0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Derma Syariah Online Eksklusif Cair, Simak Beberapa Pilihannya!

Perkembangan zaman menciptakan akomodasi dalam berbagai hal. Termasuk dalam pengajuan perlindungan melalui aplikasi teknologi finansial peer to peer lending.

pinjaman syariah online langsung cair

Saat ini dukungan peer to peer lending juga tidak hanya tersedia untuk santunan konvensional saja, melainkan juga telah tersedia layanan tunjangan online berbasis syariah.

Pinjaman online berbasis syariah memang tengah tumbuh pesat seiring dengan meningkatnya keinginan penduduk untuk menerima produk keuangan yang tidak mengandung komponen riba. Karena Islam secara tegas melarang pinjam meminjam dengan bunga.

Kebutuhan tersebut kini telah tersedia dan terlayani dengan datangnya layanan santunan online berbasis syariah. Dengan proses pengajuan mudah untuk menjadi pilihan pembiayaan bagi yang memerlukan sumbangan dana tanpa ada bagian riba.

Aplikasi bantuan online syariah yang bisa menjadi opsi antara lain:

Investree

Investree merupakan perusahaan penggagas P2P di Indonesia. Setelah meningkat lewat pemberian konvensional, Investree memperlihatkan P2P berbasis syariah. Investree menawarkan baik dari sisi pendanaan maupun dari sisi pembiayaan secara Syariah.

Pinjaman Syariah yang disediakan Investree adalah pembiayaan modal kerja atas tagihan berlangsung. Boleh dikatakan produk Syariah Investree ialah perlindungan produktif untuk perjuangan. Dan bukan untuk konsumtif, dimana maksudnya ialah dukungan dana tanpa riba.

Fitur pembiayaan Syariah Investree adalah memfasilitasi pembiayaan Syariah optimal 80% dari nilai invoice atau maksimal Rp 2.000.000.000 untuk setiap invoice.

Jangka waktu Pembiayaan Syariah disesuaikan dengan jatuh tempo invoice atau maksimum 6 bulan diikuti dengan usulandan analisis dari Investree.

Untuk menjaga prinsip pembiayaan Syariah, tidak semua invoice mampu diterima di Investree. Invoice yang berasal dari industri rokok, minuman keras, obat terlarang, babi, perjudian, prostitusi, hotel yang belum syariah, dan aktivitas yang mengandung spekulasi bukan ialah target dari Investree Syariah.

Jenis invoice yang menjadi prioritas Investree yaitu yang ditujukan kepada Payor berupa perusahaan besar. Contohnya perusahaan multinasional, institusi yang terdaftar di bursa saham, atau instansi pemerintahan. Nantinya, setiap invoice yang diajukan akan dianalisis, diseleksi, dan disetujui menurut sistem credit-scoring modern.

Cara Pengajuan

Cara pengajuan pembiayaan Syariah yakni (1) Daftar online di situs Investree; (2) Isi rincian data pribadi tergolong invoice dan dokumen legalitas perusahaan; (3) Aplikasi pembiayaan akan dianalisis dan dipilih melalui sistem credit-scoring; (4) Setelah aplikasi tersebut disetujui, pembiayaan akan ditampilkan di marketplace Investree.

Perlu dikenali bahwa Investree adalah platform P2P yang mempertemukan orang butuh sumbangan dengan orang punya dana. Saat pembiayaan sudah dianggap layak oleh Investree, pembiayaan akan disediakan melalui marketplace ke Lender atau Investor yang tergabung di platform P2P.

Biaya yang dikenakan yakni ongkos wakalah, biaya marketplace, dan biaya notaris untuk pengikatan jaminan tergolong denda jika nantinya terjadi keterlambatan. Semua ongkos diinformasikan kepada Borrower sehingga tidak ada yang disembunyikan.

Terkait jaminan, selain menggunakan invoice selaku jaminan, Investree akan meminta peminjam untuk menawarkan giro mundur dan jaminan langsung (personal guarantee) sebagai jaminan embel-embel.

Dalam menjalankan sistem pembiayaan ini, Investree memerlukan pendana atau Lender, yang mau menyalurkan dana ke peminjam.

Syarat menjadi pendana Syariah di Investree ialah Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA) berusia minimal 17 tahun. Bagi WNI, keabsahan identitas diri akan dibuktikan lewat dokumen KTP dan NPWP. Sedangkan bagi WNA lewat paspor dan rekening bank di Indonesia.

