnya tidak wajib, sehingga kamu tidak perlu membayarnya jika tidak menginginkannya.

(Baca Juga: Mudahnya Buat dan Perpanjang SIM Secara Online)

Nah, kini kamu telah mengetahui beberapa info terkait dispensasi SIM sampai 31 Agustus dan serba-serbinya, mulai dari dokumen hingga ongkos yang diharapkan.

Untuk itu, bagi kamu yang ingin memperpanjang SIM bisa langsung melakukannya di Satpas terdekat.

Sebab, jikalau SIM telah diperpanjang, kau mampu kembali berkendara dengan aman dan tenteram tanpa rasa cemas. Terlebih, jikalau kamu sebagai pengendara sudah terlindungi dengan asuransi kecelakaan diri.

Namun, jika kamu belum melindungi diri dengan asuransi kecelakaan diri, jangan khawatir.

Karena, kau kini bisa mengajukan asuransi kecelakaan diri dengan mudah dan cepat melalui CekAja.com. Makara, tunggu apalagi? Yuk, olok-olokan sekarang!