(Baca Juga: bisnis-mejanjikan-di-bulan-ramadhan-dan-perkiraan-modal-awanya/”>Ini Dia Bisnis Menjanjikan di Bulan Ramadhan!)

Ketentuan jumlah pendanaan ialah sekurang-kurangnyaRp5.000.000 dengan kelipatan Rp1.000.000 untuk Invoice Financing Syariah.

Kemudian untuk pendanaan maksimal ialah Rp 100.000.000 pada setiap pembiayaan yang didanai di Investree Syariah.

Pada akhir kala mendanai, Lender akan mendapatkan repayment. Yaitu berbentukjumlah dana yang disalurkan dalam bentuk Pembiayaan Syariah terhadap Borrower. Selain pengembalian dana, Lender juga akan mendapatkan laba. Yaitu imbal hasil atau ujrah berdasarkan Akad Wakalah Bil Ujrah.

Pendapatan yang diperoleh Lender dari Borrower berbadan Perusahaan Terbatas (PT) akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23. PPh Pasal 23 yaitu pajak yang diiris oleh pemungut pajak dari Wajib Pajak atas penghasilan yang diperoleh dari modal (dividen, bunga, royalti, dll.) penyerahan jasa, atau penyelenggaraan kegiatan selain yang dipotong dalam PPh Pasal 21.

Untuk meminimalisasi risiko wanprestasi, Investree mirip yang sudah diterangkan sebelumnya akan melaksanakan analisis, seleksi, dan kesepakatan menurut tata cara credit-scoring yang terbaru kepada setiap pembiayaan yang diajukan.

Setelah dana Lender dicairkan terhadap Borrower, Investree juga akan melaksanakan pengawasan untuk memastikan bahwa tidak ada penyalahgunaan kepada dana yang diberikan, repayment pun mampu dilakukan sempurna waktu.

Jika Borrower mengalami kegagalan pembayaran, Investree akan segera mengambil tindakan untuk melindungi kepentingan Lender melalui pencairan jaminan.

Ammana

Pinjaman online berbasis syariah berikutnya yaitu Ammana yang ialah bantuan Syariah online P2P milik PT Ammana Fintek Syariah.

Aplikasi ini menghubungkan pendana/lender dengan peminjam/borrower. Fokus peminjam adalah UMKM yang memerlukan modal usaha melalui program pendanaan bersama.

Berbeda dengan P2P lain, dukungan Ammana menerapkan tata cara non direct funding. Yaitu pelaku UMKM wajib menjadi bab/anggota dari mitra keuangan syariah mikro yang terdaftar di Ammana yang berfungsi sebagai forum kurasi kelayakan perjuangan UMKM. Nantinya UMKM akan didanai bersama para lender/pendana lewat sketsa crowdfunding/pendanaan.

Dalam melaksanakan kemitraan, pinjaman Ammana menerapkan Pembagian Keuntungan dari hasil pendanaan produktif. Dengan Sistem Murni Bagi Hasil antara pendana/lender dengan kawan lembaga keuangan mikro syariah kawan Ammana

(BMT/KSPPS/BPRS/Lembaga Ventura Syariah/Lembaga Keuangan Syariah yang lain).

Dasar penentuan bagi hasil dilandaskan pada perbandingan antara proyeksi/estimasi dengan realisasi dari hasil pemasukan usaha yang diperoleh dari kawan-mitra nasabah/UMKM yang mendapat pendanaan dari Mitra Lender/Mitra BMT/KSPPS.

Saat ini, Ammana telah koordinasi PKS dengan 60 kawan keuangan mikro Syariah. Penyaluran Ammana dilakukan melalui kawan ini ke para peminjam. Di setiap pendanaan, Ammana mencantumkan siapa mitra yang digandeng dalam menyeleksi kandidat peminjam.

Dana Syariah

Dana Syariah yaitu P2P besutan PT Dana Syariah Indonesia yang menunjukkan derma Syariah online. Dengan menawarkan Layanan Pendanaan Syariah dan Pembiayaan Syariah bagi Pemilik Usaha dan Perorangan. Dengan tujuan mendapatkan faedah dan Bagi Hasil yang Halal. Serta terhindar dari unsur Maisir, Gharar dan Riba.

Dana Syariah (www.danasyariah.id) mewakili pemilik dana dalam melakukan kajian dan penyaringan yang komprehensif dan hati-hati kepada proyek bisnis maupun perorangan yang hendak diberikan pembiayaan. Bentuknya bantuan dana proyek dan kerjasama penanam modal.

Bukan cuma dari faktor syariahnya saja, namun juga dari aspek perhitungan kelayakan bisnis. Yang mampu besar lengan berkuasa pada besaran manfaat dan bagi hasil yang akan diterima Pemberi Dana. Serta keuntungannya bagi Penerima Pembiayaan. Produk yang ditawarkan di platform P2P Syariah ini adalah Pendanaan Syariah dan Pembiayaan Syariah.

Terkait pendanaan, lender atau pemberi pinjaman bisa mendaftar menjadi member dari Dana Syariah lewat portal Dana Syariah dan bersedia tunduk dan menyepakati kepada syarat dan ketentuan keanggotaan.

Setelah itu, lender bisa menentukan perjuangan-usaha yang sedang dilaksanakan penggalangan dana oleh Dana Syariah dan menempatkan dana pada usaha yang cocok dengan preferensi pemilik dana.

Pemberi dana akan menerima bagi hasil pada setiap tanggal yang telah diputuskan. Pemberi dana juga akan mendapatkan pengembalian pertolongan pokok sesuai jadwal pengembalian sumbangan pokok yang disetujui dan proyek simpulan dan hutang piutang simpulan.

Sementara itu, untuk mendapatkan pembiayaan berbasis syariah, kandidat debitur bisa mendaftar menjadi member dari Dana Syariah dengan cara kontak Dana Syariah(danasyariah.id). Lalu, bersedia tunduk dan menyepakati kepada syarat dan ketentuan keanggotaan.

Kemudian, debitur atau borrower mengajukan anjuran untuk dicarikan pembiayaannya pada portal Dana Syariah untuk Pembayaran Bagi hasil (sementara dan selesai) dan Pengembalian pembiayaan pokok sesuai agenda yang disetujui.

Layanan fintek ini juga mampu untuk pendanaan modal perjuangan properti. Berdasarkan proyek yang tercantum di situs web, pendanaan di Danasyariah ditujukan untuk pengumpulan modal usaha proyek properti.

Jenis Proyek Properti

Ada berbagai macam proyek properti yang didanai Danasyariah, adalah:

  • Pembelian Lahan. Kerjasama dan pendanaan pengadaan lahan untuk dijadikan proyek properti;
  • Pendanaan Prasarana. Jika pengembang sudah memiliki sendiri lahan yang hendak di kembangkan dan memenuhi syarat untuk dijadikan perjuangan properti, maka Dana Syariah bisa bekerjasama untuk mencarikan pendana yang mau mendanai kebutuhan dana pembangunan fasilitas prasarananya termasuk rumah teladan;
  • Pembiayaan Unit Terjual. Kerja sama dan pendanaan pengadaan lahan untuk dijadikan proyek properti;
  • Pendanaan Jual Beli Rumah. Bagi pemasar properti yang mendapatkan peluang untuk berbelanja unit rumah untuk dijual kembali, maka Dana Syariah bisa berafiliasi untuk mencarikan pendana untuk mendanai rumah yang mau dibeli. Dan nantinya dibayar kembali sehabis unit berhasil dijual.
  • Sewa dan Jual. Pendanaan pada penyewaan dan pemasaran properti

Dalam pembiayaan Syariah, pemilik perjuangan wajib membuat usulan untuk dicarikan pembiayaannya pada portal Dana Syariah. Pemilik Usaha mengajukan tawaran penggalangan dana kepada Dana Syariah sesuai dengan Template.

Tim DanaSyariah melakukan survey lokasi (lokasi proyek, kantor dan atau daerah usaha). Jika dianggap patut, Pemilik Proyek dan pihak Dana Syariah mengikatkan diri pada kontrakpermulaan.

Karena ialah platform P2P, penggalangan Dana dilakukan selama 30 hari melalui platform aplikasi Dana Syariah. Setelah dana terkumpul, penandatanganan akad syariah antara Pemilik Proyek dengan pihak Dana Syariah.

Selain tiga aplikasi P2P lending syariah tersebut, masih ada beberapa aplikasi pinjaman online berbasis syariah lain yang bisa menjadi alternatif untuk kamu menerima pembiayaan ataupun memperlihatkan pembiayaan, antara lain Danakoo, Alamisharia, Syarfi, Duha Syariah.

Hal terpenting yaitu aplikasi P2P Lending syariah tersebut sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Sehingga setiap aktivitasnya relatif kondusif dan diawasi oleh regulator OJK.